Category: Pendidikan

Tingkatkan Budaya Literasi, HMI Cabang Manado Gelar Training Jurnalistik

Amas Mahmud saat memaparkan materi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Organisasi kemahasiswaan estra kampus yang dikenal selalu memelihara tradisi literasi yaitu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis yang juga menjadi nafas serta ciri khas dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), eskalasinya terus dijaga. Kamis (15/11/2018), bertempat di Sekretariat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado, pengurus HMI Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Manado menggelar kegiatan HMI Training.

Dengan sub tema: Pelatihan Jurnalistik dan Administrasi, para pembicara yang dihadirkan diantaranya; Ifan A.R. Umanahu Sekretaris Umum HMI Cabang Manado dan Sekretaris DPD KNPI Manado, Amas Mahmud, yang juga jurnalis. Dalam sambutan pembukaan training Ketua Umum HMI-MPO, Sahlan Abarang menyebutkan pentingnya pelatihan ini dilaksanakan agar kader-kader HMI Cabang Manado mengenali dan mengetahui apa itu jurnalistik, sekaligus makin paham hal ihwal adminstrasi organisasi.

”Ini merupakan program pengurus Cabang, dimana program HMI Training memberikan kesempatan kepada seluruh kader dari lintas Komisariat dan juga pengurus Cabang untuk ikut menimbah dan menambah ilmu. Atau melakukan simulasi menulis tentang jurnalistik dalam pelatihan ini. Selain itu kegiatan juga akan diberikan sesi untuk pembahasan terkait administrasi yang akan disampaikan Sekretaris HMI-MPO Cabang Manado. Untuk materi jurnalistik nanti dibahas Kanda Amas Mahmud, yang merupakan jurnalis sekaligus Sekretaris DPD KNPI Manado,” ujar Sahlan mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat Manado ini tegas.

Suasana dalam semangat kebersamaan (FOTO Suluttoday.com)

Sebagai pembahas pada segmen pertama, Amas menyentil sejumlah peran penting yang diperlukan seorang jurnalis. Menurut jebolan FISPOL Unsrat Manado ini tantangan jurnalis dari waktu ke waktu juga mengharuskan jurnalis tersebut meningkatkan kemampuannya. Hal yang juga penting menjadi catatan dalam mengembangkan semangat menulis pun disampaikan pemateri.

”Selain mengenali kerangka atau metode penulisan jurnalistik, kita perlu mengetahui bahwa jurnalis itu pekerjaan mulia. Ia harus mampu adil, berpihak pada kebenaran, profesional, menjalankan tugas sebagai media atau perantara, sehingga demikian dalam tugas-tugas jurnalistik para jurnalis diwajibkan patuh pada Undang-Undang jurnalistik, kaidah penulisan jurnalistik, kode etik jurnalis. Pedoman yang menjadi semacam rujukan jurnalis harus benar-benar konsisten dijalankan, selanjutnya dari beragam tantangan maka jurnalis perlu tiap saat meningkatkan kapasitasnya. Untuk skema menulis ala jurnalis sendiri harus berdasar pada 5W1H, kemudian kiat memulai menulis, prinsipnya yang perlu dipegang ialah harus berani memulai menulis, mengetahui apa yang ditulisnya dengan ritme dan pola yang sistematis,” kata Amas yang pernah menjadi Ketua Umum Jurnalis Online (Jarod) Manado itu.

Kompak, para pengurus KOHATI HMI Cabang Manado (FOTO Suluttoday.com)

Selanjutnya Sekretaris Umum HMI-MPO Manado Irfan menyampaikan materi terkait atribut, karakter, model, ‘kodefikasi’, atau penanda dari suatu administrasi dalam organisasi itu perlu dikenali. Karena tidak bisa sembarangan administrasi organisasi itu begitu pentingnya, sehingga dari administrasi organisasilah yang tergambarkan bagaimana wajah dan wibawa organisasi itu terlihat.

”Kader HMI harus dibekali, dikenalkan tentang administrasi HMI karena dalam surat-menyurat HMI itu tidak sembarang. Mulai dari kop surat, warna, logo, model surat, spasi, dan seterusnya sampai pada teknis yang detail juga HMI sangat jelih memperhatikan ini. Administrasi di HMI menggambarkan kewibawaan, citra dan tertibnya HMI, tidak asal-asalan urusan administrasi di HMI, itu sebabnya pelatihan ini harus kita lakukan, bagi peserta pelatihan yang tidak memahami kita berikan ruang untuk bertanya,” tutur Ifan, Kamis (15/11/2018). (*/Redaksi)

Foto bersama usai diskusi (FOTO Suluttoday.com)

Soal Polemik Bakornas LKMI, Ketum PB HMI Diminta Jangan Diam

Sejumlah kader HMI saat memberikan protes (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemasalahan yang menimpa Badan Koordinasi Nasional Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (Bakornas LKMI) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) belum selesai. Bermula dari hasil Rapat Harian PB HMI yang di luar dugaan mengesahkan Repil Ansen menuai kecaman dari berbagai LKMI Cabang se-Indonesia.

Bahkan ada 10 cabang LKMI yang menggugat PB HMI untuk membatalkan pengesahan Repil Ansen, dan menetapkan Muh. Fachrurrozy Basalamah menjadi Dir. Bakornas LKMI PB HMI sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-XIV.

Untuk menindaklanjuti gugatan-gugatan tersebut, maka PB HMI kembali melakukan Rapat Harian dan hasil Rapat Harian terbaru yaitu Membatalkan Penetapan Repil Ansen sebagai Dir. Bakornas LKMI PB HMI dan persoalan ini dilemparkan kembali ke PAO melakukan PK atau Peninjauan Kembali.

Peserta Munas Ke-XIV Bakornas LKMI PB HMI juga mendesak Ketua Umum PB HMI untuk mengambil sikap tegas yang sesuai dengan konstitusi serta tidak melanggar hasil Munas ke-XIV.

“Kami sangat mengharapkan sikap tegas dari Ketua Umum PB HMI dalam memberi keputusan. Sudah sangat jelas bahwa hasil Munas ke-XIV Bakornas LKMI PB HMI telah menetapkan saudara Muh. Fachrurrozy Basalamah menjadi Direktur Bakornas LKMI PB HMI, tapi mengapa di Rapat Harian PB HMI tiba-tiba menetapkan melalui Repil Ansen sebagai Dir Bakornas? Jelas itu sudah melanggar konstitusi. Sekali lagi saya tegaskan bahwa hasil Munas ke-XIV telah menetapkan saudara Muh. Facrurrozy Basalamah menjadi Direktur Bakornas LKMI PB HMI,” kata Rizk Sarson, peserta Munas ke-XIV Bakornas LKMI PB HMI. (*/Redaksi)

Hasil Konfercab, Rahasia Gantikan Titdoy Pimpin GMNI Manado

Safrin Titdoy dan Ramar Rahasia (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manado lakukan regenerasi kepengurusan melalui forum Konferensi Cabang (Konfercab) ke XVII bertempat di Sekretariat GMNI Manado Jalan 17 Agustus No. 28, Jumat (09/11/2018) sore.

Konfercab XVII GMNI Manado yang mengusung tema ‘Eksistensi GMNI di Era Revolusi Industri 4.0’ tersebut melahirkan nahkoda baru yaitu Ramar Rahasia sebagai Ketua terpilih DPC GMNI Manado periode 2018-2020, menggantikan Safrin Titdoy selaku Ketua demisioner.

Dalam sambutannya saat terpilih, Ramar Rahasia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya oleh seluruh anggota dan kader GMNI Manado untuk memimpin GMNI Manado kedepannya.

”Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua DPC GMNI Manado periode 2018-2020,” ujar Rahasia yang juga bergelar Sarjana Hukum ini.

Rahasia juga mengajak kepada seluruh anggota dan kader GMNI Manado untuk bersatu padu dan bergotong-royong membesarkan organisasi yang berasazkan marhaenisme tersebut. (*/Redaksi)

Fachrurrozy Digulingkan, Ini Penuturan Direktur LKMI HMI Manado

Taufan Tuarita (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Akhir-akhir ini nama Taufan Tuarita, mantan Direktur Bakornas LKMI PB HMI yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum PB HMI menjadi perbincangan hangat di lingkungan hijau hitam (HMI). Orang yang di harapkan bisa membawa nama baik Bakornas LKMI di di PB HMI, malah membawa Bakornas menuju kehancuran yang nyata akibat haus kekuasaan dan jabatan.

Hal tersebut dipicu karena ia merupakan otak yang mengatur disahkannya secara paksa Refil Ansen sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI melalu rapat harian PB HMI dan mengingkari hasil munas XIV yang sebenarnya pada munas tersebut telah ditetapkan Fachrurrozy Basalamah terpilih menjadi Direktur Bakornas LKMI PB HMI.

Dampak licik Taufan Tuarita, Refil Ansen dan kawan-kawannya yang tidak bertanggung jawab, ternyata tidak hanya mencederai hasil munas ke XIV tapi juga berimbas ke Ketua PB HMI, beberapa cabang HMI di Indonesia kepercayaannya mulai menghilang terhadap Resiparatory Saddam Al Jihad karena telah melanggar Konstitusi karena mengesahkan secara paksa Repil Ansen di rapat harian melalui voting.

“Kami tidak tahu apa sebenarnya yang diinginkan Taufan Tuarita dan Repil Ansen, kenapa mereka sangat ingin mengejar jabatan dan kekuasaan. Dengan mengesampingkan silaturahmi yang selama ini kita bangun di LKMI. Entahlah, namun sangat disayangkan kecerdasannya mereka pakai untuk merusak Bakornas LKMI PB HMI,” ungkap Alif Pawa Direktur LKMI Cabang Manado.

Sebagian besar Cabang aktif LKMI Se-Indonesia menggugat PB HMI untuk menolak ditetapkannya Repil Ansen melalui rapat harian yang cacat konstitusi dan mendukung penuh hasil munas ke XIV di Cisarua Bogor, tanggal 3-5 Agustus 2018. Yang menetapkan saudara Fachrurrozy Basalamah sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI. (*/Reddaksi)

Keputusan PB HMI Jerumuskan Saddam Al Jihat?, Puluhan Pengurus LKMI Murka

Saddam Al Jihat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2018-2022, Sadam Al Jihat mulai melakukan berbagai blunder secara organisatoris. Kali ini, selepas ‘pergantian’ Direktur Bakornas Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) PB HMI terpilih Muhammad Fachrurrozy Basalamah berbagai reaksi penolakan terhadap keputusan yang juga dihadiri Saddam mulai meluas.

Seperti diketahui, 10 LKMI Cabang melakukan protes atas keputusan PB HMI tersebut. Sejumlah LKMI Cabang seperti HMI Ciputat Bandung, Depok, Surabaya, Malang, Solo Medan, Makassar, Manado dan Kendari melakukan protes terhadap keputusan PB HMI yang mengesahkan Saudara Revil Hasan Sebagai Direktur LKMI pada rapat harian PB HMI melalui voting.

Menurut Direktur LKMI HMI Cabang Ciputat yang disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada media ini, dia menilai hasil rapat PB HMI tersebut sangat bertentangan dengan Konstitusi dan mengingkari hasil Munas Bakornas LKMI, yang kami ikut dari tanggal 3-5 Agustus 2018. Padahal hasil munas bakornas LKMI PB HMI ke XIV di Cisurua Bogor telah menetapkan saudara Fachrurrozy Basalamah sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI terpilih.

Cacatnya lagi Revil Hasan yang hadir sebagai Pengawas Munas LKMI tiba-tiba di bolehkan untuk ikut menjadi salah satu kandidat Direktur LKMI. Padahal sesuai Juknis yang di keluarkan PB HMI bahwa tidak dibolehkan pengawas Munas mencalokan diri sebagai kandidat, belum lagi aturan lain yang di langgar oleh PB HMI dalam pengambilan keputusan tersebut.

”Olehnya itu saya dan teman-teman LKMI yang lain akan mengambil langkah untuk melakukan protes terhadap keputusan tersebut yang sangat politis dan bertentangan dengan konstitusi,” ujar Basalamah.

Selain itu Alif Akbar Pawa Direktur LKMI Manado juga mengaku sudah mendengar kepetusan PB HMI tersebut.

”Ia kami sudah mendengar keputusan PB HMI tersebut, dan kami merasa kecewa dengan keputusan PB HMI yang mencederai Konsitiusi, maka kami telah bersepakat untuk melakukan gugatan terhadap keputusan PB HMI dalam waktu dekat ini,” ucap Alif. (*/Redaksi)

iklan1