Category: Nasional

Presiden Bertemu Seluruh Perusahaan di Riau Bahas Kebakaran Hutan

Kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda Kota Riau memberikan dampak negatif terhadap masyarakat.

Kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda Kota Riau memberikan dampak negatif terhadap masyarakat.

PEKANBARU – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengagendakan pertemuan dengan seluruh perusahaan di Riau untuk duduk bersama mencari solusi penanggulangan kebakaran hutan dan kabut asap.

“Saya akan memanggil seluruh perusahaan yang ada di Riau. Bagaimana kita menanggulangi bersama masalah ini,” kata Presiden SBY di hadapan sejumlah ‘Warga Peduli Pemadaman Api’ dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Sinar Mas.

Dalam pemaparan singkatnya, SBY prihatin atas kondisi masyarakat Riau yang terkena imbas asap dari kebakaran hutan dan lahan.

“Banyak orang-orang yang tak berdosa menjadi korban dari kebakaran hutan sekarang ini. Saya mengharapkan jangan ada masyarakat Riau membuka lahan dengan cara membakar. Kasian masyarakat,” kata SBY.

“Semua pihak harus sama-sama ikut mencegah terjadi kebakaran hutan. Kita dalam tanggap darurat selama 3 pekan ini akan dilakukan secara intensif dan masif,” kata Presiden SBY.

SBY juga sempat bertanya kepada warga peduli pemadaman api.

“Apakah Sudara-saudara sanggup untuk bertugas?”, kata SBY

“Sanggup…,” jawab warga peduli pemadaman api serentak.
(det/ar)

KPU Belum Tentukan Sanksi Keterlambatan Laporan Dana Kampanye

KPU komisi pemilihan umum

KPU

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga saat ini belum menentukan sanksi terhadap Partai Politik dan Calon Anggota Legislatif yang tidak memasukkan Laporan Dana Kampanye Tahap Kedua hingga batas waktu yang ditetapkan, Minggu, 2 Maret 2014 kemarin.

Anggota KPU Ida Budhiati mengatakan pihaknya tengah menunggu Berita Acara dari KPU Provinsi dan Kabupaten Kota.

Ida mengatakan kewajiban melaporkan saldo awal dana kampanye diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif dan Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Laporan Dana Kampanye Peserta Pemilu Legislatif 2014.

Pemberian sanksi, kata Ida, baru akan dilakukan setelah meneliti rekapitulasi pelaporan dana kampanye peserta pemilu di setiap tingkatan sebelum memutuskan pemberian sanksi. Ida menuturkan, KPU hanya akan menjatuhkan sanksi pembatalan kepesertaan pemilu jika terbukti melampaui batas waktu yang ditentukan.

 

Presiden Makan Nasi Bungkus Bersama Pengungsi Gunung Kelud

Suasana saat Presiden SBY dan Ibu Negara makan bersama para pengungsi bencana Gunung Kelud.

Suasana saat Presiden SBY dan Ibu Negara makan bersama para pengungsi bencana Gunung Kelud.

MALANG – Mengunjungi dan melihat langsung penanganan dampak erupsi Gunung Kelud pada Selasa (18/2/2014) ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut serta memakan nasi bungkus bersama dengan 1.128 jiwa pengungsi di GOR Ganesha Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Sama seperti pada Senin kemarin, saat makan bersama 382 jiwa pengungsi di Aula Kecamatan Nglegok, Blitar.

Pada makan bersama kali ini, SBY juga ditemani oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Walikota Batu Eddy Rumpoko dan rombongan lain.

“Presiden menyampaikan terima kasih kepada Walikota Batu yang menerima pengungsi dari Kabupaten Malang. Pemda dibantu Pemerintah Pusat akan memperbaiki kerusakan rumah dan fasillitas umum dengan gotong-royong. Pemerintah akan membantu lahan pertanian yang rusak dan peternakan yang terganggu. Pendidikan anak-anak sekolah agar diperhatikan dan diberikan bantuan bagi para siswa,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengutip pernyataan SBY dalam keterangan tertulis, Selasa.

Selain itu, sambung Sutopo, SBY juga mengucapkan terima kasih kepada BNPB, TNI, Polri, PMI, Tagana serta dunia usaha dan lainnya atas kerja keras menolong masyarakat yang terkena bencana. Masyarakat juga diminta sabar, karena dalam waktu dekat akan bisa kembali ke rumah masing-masing.

Jawa Timur salah satu contoh penanganan bencana yang baik, lanjut Sutopo dalam pernyataan tertulisnya. Masyarakat dan Pemda kompak dan mau bekerja sama selama penanganan bencana, baik sebelum bencana maupun saat tanggap darurat.

Sebelumnya, urai Sutopo, SBY juga memberikan 3 arahan setelah Kepala BNPB Syamsul Maarif dan Kepala Badan Geologi Surono.

“Pertama, operasi tanggap darurat terus dilakukan sampai status Gunung Kelud diturunkan. Kedua, agar jangan terjadi korban seperti di Sinabung. Dan ketiga, Pemda harus terus-menerus menyosialisasikan ancaman Gunung Kelud kepada masyarakat sejelas-jelasnya,” beber Sutopo menyampaikan arahan SBY.

Berdasarkan data dari Sutopo, hingga saat ini jumlah pengungsi terdapat 83.207 jiwa di 210 titik. Rinciannya, Kabupaten Kediri 39.018 jiwa (82 titik), Kota Batu 10.050 jiwa (35 titik), Kabupaten Blitar 8.193 jiwa (3 titik), Kabupaten Malang 25.151 jiwa (81 titik), Kabupaten Jombang 795 jiwa (9 titik).

 

(les/ar)

Wawancara Eksklusif “Ratu Ganja” Dihargai Rp 32 Miliar

corby-

Schapelle Leigh Corby

JAKARTA – Channel Seven berhasil mendapatkan hak wawancara eksklusif dengan Schapelle Leigh Corby, terpidana kasus narkoba asal Australia, seperti dilaporkan media Australia news.com.au, Senin (10/2/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, terpidana 20 tahun penjara atas kasus narkoba itu dibebaskan bersyarat bersama lebih dari 1.000 narapidana lain di seluruh Indonesia, Jumat (7/2/2014). Corby baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar, Bali, Senin pagi tadi.

Salah satu indikasi “kemenangan” Seven itu adalah ibunda Corby, Rosleigh yang berada di Brisbane mengizinkan kamera-kamera Seven merekam ekspresinya ketika menyaksikan Schapelle keluar dari Lapas Kerobokan,

Liputan eksklusif itu diyakini merupakan bagian dari kesepakatan bernilai yang diprediksi mencapai 3 juta dollar Australia atau sekitar Rp 32,6 miliar. Salah satunya adalah wawancara pertama yang akan ditayangkan pada program Sunday Night. Juga beberapa liputan lain di media milik Seven Media Group, termasuk majalah New Idea.

Seven menurunkan kru terbanyak untuk meliput pembebasan Corby. Mereka mengirim 17 orang dari Australia dan didukung tujuh orang lokal. Kekuatan Seven jauh lebih besar dibandingkan dua pesaingnya dalam memperebutkan wawancara eksklusif itu. Nine hanya membawa delapan awak dan Ten yang cuma enam.

Seperti diberitakan, Corby menutup mukanya dengan scarf bermotif kotak-kotak dan topi ketika keluar dari lapas. Pantauan Kompas.com, Corby tidak langsung menuju rumah saudara perempuannya, Mercedes, di Kuta. Beredar kabar, Corby langsung menjalani wawancara eksklusif dengan sebuah media Australia di Vila Sentosa di Seminyak.

 

(kompas/ar)

Kapolri Tunjuk Kaligis Pimpin Brimob Bukan Karena Faktor Pertemanan

Kapolri Jenderal Sutarman

Kapolri Jenderal Sutarman

JAKARTA – Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman baru saja melantik mantan Kapolda Sulut Brigjen (sekarang Irjen, red) Robby Kaligis sebagai Kepala Korps Brimob Polri, Jumat (7/2/2014), di Mabes Polri, Jaksel.

Kaligis sendiri adalah rekan satu angkatan Sutarman di Akademi Polisi (Akpol), Semarang, Jawa Tengah. Keduanya menyelesaikan pendidikan di Akpol pada tahun 1981.

Namun demikian, Sutarman memastikan penunjukan Robby sebagai Kepala Korps Brimob Polri bukan karena faktor pertemanan. Menurutnya, Robby adalah perwira tinggi yang memiliki kemampuan memimpin Brimob.

“Robby itu sejak masa lulus dari Akpol selalu di Brimob terus. Dengan kedekatan anggota itu, maka dia profesional di bidangnya,” kata Sutarman.

Robby menggantikan Kakor Brimob sebelumnya, Irjen Pol Rum Murkal. Murkal dimutasi sebagai Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri menggantikan Irjen Pol Rudiard Manalasak Linggom Tampubolon yang dipromosikan sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri.

Sedangkan Irjen Pol Herry Haryanto yang sebelumnya menjabat sebagai Korsahli Kapolri, dimutasi sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Markas dalam rangka pensiun.

Jabatan Kapolda Sulut diemban oleh Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga yang juga dilantik di hari yang sama dengan Kaligis.
“Regenerasi harus terus berjalan, ini yang pensiun memang harus diganti,” ucap Sutarman.

 

(dbs/ar)

iklan1