Usai Pilwako Manado, Jebolan Aktivis 98 Berikan Catatan Kritis

Anez Supit (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pencoblosan Pilwako Manado telah berakhir, dimana hajatan demokrasi yang dilaksanakan serentak, Rabu 9 Desember 2020 berjalan aman dan damai. Menurut Anez Supit, pentolan Aktivis 1998, hampir pasti kita semua tau siapa pemenangnya. Yang menang telah bersorak sorai, riang gembira degan kemenangan yang diraih.

Bahkan yang awam politik ikut merayakan kemenangan tersebut. Lebih gemilang lagi banyak orang pintar turut memberikan ucapan selamat, sehingga para surveyor boleh lega karena telah berhasil memainkan angka bilangan dn prosentase, sampai2 orang pintarpun ikut tersihir dgn kerja surveyer yang sungguh luar biasa itu. Bagi politisi kritis ini, segala ekspresi emosional harus dapat dikontrol dan dikendalikan agar tidak terjadi hal-hal diluar ketentuan hukum.

”Namun itu semua hanya luapan emosional dan bentuk ketidaktahuan dan ketidak berdayaan. Hasilnya memang seperti itu. Adakah sesuatu yg janggal dari hasil Pilwako Manado itu???, hanya orang – orang yang memiliki tiga talenta dibawa ini yang bisa menjawab: (1). Yang lahir dibawah tahun 70-an yg menetap di Kota ini dan menguasai rekam jejak siapa mereka. (2). Mereka yang rajin menganalisa teori konspirasi dan mereka yang mampu menembus membaca skenario lapis baja yg disusun dengan sangat rapi dan hati-hati,” ujar Anez.

Lanjut ditambahkannya bahwa mereka yang memiliki kepekaan yang sangat tinggi dgn filling politik yang tinggi juga akan menyadari, bahwa ada sesuatu yg lain telah terjadi dlm Pilwako Mdo. Kita bisa berasumsi, namun ada mistery dan pertanyaan besar. Adakah konspirasi pada pilwako Manado?.

(*/Amas)

iklan1
iklan1