Category: EkoBis

Jelang Natal, Pemerintah Berikan Pengurangan PKB Dan BBN-KB

Ayo manfaatkan program (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan Pendapatan Daerah memberikan kado spesial menjelang Natal dan Tahun Baru. Seperti ditegaskan Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng SE MSi kepada media ini Kamis (22/11/2018) sore bahwa pemerintah memberikan keringanan dan pengurangan Pajak Daerah untuk masyarakat Sulawesi Utara, jelang Natal 2018.

“Ada kado spesial untuk meringankan beban Masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor jelanh Natal yang diberlakukan mulai tanggal 19 November s/d 31 Desember 2018. Sasarannya adalah Kendaraan Bermotor Roda 2 dan roda 4 yang berasal dari luar Daerah, dan yang terdaftar di Provinsi Sulawesi Utara yang belum melakukan balik nama setelah berpindah tangan sesuai dengan NIK,” tegasnya.

Lebih lanjut Atteng mengatakan bahwa program ini diselenggarkan atas dasar Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 42 Tahun 2017. Untuk itu, Atteng menghimbau kepada masyarakat sebagai wajib pajak, agar segera manfaatkan program ini, juga sekaligus mensupport salah satu Program Pengembangan Bapenda Sulut, yaitu “Bangga Punya Kendaraan Atas Nama Sendiri”. 

Seperti yang dirangkum media ini, kendaraan bermotor yang dapat diberikan keringanan, pengurangan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebagai berikut:  A. Pajak Kendaraan Bermotor : Kendaraan Bermotor yang terkena bencana alam, rusak, dengan melampirkan surat keterangan dari bengkel, dan keterangan lurah/kepala desa. Kendaraan Bermotor yang dilelang yang dilaksanakan oleh kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.

2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang mutasi masuk ke Provinsi Sulawesi Utara diberikan pembebasan pokok sebesar 100%Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun pembuatan 2016 ke bawah, diberikan keringanan dan pengurangan pokok sebesar 50% serta pembebasan denda sebesar 100% untuk penyerahan kedua dan seterusnya. Untuk informasi lebih lanjut,  dapat menghubungi Samsat terdekat, atau bisa menghubungi Call Centre Bapenda Sulut, di: 0812 4502 5015 – 0812 4502 5016 .(Cat)

Sulut Kaji Terap Mekanisme Pelaksanaan Samsat Online Nasional

Kunjungan kerja ke salah satu samsat di Bali (FOTO Ist)

DENPASAR, Suluttoday.com – Dalam upaya optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah melalui PKB dan BBN-KB serta sinergitas pelayanan Samsat di Sulawesi Utara, Sekretariat Tim Pembina Samsat Provinsi Sulut melakukan Kaji Terap. Menurut Sekretaris Bapenda Sulut yang bersama tim melakukan kaji terap di Denpasar Bali kepada media ini adalah mempelajari dan memperoleh informasi terkait sistem informasi pendapatan dan pelayanan Samsat.

Lebih lanjut Kuhon mengatakan bahwa materi kaji terap yang didiskusikan bersama antara lain, mekanisme pelaksanaan Samsat Online Nasional, Pengintegrasian Data Antara ERI Korlantas, Bapenda dan Bank Persepsi; penanganan, pencatatan, pengakuan dan penghapusan piutang serta aturan yang mengatur. Kegiatan selama 2 hari tersebut juga dimanfaatkan tim untuk kunjungan dibeberapa layanan Samsat di Kota Denpasar Bali.

Untuk pemilihan lokasi kaji terap Kuhon menandaskan bahwa Provinsi Bali dinilai terbaik dan berhasil dalam hal transaksi Samsat Online Nasional selain Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan kaji terap turut mendukung dengan keikutsertaan pihak Bank SulutGo sebagai Bank persepsi dalam pelaksanaan Samsat Online Nasional, yang nantinya akan lebih memudahkan masyarakat Sulawesi Utara dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain itu diungkapkan Kuhon bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pembina Samsat Nasional Tahun 2018, yang dihadiri oleh Mendagri, Kapolri, dan 27 Gubernur se-Indonesia, bersama Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia dan 7 Bank Nasional lainnya.(Cat)

GSVL-MOR Topang ODSK, Terdepan Support Deklarasi UKM Jaman Now

Gubernur Sulut saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado, Selasa (13/11/2018) melalui Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE menghadiri acara Gebyar UKM INDONESIA 2018 Manado dengan tema UKM Jaman Now, di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama (Dirut) Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Smesco Emilia Suhaimi MM mewakili Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya yang disampaikan Dirut LLP-KUKM mengatakan, Gebyar UKM INDONESIA 2018 merupakan program pemerintah pusat untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

”UKM adalah program strategis Pemerintah yang bertujuan antara lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan membangun kewirausahaan lokal sehingga dapat terwujud kesejahteraan indonesia yang berdampak pada peningkatan lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan,” kata Menkop UKM.

Dikatakan, program tersebut dapat terwujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah serta perbankan dan UKM termasuk usaha besar. Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan sekarang ini pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Sulut, sedang bekerja keras membangkitkan industry pariwisata. Olehnya, UKM sangat diperlukan dalam menopang industri pariwisata.

”Tanpa ada UKM, tidak akan sukses juga. Karena para turis yang datang tentunya menginginkan suatu oleh-oleh untuk mereka bawa pulang ke negara mereka nanti. Untuk itu, peran UKM sangat penting,” ujar Gubernur Olly.

Wawali Mor Bastiaan saat menghadiri acara (FOTO Ist)

Sementara itu, Wawali Mor ditempat terpisah menyampaikan Gebyar UKM INDONESIA 2018 Manado ikut berdampak pada UKM di Manado. Dimana, sebagai ibukota Provinsi Sulut, Manado merupakan pintu gerbang masuknya pariwisata ke daerah Nyiur Melambai ini.

”Ini tentunya sangat bermanfaat bagi UKM kita di Manado,” tutur Wawali Mor Bastiaan, didampingi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan dr Robby Mottoh.

Acara diwarnai dengan penganugrahan ICSB Presidential Award. Kota Manado menjadi salah satu penerima penghargaan yang diterima Kepala Dinas Koperasi dan UKM Hendrik Warokka. Usai penganugerahan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi UKM JAMAN NOW. (*/Redaksi)

Kiat Gairahkan Kinerja Karyawan, DirOps PD Pasar Manado Lakukan Hal Ini

DirOps PD Pasar Manado, Oke Sumual saat menjalankan tugas (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berbagai kreatifitas sekaligus komitmen yang akan diterpkan Direktur Operasional (DirOps) Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Manado Joutje Oke Sumual SE, akan diterapkan secara tegas. Implementasi program yang kini tengah digiatkan dalam rangka mendongkrak pertumbuhan disiplin karyawan, yakni dengan menerapkan reward (penghargaan) kepada jajarannya yang menjalankan tugas dengan baik.

”Kita akan bertekat secara kontinue memberikan reward kepada karyawan atau jajaran PD Pasar yang rajin bekerja, agar motivasi mereka betul-betul dihargai. Ini tujuannya berlapis, diantaranya merangsang yang lain untuk bekerja, memicu kompetisi kerja yang positif, kemudian melahirkan profesionalisme ditengah para karyawan atau jajaran PD Pasar Manado yang diamanahkan tugas,” tutur Sumual, Kamis (8/11/2018).

Turun melakukan pemantauan kondisi pasar, DirOps temui para pedegang dan karyawan (FOTO Ist)

Hal tersebut dibuktikannya, dimana Kamis (8/11/2018), DirOps yang dikenal ulet ini memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan sejumlah karyawan yang berdasarkan penilaian dinilai layak diberikan penghargaan. Jemmie Kumendong sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinannya dalam menjalankan tugas sebagai penertib yang diamanatkan pimpinan di jajaran operasional PD Pasar Manado

”Kita telah memberikan penghargaan kepada penertib, ini dengan maksud agar secara bersama-sama menyemangati karyawan lain untuk bekerja maksimal. Semua karyawan berpotensi mendapatkan reward asalkan meningkatkan disiplin kerjanya, ayo menjadi karyawan yang betul-betul bertanggung jawab atas tugas yang diberikan pimpinan,” kata pria yang akrab disapa Cing ini.

Oke Sumual akrab bersama karyawan usai memberikan reward (FOTO Ist)

Ditegaskannya, selaku DirOps PD Pasar, ia harus melaksanakan berbagai kiat dan strategi guna memajukan kinerja karyawan yang berdampak positif pada pertumbuhan serta keberlanjutan operasionalisasi pasar tradisional di Kota Manado. Hal tersebut, bukan tanpa alasan karena bagi Sumual banyak program yang perlu dioptimalkan sehingga memerlukan kinerja aktif dari karyawan.

”Tentu tugas dan tanggung jawab saya adalah pada aspek operasional di internal PD Pasar Manado, itu sebabnya harus memunculkan kreatifitas dan banyak kiat yang harus menjadi keterampilan untuk diterapkan. Diantaranya saya akan memberikan apresiasi atau penghargaan, bahkan sanksi kepada karyawan PD Pasar Manado, ini dimaksudkan agar kita meningkatkan kerja kolektif. Jauhkan diri dari aktif sikap malas bekerja, karena yang malas dan tidak disiplin akan dikenakan sanksi,” ujar Sumual tegas. (*/Redaksi)

Warga Ketang Baru Tolak Pembangunan Tower

Pembangunan Tower di Ketang Baru (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinilai tidak adik dan apatis terhadap aspirasi warga sekitar pembangunan Tower Telkom di Kelurahan Ketang Baru Kecamatan Singkil Kota Manado akhirnya melakukan penolakan terhadap pihak yang membangun Tower tersebut. Menurut Sulfan Wongso dan Semi Rukban dua warga Ketang Baru ini mengaku bahwa pembangunan Tower tidak layak dilakukan ditempat itu.

”Bagaimana bisa pembangunan Tower ditengah-tengah pemukiman warga, tapi yang terjadi di Lingkungan 1 Kelurahan Ketang Baru pembangunan Tower ini dilakukan. Padahal berdasarkan penyampaian berbagai pihak, kalau radiasinya membahayakan masyarakat, terutama kami yang tinggal disekitaran Tower, itu sebabnya kami keberatan dengan ini,” ujar Sulfan yang dibenarkan Semi.

Kondisi Tower yang dibangun (FOTO Suluttoday.com)

Ditambahkannya lagi bahwa adanya pembangian ‘uang kompensasi’ sebetulnya telah dilakukan pihak yang membangun Tower tersebut hanya salah proses pembagiannya tidak transparan, tidak akuntabel, berfariasi dan cenderung pilih kasih. Itu sebabnya, sejumlah warga memprotes sikap dari pihak yang membangun Tower ini.

”Masih banyak lagi warga yang menolak pembangunan Tower ini, kami warga yang tinggal disitu keberatan. Bahkan, telah ada pemberian uang dari pihak yang membangun Tower kepada warga sekitar Tower itu dibangun. Nominal uang yang dibagi berfariasi, kemudian uang diberikan tanpa adanya kwitansi, entah ini uang ganti rugi atau uang tutup mulut? kami tidak tahu. Ada beberapa tahap uang diberikan dan kami mendapat informasi mereka juga pilih kasih, sebagian warga yang harus mendapatkan uang itu malah tidak diberikan,” tutur Sulfan tegas. (*/Redaksi)

iklan1