Category: Slider Bawah

Manado Masuk Daftar Destinasi Wisata Favorit Asia Tenggara

20140730-124440-45880611.jpg
MANADO – Dengan pesatnya perkembangan maskapai berbiaya rendah dan penerbangan rute pendek, YAM, sebuah saluran televisi Taiwan tentang dunia pariwisata melalui program acara “YAM PK”, melakukan sebuah survei. Survei tersebut berusaha menyeleksi sepuluh besar pulau wisata terfavorit di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Ternyata, Bali dan Manado mendapatkan peringkat ketiga dan keenam dalam daftar tersebut. Di peringkat keenam, Manado berhasil melewati Okinawa (Jepang), Phuket (Thailand), El Nido (Filipina), dan Langkawi (Malaysia).

Sementara di peringkat ketiga, Bali melampaui Saipan (Mariana) dan Cologne Island (Filipina). Bali dikalahkan oleh Boracay (Filipina) dan Koh Samui (Thailand).

Survei tersebut memasukan pulau-pulau sebagai destinasi wisata berdasarkan kriteria pemilihan yaitu dapat dituju dengan penerbangan selama 6 jam atau kurang dari Taipei. Survei ini diadakan selama tiga minggu sejak 4-18 Juni dengan menyaring 33 pulau wisata di seluruh kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Melalui jajak pendapat yang melibatkan 110 ribu orang lebih, Boracay di Filipina berhasil dinobatkan sebagai pemenang pertama. Boracay juga pernah dinobatkan oleh Lonely Planet dan beberapa majalah asing sebagai pantai paling indah di dunia.

Hasil survei selengkapnya adalah:
1. Boracay, Filipina
2. KohSamui, Thailand
3. Bali, Indonesia
4. Saipan, Mariana
5. Cologne, Filipina
6. Manado, Indonesia
7. Okinawa, Jepang
8. Phuket, Thailand
9. El Nido, Filipina
10. Langkawi, Malaysia.

(ng/rr)

Pawai Takbiran di Manado Diramaikan Pula Oleh Warga non-Muslim

20140728-152629-55589237.jpg

MANADO – Pawai takbiran yang digelar di Kota Manado, Minggu (27/7/2014) malam berlangsung meriah. Peserta takbiran ini tak hanya umat muslim saja, tapi juga banyak warga non-muslim.

Menyewa kendaraan mikrolet yang disertai sound system apik, para peserta pawai takbiran yang berasal dari umat non-muslim ikut bertakbir walaupun hanya lewat alunan takbir dari sound system kendaraan.

Michael Mamesah, 24 tahun, salah satu warga non-muslim yang ikut takbiran, mengaku setiap tahun ikut dengan rekan-rekan muslimnya dalam takbiran. “Sudah jadi kebiasaan dan terus dilakukan sejak usia 17 tahun saat masih SMA,” kata Mamesah.

Kendaraan yang ikut pawai takbiran di Kota Manado sangat banyak sehingga memacetkan ruas jalan yang dilintasi oleh pawai takbiran ini. Kendati demikian, pawai berjalan baik tanpa rusuh.

Kegiatan takbiran ini sendiri dilaksanakan oleh remaja Masjid Miftahul Jannah. Pawai takbiran dilepas dari halaman kantor Gubernur Sulawesi Utara dan berakhir di kawasan pusat bisnis Boulevard. Pawai dilepas pukul 19.30.

(tp/rr)

Sidak Pasar Swalayan, Wagub Temukan Makanan Kadaluarsa

sidak-pasar

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulut melakukan sidak pasar jelang perayaan Idul Fitri. Inspeksi dilakukan di empat pasar swalayan di Manado, Kamis (24/7/2014), dipimpin oleh Wakil Gubernur (Wagub) Djouhari Kansil.

Sidak dilakukan dari pasar swalayan Multi Mart Ranotana, Fresh Mart Bahu, Hypermart Mantos dan pasar swalayan Golden Jalan Sam Ratulangi Manado.

Dalam sidak kali ini, Wagub menemukan bahan makanan yang sudah kadaluarsa di swalayan Multi Mart Ranotana, yaitu bahan makanan berjenis kolang kaling yang tidak memiliki tanggal kadaluarsa.

Demikian pula di swalayan Golden, Wagub menemukan salah satu produk jenis kopi bubuk yang sudah lewat tanggal kadaluarsanya, kopi bubuk (dari Malaysia) yang tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa, beberapa kue lapis legit merek Monica yang tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa dan beberapa sudah mendekati tanggal kadaluarsanya.

Wagub minta manajemen pasar swalayan kiranya lebih memperhatikan produk-produk yang sudah memasuki masa kadaluarsa, mengingat umat muslim saat ini akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1453 H.

“Karena itu masyarakat perlu hati-hati dalam membeli bahan makanan, baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Jangan tergiur dengan harga murah, tetapi perlu memperhatikan batas tanggal kadaluarsanya dengan lebih hati-hati,” kata Kansil.

Dalam sidak tersebut, Wagub didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Sanny Parengkuan, Kadis Perindag Olvie Ateng, Kadis DKP Ronald Sorongan, Kadis Kesehatan Grace Punuh, Kaban Ketahanan Pangan Sandra Moniaga dan Karo Ekonomi Jeane Mendur.
(hps/rr)

Prof Ellen Kumaat Rektor Unsrat Terpilih

Ellen-Kumaat

Prof Ellen Kumaat

MANADO – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado telah selesai melakukan pemilihan Rektor. Prof Ellen Kumaat berhasil memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan rektor (pilrek) yang digelar di Rektorat Lantai IV, Rabu (23/7/2014).

Prof Ellen dalam pilrek sukses mengungguli saingan terberat Prof Dody Sumajouw dan calon lainnya, Prof Venaetia Danes.

Sebelumnya, dalam penyaringan Rabu (16/7/2014) lalu, Prof Dody memperoleh suara terbanyak dengan raihan 23 suara diikuti Prof Ellen 18 suara dan Prof Danes memperoleh 9 suara, sehingga ketiganya lolos ke babak pemilihan rektor.

Ketua Senat Prof Dr Yanny Kusen mengatakan, proses pemilihan telah sesuai dengan hasil yang direncanakan dan berjalan secara normal serta partisipasi senat, calon dan perwalikan Menteri berjalan 100 persen baik.

Kusen menjelaskan, suara Menteri Prof Muhammad Nuh diwakilkan kepada Dr Patdono, Sekretaris Direktur Jendral Pendidikan Tinggi.

Rektor terpilih rencananya akan dilantik Jumat 25 Juli 2014 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat. Hasil pemilihan langsung dibawah Sekretaris Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Dr Patdono di Jakarta.

“Sebagai Ketua senat dan seluruh anggota senat mengharapkan Unsrat menjadi lebih baik. Ada titipan dari Sekjen Dikti bahwa apa lagi yang akan dilakukan untuk Unsrat sebagai aset Negara yang ada saat ini. Tidak ada riak-riak pada proses pemilihan dan setelah terpilih karena diawali dengan pembacaan kesepakatan bersama yang telah ditulis para bakal calon. Semua menerima dengan sepenuh hati dan
suka cita,” ujar Kusen.

Pasca terpilih, Prof Ellen tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya. “Saya akan melayani dengan sepenuh hati memajukan Unsrat,” katanya.

Rektor terpilih menambahkan, diawal tugasnya akan melakukan koordinasi, rekonsiliasi semaksimal mungkin. Terutama untuk standar penerimaan mahasiswa yang masuk melalui jalur To Mou Tou (T2). Harapan kedepan ada banyak bahkan sepuluh langkah kedepan.

Semua orang mempunyai harapan yang sama untuk membuat Unsrat lebih maju lagi. “Pada saat penghitungan suara tadi dan jauh sebelumnya memang sudah harus siap menang dan siap kalah,” ujarnya menutup pembicaraan.

Dalam pemilihan tersebut, Prof Dody yang sewaktu penyaringan memperoleh 23 suara, saat pilrek hanya bisa menaikkan suara hingga angka 41. Sedangkan Prof Ellen yang sewaktu penyaringan hanya memperoleh 18 dukungan melonjak hingga memperoleh 51 suara.

Total suara Mendikbud sendiri hanya 34 persen, karena Pelaksana tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Musliar Kasim MS tak menggunakan hak pilihnya.
(tr/ar)

Jelang Lebaran, Edaran Uang Palsu di Sulut Meningkat

uang-palsuMANADO – Berdasarkan catatan Bank Indonesia Sulawesi Utara, peredaran uang palsu di provinsi itu meningkat 96,82% menjadi 124 lembar pada kuartal II/2014 dari periode yang sama tahun lalu hanya 63 lembar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) Luctor E Tapiheru mengatakan peredaran uang palsu itu terdiri dari pecahan Rp100.000 sebanyak 118 lembar atau senilai Rp11,8 juta dan pecahan Rp50.000 sebanyak enam lembar atau senilai Rp300.000.

Meskipun demikian, penemuan uang palsu sepanjang kuartal II/2014 ini mengalami penurunan sebesar 16,77% dibandingkan kuartal I/2014 sebanyak 149 lembar.

“Pada kuartal I/2014 lalu ditemukan uang palsu sebanyak 149 lembar terdiri pecahan Rp100.000 sebanyak 140 lembar atau setara dengan Rp14 juta dan pecahan Rp50.000 sebanyak sembilan lembar atau setara Rp450.000,” katanya, Selasa (22/7/2014).

Dia menuturkan pihaknya gencar melakukan sosialisasi keaslian uang untuk memberi pemahaman kepada masyarakat daerah tersebut.

“Sosialisasi ini memberi manfaat yang besar, sebab masyarakat semakin mengenal keaslian rupiah,” katanya.
(bs/ar)

iklan1