Category: Politik

PDI Perjuangan Batasi Caleg Kelurga Cegah Nepotisme

20130430235750-pdip-logoJakarta (ANTARA) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menerapkan pembatasan calon anggota legislasi keluarga pada Pemilu 2014 untuk mencegah praktik nepotisme.

“Dalam satu keluarga yang terdiri atas suami-istri dan anak, hanya dibolehkan maksimal dua calon,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa.

Menurut Hasto, pembatasan caleg keluarga tersebut sesuai dengan amanah Kongres III PDI Perjuangan di Bali pada 2009 dan menyikapi derasnya kritikan masyarakat, yang kemudian diatur dalam Peraturan Partai No 061 tahun 2013.

Salah satu keputusan Kongres III PDI Perjuangan penempatan caleg dari PDI Perjuangan sasarannya untuk meningkatkan kinerjanya DPR RI guna menopang pengelolaan pemerintahan.

Di sisi lain, kata dia, PDI Perjuangan menyikapi kuatnya sorotan perihal usulan caleg dari keluarga karena dinilai rawan praktik nepotisme. Baca Selengkapnya

Polisi: Uang Asli Dijadikan Sesajen untuk Tarik Harta Karun

J082252_upalbogorakarta – Jaringan pengedar uang palsu Eyang Aswong dibekuk Polres Bogor Kota. Uang palsu senilai Rp 1,2 triliun diamankan dari tangan pelaku UM alias Nuriyah (46). Sedang Aswong masih buron.

Dalam menjalankan modusnya yang diduga sejak 2012, para pelaku mengaku bisa menggandakan uang. Mereka mengaku bisa menarik harta karun.

“Jadi uang asli itu dijadikan sajen untuk ritual, misal sekian puluh juta. Uang itu kemudian ditanam,” jelas Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/5/2013).

Ada satu korban dari Sukabumi yang mengaku tertipu puluhan juta. Jadi, uang palsu ditanam selama beberapa waktu dan kemudian korban diberikan uang palsu berlipat-lipat. Karenanya Didik mengimbau agar masyarakat tak percaya dengan modus-modus bisa menggandakan uang. Baca Selengkapnya

Hamas Minta PBB Lanjutkan Bantuan Pangan Untuk Rakyat Gaza

174621_unlogoluarGaza, – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menghentikan sementara pemberian bantuan pangan bagi para pengungsi Palestina. Hal ini dilakukan setelah para demonstran Palestina menyerbu sebuah depot PBB.

Gerakan Hamas yang menguasai Gaza, mendesak PBB untuk mempertimbangkan kembali penghentian pemberian bantuan pangan itu.

Badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, menghentikan pengiriman bantuan pangan setelah puluhan warga Gaza memaksa masuk ke depot UNRWA pada Kamis, 4 April waktu setempat. Mereka menuntut diberikannya kembali uang bulanan untuk keluarga miskin yang terhenti sejak 1 April lalu dikarenakan pemotongan anggaran.

“Ini langkah yang tak adil dari UNRWA,” ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri kepada kantor berita AFP, Jumat (5/4/2013). Baca Selengkapnya

iklan1