Category: Politik

Jelang Kunjungan JOKOWI, Kota Manado ‘Disterilkan’

Sekda Peter K.B Assa saat memimpin Rakor (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (18/10/2018), bertempat di ruang Toar Lumimuut kantor Wali Kota Manado, dilaksanakannya Rapat koordinasi (Rakor) persiapan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo alias Jokowi ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado, Rakor dilaksanakan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa ST MSc PhD didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten 2 bidang Perekonomian dr Robby Mottoh, Asisten 3 bidang administrasi keuangan Drs Frans Mawitjere dan dihadiri sejumlah pejabat kepala Perangkat Daerah terkait ini berjalan lancar.

Sekda Assa menyampaikan menyangkut teknis dan protokoler rencana kunjungan Presiden Jokowi, Pemkot Manado mendorong aparatur pemerintahan sampai masyarakat kota, agar meningkatkan kebersihan, keamanan dan kerukunan di Kota Manado.

”Besok hari Jumat pagi, seluruh aparatur pemerintah mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkup Pemkot Manado akan melaksanakan kerja bakti, membersihkan wilayah Kota Manado. Kami berharap, masyarakat juga ikut berperan membersihkan lingkungannya,” ujar Sekda Assa, Kamis (18/10/2018).

Dikatakan, kegiatan bersih-bersih kota tersebut merupakan instruksi Wali Kota DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, agar Kota Manado tetap dalam keadaan bersih, tidak hanya karena ada rencana kunjungan orang nomor satu di Republik Indonesia ini.

”Budaya bersih harus menjadi bagian dari kehidupan orang Manado, itu yang selalu disampaikan Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota. Karena, kebersihan merupakan bagian daripada iman. Sehingga, menjadi tanggung jawab kita bersama, jika lingkungan kita bersih,” kata Sekda Assa.

Peserta Rakor saat memberikan tanggapan dalam rapat (FOTO Ist)

Selanjutnya, sikap hidup yang menjunjung tinggi keamanan dan kerukunan juga menjadi jati diri masyarakat Kota Manado.

”Mari kita jaga keamanan dan pelihara hidup kerukunan diantara kita. Karena, orang Manado adalah orang yang mencintai kerukunan dan kedamaian. Selain bersih, Pak Wali Kota dan Pak Wakil selalu mengingatkan kita semua bahwa Manado adalah rumah kita bersama, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar-golongan,” tutur Assa. (*/Redaksi)

OD-SK Resmi Sandang Gelar Adat Bolmut

OD-SK Resmi Sandang Gelar Ki Doni Kiombu & Kiapango Doni Kiombu (FOTO Ist)

KAIDIPANG BESAR, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) menerima gelar kehormatan dari tokoh masyarakat adat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Gelar yang disematkan pada Gubernur Olly adalah Ki Doni Kiombu. Adapun Wagub Kandouw menerima gelar Kiapango Doni Kiombu.

Penobatan gelar yang dilaksanakan di Lokasi Situs Komalig R.S Pontoh Kaidipang Besar, Selasa (16/10/2018) itu ditandai dengan prosesi penyerahan tongkat oleh tokoh adat Bolmut sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin tertinggi di Bumi Nyiur Melambai. Olly mengapresiasi gelar adat yang diberikan oleh Aliansi Adat Bolmut kepada dirinya dan Wagub Kandouw.

Menurut Olly, pemberian gelar adat tertinggi ini di dalamnya memuat harapan dan amanah kepada OD-SK untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Sulut secara umum, dan masyarakat Bolmut secara khusus. Lanjut Olly, selama kepemimpinannya di Sulut telah dua kali dirinya menerima gelar adat.

“Semenjak menjadi Gubernur Sulut ini kedua kalinya menerima gelar adat, yaitu dari masyarakat Bolmut dan masyarakat Sangihe,” kata Olly.

Menariknya, penganugerahan gelar kepada OD-SK itu bertepatan dengan penobatan adat kepada pemimpin Bolmut periode 2018-2023, yaitu pemberian gelar Ki Doni Pangulu Agu untuk Bupati Bolmut Depri Pontoh dan Wakil Bupati Amin Lasena yang menerima gelar Apango Doni Pangulu.

Olly berpesan kepada Bupati Pontoh dan Wabup Lasena untuk memastikan berjalannya proses penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan, agar tetap bergerak maju dan sinergis dengan apa yang dilakukan oleh Pemprov Sulut dan Pemerintah Pusat.

Untuk itu, demi suksesnya pelaksanaan berbagai tugas utama itu, Olly juga mengingatkan kedua pemimpin Bolmut itu agar mampu menggalang dukungan yang utuh dari berbagai pihak, utamanya jajaran birokrasi yang akan menjadi motor utama pelaksanaan tugas.

“Saya hadir disini dengan asisten dan beberapa kepala dinas. Dan saya kira apa yang disampaikan Pak Bupati bahwa Pemprov Sulut tidak akan melupakan Bolmong Utara. Kini hadir langsung sejumlah kadis artinya apa? Artinya mereka melihat secara langsung apa yang kurang bagi Kabupaten Bolmong Utara sehingga dalam APBD 2019 nanti, minta saja Pak Bupati dan Wakil Bupati, pasti akan tuntas, mintalah maka kau akan kuberi,” tandas Olly.

Pemberian gelar adat turut dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, para pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Bolmut. (Cat)

Melky J Pangemanan: Hebat, Sulut Makin Maju Dibawah Kepemimpinan OD-SK

Gubernur Olly dan Melky Pangemanan Ketua PSI Sulawesi Utara (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara Melky Pangemanan menyatakan mendukung pemerintahan Olly DondokambeySteven Kandouw (OD-SK) di Sulawesi Utara. Menurut Melky Pangemanan, dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Provinsi Sulawesi Utara semakin maju, sejahtera, diperhitungkan ditingkat nasional dan makin dikenal oleh dunia internasional.

“Dibawah kepemimpinan Pak Olly dan Pak Steven terbukti Sulawesi Utara makin maju, sejahtera, diperhitungkan ditingkat nasional dan menjadi perbincangan didunia internasional,” kata Melky.

Melky mengatakan PSI Sulawesi Utara mendukung penuh program pemerintahan OD-SK. Menurutnya rekam jejak dan kepiawaian Olly Dondokambey membawa dampak positif bagi daerah dan masyarakat Nyiur Melambai.

“Sulawesi Utara perlu berbangga karena Gubernurnya pak Olly. Rekam jejak dan kepiawaian pak Olly mampu membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahtraan rakyat sulut. Oleh karena itu PSI Sulawesi Utara mendukung penuh program pemerintahan OD-SK,” ujar Ketua PSI Sulut ini.

Melky pun membeberkan beberapa kesuksesan diberbagai bidang yang telah diraih pemerintahan OD-SK.

“Dari segi pariwisata, hingga tanggal 1 Oktober 2018, Sulawesi Utara mampu mencatatkan rekor fantastis untuk kunjungan wisatawan mancanegara. Tak tanggung-tanggung tercatat sebanyak 100 ribu wisman dan 2.6 juta wisatawan nusantara telah mengunjungi Bumi Nyiur Melambai. Tangguhnya sektor pariwisata memicu perkembangan sarana penunjang, seperti jumlah hotel berbintang dan hotel nonbintang yang mencapai tiga ratusan hotel,” ucapnya.

Sedangkan dari segi investasi, menurut Melky, adanya peningkatan signifikan baik dari penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) dibandingkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yakni sebanyak 346 proyek dengan nilai yang ditargetkan sebesar Rp 2,5 triliun.

“Sulawesi Utara mampu mencetak angka spektakuler yakni sebesar Rp 7.935.940.139.000 atau mencapai 317,44% dari target. Dampak positif dari berkembangnya sektor pariwisata serta meningkatnya nilai investasi PMA dan PMDN berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Sulut. Lihat saja perekonomian Sulawesi Utara tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32%, atau meningkat sebesar 0,15% dibandingkan tahun 2016 yang berada pada poin 6,17%,” kata Melky.

Dalam bidang pendidikan menurut Melky, berbagai kemajuan dan prestasi yang telah dicapai pemerintah provinsi, antara lain Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk SD 106,09%, SMP 106.93% dan SMA 88,22%. Angka Partisipasi Murni (APM) SD sebesar 89,93%, SMP 76,19% dan SMA 61,97%. Kemudian Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12%, usia 13-15 tahun sebesar 88,50% dan usia 16-18 tahun sebesar 68,52%. Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%.

“Pencapaian luar biasa dalam bidang pendidikan, mengantar Sulawesi Utara mendapatkan penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena telah menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan komunikasi untuk dunia pendidikan dan kebudayaan. Ini cerminan keberhasilan kinerja pemerintah provinsi dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan,” tutur Melky.

Dari sektor perekonomian, inflasi turun dari 3,31% di tahun 2016 menjadi 2,44% di tahun 2017. Sebaliknya pada bidang investasi mengalami kenaikan signifikan dari Rp 4,5 triliun di tahun 2016, naik menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2017.

“Pak Olly mampu mengendalikan sektor perekonomian kita dengan baik. Angka kemiskinan mampu ditekan sebesar 0,3% dari angka 8,20% pada tahun 2016 menjadi 7,9% di tahun 2017 dan diikuti oleh angka pengangguran sebesar 6,20% di tahun 2016 berkurang menjadi 6,18% pada tahun 2017,” ujar Melky.

Dibidang kesehatan, Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus melalui program ODSK. “Usia harapan hidup terus meningkat hingga mencapai 71,4%. Penurunan angka kematian ibu menurun pada tahun 2016 sebanyak 250 kasus dan pada tahun 2017 menjadi 38 kasus atau AKI 92/100.000 kelahiran hidup. Apresiasi pun datang dari pemerintah pusat dalam bentuk penghargaan sebagai Dinas Kesehatan pencapaian tertinggi untuk indikator janji Presiden program P2P dalam indikator suspek malaria yang dikonfirmasi dan kasus malaria positif yang diobati sesuai standar tahun 2016,” tandasnya.

Dibidang peternakan dan pertanian Pemerintah Provinsi merealisasikan sejumlah program dalam kurun waktu tahun 2017- 2018. “Pak Olly telah mencanangkan Gerakan Aksi Daerah Pencapaian Produksi Jagung 1 Juta Ton dan melalui kegiatan tersebut terjadi peningkatan signifikan pada aspek pertanian dan peternakan. Terbukti, produksi padi meningkat dari 675.555 ton di tahun 2016 menjadi 775,847 ton di tahun 2017. Produksi jagung meningkat dari 562.931 ton tahun 2016 menjadi 1,636,236 ton di tahun 2017,” tutur jebolan Pasca Sarjana Unsrat ini menutup. (*/Redaksi)

Legislator DPRD Sulut Asal Nasdem Diduga Jadi Makelar Kepala Daerah Bermasalah

Brayen Putra Lajame diwawancarai wartawan usai aksi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil rakyat atau yang disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak lain adalah representasi rakyat yang ditugaskan mengawal hak-hak serta memperjuangkan aspirasi rakyat di parlemen. Bukan bertindak ‘memanfaatkan’ rakyat, atau bahkan kembali membodohi rakyat. Seperti di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut berinisial FR dari partai Nasdem, diduga menjadi makelar.

Berbadarkan informasi yang beredar, bagi sejumlah kepala daerah yang teridikasi korupsi di Sulut, oknum legislator yang satu ini ‘lincahnya’ bukan main. Terkait pergerakan FR itu, menurut Brayen Putra Lajame Sekertaris Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara merupakan tindakan yang membegal hukum.

“Informasinya begitu bahwa ada oknum anggota DPRD Sulut yang seperti menjadi calo. Kami menduga ada anggota DPRD Sulut inisial FR yang selalu menjadi perantara kepada beberapa kepala daerah di Sulut yang terindikasi melakukan tindakan korupsi agar pindah ke partai Nasdem,” ujar Brayen, Kamis (11/10/2018).

Ditambahkan Brayen, menambahkan kepala-kepala daerah ini sebelum pindah ke Nasdem akan dipertemukan oleh FR, modus FR memang cukup profesional walau begitu kini mulai tercium.

“Usai bertemu, tak lama kemudian kepala daerah tersebut akan pindah ke Nasdem,” tukas Brayen tegas.

Tidak hanya itu, Brayen juga meminta agar KPK maupun Polda Sulut bisa menindaktegas oknum anggota DPRD Sulut tersebut.

“Ini insiden buruk merusak tatanan hukum kita. Selain itu, karena GTI konsen pada penindakan korupsi, kami menilai ini adalah langkah untuk menghindari proses hukum terhadap seorang kepala daerah, yang kemudian secara terbuka mempermalukan hukum kita. Jika dibiarkan maka slogan pemberantasan korupsi akan sia-sia dikumandangkan,” tandasnya. (*/Redaksi)

Pemerintah Dorong Sertifikasi Usaha Pariwisata

Foto bersama usai pembukaan bimtek (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Sulawesi Utara mendorong adanya peningkatan kualitas standar pelayanan usaha jasa pariwisata yang bersertifikasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan bimbingan teknis (Bimtek) sertifikasi usaha pariwisata yang dihelat Dinas Pariwisata di salah satu hotel di Kota Manado, Rabu (10/10/2018).

Menurut Kabid Pengembangan Industri Pariwisata DR Fredy Tamarindang, kegiatan bimtek tentang sertifikasi usaha pariwisata dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya sertifikasi usaha pariwisata. Tamarindang menambahkan bahwa melalui bimtek ini akan semakin mengembangkan wawasan dan ketrampilan para pelaku usaha terutama memiliki sumber daya manusia bidang pariwisata yang kompetensi dibidangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, Daniel Mewengkang mengatakan bahwa pariwisata ODSK membuat telah hentakan pariwisata spektaukler dengan penerbangan langsung Tiongkok ke Sulut dan ratusan ribu wisatawan mancanegara telah menginjakkan kakinya di tanah Toar Lumimuut.

Narasumber pun yang dihadirkan guna memompa semangat peserta sudah berpengalaman yaitu Johny Yukfan PT Chesna Certification, PHRI, dan Marieta Kuntag.(Cat)

 

iklan1