Category: Event

KAI Gelar Kongres Nasional di Palembang

kongres-kai-palembang

PALEMBANG – Usai dengan pelantikan puluhan advokat beberapa waktu lalu di Manado, Kongres Advokat Indonesia (KAI) hari ini, Jumat (25/4/2014), menggelar Kongres Nasional di Wisma Atlet Palembang, Sumatera Selatan. Kongres tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki.

Presiden KAI Indra Sahnun Lubis dalam sambutan saat membuka kongres mengatakan, KAI saat ini masih berada dalam masa-masa perjuangan.

“KAI harus diterima di seluruh Indonesia,” terang Indra saat memberikan sambutan di depan peserta kongres.

Menurutnya, menjadi presiden KAI berbeda dengan menjadi pimpinan organisasi advokat lainnya. Sebab, menurutnya, saat ini masih ada yang perlu diperjuangkan oleh KAI.

“Menjadi Presiden KAI harus berani berjuang,” tegasnya.

Hadir juga dalam pembukaan kongres Wakil Presiden KAI, Eggi Sudjana dan anggota DPR RI, Ahmad Yani, serta ribuan advokat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
(bn/rr)

Anggaran Untuk WCRC Rp 20 Miliar

 WCRC-north sulawesi WCRC north sulawesi sulut today suluttodayMANADO – Penyelenggaraan Iven Internasional Konferensi Terumbu Karang Dunia (world coral reef conference -WCRC) Mei 2014 akan menelan biaya Rp 20 miliar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ronald Sorongan mengatakan hal tersebut.

Biaya kegiatan WCRC bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan sebagian dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulut.

“Anggaran APBN sekitar Rp15 miliar, sedangkan APBD Sulut dialokasikan sebesar Rp5 miliar, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” kata Ronal, Sabtu (15/3/2014).

Pertemuan pembahasan WCRC terus dilakukan baik di tingkat nasional maupun provinsi, sebagai langkah perampungan iven akbar tersebut.

“Sekarang ini tinggal menunggu keputusan tender untuk menentukan event organizer (EO) yang akan menangani kegiatan tersebut,” jelasnya.

Sekretaris DKP Sulut, Denie Rawis mengatakan, sampai saat ini Provinsi Sulut sudah sangat siap dalam menyambut kegiatan internasional tersebut.

Rapat terakhir telah membahas tentang penunjukkan instansi yang mengawal untuk pendampingan EO nanti yakni Dinas Pariwisata, DKP, Diknas, Bappeda dan Biro SDA, Biro Pembangunan, Biro Perekonomian, Dinas Perhubungan, BLH, Badan Kesbang Sulut dan aparat Kepolisian.

“Ada sembilan negara akan ikut WCRC di Manado yakni Australia, Filipina, Malaysa, Timor Leste, Papua Nugini, Solomon Island, Roma, Jepang dan Italia,” ujarnya.

Rencananya WCRC akan dilaksanakan 14-17 Mei 2014, akan dirangkaikan dengan peresmian gedung sekretariat bersama coral triangle initiative (CTI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Ronald.

Dia mengatakan, hingga pelaksanaan nanti ditergetkan sebanyak 1.500 peserta ikut konferensi, dan setiap negara akan mengikuti konferensi tingkat menteri kelautan pada event CTI dan ATSEA (Arafura and Timor Seas Ecosystem Action).

Salah satu agenda yang akan dibahas dalam konferensi terumbu karang dunia ini adalah karbon biru (blue karbon), di mana terumbu karang memberikan andil besar dalam pengurangan emisi gas buang di udara seperti karbon dioksida dan gas-gas lainnya, kata Ronald.
(asn/ant/rr)

GM FKPPI Sulut gelar Seminar Nasional

Sejumlah kader GM-FKPPI Sulut lakukan foto bersama dalam salah satu event. Hari ini kembali menggelar seminar.

Sejumlah kader GM-FKPPI Sulut lakukan foto bersama di salah satu event. Hari ini kembali menggelar seminar.

MANADO – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM-FKPPI) Sulut, hari ini Jumat (25/10/2013), menggelar Seminar Nasional bertajuk “Konsolidasi Pemuda Indonesia Sebagai Pemantapan Wawasan Kebangsaan dalam Memperkokoh Ketahanan Nasional”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut.

Seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT GM-FKPPI ke-35 dan memperingati hari Sumpah Pemuda ke-68.

Ketua Pengurus Daerah XXII GM FKPPI Sulut, Harley Mangindaan yang juga adalah Wakil Walikota Manado dipastikan akan menghadiri seminar tersebut.

Panitia bakal menghadirkan empat pemateri untuk mengisi seminar ini, yakni Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Freddy H. Tulung, Laksda TNI (purn) Robert Mangindaan (Dosen LEMHANAS RI), Brigjen TNI H. Musa Bangun ( Danrem 131 Santiago), Brigjen Polisi Robby Kaligis (Kapolda Sulut).

Dipastikan sebanyak 250 peserta dari elemen masyarakat, mahasiswa, tokoh agama dan organisasi kepemudaan (OKP) akan mengikuti kegiatan ini.

“Kami panitia mengharapkan para pemuda lebih memahami makna “agent of change” (agen perubahan, red). Karena di dalamnya terletak sebuah ide dan gagasan yang harus diperjuangkan dalam konteks kebangsaan,” ujar Sekretaris Panitia Ai Firman Mustika, “semoga seminar ini juga mampu memberikan jawaban dan solusi terhadap kekeringan nasionalisme,” tambahnya.

Dijadwalkan acara akan dibuka oleh Sekertaris Provinsi Sulawesi Utara Ir. Rachmat Mokodongan yang juga adalah kader FKPPI asal Bolmong raya. (rr)
Editor: Randy

 

 

iklan1