Debat Kandidat Wali Kota Manado, JPAR Pertegas Keberpihakan PAHAM

Calon Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene saat paparkan visi misi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Debat pasangan calon Wali Kota Manado, Selasa (16/11/2020) yang bertempat di Swissbel-hotel Manado berjalan lancar. Kegiatan yang difasilitasi KPU Manado itu dihadiri 4 calon Wali Kota Manado, diantaranya Andrei Angouw, Sonya Kembuan, Mor Bastian dan Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, MS.

Dari sesi pemaparan visi misi, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, calon Wali Kota Manado Nomor Urut 4 yang diusung Partai NasDem, Perindo dan PSI tampil memukai. Terlihat tenang, tidak tergesa-gesa dan sistematis memaparkan visi misi calon yang akrab disapa PAHAM (Paula Harley Manado) tersebut.

Menariknya, beberapa poin penting yang disampaikan Prof. JPAR begitu Julyeta Paulina akrab disapa, diantaranya yang dicatat redaksi Suluttoday.com adalah memperhatikan kebutuhan warga senior atau yang kenal kenal dengan sebutan warga Lansia (lanjut usia). Peduli pada program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

‘’Kami akan memperjuangkan nasib warga senior alias warga Lansia. Saya dan Pak Harley Mangindaan memutuskan keberpihakan pada masyarakat. Itu komitmen kami diantaranya dari program-program yang telah kami susun. Terlebih PAHAM akan memperhatikan dan memperjuangkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kota Manado,’’ ujar Prof. JPAR yang juga istri tercinta dari Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut ini.

Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan (Foto Istimewa)

Selain itu, Prof. JPAR menyampaikan pula soal kepedulian Paula Harley terhadap para sopir angkutan umum, pekerja buruh, program rumah layak huni dan pedagang pasar tradisional untuk diberikan kebijakan perlindungan dan kemudahan. Semua program itu semua, tambah Prof. JPAR tidak asal-asalan tapi akan dapat dilakukan karena sudah berdasarkan kajian yang matang.

‘’25 program unggulan semua untuk rakyat. Mulai dari dalam kandungan sampai meninggal akan kami realisasikan. Program bidang kesehatan gratis, bagi pekerja juga kami akan berikan BPJS ketenagakerjaan. Tidak hanya itu, bagi buruh, masyarakat yang belum mendapat rumah akan kita berikan rumah layak huni yang murah tanpa uang muka. Pedagang pasar kita bebaskan dari retribusi, program ini kita buat berdasarkan kajian yang matang dapat diwujudkan semuanya,’’ ujar Prof. JPAR yang mengusung jargon Jujur Peduli dan Merakyat tersebut.

(*/Amas)

iklan1
iklan1