Genjot Sinergitas, WAWALI MOR Konsen Pelayanan di Tengah COVID-19

Wawali Mor saat mengikuti rapat koordinasid an evaluasi bersama Wagub Sulut (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Fokus memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Wakil Wali Kota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan (MDB) tetap memperhatikan pelayanan terhadap masyarakat, terlebih untuk urusan melawan kemiskinan di Kota Manado. Hal ini ditandai dengan kehadiran wawali mengikuti rapat koordinasi dan Evaluasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020, bertempat di ruang Cerdas Comand Center kantor Walikota Manado, Selasa (11/8/2020).

Dalam rakor melalui zoom meeting yang dipimpin langsung Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs. Steven Kandouw itu sejumlah program dibahas. Rapat membahas tentang perumusan kebijakan strategis dampak pandemi COVID-19, dalam rangka pemantapan program penanggulangan kemiskinan.

Bahwa merebaknya pandemi Covid-19 ke berbagai negara yang dampaknya tidak hanya berpengaruh tingkat kemiskinan nasional serta regional termasuk di Sulawesi Utara, maka dimintakan kepada wakil bupati/Wakil Wali Kota agar mempresentasikan program penanggulangan kemiskinan akibat terdampak Covid-19 serta strategis penanganannya dalam rangka koordinasi.

Wawali Mor mengatakan bahwa angka kemiskinan di Kota Manado paling rendah. Namun demikian dirinya selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Manado bersama pihak terkait tetap fokus berupaya menekan angka kemiskinan terutama di tengah oandemi Covid-19 ini.

”Dengan adanya sinergisitas antara pemerintah Provinsi dan pemerintah Kota Manado akan membawa hasil yang maksimal dan lebih baik,” ujar Mor Bastiaan.

Turut hadir, wakil bupati dan wakil walikota se-Provinsi Sulut, Sekertaris Daerah Sulut, Asisten, Staf ahli dan staf khusus Gubernur Sulut, Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Sulut, Kepala Bappelitbangda Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulut, unsur Tenaga Ahli dan lintas sektor terkait dan wartawan.

Diketahui, berdasarkan data PANADA, sangat jelas terperici angka kemiskinan di setiap kecamatan di Kota Manado. Di mana sebanyak 22.091 kepala keluarga dengan Anggota Rumah Tangga (ART) sebanyak 85.710 orang.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1