Terpilih Kembali Pimpin Walhi Sulut, Ini Target Prioritas Theo Runtuwene

Theo Runtuwene dalam forum PDLH (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berlangsung demokratis. Dinamika formur berjalan alot. PDLH yang dilaksanakan dengan mengusung tema ‘Pulihkan Sulawesi Utara Kembalikan Wilayah Kelola Rakyat berlangsung lancar dan sukses.

Melalui tahapan PDLH Theo Runtewene yang juga Direktur Eksekutif Walhi Sulut mendapatkan dukungan kembali untuk memimpin Walhi Sulut. Tentu dengan ragam prestasi dan terobosan yang berhasil dilakukannya. Theo dinilai telah melaksanakan tugas organisasi secara baik, sehingga dipercayakan lagi memimpin Walhi Sulut. Disisi lain, Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Manado, Amas Mahmud, S.IP, turut menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali Theo.

”Selamat kepada Bung Theo Runtuwene,. SH., MH, yang terpilih kembali sebagai Direktur Eksekutif Daerah Walhi Sulut Periode 2020-2024. Sinergitas, kemitraan dan kerja yang mengarah pada isu-isu lingkungan, serta turun langsung dalam pendampingan dilakukan Walhi Sulut dengan begitu proaktif. Juga Walhi menjadi pelopornya dalam pembahasan kebijakan publik yang pro terhadap lingkungan. Secara pribadi dan organisasi, selain mengapresiasi kami juga optimis Walhi Sulut ditangan Bung Theo untuk periode kedua kalinya semakin berkontribusi untuk masyarakat sipil. Selamat mengemban amanah Bung,” ujar Amas saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (29/12/2020).

Sementara itu, ditempat terpisah, Theo menyampaikan bahwa kegiatan PDLH yang dilaksanakan, Senin sampai Selasa (28-29/12/2020) bertempat di Hotel Villa EMITTA Kota Tomohon, Sulut itu berjalan tertib. Theo berjanji semakin memantapkan dan mematangkan implementasi program organisasi. Kerja internal dan eksternal akan dioptimalkannya.

”Advokasi Walhi Sulut kedepan akan lebih ditingkatkan baik non litigasi dan litigasi. Agar terwujudnya kedaulatan rakyat dalam pengelolaan sumberdaya alam yang adil dan lestari dengan menghargai prinsip keselamatan rakyat dan hak asasi manusia,” kata Theo.

Lanjut Theo, aktivis muda vokal ini menambahkan dirinya akan memperkuat advokasi lingkungan dalam mendorong kebijakan yang menghargai prisnsip keselamatan rakyat dan hak asasi manusia penting terwujud di Sulawesi Utara. Meningkatkan kesadaran dan penguatan kapasitas masyarakat atas pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan.

”Walhi Sulut telah berkomitmen membangun jaringan dan lingkar belajar di antara masayarakat sipil sebagai kontrol terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada lingkungan. Yang juga berbasis pada kebutuhan dan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Utara,” tutur Theo tegas.

(*/Redaksi)

iklan1
iklan1