Tegas Golkar Sebut JAK Wakil Ketua DPRD Sulut, Tidak Ada Pemecatan

JAK dan istri tercinta tampil kompak (Foto Tribunnews.com)

MANADO, Suluttoday.com – Konjang kanjing soal posisi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), James Arthur Kojongian yang akan diberhentikan dari posisinya. Juga keberadaan Kojongian sebagai Anggota DPRD Manado disebut-sebut bakal terancam, dijawab Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sulut.

Menurut Noldy Pratasis, JAK begitu politisi muda Partai Golkar ini akrab masih aktif sebagai kader berlambang pohon beringin itu. Pratasis bahkan menegaskan bahwa JAK sejauh ini telah mengikuti segala mekanisme internal secara patuh.

”Tidak ada pemecatan atau penarikan JAK dari kursi DPRD termasuk jabatan Wakil Ketua DPRD,” kata Pratasis yang merupakan Koordinator Politik DPD I Golkar Sulut tersebut saat dihubungi wartawan, Sabtu (6/2/2021).

Politisi vokal asal Minsel yang berkarir di tingkat nasional itu menambahkan bahwa tindakan yang diambil Partai Golkar saat ini sudah terukur dan memenuhi rasa keadilan.

Tak hanya itu, Pratasis mengatakan Partai Golkar sudah menonaktifkan JAK dari jabatan sebagai Ketua Harian Golkar Sulut. Kemudian, persoalan yang sedang dihadapi JAK dalam pembahasan Badan Kehormaran DPRD Sulut.

“Itu sudah urusan BK. Kami juga minta BK tidak merasa tertekan dengan dorongan publik. Karena JAK tidak dalam status menikah siri perempuan lain. Soal dugaan selingkuh, kita tidak punya bukti. JAK itu sama halnya dengan pejabat atau anggota DPRD yang lain. Jadi kalau panggil JAK, panggil juga semua legislator untuk dibina,” tutur Pratasis.

Mengenai persoalan keluarga, Pratasis meminta publik untuk menghormati urusan rumah tangga JAK dan isterinya Michaela E Paruntu (MEP).

“Keluarganya sudah baik-baikan. Publik jangan lagi memanas-manasi, jangan menghujat lagi. Semua rumah tangga pasti ada masalah. Dan itu ranah privat,” ujar Pratasis.

(*/Amas)

iklan1
iklan1