Category: Nasional

Kunjungan Perdana ke Luar Negeri, Jokowi Naik Pesawat Kepresidenan

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

JAKARTA/MANADO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kenegaraan pertama kalinya, Sabtu 8 November 2014 besok.

Jokowi akan menghadiri APEC Economic Leaders Meeting di Beijing, ASEAN Summit di Myanmar, dan G20 Leaders Summit di Brisbane, Australia selama delapan hari.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, Jokowi akan menggunakan pesawat kepresidenan Boeing Business Jet 2 dalam kunjungan kenegaraanya tersebut. Hal tersebut berbeda dengan SBY yang menyewa pesawat Garuda.

“Ya tidak menyewa lagi,” kata Andi di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Andi mengatakan, dalam kunjungan kali ini jumlah rombongan yang akan dibawa berjumlah 46 orang. Jumlah ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan mantan Presiden SBY.

“Rombongan presiden yang ikut hanya 46 orang. Tim advance-nya 16 orang, tim rombongan inti Presiden, Ibu Negara, Paspampres hingga wartawan 46 orang,” tukasnya.

Menteri yang mendampingi Jokowi selama ke luar negeri adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil. (okezone.com/put/Rim)

Muhammad Ali, Inspirasi si Leher Beton

Muhammad Ali, Inspirasi si Leher Beton

Mike Tyson terinspirasi Muhammad Ali (Foto: REUTERS)

 

NEW YORK – Muhammad Ali dikenal sebagai petinju terhebat sepanjang masa. Ia tentu menginspirasi anak-anak di seluruh dunia untuk terjun ke dalam olahraga, terutama tinju.

“Virus” Ali ternyata juga menjalar Mike Tyson kecil. Jelang film dokumenter “I Am Ali” dirilis, petinju yang dikenal karena keganasannya di dalam ring ini membeberkan pengaruh Ali dalam kehidupannya.

Saat masih berada dalam panti asuhan di kawasan Bronx, New York, Tyson pernah dikejutkan dengan kehadiran sang legenda. Diakuinya, saat itu ia dan anak-anak lainnya sedang menonton film “The Greatest”, film tentang Ali.

Menanggapi apa yang terjadi dalam film tersebut, petinju berjuluk Si Leher Beton itu menjelaskan. “Itu adalah momen dalam hidup saya di mana saya hanya berkata ‘Wow itu luar biasa, bagaimana saya bisa seperti itu?’.”

“Jadi, saya terjun ke tinju dan bertemu Cus D’Amato (petinju dan pelatih). Cus sangat mengenal Ali, dia bisa langsung meneleponnya dan berbicara dengannya. Kadang saya yang mengangkat telefon dan secara sembunyi-sembunyi mendengar apa yang mereka bicarakan,” lanjut Tyson, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (6/11/2014).

Adapun film “I Am Ali” menceritakan perjalanan hidup Ali yang bersumber dari wawancara-wawancara dan jurnal audio legenda berusia 72 tahun itu. Film-nya sendiri akan dirilis di bioskop, DVD, dan digital download pada 28 November di Inggris. (okezone.com/fmh/Rim)

 

Gagal (Lagi) di GP Gold, Alfian/Annisa Tetap Bersyukur

 Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika (Foto: Badmintonindonesia.org)


Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika (Foto: Badmintonindonesia.org)

SAARBRÜCKEN – Untuk kesekian kalinya, duet ganda muda ganda campuran, Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika, harus gigit jari. Gelar di level Grand Prix (GP) Gold bagai “kasih tak sampai” yang hingga sekarang hanya jadi ratapan.

Terakhir, titel Bitburger Open GP Gold 2014 harus melayang ke tangan duet China, Zheng Si Wei/Chen Qingchen, setelah Alfian/Annisa dibekuk dua set langsung, 11-21 dan 13-21 pada partai final, Senin (3/11/2014) kemarin.

Padahal sejumlah event yang kelasnya di bawah GP Gold seperti di Vietnam International Challenge atau New Zealand Open, keduanya sukses naik podium tertinggi.

Kalah dari Zheng/Chen, pasangan Alfian/Annisa mengaku masih kalah matang soal kecepatan permainan dan daya bertahan ketika diserang lawan.

“Pergerakan lawan sangat cepat, terutama Zheng. Kali ini Alfian kalah cepat dari dia. Selain itu Chen juga punya bola-bola setengah lapangan yang bagus,” papar Annisa, seperti disitat situs resmi PBSI.

“Penampilan kami di babak final memang kurang memuaskan dibanding sebelumnya. Kami merasa masih kurang di bagian kecepatan dan pertahanan,” lanjutnya.

Pun demikian, masih ada hal positif yang bisa diambil Alfian/Annisa, terutama soal petualangan mereka, selama tampil di Arena Saarbrücken, Jerman. Terutama saat Alfian/Annisa menyisihkan salah satu unggulan terberat dari Singapura dan tuan rumah.

“Kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Dalam perjalanan ke final, kami mengalahkan unggulan kedua dan ketiga. Namun kami akan berusaha lebih keras lagi di turnamen selanjutnya hingga bisa memenuhi target gelar juara,” tuntas Annisa. (okezone.com/raw/Rim)

Pemboman Ikan Marak di Pesisir Timur Minahasa

Aksi penangkapan ikan dengan bom

Aksi penangkapan ikan dengan bom

MANADO/TONDANO – Aksi penangkapan ikan dengan bom marak terjadi di kawasan pesisir Timur Minahasa. Warga setempat mengaku tak kuasa mencegah aksi tersebut karena para pelaku memiliki peralatan modern.  Kepala dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa Ariffin Kyai Demak mengatakan itu adalah pelanggaran hukum.

“Penangkapan ikan dengan cara-cara melanggar aturan hukum atau illegal fishing masih menyelimuti beberapa daerah pesisir Minahasa. Masih ada oknum tak bertanggungjawab mencoba merusak terumbu karang dengan cara ilegal, apalagi pakai bom. Bom ikan sangat merusak alam laut, jika terus terjadi terumbu karang serta biota laut lainnya akan rusak,” ucapnya.

Menurutnya, para pelaku disinyalir bukan orang Minahasa, melainkan dari luar daerah. Ia menegaskan pemerintah untuk sementara akan membuat program dengan membentuk kelompok pengawas.

“Setiap desa yang memiliki wilayah laut akan dibentuk kelompok pengawas mencegah terjadinya illegal fishing. Mereka juga akan dilengkapi dengan peralatan-peralatan memadai. Selain itu juga pihak pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak-pihak berkompeten untuk memberatas pelaku-pelaku yang tak bertanggungjawab tersebut,” pungkasnya. ( manado.tribunnews.com /fin)

Wawali Manado: Mari Kobarkan Semangat Kepahlawanan

Dr. Harley AB Mangindaan (Foto Ist)

Dr. Harley AB Mangindaan (Foto Ist)

MANADO – Momentum Hari Pahlawan yang bertepatan pada tanggal 10 November 2014 beberapa hari lagi, sudah mendapat perhatian khusus Wakil Walikota (Wawali) Manado, Dr. Harley AB Mangindaan. Jumat (7/11/2014) Wawali saat diwawancarai menyebutkan perlunya semua masyaralat Kota Manado lintas generasi menangkap pesan dari Hari Pahlawan teresebut.

”Mari kita kobarkan semangat Kepahlawanan kita, sebagai rakyat Indonesia dan warga Kota Manado patut kita mengaktualisasikan momentum Hari Pahlawan ini dalam tindakan kita sehari-hari. Semangat dan komitmen dari para Pahlawan harus dapat kita warisi, bekerja, dan berbuat baik tanpa menyerah,” ujar Mangindaan.

Tak hanya itu, Wawali Manado yang juga Ketua GM FKPPI Sulut itu berpesan agar semua elemen masyarakat Kota Manado terus memelihara persatuan dan kesatuan yang telah lama dibina. Menurutnya perjuangan para Pahlawan untuk memerdekakan NKRI tidaklah mudah, sehingga perlu semangat perjuangan itu dijaga.

”Kita generasi hari ini patut bersyukur atas karya nyata para Pahlawan, karena kegigihan dan perjuangan mereka NKRI dapat direbut. Sehingga penting semua elemen masyarakat Manado juga dapat melanjutkan usaha dari para Pahlawan, kita berjuang dengan bekerja memajukan daerah ini agar tetap kokoh NKRI. Semangat kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan wajib kita pelihara dalam menjalankan kemerdekaan, mari kita bersama majukan Manado tercinta,” ungkap Mangindaan tegas. (Amas Mahmud)

iklan1