FISPOL Unsrat Gelar Kuliah Umum Bahas Asas dan Hambatan Implementasi Pemilu

Dekan FISPOL, Dr. Vonie Pioh dan Kajur Pemerintahan Dr. Welly Waworundeng (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Hajatan demokrasi di Indonesia memang selalu menampilkan dinamika yang beragam. Disisi yang lain, masyarakat menghendaki agar proses Pemilihan Umum (Pemilu) melahirkan praktek penegakan keadilan. Aspek langsung umum bebas rahasia dan jujur adil benar-benar diselaraskan dalam tindakan masyarakat masyarakat. Memastikan bahwa kendaraan demokrasi kita masih berstamina, berada di jalan benar, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kini membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 7 tahun 2017.

Seperti diketahui, saat ini DPR RI sedang dalam penggodokan revisi UU No 7 tahun 2017 tentang pemilu. Tentu masih banyak hal yang perlu diperbaiki lewat UU itu. Sebagai kontribusi nyata Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terhadap penguatan UU Pemilu, Kamis (26/11/2020) besok, akan digelar Seminar dan Kuliah Umum yang menghadirkan pembicara dari pusat yaitu Dr Nur Hidayat Sardini yang dikenal sebagai mantan ketua Bawaslu RI.

Pemberi materi dalam Kuliah Umum (Foto Istimewa)

Yang tampil sebagai pembicara pembanding yakni dosen Kepemiluan Dr Ferry Daud Liando. Rabu (25/11/2020), saat diwawancarai, Ketua Jurusan Ilmu pemerintahan Dr Welly Waworundeng mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program jurusan yang bertujuan mengembangkan keilmuan sekaligus menyerap pasukan akademisi terhadap dunia demokrasi di Indonesia.

”Pertama sebagai kontribusi civitas akademika terhadap perkembangan pemilu di Indoensia. Kedua sebagai kewajiban kampus untuk pengabdian masyarakat dan ketiga sebagai bahan penguatan untuk dokumen akreditasi dan keempat sebagai sarana menimbah pengetahuan baik bagi dosen maupun mahasiwa,” ujar Waworundeng.

(*/Amas)

iklan1
iklan1