Category: EkoBis

Mewengkang Sebut Dunia Pariwisata Angkat Perekonomian Sulut

Kegiatan Bimtek pariwisata (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dibawah pemerintahan Olly Dondokambey Steven Kandouw (ODSK) perekonomian Sulawesi Utara bertumbuh pesat dan salah satunya faktor pendukung adalah sektor Pariwisata.

“Sudah terbukti Sulawesi Utara dalam tangan ODSK telah membawa pertumbuhan ekonomi meningkat, dan sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar. Yang semua itu merupakan kerja keras seluruh stakeholder pariwisata yakni hotel, restoran, rumah makan dan Cafe,” ungkap Kadis Pariwisata Daerah Provinsi Sulut, Daniel Mewengkang SE MSi Rabu (10/4/2019).

Lebih lanjut Mewengkang saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis tentang sertifikasi usaha pariwisata (hotel restoran rumah makan dan cafe), bahwa dalam dunia pariwisata diperlukan sertifikasi kompetensi dalam dunia usaha jasa pariwisata sebagai jaminan.

“Semakin banyaknya wisatawan yang masuk ke Sulut mewajibkan stakeholder pariwisata di Sulut berinovasi dan melakukan perubahan termasuk sertifikasi dan kompetensi, sehingga saat melakukan pelayanan kepada konsumen terlihat sesuai standart,” ujarnya.

Senada dengan Mewengkang, Prof DR Beth Lagarance MM sebagai salah satu pemateri menyatakan dunia usaha pariwisata di Sulut harus memperhatikan sertifikasi usahanya sekaligus melihat kompetensi dari seluruh karyawannya, untuk mendapatkan hasil yang baik serta sesuai dengan aturan saat ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, DR Freddy Tamarindang, menjelaskan tujuan dari kegiatan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pentingnya standarisasi usaha pariwisata serta mengembangkan wawasan dan ketrampilan para pelaku usaha pariwisata, yang bertujuan meningkatkan kualitas standar pelayanan serta sumber daya manusia yang berkompetensi dalam bidang pariwisata. (Cat)

Penerimaan PAD Sulut Terhambat Aksi Blokir Petugas

Kepala UPTD Tomohon (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sejumlah wajib pajak di wilayah Kota Tomohon mengeluhkan pemblokiran data kendaraan bermotor milik mereka yang baru diketahui saat akan membayar pajak.

“Saya akan membayar secara online dengan berdasarkan kode bayar di aplikasi Bapenda Sulut, tapi tidak bisa dilakukan saat sudah di Bank SulutGo, katanya kendaraan bermotor saya sedang diblokir polisi,” ujar seorang wajib pajak yang tidak mau dipublikasikan namanya kepada media ini Selasa (02/04/2019).

Wajib pajak tersebut mengungkapkan bahwa semua persyaratan sebagai pemilik kendaraan sudah dipenuhi dan hal tersebut sudah kedua kalinya dirasakan.

“Tahun ini so kedua kalinya diblokir, saya tidak tahu apa kesalahan saya. Tahun lalu waktu mau bayar juga harus melapor ke petugas polisi di UPTD Tomohon untuk buka blokir sebelum membayar, kenapa setelah bayar kok di blokir?,” ungkapnya.

Saat disinggung apakah menyerahkan uang untuk membuka blokir ke petugas, wajib pajak hanya tersenyum dan mengisyaratkan bahwa ada transaksi diluar biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk melakukan kewajiban selaku pemilik kendaraan bermotor.

Hal yang sama dibeberkan seorang wajib pajak yang kebetulan hampir bersamaan saat akan membayar pajak di salah satu kantor kas Bank SulutGo di Kota Manado. Informasi dari Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Utara bahwa sudah ada 524 laporan terkait blokir kendaraan bermotor dengan nomor polisi area Kota Tomohon.

Hal ini tentunya berdampak buruk bagi penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor di wilayah Kota Tomohon. Dan menjadi modus mempertebal kantong pribadi oleh oknum petugas yang ditugaskan di UPTD PPD Tomohon, namun secara jelas menghambat masuknya dana bagi kas daerah yang harus segera di atasi.

Kepala UPTD PPD Tomohon, Selvie Paat saat dikonfirmasi Kamis (04/04/2019) membenarkan adanya aksi blokirĀ  kendaraan bermotor oleh oknum tertentu di wilayah kerjanya. Paat pun secara tegas menyatakan bahwa hal-hal yang menghambat penerimaan negara bisa diproses hukum. “Hambat pembayaran pajak bisa diproses hukum,” tegasnya.(cat)

Halal Food Maasing Dibuka Malam Ini, BTM Ijtihad dan BAZNAS Sulut Jadi Pelopor

Panitia saat melakukan persiapan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Target mewujudkan kawasan makanan halal dan tayibah di Manado akhirnya terwujud. Konsep kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulut bersama Badan Ta’mirul Masjid (BTM) Ijtihad Maasing bernama Baznas Halal Food Maasing. Lokasi di kawasan Boulevard Kelurahan Maasing dekat dengan jembatan Bobo Maasing.

“Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Baznas Sulut yang memilih Maasing menjadi pusat kuliner halal,” tutur Ketua BTM Ijtihad Maasing Sutrisno Djafar tadi pagi.

Sekedar diketahui, kawasan food halal akan diresmikan Ketua Umum Baznas Bambang Sudibyo, Jumat (5/4/2019) hari ini, pukul 19.00 Wita.

“Iya, Pak ketua sangat tertarik untuk melihat langsung lokasi food halal,” ujar Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan.

Menurut Abid, di peresmian nanti akan dihadiri 100 tamu Baznas se Indonesia. Mereka penasaran makanan halal khas Manado yang akan disuguhi para pedagang kuliner halal. Kawasan food halal dikelola oleh panitia yang ditunjuk pengurus BTM Ijtihad Maasing.

Panitia mencari para pelaku usaha makanan di seputaran Maasing. Hasil seleksi, didapat 10 pedagang makanan kategori mustahaq atau kurang mampu secara ekonomi.

”Kami ditugaskan mencari ibu ibu rumah tangga yang ingin membantu ekonomi keluarga. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria Baznas, akhirnya dapat 10 mustahaq yang butuh bantuan modal. Mereka dilatih Baznas Sulut selama sehari,” ucap ketua pengelola Hayati Karim.

Selain itu, untuk modal usaha, murni bersumber dari zakat yang dikumpulkan Baznas Sulut. Tidak ada pengembalian, semua bantuan modal diserahkan kepada pedagang dan sebagian untuk tempat usaha. Untuk modal berbeda-beda nilainya.

“Seperti itu bahwa bantuan dari hasil zakat yang diberikan Baznas Sulut,” katanya.

Selanjutnya, untuk menu di kawasan halal food sebagian besar makanan rumahan. Mulai dari ayam iloni, ilabulo, bindebiluhuta, lalapan, ayam bakar, ikan bakar, gorengan, mie ceplok, tinutuan dan banyak lagi. (*/Redaksi)

Bapenda Jajal Pembayaran Pajak Kendaraan di Indomaret dan Alfamart

Olvie Atteng ketika memberikan materi (FOTO Suluttoday.com)

JAKARTA, Suluttoday.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara, Olvie Atteng SE MSi mengatakan bahwa inovasi bagi kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor terus dilakukan pihaknya. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Indomaret dan Alfamart.

“Ke depan kemudahan dalam membayar semakin mudah dan kami tengah melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indomaret dan Alfamart yang cukup banyak tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” ujarnya kepada media ini Senin (01/04/2019) malam.

Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan wajib pajak di UPTD yang ada, jika hanya membayar pajak kendaraan dan tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku seperti jati diri yang sah. Lebih lanjut Atteng mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan pihaknya akan menggandeng Bukalapak dan Tokopedia.

“Layanan belanja online seperti Bukalapak dan Tokopedia juga menjadi target kami dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat selaku pemilik kendaraan bermotor,”ujarnya usai mengikuti rapat finalisasi MpU dan PKS Samsat Online Nasional di Kakorlantas RI di Jakarta.(cat)

Atteng: Kode Bayar 3 Bulan Sebelum Jatuh Tempo

Atteng memberikan apresiasi kepada wajib pajak (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Utara, Olvie Atteng menyatakan bahwa kode bayar untuk pembayaran pajak secara online baru bisa di akses atau diterima 3 bulan sebelum bulan jatuh tempo.

“Kode bayar 3 bulan sebelum jatuh tempo,” ujarnya kepada media ini Selasa (26/03/2019) usai memimpin apel di UPT Manado.

Hal ini juga disampaikan kepada salah satu wajib pajak yang menanyakan kode bayar pajak kendaraan bermotor miliknya. Dan ternyata jatuh tempo pajaknya nanti bulan Agustus.

“Kami salut dan memberikan apresiasi karena masih ada 5 bulan sebelum jatuh tempo, wajib pajak sudah berinisiatif untuk melakukan pembayaran,” ungkap Atteng yang didampingi Kepala UPT Manado, Junita Laloan.

Lebih lanjut Atteng menegaskan bahwa walaupun membayar secara online dengan memanfaatkan fasilitas Bank SulutGo, saat penukaran notice pajak, masyarakat diminta untuk melengkapi berkas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ketentuan yang berlaku seperti menunjukkan kartu identitas asli sesuai dengan yang ada pada STNK tetap harus ditunjukkan saat penukaran slip pembayaran dengan notice pajak,”tegasnya mengakhiri wawancara.(cat)

iklan1