Category: Pendidikan

Hadiri Pleno II PB HMI di Bogor, Iman Karim: Pecat Kader Pembangkang Organisasi

Iman Karim bersama Pj Ketum PB HMI (FOTO Suluttoday.com)

JAKARTA, Suluttoday.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi mahasiswa tertua dan salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia. Selain itu, HMI yang selalu mengawal kepentingan masyarakat ini dalam perjalanan sejarah andil dalam berbagai hal pembangunan. HMI merupakan perwujudan dari Harapan Masyarakat Indonesia.

Ironisnya, dalam kondisi internal PB HMI 2018-2020 atau Pengurus Besar (PB) HMI kini terjadi pergolakan yang cukup besar karena lahirnya 2 kepemimpinan diinternal HMI. Memang dinamika internal seperti ini bukan hal yang baru didalam HMI sebagaimana terjadi di tahun 85 pada persoalan Asas Tunggal hingga di periode 2010-2012 yaitu dualisme kepemimpinan antara Noer Fajriansya dan Basri Dodoh.

Terakhir pada periode 2018 dan 2020 ini yaitu antara R. Saddam Al jihad dan Arya Kharisma Hardy, fluktuasi serta tantangan seperti ini memang sudah pernah terjadi tetapi dalam periode ini sunggu sangat memprihatinkan karena menyangkut harkat martabat HMI sebagai kader umat dan bangsa.

Sehingga dampaknya sampai pada tingkatan Badan Kordinasi (Badko), Cabang atau Komisariat tidak terkecuali HMI Cababang Manado. Persoalan yang harus di selesaikan ini sehingga menggerahkan Ketua Umum HMI Cabang Manado Iman Karim untuk dapat menyelesaikan konflik ini dengan menghadiri Sidang Pleno II PB HMI yang diselenggarahkan di BNPB Centre Bogor.

Acara yang diselenggarahkan PB HMI sejak tanggal 02-04 September 2019 ini dihadiri 148 cabang se-Indonesia. Sebagaimana keterangan dari Iman Karim, HMI Cabang Manado menerangkan untuk memecat kader HMI yang ingin memecah belah HMI itu sendiri dan mengakui kepengurusan yang di bawah Pj Ketua Umum Arya Kharisma Hardy.

”Sesuai pedoman organisasi AD/ART HMI, dan ini diperkuat dengan hasil sidang MPK PB atau Majelis Pengawas dan Konsultasi PB HMI, dengan mengeluarkan SK MPK PB HMI dengan NOMOR: 08/KPTS/A/05/1440H, dengan hasil putusan salah satunya memberhentikan Saudara R. Saddam Aljihad sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2018-2020. Sudah jelas, demi konstitusi HMI silahkan dipecat kader-kader HMI yang menjadi pembangkang,” ujar Iman.

Kemudian, tambah Iman, rekomendasi eksternal yaitu mendesak pemerintah pusat agar dapat menyelesaikan masalah kemanusiaan yang di hadapi warga Afghanistan di Manado. Sehingga terjadi pembakaran diri di Rudenim Manado, serta mendesak pemerintah agar mencabut Moratorium Daerah Otonom Baru dalam hal ini mempercepat pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow. (*/Redaksi)

Merahkan Kota Cakalang, BLK Bitung Tampil Hebat

Rotinsulu pimpin tim BLK Bitung (FOTO Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Turun tak tanggung-tanggung, BLK Bitung dengan 6 tim berseragam merah langsung menjadi perhatian tersendiri masyarakat Kota Bitung. Turut memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia adalah tujuan utama BLK Bitung tampil dengan 6 regu gerak jalan belum lama ini.

Dan ternyata selain memerahkan jalan di Kota Cakalang -sebutan Kota Bitung, salah satu regu BLK Bitung dinobatkan sebagai salah satu tim yang terbaik.

“BLK Bitung yang tampil di kegiatan gerak jalan memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan 6 tim, salah satunya menjadi terbaik kedua, ini merupakan kebanggaan tersendiri,” ujar Rahel Ruth Rotinsulu selaku Kepala UPT BLK Bitung Dinas Nakertrans Sulut kepada media ini Jumat (23/08/2019) diruang kerjanya.

Rotinsulu sendiri ternyata turut serta di salah satu regu yang melibatkan aparatur sipil negara, tenaga harian lepas dan peserta pendidikan di BLK Bitung. Menyemarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia dan menyambut HUT Provinsi Sulawesi Utara, ditegaskan Rotinsulu pihaknya juga melakukan kegiatan kebersamaan dibidang olahraga dan seni.(cat)

Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulut Libatkan Kampus Cegah Radikalisme

Berlangsungnya pembukaan dialog (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Beragam tantangan yang terus melanda ketenangan rakyat Indonesia rupanya menjadi aspek yang juga diseriusi aktivis pemuda di Sulawesi Utara (Sulut). Senin (19/8/2019) pengurus Jaringan Aktivis Mahasiswa, GTI Sulut dan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan Dialog Kebangsaan.

Menurut Risat Sanger selaku Koordinator Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulut bahwa diskusi yang digelar itu merupakan upaya strategis dan perlu dilakukan. Mengingat situasi dan kondisi sosial saat ini sedang dirongrong dengan ancaman disintegrasi bangsa melalui praktek radikalisme.

“Dialog Kebangsaan ini amatlah penting dilakukan. Mahasiswa perlu mendapat pencerahan dengan segera bagaimana menanggapi ini dengan baik. Bagaimana kita harus melihat dari berbagai sisi tentang berbagai persoalan terutama yang bisa memicu perpecahan, apalagi dengan kekuatan media sosial saat ini,’’ kata Risat yang juga jebolan FISPOL Unsrat Manado ini tegas.

Untuk diketahui dialog yang melibatkan kalangan akademis itu mendapat sambutan luar biasa. Hal tersebut terbuti dari kegiatan yang dihadiri kurang lebih 200-an mahasiswa dan aktivis pemuda. Mengusung tema ‘Menangkal Paham Radikalisme di Dunia Pendidikan panitia menghadirkan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado Delmus Puneri Salim SAg MA MRes PhD. Juga bincara lainnya adalah Dr Johny Lengkong, S.IP.,M.Si, selaku pengamat politik.

Selain itu, hadir sebagai pemateri juga adalah Kepala Subdit IV Intelkam Polda Sulut AKBP William Roro. Dialog yang berjalan beberapa sesi itu dimoderatori Ronald Ginting dan berjalan tertib sesuai rencana.

Konfrensi pers panitia disela-sela Dialog Kebangsaat (FOTO Suluttoday.com)

Selaku pemateri, Demus Puneri memberi perhatian pada adanya praktek radikalisme yang sedang berkembang saat ini sangat disayangkan, baik dari alasan ideologis maupun alasan lain yang menurut Demus harus mengklarifikasi dulu apa itu radikalisme.

”Mari kita tangkal dan cegah radikalisme secara bersama. Bagaimanapun radikalisme merupakan tindakan yang dilarang semua agama, ini musuh kita bersama. Jadi ketika terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka konsekuensinya meluas. Sebetulnya, persoalan apapun persoalan yang ada harus diselesaikan segera. Jangan sampai dimanfaatkan kelompok-kelompok tertentu untuk mengadudomba rakyat,” ujar Delmus. (*/Redaksi)

FISPOL Unsrat Gelar Dies Natalis Ke-55, Ini Kegiatan yang Dilaksanakan

Dr. Drs. Novie R. Pioh, MSi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dies Natalis Ke-55 Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Dies Natalis Ke-55 merupakan suatu rangkaian agenda kegiatan dalam rangka memperingati berdirinya almamater yang tercinta, dengan mengusung tema: ‘Mewujudkan FISPOL UNSRAT Unggul, Tangguh, Beriman, Berbudaya, di Era Refolusi Industri 4.0’.

Tema tersebut menurut Ketua Panitia Dies, Dr. Drs. Marthen L.Kimbal,MSi menandakan bahwa segenap Civitas Akademika FISPOL berperan dalam menyongsong Revolusi Industri 4.0 khususnya melalui bidang pendidikan. Sebagai bentuk rasa syukur, panitia telah mengemas berbagai even untuk dihelat selang dua bulan kedepan di kampus kita ini. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut merupakan kegiatan-kegiatan yang bersifat ilmiah, sosial, hingga seni dan hiburan. Dalam kebersamaan, semoga kita semua bisa memberikan dukungan sekaligus mengikuti segala kegiatan dengan baik dan sukarela.

Adapun agenda kegiatan yang akan diadakan antara lain; 1. Seminar Nasional, 2. PPM, 3. Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa dan Dosen, 4. Lomba Menulis Opini di Media antar Mahasiswa, 5. Lomba Debat Pemilu antar Mahasiswa, 6. Lomba Busana Daerah dan Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat SLA Bermitra dengan Dinas Pariwisata Prov. Sulut, 7. Lomba Volleyball dan Bulu Tangkis mengundang Tiap Fakultas dan Lembaga se-Unsrat, 8. Bersih-bersih Pantai Manado.

Dr. Drs. Marthen L. Kimbal, MSi (FOTO Suluttoday.com)

”9. Lomba Penataan Lingkungan Almamater, Kantor dan Ruang Kerja Antar Jurusan/Prodi, dan 10. Ziarah Ke Makam Mantan Dekan. Kami berharap, rangkaian agenda kegiatan dalam rangka Dies Natalis Ke 55 FISPOL yang nanti dilaksanakan di rentang bulan Agustus, September dan Oktober dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi yang nyata bagi civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado pada khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya,” ujar Kimbal.

Untuk diketahui kegiatan ini didukung penuh Dekan FISPOL Unsrat Dr. Drs. Novie R. Pioh, MSi Panitia, kemudian Ketua, Dr. Drs. Marthen L.Kimbal,MSi, Sekretaris, Dr.Fanley Pangmenan,SSos,MSi Bendahara, Dra. Trilke Tulung,MA. (*/Redaksi)

Utusan Unsrat Tembus Semi Final di Ajang MTQ Nasional

Tim MTQ Unsrat Manado saat berada di Aceh (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Seperti mengubah mitos, dimana sepanjang sejarah utusan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tidak tembus dalam kompetisi di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Kali ini, tepatnya pada MTQ tingkat Mahasiswa se-Indonesia XVI yang bertempat di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, civitas akademika Unsrat tersenyum bangga.

Dimana peserta Kafilah Unsrat yang mengikuti Fahmil Qur’an yaitu lomba Cerdas tangkas Al-qur’an menembus Semi Final. Para rombongan dipimpin langsung Wakil Rektor VI Unsrat Manado, Prof Dr Ir Sangkartadi. Selaku pemimpin Official, Prof Sangkartadi menyampaikan terima kasih dan ucapan syukur atas terobosan yang dilakukan mahasiswa perwakilan Unsrat tersebut.

”Iya tentu kita patut bersyukur atas kemajuan ini. Alhamdulillah kami telah berhasil mencapai Semi Final, dan mohon doa restunya kepada semua pihak agar Tim Unsrat ini masih dapat melaju sampai ke podium juara,” ujar Prof Dr Ir Sangkertadi.

Lanjut ditambahkan Dosen Fakultas Teknik Unsrat Manado itu bahwa lomba Fahmil Qur’an, berkaitan dengan materi-materi sejarah Islam, Syariah, akidah, dan Hadist serta seni bacaan Al Qur’an yang disajikan baik dalam bahasa Indonesia, Arab maupun Inggris.

”Tidak mudah memang materinya. Melalui lomba yang diikuti sekira 72 tim perguruan tinggi ini, hanya 18 tim yang masuk Semi Final. Tim MTQ Unsrat akan bertarung dalam Semi Final pada 1 Agustus nanti,” kata Prof Sangkartadi.

Untuk diketahui, MTQ yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 4 Agustus ini, diikuti sekira 179 Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Dengan 16 bidang lomba bagi peserta jenis perorangan maupun regu.

Tim Unsrat sendiri mengikuti 7 jenis lomba dengan 13 mahasiswa sebagai peserta. Selain itu, Tim Unsrat yang mengikuti MTQ Nasional juga didampingi para Dosen Agama Islam, instruktur dan pembina Badan Tadzkir serta staf bidang kemahasiswaan. (*/Amas)

iklan1