Category: Nasional

Dinas Sosial Sulut Sampaikan Sejumlah Wilayah yang Terjadi Banjir dan Tanah Longsor

Tim dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara saat terjun ke lokasi dengan membawa bantuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Insiden bencana alam memang sering jauh dari harapan kita bersama, Sabtu (16/12/2017), pukul 17.00 s.d 20.00 Wita, di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah terjadi bencana banjir di sejumlah titik. Saat di konfirmasi pewarta membernarkan kejadian, pemerintah Provinsi Sulut, Gubernur Olly Dondokambey melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut Grace Punuh menjelaskan, sebagai berikut:

”Terdapat banjir dan tanah longsor yang kami lansir, diantaranya; 1. Tanah Longsor sebagai berikut : a. Wilayah kejadian antara lain; 1) Kelurahan Tumumpa Satu dan Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting 2) Kelurahan Banjer, Kec. Tikala 3) Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua, 4) Tanjung Batu, Kecamatan Wanea. 5) Jln Manado Tomohon Desa Pineleng 6) Dendengan Dalam. Total kerugian materil berupa 8 bangunan rumah (27 jiwa), korban jiwa Nihil,” ujar Grace.

Kemudian, untuk lokasi terjadinya banjir juga disampaikan Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Manado, Rocky Mende bahwa wilayah yang mengalami banjir diantarannya yang berada di Kota Manado.

”Dengan ketinggian sekitar 50 Cm terjadi di wilayah: 1) Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala 2) Teling Tingkulu Kecamatan Wanea. b. Ketinggian sekitar 10 Cm terjadi di wilayah: 1) Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang. 2) Kel. Banjer, Kelurahan Taas dan Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala. 3) Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Wanea. 4) Jl. Siswa, Kecamatan Sario 5) Jl. Sumompo, Kecamatan Tikala,” tuturnya Rocky.

Tim saat memantau di tempat kejadian Kadis sosial Grace Punuh,pukul 22.00 Wita malam, masih berada di lokasi banjir Manado, di setiap daerah sudah terwakili. Situasi keadaan banjir yang terjadi di Kota Manado sigap tanggap lima menit setelah bencana terjadi langsung penanganan bencana.

Tak hanya itu, peralatan di lapangan, serta semua perlengkapan yang dapat mempercepat gerakan di lapangan Kecakapan Tagana merupakan relawan binaan dinas sosial mereka saat menangani bencana terpantau di 15 kabupaten / kota di Sulut melalui grup Whatts App hubungan komunikasi.(Yance Sumerah)

TETTY PARUNTU Hadiri Ibadah Pra Natal di Rutan Amurang

Tetty Paruntu pada suasana Natal di Amurang (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany E Paruntu SE, menghadiri Ibadah perayaan Pra Natal Yesus Kristus yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Amurang. Jumat (15/12/2017). Kedatangan Bupati Cristisny E Paruntu disambut langsung Karutan Amurang Marulye Simbolon SH, MH unsur Forkopimda serta segenap staf dan para warga binaan.

Sebelum masuk ke halaman Rutan Amurang, Bupati Tetty Paruntu sapaan akrab Paruntu, menyempatkan diri menanam pohon mangga hasil bantuan lainnya lewat Dinas Pertanian Minsel. Usai menanam pohon mangga dihalaman depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Amurang Bupati Chtistiany E Paruntu langsung menuju gereja untuk merayakan ibada Natal bersama. Ibadah perayaan Pra Natal berlangsung sangat hikmat,serta di iringi kidung – kidung Natal oleh para Napi yang menghuni di LP tersebut.

”Saya sendiri merasakan ada sukacita, bisa bersama-sama beribadah dengan WBP di Rutan Amurang. Bahkan tadi saya tergerak untuk melayani mereka,” tutur Bupati Tetty Paruntu.

Bupati Minsel ketika menyanyikan lagu puji-pujian (Foto Suluttoday.com)

Dipenghujung acara, Bupati Tetty Paruntu berkesempatan menyerahkan sejumlah bantuan di Rutan Amurang. Turut hadir dalam ibadah perayaan Natal tersebut,Sekretaris daerah Kab.Minsel Drs.Danny Rindengan MSi.Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Kabupaten Minsel.

Unsur Forkopimda Ketua Pengadilan Negeri (PN) Amurang Rommel Tampubolon SH.Para Narapidana dan keluarga serta insan Pers. (Friska)

TETTY PARUNTU Tandatangani Prasasti Taman Lalu Lintas Polres Minsel

Bupati Tetty Paruntu, bersama Polres Minsel (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Euginia Paruntu, SE, menandatangani prasasti peresmian Taman Lalulintas Polres Minahasa Selatan, pada kesempatan rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dilangsungkan di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati Minahasa Selatan, Amurang, malam tadi Rabu (13/12/17).

Penandatanganan prasasti didampingi langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma, SH, dan Kasat Lantas AKP Ferdinan Runtu, SH, serta sejumlah perwira jajaran Polres Minsel.

”Dengan ditandatanganinya prasasti ini secara simbolis menyatakan bahwa Taman Lalulintas Polres Minsel telah sah diresmikan oleh ibu Bupati Minsel,” ungkap Kapolres Minsel.

Segenap jajaran pimpinan Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan menyatakan apresiasi dan dukungannya atas pembangunan Taman Lalulintas di Polres Minahasa Selatan sebagai wahana pendidikan masyarakat khususnya anak usia dini dalam pengenalan aturan serta rambu-rambu lalulintas. (Friska)

Boalemo Gelar 17 Pilkades, Botumoito Rayakan Pesta Rakyat

Camat Irwan Dai saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

GORONTALO, Suluttoday.com – Kabupaten Botumoito provinsi Gorontalo, lakukan Pemilihan Kepala Desa dan salah satunya adalah Desa Botumoito dan Ardi Pantu, SE, terpilih.

Dalam sambutan Camat Botumoito Irwan Dai ketika memberikan sambutan, perbedaan pilihan itu proses demokrasi dan itu wajar ketika terpilihlah salah satu calon dari empat calon maka itulah yang terbaik, pada rabu (13/12/2017).

Lanjut Dai, saatnya kades terpilih kita harus dukung serta di kontrol oleh masyarakat, dan akhir perbedaan pilihan mulai saat ini diakhiri demi kemajuan Botumoito. Bagi kepala desa yang terpilih agar jangan larut dalam eporiah karena tugas kedepan sangat berat, mulai fokus, berkoordinasi serta rekonsiliasi terhadap lawan kades yang lainnya demi membangun Botumoito secara bersama-sama. (Robby).

Pencinta Bola: JACKO Mempunyai Nilai Plus

Octav Lasut (Foto Suluttoday.com)

Penulis : Octav Lasut, Bola Mania Manado (Kordinator Sporter Sepak Bola Manado).

PEMILIHAN Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Utara (Sulut) kepemimpinan tahun 2017- 2021 segera dihelat pada 18 Desember 2017. Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat kembali akan mengikuti proses pemilihan tersebut dan akan bersaing dengan Paul Nelwan. Hal ini dipastikan, sebab keduanya resmi mendaftar pada Komite Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulut di Skretariat PSSI Sulut bilangan Sario.

Sebagai pencinta bola dan penggiat sepak bola di Sulut, saya melihat bahwa Jackson Kumaat yang merupakan Ketua Asprov PSSI Sulut tahun 2013-2017, masih layak untuk memimpin Asprov PSSI Sulut, dimana kompetisi dibawah Asprov PSSI Sulut telah sukses dilaksanakan, seperti Piala Suratin pada setiap tahunnya, Liga 3 Zona Sulut serta kompetisi lainnya.

Puncak kepemimpinan Jacko mempunyai nilai plus bagi saya adalah pada bulan November 2017, saat puluhan perwakilan, baik dari klub, Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot), termasuk peninjau lainnya dalam Kongres Tahunan Asprov PSSI Sulut menerima pertanggungjawaban program kerja dan juga laporan keuangan dari Ketua Asprov PSSI Sulut kepemimpinan 2013-2017 tersebut.

Jauh balik kebelakang sebelum Jacko memimpin Asprov PSSI Sulut, polemik ditubuh PSSI Sulut sudah bukan jadi rahasia umum bahkan agenda-agenda sepak bola kita seperti jalan di tempat bahkan mungkin jalan mundur kebelakang. PSSI Sulut sebagai organisasi induk sepakbola menjadi harapan bagi kita pencinta bola serta generasi penerus untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Nyiur Melambai (Baca: Sulut).

Lihat saja dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON), dimana terakhir sepakbola kita bisa meraih perunggu pada tahun 1996 PON XIV di Jakarta dengan pemain Stenly Mamuaja Cs yang sebagian besar pemain bisa mengharumkan nama Sulut.

Keberhasilan PON tersebut, setali tiga uang dengan keberhasilan club Persma pada waktu itu yang bisa naik ke kasta tertinggi divisi utama liga Indonesia, atau merupakann era keemasan sepak bola di Sulut.

Keberhasilan sepak bola di era itu apakah keberhasilan PSSI Sulut saja ? Tentu tidak demikian, sebab walau PSSI adalah induk dari organisasi sepak bola, namun tanpa sokongan atau bersama pemerintah untuk memajukan sepak bola di Sulut, hal itu merupakan kesia-siaan belaka.

Sehingga saya melihat, ketika disuatu masa kepemimpinan PSSI Sulut di era keemasan, sampai kepada kepemimpinan Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat berhasil tidak saja untuk agenda-agenda yang menjadi program kerjanya.

Bagi saya yang minus disini adalah bagaimana Asprov PSSI Sulut bisa bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota bisa bergandeng tangan untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Sulut, sehingga Asprov PSSI Sulut tidak selalu di ‘kambing hitamkan’ terhadap redupnya prestasi sepak bola di Sulut. Sebab di era keemasan sepak bola Sulut, pemerintah ikut berperan aktif, walau kendalanya saat ini tidak bisa menggunakan dana APBD dalam club sepak bola yang ada.

Namun saya tidak membahas mengenai anggaran suatu club, disini saya ingin memberikan nilai plus bagi kepemimpinan Jacko yang seharusnya bisa dipercaya lagi untuk memimpin Asprov PSSI Sulut.

Bagaimana dengan Paul Nelwan ? Sebagai pendatang baru dalam kancah persepakbolaan di Sulut, walau katanya sudah terlibat dalam satu club di Kabupaten Minahasa Utara, Paul Nelwan harus bisa meyakinkan voters sepak bola Sulut bahwa dirinya benar-benar bisa meningkatkan prestasi sepak bola dan bukannya cuma lips service saja, jika nantinya bisa mengalahkan Jacko. [***]

iklan1