Kepala BP2MI Siap Tindak Tegas Pegawai yang Tidak Pancasilais

Benny Rhamdani, Kepala BP2MI (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.c0m – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, Jumat (13/11/2020) menegaskan bahwa pentingnya ideologi Pancasila Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Pentingnya ideologi Pancasila harus dipahami seluruh pegawai dan jajaran BP2MI. Kita telah menandatangani Pakta Integritas kesetiaan tersebut pada tanggal 13 Agustus 2020,” ujar Benny dalam rangkaian Migrant Day saat di UPT BP2MI Semarang, Jumat (13/11/2020).

Selanjutnya, Benny menuturkan, kesetiaan tersebut tertuang dalam deklarasi Pernyataan Kesetiaan terhadap ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945, yang telah ditandatangani oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) BP2MI dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPN) pada 13 Agustus lalu.

“Ideologi Pancasila hasil pergumulan tokoh-tokoh besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan lainnya. Jika ada pegawai memiliki paham selain Pancasila segera laporkan saya. Bisa saya paksa untuk berhenti dari pegawai,” ujar Brani sapaan akrab Benny tegas.

Kepala BP2MI dalam rangkaian acara Migrant Day (Foto Istimewa)

Benny menegaskan, tidak ingin memberikan ruangan kepada siapapun, untuk menggantikan ideologi Pancasila. Jangan hati ini ada gerakan yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan jalan politik, agama yang dijadikan topeng dan jubah.

“Kebijakan yang memiliki keberpihakan harus hadir di tengah kita. Karena itu berikan pelayanan yang murni dan lahir dari hati nurani kita. Jika siap mari kita bekerja berlari, jika tidak siap silahkan menyatakan pengunduran diri. Jangan sia-siakan rakyat karena semua Itu bersumber dari Rakyat.” kata Brani menutup.

(*/Amas)

iklan1
iklan1