Category: Slider Bawah

Sopir Sebut Kemacetan Lalin Hadiah Natal Pemkot Manado

Terjadi antrian panjang kendaraan bermotor di jalan Sudirman

Terjadi antrian panjang kendaraan bermotor di jalan Sudirman

MANADO – Jelang Natal dan Tahun Baru 2015 kembali warga Kota Manado diuji dengan begitu sulitnya menemui jalan normal saat melakukan aktivitas berlalu lintas, hal ini terutama dialami para pengguna angkutan umum maupun kendaraan pribadi di Kota Manado. Berdasarkan pantauan Suluttoday.com, Senin (22/12/2014), dibeberapa titik jalan terdapat kemacetan Lalu Lintas yang begitu luar biasa.

Seperti di jalan Boulevard, jalan Samrat, jalan Sudirman dan beberapa jalur jalan umum lainnya yang juga tak luput dari kemacetan Lalu Lintas. Hal ini disebabkan berbagai hal, menurut Asri salah satu sopir angkutan umum jurusan Pall Dua mengaku gerah dengan kemacetan Lalu Lintas jelang Natal dan Tahun Baru di Kota Manado ini.

Kendaraan di jalan Sudirman terhenti karema macet

Kendaraan di jalan Sudirman terhenti karema macet

”Jujur saja ini sangat membosankan, kami sopir maunya mendapatkan banyak keuntungan disaat melihat Manado ramai, terutama pusat Kota Manado dipadati masyarakat. Namun, harapan itu tidak terwujud karena kemacetan Lalu Lintas begitu menghambat proses aktivitas kami dalam mengangkut penumpang. Sepertinya ini hadiah Natal dan Tahun Baru bagi warga Manado dari pemerintah Kota Manado,” ujar Asri.

Tak hanya itu, Asri juga mengatakan penyebab kemacetan Lalu Lintas di Manado saat ini bukan hanya karena banyaknya kendaraan bermotor atau banyaknya masyarakat (penumpang). Tapi, juga menurutnya karena disebabkan lemahnya pengawasan instansi terkait.

Kondisi kendaraan saat macet parah

Kondisi kendaraan saat macet parah

”Iya macet panjang terjadi di hampir semua jalan, terutama di Jalan Sudirman, berjam-jam kendaraan kami tidak bergerak. Ini bukan disebabkan banyaknya kendaraan atau penumpang. Namun karena petugas seperti Polantas dan Dinas Perhubungan tidak peduli dengan kondisi ini, lihat saja banyak sopir yang bertindak sebagai Polantas dadakan,” tuturnya menutup. (Amas Mahmud)

Asprov PSSI Sulut Fokus Siapkan Tim Pra-PON

PSSI Sulut saat menggelar Kongres Tahunan 2014

PSSI Sulut saat menggelar Kongres Tahunan 2014

MANADO – Kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dibawa kepemimpinan Jackson Kumaat, selaku Ketua Umum Asprov PSSI Sulut akan terus mengalami kemajuan. Kumaat saat diwawancarai Suluttoday.com mengatakan program prioritas Asprov untuk tahun 2015 adalah soal persiapan Tim Pra-PON prestasi.

Jackson mengatakan persiapan tim Pra-PON mendesak dilaksanakan guna mendapatkan hasil baik pasca kegagalan tim sepak bola Sulut di pentas PON Remaja 2014 yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur belum lama ini. Dimana, Sulut menelan dua kekalahan telak 0-7 dari Jatim dan 2-10 dari Maluku Utara pada pertandingan penyisihan Grup D yang berlangsung di Lapangan ITS Surabaya.

“Asprov akan melaksanakan program kerja di tahun 2015. Dan untuk program prioritas asprov adalah soal pembentukan tim Pra-PON prestasi pasca menelan hasil buruk di PON Remaja,” tutur Jacko yang juga Ketua KNPI Sulut ini di sela-sela penghujung kongres tahunan.

Di sisi lain, pada sela-sela berakhirnya kongres, Jackson menyatakan sikap soal pembentukan Tim Sembilan bentukan Kemenpora terkait adanya persoalan dalam PSSI. Ia menegaskan bahwa Asprov PSSI Sulut menyatakan sikap menolak soal adanya upaya penyelesaian kasus PSSI oleh Kemenpora. Kendati Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan bahwa pembentukan Tim Sembilan oleh pemerintah bukan untuk membekukan PSSI, namun semata-mata hanya untuk menaikkan prestasi atlet.

“Saya tahu upaya Tim sembilan bentukan Menpora tersebut untuk mengevaluasi keberadaan dan peran organisasi PSSI. Dan Tim tersebut akan melakukan evaluasi secara menyeluruh tentang PSSI, namun alangkah baiknya, persoalan di PSSI bisa diselesaikan oleh PSSI juga. Dan sikap Asprov PSSI Sulut intinya menolak upaya kemenpora dalam membentuk tim Sembilan terkait masalah di PSSI,” tandas Jacko. (don/Amas)

Empat Exco Asprov Diusulkan Diganti, Hun-Frits Dipertahankan

Jackson Kumaat (Foto Dni)

Jackson Kumaat (Foto Dni)

MANADO – Kongres Asprov PSSI Sulut bukan hanya membahas soal evaluasi program kerja asprov tahun 2014. Kongres sempat berjalan alot dan diwarnai ketegangan antara pimpinan Kongres dengan para anggota asprov. Namun suasana mencair setelah sempat diskors sebanyak dua kali setelah sebelumnya pembahasan kongres ditolak mentah-mentah oleh 2/3 anggota asprov, terkait tidak adanya agenda pembahasan bersama para exco. Upaya lobi-lobi pun dilakoni, hingga kongres berjalan mulus.

Meski demikian, dalam kongres yang berlangsung di depan Sekretariat asprov PSSI Sulut itu juga membahas soal pemilihan 4 Anggota Executive Committe (Exco), yang di desak dilaksanakan dalam momen kongres itu juga.

Hanya saja, pembahasan pemilihan 4 Exco ditolak oleh utusan PSSI, Budi Setyawan yang hadir dalam kongres tersebut. Budi yang juga Direktur Members Development PSSI ini menolak soal pemilihan exco dalam forum kongres yang tidak melalui tahapan pemilihan lewat komite pemilihan, hingga batas tiga bulan kedepan. Budi mengatakan, dalam pemilihan exco harus melalui mekanisme tersendiri.

“Ini sesuai dalam amanat statuta, jadi alangkah baiknya pemilihan exco berjalan sesuai amanat statuta juga,” imbau Budi Setyawan.

Gayung bersambut, Ketua Asprov PSSI Sulut, Jackson Kumaat bersama para anggota sepakat soal usulan PSSI untuk melalui tahapan sesuai rekomendasi dari PSSI. Mereka sepakat bahwa usulan Kongres Pemilihan 4 anggota exco digelar pada hari Jumat 30 Januari 2015 mendatang. Dimana, Ketua Komite Pemilihan dipercayakan kepada Elians Bawole, Wakil Komite Pemilihan Vendry Rorimpandey dan Sekretaris Komite Pemilihan Djonij Kasehung.

Sedangkan soal Komite Banding dibawah pimpinan Otto Rondonuwu SH. Hasil kongres juga mengusul penggantian 4 anggota exco, yakni Rivo Sandehang, Anton Arsjad, Tonny Salawati dan Vian Walintukan. Ketua Asprov Jackson Kumaat menyambut baik perjalanan kongres tahunan asprov yang berakhir dengan kekeluargaan.

“Kondisi yang ada merupakan bagian dari dinamika dalam berkongres. Dimana, para anggota sebagai pemegang hak suara telah menyalurkan aspirasi dalam kongres yang berjalan cukup alot,” ujar Jacko.

Hasil kongres juga memutuskan bahwa perjalanan asprov hingga Januari, akan dikendalikan selaku ketua asprov, bersama dua exco yakni Frits Katiandagho dan Hun Mokoagow. Dalam kongres juga telah mengevaluasi soal program kerja asprov sepanjang tahun 2014, serta program asprov untuk tahun depan, diantaranya menggelar liga nusantara dan kompetisi liga remaja Suratin. “Setelah memutuskan pemilihan 4 exco pada Januari, maka selanjutnya akan memilih Sekretaris Asprov,” tandas Jacko. (don/Amas)

PASI Sulut Realistis di Pra-PON

Ir Haerfey Sendoh, Ketua Harian PASI Sulut (Foto Dni)

Ir Haerfey Sendoh, Ketua Harian PASI Sulut (Foto Dni)

MANADO – Pengurus Propinsi (Pengprop) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulawesi Utara (Sulut) bersikap realistis menghadapi ajang Pra-PON Tahun 2015. Ketua Harian PASI Sulut, Ir Haefrey Sendoh mengatakan bahwa cabor atletik hanya menargetkan dua atlet untuk lolos PON XX Tahun 2016 di Jawa Barat.

Menurut Sendoh ketika mengikuti rapat evaluasi PON Remaja, pekan lalu, atletik adalah cabor terukur sama halnya dengan renang. Jadi, untuk mengirimkan atlet di babak kualifikasi PON mereka tahu persis atlet yang sudah siap bertanding sesuai dengan kualifikasi waktu yang dimiliki atlet tersebut.

“Saat ini, hanya dua atlet Sulut yang memiliki kualifikasi waktu yang bisa bersaing di tingkat nasional. Jadi, berdasarkan kondisi demikian, atletik Sulut hanya bisa mematok dua atlet masing-masing Agustine Bawele dan Reynold Manalip. Keduanya ditargetkan untuk lolos ke PON Jabar,” jelas Sendoh, yang juga adalah Sekot Manado.

Sementara soal target medali di PON Jabar, menurut Sendoh, sesuai dengan hasil capaian di level nasional, pihaknya hanya menaruh harapan pada Agustine Bawele di nomor 100 meter gawang dan 200 meter. “Tapi, untuk bisa memelihara peluang medali di PON Jabar, perlu dilakukan sejumlah persiapan termasuk memberikan kesempatan bertanding di level nasional bahkan international,” ujar Sendoh.(dni/Amas)

Tahun 2015, Bridge Bakal Dipertandingkan di Popnas Jabar

Suasana pertandingan Bridge (Foto ist)

Suasana pertandingan Bridge (Foto ist)

MANADO – Ketua Umum PB Gabsi, DR dr Ekawahyu Kasih MM SH MH memastikan bahwa cabang olahraga bridge akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Tahun 2015 di Jawa Barat.

Hal itu dikemukakan Ekawahyu ketika menyampaikan sambutan pada pelantikan Pengurus Propinsi (Pengprop) Gabsi Sulut, Sabtu lalu di Hotel Lion Manado. Karena itulah, ia meminta kepada jajaran pengurus Gabsi seluruh Indonesia termasuk Sulut untuk mengoptimalkan pembinaan olahraga bridge di tingkat pelajar.

Dikatakan Ekawahyu, masuknya olahraga bridge di Popnas Jabar telah ditegaskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat peringatan HUT Gabsi, baru-baru ini. “Sudah ada kepastian dari Kemenpora untuk mempertandingkan cabang olahraga bridge di Popnas Tahun 2015 di Jabar,” ujar Ekawahyu.

Selain di Popnas, cabor bridge juga akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja II di Jawa Tengah Tahun 2017. “Ketua Umum KONI Pusat sudah memberikan kepastian mengenai status cabor bridge di PON Remaja II dimana pada saat itu akan dipertandingkan secara resmi,” katanya.(Don/Amas)

iklan1