Ikhtiar Politik SSK dan Komitmen Bersama Umat Islam

Ir. Sonya Selviana Kembuan (Foto Istimewa)

Catatan Redaksi Suluttoday.com

Ir. SONYA SELVIANA KEMBUAN (SSK), politisi perempuan yang namanya santer dibicarakan akan bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado, Rabu 9 Desember 2020 mendatang tak setengah hati membangun komitmen. Perempuan kelahiran Manado yang berkiprah menjelajah dunia bisnis ini terpanggil harus mengabdi di daerah tempat dia tumbuh dewasa. Tak ayal, SSK yang telah membulatkan niat maju sebagai calon Wali Kota Manado itu melewati ragam tantangan karena keteguhannya mempertahankan calon Wakil Wali Kota yang akan mendampinginya.

Bagi SSK pentas Pilwako merupakan sarana untuk mengukuhkan kebersamaan. Itu sebabnya, perempuan vokal ini tetap ngotot mengambil keterwakilan umat Islam di Manado sebagai calon Wakil Wali Kota yang akan berduet dengannya di perhelatan Pilwako Manado. Beberapa nama telah dikantonginya, bujukan dan godaan datang untuk SSK mengganti nama-nama calon Wakil Wali Kota tidak digubrisnya. SSK memang dikenal tipikal sosok yang konsisten.

Diantara nama-nama calon pendamping SSK yang telah masuk dalam radar prioritas SSK yakni Syarifudin Saafa, ST.,MM (Ketua DPW PKS Sulawesi Utara), Enda Ungu yang memiliki nama lengkap Franco Wellyjat Medjaya Kusumah (musisi/artis, tokoh muda), Sultan Udin Musa, SH (politisi senior Partai Golkar) dan Drs. Ulyas Taha, M.Si (Ketua NU Sulawesi Utara). Kesungguhan SSK tersebut tentu mendatangkan penolakan bagi parpol tertentu yang menyiapkan kadernya untuk maju dan tidak masuk kualifikasi seperti yang disiapkan SSK. Ruang resistensinya tentu terlahir.

Menurut SSK fondasi pembangunan Kota Manado perlu digambarkan dalam komposisi koalisi yang berimbang. Seorang penganut agama Kristen Katolik yang taat itu begitu terbuka pikirannya dan siap meminang umat Islam salah satunya untuk menjadi calon Wakil Wali Kota Manado mendampingi dirinya. Berkaitan dengan konsolidasi mengamankan gerbong koalisi, SSK akrab-akrabnya berkomunikasi dengan pengurus PKS, Gerindra, Perindo, dan juga Partai Golkar. Bahkan terakhir, meski PAN telah mengeluarkan SK mendukung kandidat lain, SSK masih yakin akan merebut PAN.

Bukan ‘daun lemong’ gebrakan SSK merambah dunia bisnis dan kontraktor sampai di Luar Negeri. Pengalamannya tidak sedikit, ditambah lagi keberaniannya berkorban untuk membantu masyarakat Manado telah ditunjukkannya. Baik sebelum penyebaran Virus Corona sampai dengan saat meluasnya Virus Corona di Manado. Paket bantuan disalurkan SSK tanpa pilih kasih. Masyarakat yang beragama Kristen (Protestan dan Katolik), Islam, Hindu Buddha dan Konghucu dibantunya. Pokoknya seluruh masyarakat terdampak COVID-19 diberi bantuan SSK sesuai kebutuhan masing-masing.

SSK bersama Menteri Whisnutama (Foto Istimewa)

Kesulitan menjaga komitmen lalu dihadapkan dengan problem koalisi tak membuat SSK mundur selangkah pun. Sepertinya SSK getol melakukan operasi diam-diam terhadap sejumlah parpol yang punya kursi di DPRD Kota Manado. Politisi murah senyum itu yakin kalau dirinya akan didukung sejumlah parpol yang telah didekatinya. Hal itu bukan tanpa alasan, SSK membangun komitmen kemudian menjalankan komitmen tersebut. Apalagi sosok SSK sebagai seorang petarung politik, dia bukan pecundang, penghianat atau seperti politisi penjilat lainnya.

Ketika menemuai masyarakat SSK telah berjanji siap menghibahkan waktu dan tenaga untuk memajukan Kota Manado. Segudang pengalaman yang dimilikinya akan dikontribusikan bagi pembangunan masyarakat Manado. Menariknya lagi SSK dalam hal semangat membangun demokrasi sangat mewanti-wanti adanya politik propaganda, fitnah dan kampanye hitam. Menurutnya Pilwako Manado harus dijalani dengan keceriaan, berpolitik secara toleran dan lahirkan kerukunan di tengah masyarakat. Persatuan merupakan hal utama dalam proses politik. SSK menyebut lebih utama dari politik adalah kemanusiaan.

iklan1
iklan1