Jean Sumilat: Kami Hanya Agen Suara Rakyat Kota Manado

Ir. Jean Sumilat, Anggota DPRD Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Mendorong sinergitas kerja kelembagaan diperlukan adanya kesadaran bersama. Tidak hanya satu pihak, baik itu masyarakat, pihak eksekutif maupun legislatif. Bangunan kebersamaan perlu dilestarikan atau dijalankan secara bersama-sama. Ir. Jean Sumilat, Anggota DPRD Kota Manado yang merasa singkronisasi kerja belum terjalin dengan baik di Manado. Hal itu disampaikannya, Minggu (26/7/2020), politisi PDI Perjuangan  itu mengatakan harus saling menghargai antara eksekutif dan legislatif.

”Tidak dihargainya hanya dengn selembar undangan. Kami ini hanya agen suara rakyat Kota Manado, mereka memberi kepercayaan kepada kami khususnya Komisi 3 DPRD Kota Manado untuk melihat, kerja, terhadap realita dan masalah yang ada. Kami tidak mau hanya duduk, mendengar, dan tidur. Setelahnya menerima gaji buta seperti imej yang melekat pada kami,” kata Jean, legislator Dapil Sario-Malalayang ini.

Politisi vokal yang juga senior ‘Benang Biru’ itu mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat di pundak mereka. Tidak hanya itu, secara tegas Jean membeberkan sejumlah kelemahan kerja instansi terkait di pemerintahan Kota Manado untuk segera diperbaiki. Bagi Jean pelayanan masyarakat harus dilaksanakan secara prima.

”Setidaknya kami adalah baik jika bisa hidup jadi berkat, tapi jika belum bisa, paling tidak jangan sampai kita jadi batu sandungan bagi masyarakat. Dengan mata terbuka, melihat realita yang ada, dimana TPA Sumompo pengelolaan sampah sudah open dumping, bau, air lindi kemana-mana kejalan, anak sungai, dana opersional sudah tidak ada seperti solar, sewa alat berat eskavator dan lain-lain. Why?,” ujar Jean tegas.

Anggota Komisi 3 DPRD Manado ini menambahkan, sejak tahun 2007 rumah Pandu Cerdas, sampai hari ini belum dialiri air, listrik, terus sampai kapan?. Jean menyebut apa yang harus dilakukan. Legislator yang dikenal dekat dengan istri Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE itu menuturkan pentingnya menghilangkan mind set tentang adanya warna politik.

”Memang ada perbedaan warna yang berbeda, tetapi sinergitas harus ada (pemerintah, swasta, masyarakat ) dan ingat kami dipilih, bukan ditunjuk sesuai like and dislike, pemberian upeti, kami bukan dakocan, kami diberi tanggungjawab, beban. Menangis dan tertawa bersama rakyat, tolong diteruskan bagi yang dekat , yang punya wewenang utk menghargai waktu dan kesempatan dalam tugas dan fungsi. Hargai sehelai upaya-upaya positif yang dilakukan lembaga DPRD Kota Manado, terlebih Komisi 3 yang telah melayangkan undangan, tapi seperti diabaikan pihak eksekutif terkait,” tutur Jean yang juga Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Malalayang ini.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1