Category: Slider Bawah

Bupati Minsel Sambangu Kantor Ombudsman Sulut

Tetty Paruntu (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menghormati proses yang sedang ditangani Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (18/2/2020) Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Tetty Paruntu menghadiri undangan tersebut. Menurut Tetty dirinya mematuhi aturan yang berlaku dalam konteks menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Ada warga saya di Minsel yang mengadu soal pelayanan publik. Utamanya terkait pengaturan ternak babi, apa yang dilaporkan masyarakat ke Ombudsman dan kaitannya dengan saya sebagai Bupati, maka saya harus hadir mengklarifikasi dan mengkonfrontir hal tersebut. Tentu saya menyambut positif laporan masyarakat ini,” ujar Tetty yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara ini.

Tetty saat ditemui di Kantor Ombudsman Sulut diseputaran Kecamatam Wanea Kota Manado itu, juga didampingi Sekretaris Daerah Minsel, ada juga para Camat dan beberapa pejabat daerah dijajaran pemerintahan Minsel juga ikut mendampingi. Tetty mengungkapkan bahwa apa yang disampaikannya kepada Ombudsman adalah apa adanya.

“Syukurlah saya hadir disini dan mengikuti segala ketentuan. Aturan mainnya saya ikuti, ini sebagai wujud saya menghargai institusi Ombudsman. Apa yang ditanya ke saya, telah saya jawab sesuai fakta dan dasar yang benar,” kata Tetty menutup. (*/Am)

Kabar Pilkada Bolsel (1)

Riston bersama Tetty Paruntu, Ketua Golkar Sulut (Foto Ist)

Oleh : Pitres Sombowadile

Kehadiran Riston Mokoagow di Pilkada Bolsel berimplikasi bnyk pada konstelasi persaingan pilkada di negeri perairan selatan Boelang, yaitu:

1. Skenario kotak kosong sbg ciri pilkada yg sangat memalukan (krn calon yg insani diperhadapkan dengan kotak yg bendawi) itu menjadi nihil dpt. diwujudkan, (karena upaya akhir membeli hak pengusungan partai2 demi menghadang munculnya calon alternatif akan potensial pupus).

2. Karena, ketakutan pasangan petahana pepesan kosong yg mengira dirinya berkah itu, skenario kontes pilkada Bolsel harus digeser jadi pilkada yg mempersandingkan dan mempertandingkan beberapa pasangan peserta.

Artinya, penguasa ‘guhanga’ yg kadung mengira dirinya peracik iklim politik Bolsel itu, mesti mendorong kemunculan figur2 tertentu untuk maju sebagai boneka, oh oh bukan boneka, tapi badut.

Soalnya, yg kini sdh jadi pasangan petahana, kan tidak lain hakikinya adalah pasangan boneka dari penguasa ‘guhanga’.

Dalam rangka itu, beberapa org yg dekat dengan ‘guhanga’, misalnya, figur yg sekian waktu menjadi orang yg menyimpan harta kekayaan ‘guhanga’, sontak dicalonkan jadi calon badut.

Tujuannya, jelas terbaca, yaitu, agar suara hasil pencoblosan pilkada terpecah-pecah, dengan keyakinan bahwa pasangan petahana bisa lebih besar raihannya, karena adanya kontribusi dukungan ASN dan pemerintahan desa.

3. Penguasa ‘guhanga’ akhirnya mesti bekerja keras dr Jakarta untuk membantu baik pasangan boneka berkah dan pasangan badut.

Sang penguasa mengatur ritme kerja pencitraan dirinya dan kinerjanya tiap 2 mingguan akan datang ke wilayah Posigadan untuk melemahkan Riston dan memecahkan suara ke pasangan boneka dan badut.

Apakah Riston dapat dikalahkan. Belum tentu. Tergantung pada kesadaran dan ‘iman’ rakyat untuk melawan dan mewujudkan perubahan terhadap tekanan/intimidasi politik.

Perlawanan rakyat dan berpihak pada Riston hanya, efektif jika mereka bersatu secara padu tiada gentar.

Para kandidat juga harus betul membaca, apakah niat maju Anda sedang berada dlm kerangka perekrutan pemimpin secara demokratis, atau sedang terperosok mengekalkan kekuasaan status quo yang gagal.

Ini hanya bacaan semata, selebihnya gunakan indera dan nalar.

Mapanget Tuan Rumah MTQ Tingkat Kota Manado Tahun 2020

Suasana rapat panitia (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Manado di tahun 2020 akan berlangsung sukses. Kali ini Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Mapanget Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menjadi Tuan Rumah pada MTQ ke-XXVII. Menurut H. Ir. Sultan Ginanjar, selaku Ketua Panitia Pelaksana bahwa pihaknya melaksanakan rapat secara berkala di tiap Minggu, guna memantapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

”Rapat kita lakukan rutin. Jadwalnya tiap Minggu, dimana rapat sebelumnya juga dihadiri Ketua LPTQ Kota Manado, Pak H. Amir Liputo, SH. Tentu dalam rapat-rapat evaluasi ini dimaksudkan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Manado berjalan lancar dan sukses. Kegiatan MTQ dimulai tanggal 26-29 Maret 2020, do’akan semoga semua persiapan yang kita lakukan dimudahkan,” ujar Sultan dalam rapat evaluasi panitia yang juga dihadiri Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mapanget, H. Yusnan Yoyatan, SH.i.,MH.i, Senin (17/2/2020).

Rapat yang dilaksanakan di kantor KUA Singkil itu dihadiri para panitia, sebagaimana juga dipaparkan Amalia Nur Amalia terkait kerja melakukan sosialisasi pelaksanaan kegiatan, menyampaikan informasi kepada para peserta lomba dan sejumlah kesiapan lainnya. Selain itu, selaku Ketua Panitia Pelaksana, Sultan mengajak semua elemen umat Islam Kota Manado agar berpartisipasi dalam kegiatan akbar yang digelar itu. Dikatakannya pula beberapa jenis

Rapat yang berlangsung di kantor KUA Mapanget (Foto Suluttoday.com)

”Kesiapan panitia terus mengalami progres dari rapat ke rapat. Minggu depan kita rapat lagi, nah untuk kelancaran kegiatan kami terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pengurus LPTQ Kota Manado. Ada ragam kegiatan, yang diawali dengan pawai ta’ruf, pawai kendaraan, kemudian kegiatan lainnya. Sementara itu, cabang/golongan Musabaqah yang akan dilombakan adalah berupa cabang seni baca Al-qur’an, cabang qira’at Al-qur’an, cabang Hafalan Al-qur’an, cabang Tafsir Al’qur’an, cabang Fahm Al-qur’an, cabang Syarh Al-qur’an dan beberapa cabang lomba lainnya. Kami telah merancang rangkaian acaranya agar lebih sukses dan wah dari yang sebelum-sebelumnya. Mohon planning kita berjalan dengan baik,” kata Sultan menutup. (*/Am)

MOR BASTIAAN: Mari Baku-Baku Sayang dan Baku-Baku Bae

Wawali MOR BASTIAAN (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE tak henti mengajak masyarakatnya untuk menjaga kerukunan. Mor yang juga akrab dengan singkatan MDB (Manado Di Berkati) itu menyebut suasana keakraban di tengah-tengah masyarakat menjadi modal utama dalam merajut pembangunan. Politisi yang murah senyum itu, mengharapkan agar Manado selalu menjadi role model perdamaian.

‘’Kita warga Manado dikenal rukun dan toleran, mari kita jaga bersama itu. Bagi saya pemerintah dan masyarakat perlu sama-sama memperkuat kebersamaan, kerukunan terus dijaga. Hal utama dalam memicu gerak dan laju pembangunan di Kota Manado ialah situasi yang kondusif. Saya mengajak semua warga mari baki-baku sayang dan baku-baku bae,’’ ujar Mor saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (17/2/2020).

Wawali Manado yang juga dikenal akrab dengan para ASN dijajaran pemerintah Kota Manado ini mengingatkan pentingnya para birokrat meningkatkan kinerja untuk memantapkan pelayanan. Dalam konteks momentum Pilkada 2020, Mor juga menuturkan bahwa semua elemen masyarakat Kota Manado harus menyukseskan itu dengan menjaga keakraban. Menurutnya, jangan karena politik membuat kekeluargaan di masyarakat memudar.

‘’Saya mengingatkan para birokrat ayo fokus bekerja, memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Jangan sibukkan diri dengan Pilkada 2020, biar urusan pihak dan instansi terkait, kita cukup memberi partisipasi menyukseskan agenda tersebut. Kita semua bertugas melahirkan suasana yang tertib dan aman demi kelancaran agenda demokrasi di tahun 2020. Ingat, jangan karena kepentingan politik masyarakat saling beradu, kita utamakan kebersamaan dan kekeluargaan, bukan politik membuat hubungan sosial masyarakat menjadi renggang,’’ kata Mor menutp.

Sekedar diketahui, akhir-akhir ini juga begitu santer terdengar sapaan akrab Mor dengan singkatan MDB atau Mor Dominus Bastiaan, atau Manado Di Berkati. Tanggapan masyarakat atas singkatan tersebut juga relatif beragaman. Sejumlah pihak memberi apresiasi dan menyampaikan dukungan yang positif terhadap MDB jika maju di Pilwako Manado. (*/Am)

Sekjen Gapensi Bertemu Wali Kota Kendari, Ini yang Dibahas

Suasana akrab dalam foto bersama usai pertemuan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Menyempatkan waktu ketika berada di Kota Kendari, Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Andi Rukman Nurdin, SE, Sabtu (15/2/2020) kemarin bertemu Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, SE.,ME. Sekjen Andi Rukman mengharapkan ada sinergitas pemerintah daerah Kendari dengan Gapensi Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, agar terlahirnya pembangunan yang harmoni.

”Kita membicarakan beberapa hal penting. Utamanya dari Gapensi, saya mengajak dan mengharapkan agar pemerintah Kota Kendari menciptakan sinergitas dengan Gapensi. Mari kita sama-sama majukan daerah dangan mengedepankan pola kolaborasi,” ujar Andi Rukman menambahkan soal sinergitas menjadi poin pembahasan.

Selanjutnya, Sekjen Gapensi pun mengatakan bahwa pihaknya menyentil soal tantangan jasa dan konstruksi akan semakin kompetitif dalam pembicaraan bersama Wali Kota Kendari. Atas tuntutan lajunya perubahan zaman, maka para pengurus Gapensi Kota Kendari juga kami ajak sama-sama meningkatkan resource, agar bareng-barung bersama pemerintah daerah melakukan pembangunan.

”Tentu saya juga berharap anggota Gapensi bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, terus mengembangkan SDM serta mengedepankan profesionalisme dalam pelaksanaan proyek,” kata Andi Rukman menutup.

Gapensi meminta kepada Wali Kota Kendari, untuk mendorong aspek pemberdayaan dan melibatkan para anggota Gapensi dalam pembangunan di Kota Kendari. Sekedar diketahui, kunjungan Sekjen di Kendari guna menghadiri undangan sebagai narasumber pada acara Silatda dan Muswil IV HIKMA di Kendari, Sabtu 15 Februari 2020. Kemudian berkesempatan silaturahmi dengan Wali Kota Kendari yang didampingi pengurus Gapensi Sulawesi Tenggara. (*/Am)

iklan1