Gelar Kerja Sama, IRTI Berikan Bimtek Pengadaan Barang/Jasa ke Pemkab Bolsel

Sesi tanya jawab peserta Bimtek dan narasumber (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang baik melalui manajemen keuangan yang transparan dan akumtabel, pemerintah daerah memang terus melakukan pembenahan untuk tetap melayani secara profesional. Kamis (26/11/2020), Indonesia Research & Training Institute (IRTI) bersama pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Direktur IRT, Mahmud Katili saat diwawancarai Suluttoday.com di Hotel Quality Manado, Kamis (26/11/2020) menyebutkan perlunya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan dilakukan untuk pemerintah daerah. Terlebih bagi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), atau Bagian birokrasi yang berkaitan dengan urusan keuangan agar para pejabat atau birokratnya mengerti tentang mekanisme pengelolaan, penggunaan dan penyaluran anggaran daerah.

”Tentunya Bimtek ini begitu penting. Selain memberikan pembekalan, menguatkan, menambah serta mengingatkan para pemangku kepentingan di daerah untuk mengerti kerja-kerjanya. Terlebih yang berkaitan dengan penanggung jawab KPA dan PPK. Sasarannya agar mereka memahami betul prosedur penganggaran sampai pada implementasi atau penggunaan anggaran, baik prioritas penggunaan anggaran dan peruntukannya. Aspek perundang-undangan sebagai rujukan juga disampaikan narasumber dalam Bimtek ini. Mereka peserta Bimtek diberikan modul, materi untuk menambah, memperkaya khasanah pemikiran para jebatan atau birokrat yang ikut Bimtek ini,” ujar Mahmud.

Peserta ketika menyampaikan pertanyaan dan tanggapan (Foto Suluttoday.com)

Sebagai pemberi materi, dalam kegiatan yang diagendakan tanggal 26 – 28 November 2020 di Hotel Quality Manado tersebut, Dr. Jufri Jacob, SE.,M.Si mengulas seputar Buku Kerja PPK atau Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa tentang kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah berdasarkan Perpres Nomor 16 Tahun 2018. Jufri menengaskan pula soal konsolidasi pengadaan yang bersifat e-Katalog. Sehingga dengan sistem yang digunakan Perangkat Daerah (PD) dapat melakukan penghematan anggaran belanja.

Sementara itu, Anas Kangiden, SP Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bolsel, selaku salah satu peserta Bimtek menyampaikan bahwa pentingnya Bimteng ini dilaksanakan. Anas juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, guna mengupdate dan menambah pengalaman bagi para birokrat yang menangani soal pengadaan barang dan jasa di daerah.

Foto bersama peserta Bimtek, narsum dan Direktur IRTI (Foto Suluttoday.com)

“Pentingnya Bimteng diantaranya meningkatkan kompetensi dan menambahkan pengetahuan dan pengalaman dalam proses pengadaan barang dan jasa. Harapnya tentunya sebagai peserta kita setelah ini bisa mengimplementasikan pengetahuan yang didapat di tempat kerja,” ujar Anas, yang juga alumni Unsrat Manado ini tegas.

Narasumber, Dr. Jufri Jacob saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Sekedar diketahui, IRTI merupakan lembaga resmi yang selalu bekerja sama dengan pemerintah daerah ini terbentuk sejak tahun 2007 yang saat ini intens bersinergi dengan Bappenas. Dan kini membangun kemitraan strategi bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). IRTI menyediakan fasilitas, sumber daya dan instruktur yang berkompeten di bidang pengadaan barang dan jasa.

(*/Amas)

iklan1
iklan1