Category: Pendidikan

Mahasiswa Muslim FISIP Unsrat Gelar FMKI Hari Ini

Kegiatan mahasiswa Muslim FISIP Unsrat beberapa waktu lalu (Foto Ist)

Kegiatan mahasiswa Muslim FISIP Unsrat beberapa waktu lalu (Foto Ist)

MANADO – Pelaksanaan tranning mahasiswa muslim Badan Tadzkir (BT) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado rencananya dilaksanakan, Jumat (10/10/2014) hari ini. Menurut ketua panitia pelaksana (OC), Muhammad Gafry Abdul saat ditemui Suluttoday.Com menuturkan kegiatan pelatihan mahasiswa baru yang disebut Forum Motivasi Kesadaran Iman (FMKI) dijadwalkan tiga hari.

”Kegiatan FMKI ke-XXI ini kami mulai hari ini, Jumat (10/10/2014) selama tiga hari yaitu sampai, Minggu (12/10/2014) bertempat di Balai Diklat Keagamaan dan Pendidikan Paniki. Fokusnya peserta seluruh mahasiswa muslim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado angkatan 2014 yang menjadi pesertanya, dan panitia adalah semua senior mahasiswa muslim FISIP Unsrat yang aktif, FMKI merupakan wadah pelatihan bagi mahasiswa muslim agar menjadi mahasiswa yang dibekali dengan ilmu dan ketaqwaan. Pembukaan acara akan dihadiri Dekan FISIP Unsrat Manado,” ujar Ghaf sapaan akrab Abdul.

Ditempat terpisah, ketua panitia pengarah (SC) Muhtar Tari ketika ditanya bagaimana proses berjalannya kegiatan tersebut dan materi apa saja yang akan diberikan bagi para peserta tranning, mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang para senior Badan Tadzkir FISIP Unsrat Manado untuk menjadi pembicara dalam FMKI.

”Materi kami sesuaikan dengan tema, kali ini materi yang kami ambil adalah materi Filsafat, Potret Gerakan Mahasiswa Indonsia, Islam dan Transformasi Sosial, materi Syahadatain, Ideologi dan Paradigma, serta beberapa materi lainnya yang arahnya sebagai bentuk konstruksi berfikir adik-adik mahasiswa baru. Pemateri dari kalangan senior Badan Tadzkir FISIP Unsrat dan alumni Badan Tadzkir FISIP Unsrat,” kata Muhtar yang juga wakil ketua Senat Mahasiswa FISIP Unsrat Manado itu. (Amas Mahmud)

 

Hadirkan Anggota DPRD dan Akademisi Unsrat, FPN Gelar Dialog Publik

Suasana berlangsungnya dialog publik (Foto Suluttoday.Com)

Suasana berlangsungnya dialog publik (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Telah menjadi kegiatan rutin Forum Peduli Nusantara (FPN) Sulawesi Utara (Sulut) dengan menggandeng media online Manadosatunews.Com, Suluttoday.Com dan TreeveSulut.Com berencana menggelar diskusi publik. Kegiatan diskusi kali ini akan digelar di Jalan Roda (Jarod) Manado, Kamis (9/10/2014). Menurut Jendri Frans Mamahit selaku penyelenggara, pihaknya akan mengundang beberapa narasumber dalam diskusi tersebut.

”Kami akan mengundang dari unsur akademisi, Drs. Mahyudin Damis, M.Hum dan perwakilan anggota DPRD Kota Manado, Boby Daud. Mereka akan membahas terma terkait Penguatan Peran Budaya Lokal Dalam Mempererat Hubungan Ditengah Masyarakat Kota Manado. Dialog publik ini digelar besok, Kamis (9/10/2014) di Jarod Kota Manado, pukul 15.00 – selesai. Kami mengundang seluruh aktivis pemuda, aktivis LSM, unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerhati masalah keamanan di Kota Manado untuk ikut terlibat dalam dialog ini,” ujar Jendri sapaan akrab Mamahit.

Jendri yang juga pegiat media online itu mengatakan arah dialog publik yang dilaksanakan akan membahas peran budaya lokal dalam keterkaitannya dengan kondisi Kota Manado saat ini. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi dalam mewujudkan Kota Manado yang aman.

Iya diskusi ini sasarannya membahas terkait sejauh mana kesadaran masyarakat Kota Manado dalam mengimplementasi nilai-nilai budaya lokal Sulawesi Utara, dan Kota Manado khususnya. Tema sentral ini akan dikorelasikan dengan kondisi Manado saat ini yang marak Tauran Antar Kampung (Tarkam), kita berharap semua komponen masyarakat dapat terlibat memberikan kontribusi gagasan untuk direkomendasikan ke pemerintah daerah Kota Manado. – Jendri Frans Mamahit yang juga diaminkan Faruk Umasangaji pengurus FPN Sulut. (Amas Mahmud)

Berantas Angka Kriminal, Wawali Manado Minta Peran Sekolah Dimaksimalkan

Dr. Harley AB Mangindaan saat membuka acara sosialisasi (Foto Humas Pemkot Manado)

Dr. Harley AB Mangindaan SE,MSM saat membuka acara sosialisasi (Foto Humas Pemkot Manado)

MANADO – Guna meminimalisir dan menghindari praktek kriminalitas ditengah masyarakat Kota Manado yang telah mewabah akhir-akhir ini, pemerintah Kota Manado melakukan beragam upaya untuk hal tersebut. Senin (6/10/2014), melalui Wakil Walikota Manado Dr. Harley Mangindaan SE.MSM membuka Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat Di Kota Manado Tahun 2014 di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat dalam rangka terwujudnya ketentraman dan perlindungan masyarakat pasca Deklarasi Manado Aman dan Damai.

Kewaspadaan dini masyarakat merupakan kondisi kepekaan,kesiagaan serta antisipasi masyarakat untuk menghadapi berbagai potensi ancaman KAMTIBMAS,gejala,ataupun peristiwa bencana. Kota Manado saat ini tengah berpacu dalam pembangunan di semua bidang, sehingga keamanan dan ketertiban merupakan modal yang harus terus dimatangkan. Suasana rukun,aman dan damai yang terjaga selama ini telah menghantar Manado menjadi kota yang beberapa kali dipercaya untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan iven-iven Nasional dan Internasional, dan juga kota MICE. – Dr. Harley AB Mangindaan, Wakil Walikota Manado.

Lebih lanjut, dosen kajian ekonomi strategis ini mengemukakan bahwa citra Kota Manado sebagai kota yang aman sempat diuji oleh kejadian-kejadian tawuran beberapa waktu yang lalu yang melibatkan masyarakat terlebih khusus para anak-anak muda yang menggunakan berbagai senjata termasuk panah wayer.

”Langkah strategis guna meredam kejadian tawuran yang menggunakan panah wayer telah diambil dengan melibatkan berbagai pihak serta segenap elemen masyarakat, di mana salah satu upaya konkretnya adalah melalui pernyataan bersama yang dituangkan dalam bentuk sebuah deklarasi yaitu deklarasi agustus manado aman damai. Deklarasi ini merupakan perwujudan komitmen segenap komponen masyarakat kota manado, bersama-sama dengan pemerintah provinsi sulut, unsur forkopimda sulut, pemerintah kota manado, dan muspida kota manado untuk menjaga keamanan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tambah Bang Ai sapaan akrab Mangindaan.

Sementara itu, Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto dalam pemaparannya mengatakan bahwa dari data yang didapatkan untuk usia pelaku kekerasan yang diamankan termasuk diantaranya didominasi anak-anak Sekolah. ”Usia 12 tahun berjumlah 5 orang,usia 13-15 tahun 10 orang,usia 16-18 tahun berjumlah 12 orang dan usia 19 tahun keatas berjumlah 36 orang. Dengan barang bukti panah wayer 184 buah, pelontar 36 buah dan berbagai perkakas lainnya,” ujar Sunarto.

Hal tersebut ditambahkan Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Pemkot Manado, Drs. Hanny Solang mengatakan kegiatan ini untuk mendorong terwujudnya situasi dan kondisi Kota Manado yang aman. ”Kegiatan sosialisasi ini dilakukan agar penanganan tindakan kriminal di Manado dilakukan semua elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Manado dan pihak Kepolisian. Stabilitas keamanan di Kota Manado itu yang kita harapkan menjadi output sosialisasi ini,” tegas Solang. (Amas Mahmud)

Pemuda Muhammadiyah Sulut Tegaskan Affan Masih Didukung OKPI

Muzayyin Habibie (Foto Ist)

Muzayyin Habibie (Foto Ist)

MANADO – Polemik yang mencuat terkait kinernya Sekretaris Umum DPD KNPI Sulawesi Utara (Sulut), Affan Mokodongan terus mendapat sambutan beragam. Ada pihak yang menilai Affan tak maksimal menjadi Sekretaris Umum KNPI Sulut, dan ada yang sebaliknya meminta Affan tetap fokus bekerja.

Menurut Muzayyin Habibie, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulut munculnya dinamika di internal DPD KNPI Sulut merupakan suatu hal yang normal. Walau begitu, Habibie meminta pihak yang menuding Affan Mokodongan ”digulingkan” untuk bersikap bijak.

Berita yg beredar dimedia Online akhir-akhir ini mengenai desakan agar saudara Affan Mokodongan mundur dari jabatan Sekretaris Umum KNPI Sulut adalah sesuatu yang wajar dan merupakan dinamika dalam dunia Kepemudaan di Sulut. Tapi, harus ditegaskan bahwa keberadaan sadara Affan dalam kepengurusan KNPI Sulut periode kali ini karena beliau diusung oleh kesepakatan yang di ambil oleh semua OKPI yang menjadi peserta musda KNPI pada saat itu. – Muzayyin Habibie, Wakil Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Sulut, Minggu (5/10/2014).

Tambah Muzzayin menyampaikan pada Suluttoday.Com bahwa hingga saat ini dukungan terhadap Affan Mokodongan masih utuh. ”Sampai saat ini semua OKPI masih pada posisi awal yakni tetap komitmen untuk mendukung serta mengawal sadara Affan Mokodongan sebagai Sekretaris KNPI Propinsi Sulawesi Utara sampai berakhir masa jabatan. Semoga pemuda di Sulut tetap jaya,” ungkap Muzzayin menutup. (Amas Mahmud)

Jelang Konferensi Jurnalis Televisi Asia Pasifik, Panitia Menggelar Workshop

Workshop Jurnalistik

Workshop Jurnalistik

MANADO – Konferensi Jurnalis Televisi Internasional yang diselenggarakan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada tanggal 10-12 Oktober 2014 bakal berjalan sukses. Hal ini terlihat dari kegiatan persiapan yang dilakukan panitia Konferensi.

Menurut Rusdiyanto Hamsyahdin, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut jelang kegiatan puncak pelaksanaan Konferensi Internasional, pihaknya telah menggelar kegiatan persiapan untuk mematangkan kegiatan Konferensi dengan menggelar Workshop jurnalistik.

”Jadi untuk mengsukseskan konferensi Jurnalis Televisi (TV) se-Asia Pasifik, pengurus daerah IJTI Sulut akan melakukan kegiatan pemanasan yaitu melaksanakan workshop dengan tema Semua Bisa Jadi Jurnalis,” Hamsyahdin, panitia lokal Foknferensi Internasional di Sulawesi Utara.

Ditambahkan Rusdi bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Ballroom Lion Hotel Kota Manado dengan melibatkan 50 pelajar dari 5 sekolah ternama di Kota Manado. Yang bertindak sebagai pembicara dalam kegiatan ini Presenter RCTI Maichel Candra, dan GM PLN SULUTENGGO. (AmasMahmud)

iklan1