Category: EkoBis

Bersinergi Membangun, BRI Distribusi CSR Tunjang Pemerintah Kota Manado

Gerakan BRI Peduli, bersama Pemkot Manado (Foto Suluttoday.com)

Manado, Suluttoday.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Micler C. S. Lakat, SH, MH mewakili Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, menghadiri sekaligus menerima penyerahan aset dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, berupa sebuah Taman beserta kelengkapan permainan anak-anak, 1 (satu) unit motor sampah, dan 2 (dua) unit pencacah sampah, Rabu (12/8/2020) bertempat di kelurahan Dendengan Dalam.

Pengadaan aset tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian BRI terhadap kelestarian lingkungan dan sungai di Kota Manado yang diaktualisasikan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli.

Sekda Lakat memberikan apresiasi sekaligus berterima kasih atas kepedulian BRI terhadap kemajuan daerah. Melalui momentum serah terima, maka taman, motor sampah, dan alat pencacah yang diadakan oleh pihak BRI resmi menjadi aset Pemerintah Kota Manado.

Fasilitas kendaraan yang diserahkan (Foto Suluttoday.com)

“Saya mewakili Walikota Manado, mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah ikut peduli terhadap kemajuan di Kota Manado,” kata Sekda Lakat.

Diketahui, hadir bersama Sekda Kota Manado pada acara tersebut antara lain Kepala Bagian Perlengkapan Setda Kota Manado, Camat Paal Dua, Kepala Bidang Ekonomi Bapelitbangda Kota Manado, Sekretaris Lurah Dendangan Dalam, serta jajaran Kantor Wilayah BRI Manado.

(*/APN)

Benny Rhamdani: Perintah Presiden Tegas, Lindungi PMI

Benny Rhamdani, Kepala BP2MI (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kerja keras dan langkah cermat yang diambil Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani, relatif memberi angin perubahan ke instansi yang menaungi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini. Benny menyebutkan bahwa pemerintah selalu hadir dalam membantu pekerja migran.

“Perintah Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) jelas, lindungi Pekerja Migran Indonesia. Saya sebagai Kepala BP2MI wajib menjalankan perintah tersebut. Dari ujung rambut sampai ujung kaki nasib PMI kita lindungi,” ujar Benny saat melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Utara, Jumat (7/8/2020).

Dikatakannya lagi terkait peran kuat negara yang hadir untuk para pekerja Migran. Kerja memudahkan, membantu rakyat dalam hal ini PMI harus secara aktif dilakukan BP2MI. Lembaga yang satu ini saat berada ditangannya, harus lebih terbuka dan pro terhadap PMI, bukan menghambat atau menyusahkan PMI.

“Bukannya menghambat tapi sebaliknya pemerintah selalu ada dalam memfasilitasi tenaga kerja ke luar negeri,” jelas Ramdhani usai melakukan kegiatan Silahturahmi, Sosialiasi Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2017 tentang BP2MI Era Baru di Manado dan kegiatan penyerahan bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Selatan yang digelar di Kedai Kampoeng Bogani Kotamobagu.

Hal tersebut terbaca dari data dimana sudah 126 ribu Pekerja Migran yang dipulangkan ke Indonesia pasca Benny menjabat sebagai Kepala BP2PMI.

“Dengan berbagai alasan seperti ekonomi, konsultan dan hukum,” ucap Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini.

Begitu juga diungkap sudah 222 jenazah PMI yang dipulangkan dari luar negeri.

“Termasuk salah satunya jenazah PMI asal Talaud yang telah pulangkan,” ungkap personil DPD-RI 2014-2019 ini.

Menurut Ramdhani saat ini pekerja migran Indonesia bekerja di sekitar 150 negara, diantaranya Korea, Arab, Cina dan Jepang.

“Para pekerja di luar negeri mengalami kendala seperti keterampilan, bahasa dan UU keimgrasian serta ketenagakerjaan di negara tujuan,” terang anggota DPD-RI periode 2014-2019 ini.

Berbagai kendala tersebut, tambah mantan pentolan DPRD Sulut Tiga periode itu, yang terus diupayakan pemerintah.

“Upaya pemerintah seperti pembekalan keterampilan dan penguasaan bahasa terus dilakukan,” ujar sosok yang dikenal dengan sebutan Brani tersebut.

Sementara itu, disela sosialisasi Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2017 tentang BP2MI Era Baru, Benny Rhamdani memboyong seluruh Direktur BP2MI Sulawesi Utara sekaligus memberikan bantuan bagi korban banjir di Bolmong dan Bolsel.

Jumlah paket bantuan yang didistribusikan adalah keseluruhan 5000 paket bantuan berupa sembako yang diserahkan Kepala BP2MI Ramdhani pada para korban bencana. Dan diserahkan secara simbolis pada perwakilan korban yakni warga Dumoga Bolmong, perwakilan Pemkab Bolsel, Brani Center dan Pemuda Pancasila.

Sekedar diketahui, bantuan yang disalurkan merupakan kontribusi dari PT Pegadaian 2500 peket dan Bank Negara Indonesia (BNI) 2500 paket. Benny yang juga mantan Wakil Ketua Komite I DPD RI juga memberikan apresiasi pada PT Pagadaian dan Bank BNI.

“Tentu ini bentuk rasa solidaritas dari kita bersama pada keluarga kita di Bolmong dan Bolsel. Insya Allah ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang tertimpa bencana,” kata Benny tegas.

(*/Bung Amas)

Penyaluran Bansos di Ternate Tanjung Berjalan Lancar

Pemerintah Kelurahan saat menyalurkan bantuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bantuan Sosial (Bansos) tahap II oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bagi warga masyarakat terdampak Covid-19 di Kelurahan Ternate Tanjung, mendapat tanggapan serius dari beberapa warga terkait kwalitas dan ikan kaleng yang diterimah. Salah satunya Roy Poiyo warga lingkungan 1 Kelurahan Ternate Tanjung, mengatakan bahwa beras 10Kg dan 10 Ikan Kaleng yang kami diterimah.

Kualitas berasnya setelah di masak cukup baik dimakan. Sama halnya beras super win yang dijual di warung dengan harga 12.500. Ikan kaleng juga expired nanti 2021, setelah dimasak ternyata Ikan tuna, biasanya kami membeli di warong ikan kaleng sardine.

“Tapi Alhamdulilah semua ini cukup meringankan kebutuhan keluarga kami. Kepala lingkungan (Pala) mengingatkan hendaklah memeriksa terlebih dahulu sebelum menerima barang yang ada,” kata Poiyo warga yang sama juga dikatakan oleh IRT Sonia Potale, menurutnya Sembako yang terimah sempat memeriksa terlebih dahulu.

Sembako yang diterimah berupa 10kg beras, 10 ikan kaleng, dan 4 buah masker. Untuk berasnya tetap seperti dari tahap I, kali ini lumayan baik karena ikan kaleng sesuai dengan jumlah beras 10 kg. Artinya untuk menghemat kebutuhan ekonomi, jadi bisa memasak 1kg beras dan 1 ikang kaleng perhari.

“Saya pun tidak melihat kwalitas berasnya seperti apa, yang pasti bantuan yang disalurkan cukup membantu meringankan kebutuhan ekonomi keluarga saya,” tutur Sonia Kepala Dinsos Sammy Kaawoan saat dihubungi oleh awak media – terkait penyaluran sembako dan kwalitas beras dan Ikan kaleng.

Warga penerima bantuan (Foto Suluttoday.com)

Dijelaskannya, untuk penyaluran sembako sudah disalurkan di 11 Kecamatan sejak hari senin. (03/08/2020) Kecamatan Singkil yang terakhir yang didalamnya ada 9 Kelurahan. Di Kelurahan Ternate Tanjung disalurkan pada hari Rabu (5/8/2020) oleh Dinsos yang dikawal langsung oleh Asisten 1 Pak Heri Saptono Waktu itu juga setelah diserahkan secara simbolik kepada Lurah Ternate Tanjung Ramly Labatjo.

Mengingatkan pihak kelurahan khususnya para kepala lingkungan agar teliti dalam menyalurkan bantuan. Setelah diserahkan langsung meminta warga untuk periksa bantuannya, lihat apakah item lengkap dan tidak ada yang rusak atau expire. Bantuan juga harus diberikan ke warga yang namanya ada dalam data penerima bantuan.

“Terkait kwalitas beras dan Ikan Kaleng, bahwa beras yang disalurkan sama halnya dengan beras merpati atau super win. Karena satuan berasnya perkilogram dihitung Rp. 11.500, dan Ikan kaleng satuannya 9.500. Sekadar informasi, jumlah penerima bantuan tahap II sebanyak 71 ribu KK, ada tambahan dari sebelumnya pada tahap I berjumlah 66 ribu KK,” ungkap Sammy.

Sementara itu Lurah Ramly Labatjo, saat dimintai keterangan, terkait berapa jumlah yang akan disalurkan. Dikatakannya, di Kelurahan Ternate Tanjung terdapat 3 Lingkungan dengan penyaluran social safety net tahap II dari pemerintah Kota Manado.

”Melalui Wali Kota GS Vicky Lumentut, untuk warga masyarakat yang terdampak Covid-19 khususnya di Kelurahan Ternate Tanjung penyaluran berlangsung selama 3 hari yang menerima sebanyak 612 KK,” jelas Lurah Labatjo.

Labatjo, menambahkan adapun paket sembako diantaranya 10 Kg beras, 10 kaleng Ikan, dan 4 buah masker. Hingga hari ke-3 Staf dan Pegawai serta Kepala Lingkungan sudah menyalurkan kerumah-rumah warga yang terdampak Covid-19.

Penyaluran dikawal langsung oleh pihak keamanan TNI/Polri yaitu Babinsa dan Babinkantimas, ucap Labatjo.

(*/APN)

Modernisasi di Tubuh BP2MI, Benny Nyatakan Perang Terhadap Mafia

Benny Rhamdani saat mengenalkan jajarannya (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak ada perjuangan yang berjalan mulus, namun Allah SWT adalah penentu takdir bagi tiap manusia. Ucap Benny Rhamdani, ketika sedikit menceritakan betapa dinamisnya konteks perpolitikan di daerah ini. Lebih utama dari semua pertarungan dan adaptasi politik di republik ini adalah bagaimana menjaga komitmen. Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini, menggelar Silatuhrami dan Sosialisasi UU No 18 Tahun 2017 Era Baru BP2MI bersama tokoh agama, aktivis mahasiswa, LSM, dan para awak media. Kamis (6/8/2020) di RM Afisha Tikala Ares Manado.

Mantan Anggota DPD RI Dapil Sulut 3 Periode itu menyampaikan saat ini BP2MI sedang melakukan modernisasi. Mohon dukungan semua warga Manado dan Provinsi Sulawesi Utara, saya berkomitmen melawan praktek suap, penyimpangan dan cara-cara ilegal yang sering dilakukan oknum bandit tertentu.

”Diantaranya menggratiskan pengiriman TKI, semua urusan ijin, paspor kita gratiskan. Sampai menempatkan para Pekerja Migran Indonesia di negara tempatan masing-masing,” tutur Benny.

Selaku Kepala BP2MI, lanjut Benny mengatakan perang terhadap mafia atau sindikat yang selama ini menyusahkan pekerja migran Indonesia (PMI) Sesuai data, PMI yang ada diluar negeri kurang lebih 9 juta jiwa dari jumlah tersebut, hanya 3.7 juta yang dikirim melalui prosedur. Berarti 5,3 jiwa PMI di luar Negeri non prosedur disalurkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang Nakal.

“Hal ini saya sudah sampaikan ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memerangi sindikat yang menyusahkan PMI. Hasilnya Presiden Jokowi mengatakan, Ayo kita perang dengan mafia atau sindikat penyaluran PMI ilegal, termasuk mereka yang punya atribut kekuasaan yang memback-up sindikat,” kata Brani sapaan akrabnya.

Kepala BP2MI menyapa undangan (Foto Suluttoday.com)

Sebelumnya Putra Daerah di Bumi totabuan ini, sudah mendatangi panglima TNI, Kapolri, Pimpinan NU, Muhamadiyah, PGI dan KWI untuk meminta dukungan dalam memerangi sindikat penyaluran PMI ilegal ini. Sebagai bentuk keseriusan ini BP2MI sudah membentuk Satgas khusus, dan akan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2020. Agar supaya oknum-oknum yang terlibat praktik ilegal akan kita bersihkan agar tidak ada lagi praktik kejahatan komplotan mafia sindikat pengirim tenaga kerja ke luar negeri secara ilegal,” jelas Benny.

Selain itu, Benny mengatakan semua ini mengacu dari Pertimbangan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2020 tentang Tata Cara Penempatan Pekerja Migran Indonesia oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia adalah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5O ayat (2) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

”Maka perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Penempatan Pekerja Migran indonesia oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Landasan hukum PP 10 tahun 2020 tentang Tata Cara Penempatan Pekerja Migran Indonesia oleh BP2MI adalah: Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nornor 242, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6141),” ungkapnya.

(*/APN)

Bantu Kaum Dhuafa, BSG Bagikan Hewan Kurban

Proses penyembelihan hewan kurban (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Jajaran Bank Sulut Gorontalo (BSG), Minggu (2/8/2020) menggelar penyembelihan hewan kuran bertempat di kawasan Marina Plaza Kota Manado. Kegiatan yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah itu, kata Direktur Pemasaran Bank SulutGo, Mahmud Turuis, SE merupakan bagian dari kegiatan rutin BSG.

”Kegiatan seperti ini memang menjadi agenda tahunan bagi Bank SulutGo. Di tengah pandemi COVID-19 ini masyarakat sangat kesulitan dalam hal kebutuhan ekonomi, kiranya pemotongan hewan kurab berupa sapi yang dilakukan Bank SulutGo dapat membantu mereka masyarakat penerima. Prioritasnya adalah bagi kaum dhuafa,” kata Mahmud saat diwawancarai wartawan, Minggu (2/8/2020).

Kegiatan yang mengusung tema: ”Dengan Berkurban Kita Tingkatkan Rasa Ketaqwaan Kepada Allah SWT” ini dihadiri jajaran Direksi, Komisaris, dan Karyawan Bank SulutGo. Melaksanakan Hari Raya Kurban 1414 H, tepatnya di tahun 2020 disebut Mahmud sebagai sebuah ibadah. Pria yang digadang-gadang maju sebagai calon Wakil Wali Kota Manado itu mengharapkan agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima.

Berlangsungnya pembagian hewan kurban BSG (Foto Suluttoday.com)

”Selain itu, kegiatan kurban ini secara regelius adalah ibadah bagi umat Islam. Bagi mereka yang mampu dan institusi pemerintah yang melakukan kurban diharapkan melaksanakannya secara suka rela, iklas dan tentu berniat untuk saling membantu sesama. Harapan kami, kiranya daging hewan kurban yang dibagikan kepada penerima dapat membantu mereka,” ujar Mahmud.

Lebih lanjut Mahmud yang juga Ketua Syarikat Islam (SI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) itu menyebutkan bahwa Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo) dalam kesempatan Hari Raya Idul Adha 1441 H, menyerahkan 24 ekor sapi untuk dibagikan kepada kaum dhuafa. Puluhan sapi tersebut dibagikan di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sulut. Rinciannya, 21 ekor untuk 15 kabupaten kota di Sulut dan enam di Gorontalo.

Mahmud Turuis, SE saat diwawancarai wartawan (Foto Suluttoday.com)

“Bantuan hewan kurban kita bagikan di Sulut dan Gorontalo sesuai wilayah kerja atau jangkauan BSG. Pola penyelurannya untuk Kabupaten/Kota diserahkan¬† kantor cabang Bank SulutGo setempat,” tutur Mahmud menutup.

(*/Bung Amas)

iklan1