Pengamat Politik Minta Sosialisasi Pencalonan Pilwako Manado Diperkuat

Dr. Ferry Daud Liando (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sosialisiasi Pilkada maupun Pilwakot Manado wajib dilakukan. Sebab ini merupakan hak politik dari masyarakat untuk mendapatakan informasi, hal itu seperti disampaikan pengamat politik, Dr. Ferry Daud Liando. Menurutnya, hak politik atas informasi itu adalah pertama hak untuk mengetahui semua tahapan Pilkada serta peran apa saja yang melibatkan masyarakat. Kedua hak untuk mengetahui visi misi calon.

Sehingga dalam satu tahapan ada program kampanye. Visi misi calon adalah salah satu daya Tarik pemilih untuk memilih calon mana yang diinginkannya. Ketiga hak untuk mengetahui track record masing-masing calon. Keempat, hak masyarakat untuk mengetahui bagaiamana berpartipasi dalam pilkada agar mereka tetap sehat dan tidak tertular covid.

”Dari sisi calon kepala daerah, sosialisiasi ini penting karena mereka berhak meyakinkan kepublik dengan program-program mereka lewat kampanye politik,” kata Liando, Minggu (9/8/2020).

Sehingga wajib bagi KPU untuk intens melakukan sosialisiasi baik kepada masyarakat maupun memfasilitasi semua pasangan calon untuk berkampanye. Walaupun untuk pelaksanaan pilkada ditahun 2020 ada tantangan bagi KPU untuk melakukan sosialisasi ataupun oleh pasangan calon yang akan berkampanye.

“Sebab ada larangan yang diatur Pemerintah untuk mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat. Mestinya itu dapat diakukan namun meski dilengkapi dengan alat pelindung diri baik oleh calon, tim suskes, Maupun masyarakat. Hal itu telah diamanatkan oleh peraturan KPU No 6 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 saat kondisi bencana non-alam. PKPU ini mengatur adanya sanksi bagi seluruh pihak, baik penyelenggara, pasangan calon, tim kampanye, dan lainnya, yang tidak mengenakan masker selama tahapan Pilkada,” ujar Liando.

Namun demikian akan bermasalah dari sisi efesiensi. Tidak mungkin KPUD sanggup memenuhi semua kebutuhan itu. KPUD bisa saja mengatisipasi lewat sosialisasi dengan cara pertemuan tidak langsung lewat virtual. Namun kendalanya tidak semua masyarakat memiliki Fasilitasi Gadget ataupun internet.

“Tentu hal-hal ini akan menjadi kendala baik oleh KPU maupun oleh calon dalam melakukan sosialisiasi atupun kampanye. Dalam waktu dekat, wajib bagi KPUD untuk segera mensosialisasikan aturan terbaru yakni PKPU 6 tahun 2020 mengenai Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19,” ungkapnya.

(*/APN)

iklan1
iklan1