Category: EkoBis

10 Pekerja Kota Manado Mengadu Tak Terima THR

Ilustrasi, pekerja yang meminta THR dibayarkan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara menegaskan bahwa pihaknya menerima laporan pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pekerja Kota Manado. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny B Tumundo MSi kepada wartawan usai apel pasca libur lebaran dan cuti bersama di halaman kantor gubernur Kamis (21/06/2018).

Menurut Tumundo, laporan yang masuk ke posko pengaduan selama libur panjang tercatat 10 pekerja yang diabaikan haknya oleh pemberi kerja. Tumundo menandaskan laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti, dan sanksi tegas siap diberlakukan sesuai aturan terhadap perusahaan yang melanggar.

Bahkan Sekretaris Daerah Propinsi Sulawesi Utara, Edwin H Silangen SE MS mengatakan bahwa proses harus segera dilakukan bagi pelanggaran terhadap aturan ketenagakerjaan dan instansi terkait harus proaktif guna membela hak pekerja dan buruh.(Cat)

Astrid Kumentas: Perduwisindo Kembangkan Pariwisata Sulut

Suasana berlangsungnya Launching (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mengingat sektor Pariwisata salah satu unggulan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), maka pemandu wisata diharapkan memiliki wawasan maupun pengetahuan mengenai obyek-obyek wisata yang ada di Sulut.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Vanda Sarundajang saat tampil sebagai salah satu narasumber, dalam Launching Perduwisindo (Perkumpulan Pemandu Wisata Indonesia) di Tuna House, Karangria, Manado, Rabu (13/6).

“Pengetahuan soal obyek – obyek wisata itu sangat penting,” ujar Sarundajang.

Personil Komisi X sebagai mitra kerja Kementerian Pariwisata itu mengakui pentingnya peran pemandu wisata dalam mendampingi para wisatawan. Dikatakannya, bidang pariwisata salah satu sektor unggulan dalam mendukung upaya pemerintahan ODSK.

“Saya berharap Perduwisindo bisa menjadi wadah yang sangat konstruktif bagi pengembangan dunia pariwisata di Sulut,” tukas Putri Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Republik Palau Dr SH Sarundajang.

Sementara Ketua Perduwisindo Sulut Astrid Kumentas mengatakan siap bekerjasama dengan Pemerintah untuk mengembangkan sektor Pariwisata. “Kehadiran Perduwisindo akan selalu menunjang pelaku pariwisata dari masyarakat umum,” pungkasnya.

Founder Perduwisindo Refindo Tawaris sendiri bangga dengan hadirnya wadah baru menyangkut pariwisata dalam hal pengembangan. Apalagi Perduwisindo telah memiliki kepengurusan lengkap, guna menopang eksistensi kedepan.

Perduwisindo berterima kasih kepada para undangan dan narasumber yang hadir dalam launching seperti Ayub Ali Albugis (DPRD Sulut), Robert Tambuwun (DPRD Manado) dan Christian Yokung (Tokoh Pengusaha Sulut). (don)

Telusuri Pajak Ranmor Di Tempat Keramaian

Pengecekan pajak kendaraan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam rangka Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bapenda Prov. Sulut melaksanakan kegiatan Penyampaian Pemberitahuan (Leaflet) Pajak Kendaraan Bermotor yang menunggak, dengan menggunakan Aplikasi “Cek Pajak Ranmor Sulut” langsung ke Unit Kendaraan Bermotor yang ada di Pusat Keramaian dan Perbelanjaan di Kota Manado.

Didapati ratusan unit Kendaraan Bermotor (Roda 4 dan Roda 2) yang belum melaksanakan kewajibannya, yaitu belum membayar pajak ranmor tersebut. Ada yang sudah lewat 2-3 tahun jatuh tempo, belum membayar dan sudah kena biaya denda.

Dimintakan kepada seluruh pemilik Ranmor, untuk SEGERA melakukan pembayaran PKB tersebut. Untuk mengantisipasi liburan yang panjang, Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng, SE M.Si menghimbau kepada para Wajib Pajak Ranmor.

Untuk bisa melakukan transaksi pembayaran PKB di Samsat terdekat sampai dengan hari Sabtu, 09 Juni 2018, atau secara online melalui ATM dan Teller Bank SulutGo, atau juga melalui Aplikasi BSG sms v4 (download Play Store). Atteng bersama jajarannya memohon aaaf atas ketidaknyamanan Ini, dan memberikan apresiasi tinggi diberikan kepada masyarakat Sulut, yang sudah membayar Pajak Ranmor Tepat Waktunya. (Cat)

Lakukan Pemotongan THR, ASN Pertanyakan Bank SulutGo di Medsos

Status Facebook dari Fadhly Kasim (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selain menyampaikan protes melalui media sosial (Medsos) Facebook, manajemen Bank SulutGo (Sulut-Gorontalo) menuai sorotan jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Sebut salah satunya seperti yang disampaikan Fadly Kasim, SH, Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah Kota Manado juga menyampaikan keberatannya atas pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) ke media massa.

”Bank Sulut melakukan pemotongan ilegal terhadap THR atau Gaji ke 14 para ASN Pemkot Manado. Sebagaimana diketehui bahwa pemerintah telah mengeluarkan Perpres pemberian gaji dan tunjangan kinerja 13 dan 14 untuk para ASN yang sesuai dengan besaran yang telah ditentukan,” ujar Adhy sapaan akrab Kasim, Kamis (7/6/2018).

Sedangkan pihaknya, kata Adhy yang juga Sekretaris Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) itu, sebagai debitur dalam perjanjian kredit dengan pihak Bank SulutGo hanya akan dilakukan pemotongan untuk 12 bulan berjalan. Itu sebabnya, dikatakannya untuk gaji 13 dan 14 tidak termasuk untuk dipotong dalam perjanjian kredit tersebut.

”Apalagi maksud pemerintah pusat memberikan gaji 13 dan 14 itu untuk tunjangan hari raya dan pembiayaan sekolah. oleh sebab itu kami sangat keberatan dengan pemotongan yang dilakukan oleh pihak Bank SulutGo tersebut, dan saya akan mengajak para ASN yang merasa dirugikan oleh pihak Bank tersebut untuk sama-sama melaporkan ke Ombudsman dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara,” tegas Adhy.

Bila perlu, ditambahkannya, akan ada rencana pengajuan gugatan kepada Bank SulutGo. Hal tersebut menurutnya tidak bisa dibiarkan, karena akan terjadi di tahun-tahun kedepannya. ”Kami meminta dengan hormat juga kepada Bapak Wali Kota Manado sebagai pemegang saham di Bank SulutGo agar dapat memperhatikan nasib para ASN Pemkot Manado yang telah di Dzolimi oleh pihak Bank tersebut,” ucap Adhy, kekesalan itu juga disampaikan melalui ‘sindiran’ Adhy ke akun Facebook miliknya. (*/Redaksi)

Pelaku UMKM Wajib Ikut Jamsos

 

Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi saat mengarahkan kegiatan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam menjaga dan produktivitas kerja Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM), para pelaku harus dilindungi oleh jaminan sosial. Bahkan terangkum dalam kegiatan Sosialisasi Sistem Jaminan Sosial Nasional yang dihelat oleh Direktorat Norma Kerja dan Jamsostek Kemnaker Republik Indonesia di salah satu hotel di kawasan Bahu Kota Manado Selasa (05^06/2018).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi yang membuka kegiatan mengatakan kepada media ini bahwa dengan adanya jaminan perlindungan, pekerja merasa lebih aman dan bisa fokus pada pekerjaannya.

Ditandaskan Tumundo bahwa jika ketenangan bekerja ada di kegiatan UMKM, otomatis membawa produktivitas pekerja dan produksi usaha akan meningkat, dan ini turut mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang diprogramkan Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey – Steven Kandouw.

Ditegaskan mantan Kepala BP3A Sulut ini bahwa adanya perlindungan kepada tenaga kerja dan pelaku usaha juga untuk mengantisipasi risiko sosial ekonomi yang mungkin timbul. Sebanyak 150 pelaku UMKM dari Kota Manado dan sekitarnya menerima penjelasan dari sejumlah narasumber seperti dari Dirjen Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan Pusat dan BPJS Kesehatan Perwakilan Sulut.

Turut hadir dan menjadi narasumber Kasubdit Pengawasan Norma Jamsostek Kementerian Ketenagakerjaan, Sri Astuti yang mewakili Direktur Pengawasan Norma Kerja dan Jamsostek Ditjen Pengawasan Kemnaker. Baik Tumundo dan Astuti berharap, pelaku UMKM dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dan merasakan manfaat program jaminan sosial demi kesejahteraan dan masa depan mereka.(Cat)

iklan1