Category: Hukum Kriminal

Gelar Demo di KPK, GAK SULUT Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di UNSRAT

Aktivis GAK Sulut saat berada di depan gedung KPK (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Laporan dugaan tindak pidana korupsi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado telah disampaikan para aktivis LSM. Jumat (18/5/2018), tak hanya menyerahkan laporan, aksi unjuk rasa pun dilakukan Iknatius Cs, dari Gerakan Anti Korupsi (GAK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta.

Menurut GAK Sulut setelah ditangani pihak Kepolisian, dugaan kasus tindak pidana korupsi yang tersinyalir di Unsrat Manado dan belum menemui kejelasan. Untuk itu, GIAK telah resmi melaporkan kasus tersebut ke KPK. kemudian ditindaklanjuti dengan demo mempressure KPK agar menuntaskan kasus yang diduga kuat merugikan Negara tersebut.

Terkuak Unsrat lewat pengadaan kelengkapan alat laboratorium di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) yang perencanaannya pengadaan barang laboratorium berasal dari Eropa, tapi ditemukan barang laboratorium tersebut berasal dari China dan setelah ditelusuri lebih jauh pelaksana dari tender itu yang tidak lain ialah PT Naura Permata Nusantara yang beralamat di Jln. Balai Pusta Timur Blok J. No. 225 Blok E Lt. 4 RT 004/RW 011 adalah fiktif.

Dalam rilis yang disampaikan, dan merupakan hasil orasi kerugian Negara yang diprediksi mencapai Rp. 4.700.000.000 (Empat Miliar Tujuh Ratus Juta Rupiah) dari total biaya Rp. 13.775.529.293 (Tiga belas miliar tujuh ratus tujuh puluh lima lima ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus sembilan puluh tiga rupiah) pada tahun 2014.

GAK Sulut juga telah menyerahkan bukti tambahan yang bisa melengkapi proses hukum dalam penanganan tindak pidana korupsi ke gedung Merah Putih KPK RI. Kemudian, GAK Sulut juga menyertakan tuntutan agar KPK mengambil alih proses penanganan dugaan kasus tindak pidana korupsi yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

Dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Unsrat diduga dilakukan para Intelektual Dader sehingga proyek pengadaan barang laporatorium di MIPA Unsrat hanya pihak dan instansi tertentu yang punya wewenang serta bertanggungjawab atas perbuatan melawan hukum tersebut. (*/Redaksi)

Ramadhan Ditengah Teror Bom, Kapolres Boalemo Ajak Warga Jaga Keamanan

AKBP. Ade Permana, SIK (FOTO Suluttoday.com)

GORONTALO, Suluttoday.com – Teror bom terjadi dimana-mana dan tak terkecuali tempat yang akan dijadikan sasaran terornya, dan aksi terorisme terjadi di Surabaya yang menelan korban meninggal dunia serta luka-luka. Hal seperti ini harus ditindak tegas dan tak bisa dibiarkan, untuk itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi daerah tetap kondusif dan aman karena ini bukan saja tanggung jawab kepolisian namun tanggung jawab kita bersama tegas kapolres Boalemo AKBP. Ade Permana, SIK pada kamis (17/05/2018).

Dan diharapkan bagi warga sebelum meninggalkan rumah baik beribadah atau aktivitas lainnya, supaya memastikan keamanan rumah aman misalnya memastikan kompor gas tak aktif serta colokan listrik jika tak dibutuhkan sebaiknya dicabut supaya kondisi rumah yang ditinggalkan dan sebaliknya tetap aman.

Selain kita menghindari adanya teror bom dan memastikan kondisi lingkungan kita tetap aman, kita juga harus memastikan kesiapan jika adanya teror serta segera melapor kepemerintah setempat bila ada sesuatu yang dicurigai. Dan mari sama-sama bergandengan tangan untuk menjaga daerah tetap kondusif dan aman, jadikan ramadhan ini sebagai sarana komunikasi untuk memperkuat tali siraturahim, memperbanyak ibadah dan bersedekah antar sesama yang membutuhkan. (Robby).

Razia Gabungan Polres Minsel Bersama TNI AD Kompi C/712 Raider Amurang

Tim gabungan TNI Polri saat piket (FOTO Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Personil gabungan piket fungsi Polres Minahasa Selatan bersama anggota TNI AD dari Kompi C/712 Raider Amurang, menggelar razia gabungan, Selasa (16/5/2018), dengan sasaran penginapan, lokasi objek vital serta pusat-pusat keramaian.

Kegiatan razia TNI/Polri diawali dengan apel bersama di halaman utama Polres Minahasa Selatan kemudian dilanjutkan dengan patroli gabungan. Terpantau sejumlah penginapan, lokasi kos-kosan, pasar dan pertokoan disasar oleh personil TNI/Polri yang melaksanakan razia.

“Objek razia diantaranya pemeriksaan kartu tanda identitas seperti KTP dan dokumen kependudukan lainnya,” ucap Kanit Turjawali Satuan Sabhara Polres Minsel Ipda Rio Panggaben, S.Tr.K.

Kegiatan razia gabungan ini sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam upaya menciptakan stabilitas kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel. (Friska)

Waspadai Teror, Edisson Humiang: Piket di SKPD Diperketat

Edisson Humiang (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Selain menghimbau masyarakat mengaktifkan poskamling, Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara meminta pengawasan dan pengamanan di SKPD diperketat. Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprop Sulawesi Utara, Edisson Humiang saat memimpin apel di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Selasa (15/05/2018) kemarin pagi.

Lebih lanjut Humiang meminta piket diaktifkan dan diperketat, serta kalau perlu 1 x 24 dengan diatur secara shift atau bergiliran. Tamu baik penjualan produk untuk tidak terlalu dibebaskan untuk lalu lalang di area kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ditambahkan mantan Sekretaris Kota Bitung ini bahwa dirinya akan rutin memimpin apel di SKPD dibawah keasistenannya, sekaligus memantau kehadiran ASN.(Cat)

Ade Permana Pimpin Langsung Pengamanan Demo Warga Wonosari

Berlangsungnya demo (FOTO Suluttoday.com)

GORONTALO, Suluttoday.com – Kapolres Boalemo AKBP. Ade Permana memimpin langsung anggotanya untuk mengamankan Demo warga wonosari, demo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan yang berjumlah 100-an orang.

Menuntut PT. Pabrik Gula Gorontalo agar 9 titik embun dikeruk supaya menjadi tempat menampungan air hujan dan banjir pun paling tidak bisa diminimalisasi dengan adanya embun.

Lanjut permana, walau pun warga melakukan penyandaraan 9 dam truk milik PT PG Gorontalo namun situasinya masih aman dan terkendali, dimana warga kembali melepaskan kendaraan yang disandera serta membubarkan diri setelah tuntutannya mendapat jaminan dari pemerintah boalemo dan perusahaan dan situasipun kembali kondusif. (Robby).

iklan1