Category: Slider Bawah

Dewan Menteri Segitiga Terumbu Karang Akan Bertemu di Manado

20140509-191657.jpg
JAKARTA – Dewan Menteri Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Council of Ministers/CT-COM) yang beranggotakan menteri dari Indonesia, Malaysia, Papua New Guini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste akan bertemu di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Mereka akan berkumpul dalam pertemuan kelima 15 Mei mendatang disela World Coral Reef Conference/WCRC (Konferensi Terumbu Karang Dunia), di Manado, menurut siaran pers Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF), Kamis (8/5/2014).

Keenam negara itu merupakan anggota CTI-CFF atau Prakarsa Segitiga Terumbu Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, sebuah kerjasama multilateral yang dibentuk pada 2009 untuk menghadapi ancaman terhadap sumber daya pesisir dan laut di wilayah yang dianggap sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Secara bersama, keenam negara tersebut memiliki jurisdiksi atas wilayah perairan laut yang menyimpan 29 persen populasi terumbu karang dunia dan memiliki tingkat konsentrasi spesies karang dan ikan tertinggi yang dapat ditemui pada bagian laut mana saja di seluruh dunia.

“Pertemuan Tingkat Menterike-5/Ministerial Meeting(MM-5) yang dijadwalkan pada tanggal 15 Mei 2014 akan mengetengahkan masalah-masalah terkait berbagai aspek kelembagaan – termasuk pendirian, rencana operasi, anggaran serta staf utama kantor permanen Sekretariat Regional CTI-CFF,” ujar Anang Nugroho, Ketua Kelompok Kerja Mekanisme Koordinasi (Coordination Mechanisms Working Group – CMWG) yang bertanggung-jawab dalam hal prosedur organisasi dan operasi CTI-CFF.

Untuk saat ini, seluruh kegiatan CTI-CFF dilayani oleh kantor Sekretariat Regional Interim/Interim Regional Secretariat (IRS) di Jakarta serta dijalankan oleh pemerintah Indonesia. IRS diharapkan dapat bertransisi menjadi Sekretariat permanen dalam tahun ini.

MM5 juga akan mengevaluasi perkembangan dari berbagai program dan kegiatan CTI-CFF sejak pertemuan terakhir di Putrajaya, Malaysia pada November 2012. “Bagian penting dari agenda pertemuan tersebut adalah peralihan jabatan resmi ketua CT-COM dari Malaysia ke Papua New Guini,” ujar Prof. Ir. Sjarief Widjaja, Ph.D., FRINA, Ketua IRS.

Pada 13 Mei ini, CMWG akan melakukan penyempurnaan akhir rencana kegiatan dan anggaran Sekretariat Regional CTI-CFF. Hasil kerja mereka akan dikaji oleh pejabat-pejabat senior setingkat di bawah menteri dari enam negara yang berkumpul secara khusus pada 14-15 Mei dan akan menyiapkan serangkaian laporan untuk mendapatkan pertimbangan dan persetujuan para menteri.

“Beberapa aspek kunci dari pertemuan akan terfokus pada berbagai masalah prosedural terkait langkah-langkah dalam proses penerimaan Brunei Darussalam sebagai anggota baru CTI-CFF dan Coral Triangle Center (CTC) yang berkedudukan di Bali sebagai mitra pembangunan selain proses mekanisme kerjasama dengan lembaga antar pemerintah seperti Southeast Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) dan United Nations Food and Agriculture Organization (FAO),” ungkap EkoRudianto, Wakil Ketua IRS untuk Koordinasi dan Urusan Luar.

Pada tanggal yang sama (13 Mei), pemerintah Indonesia dan berbagai organisasi mitra CTI-CFF akan meluncurkan sistem perlindungan kelautan berbasis regional yang luas di wilayah Segitiga Terumbu Karangyang disebut dengan Coral Triangle Marine Protected Area System (CTMPAS).

Sistem tersebut memberikan seperangkat kriteria untuk pengelolaan efektif wilayah kelautan yang dilindungi di kawasan Segitiga Terumbu Karang, dan diharapkan dapat mewujudkan wilayah kelautan terlindungi yang saling terhubung dengan kuat, mampu bertahan dari berbagai ancaman dan mendapatkan pendanaan berkelanjutan.

Sesudah acara peluncuran program CTMPAS, para pemimpin perempuan dari seluruh kawasan Segitiga Terumbu Karang akan berkumpul dalam acara CTI-CFF Women Leaders Forum yang baru pertama diadakan.

Forum ini merupakan sebuah jaringan pembelajaran bagi para perempuan yang memegang peran kepemimpinan dalam mempertahankan keberlanjutan sumber daya alam kelautan kawasan Segitiga Terumbu Karang.

Acara ini juga menjadi ajang penghargaan atas pencapaian para pemimpin perempuan di tingkat akar rumput yang mempelopori konservasi kelautan di negara-negara CTI-CFF selain sebagai sebuah platform untuk membangun kapasitas perempuan dalam memimpin upaya pelestarian dan mempertahankan sumber daya alam kelautan dan pesisir kawasan yang unik.

Pada tanggal 16 Mei, para menteri CTI-CFF akan menghadiri pembukaan gedung CTI Center yang baru dibangun dan akan menjadi kantor Sekretariat Regional CTI-CFF.

“Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan berkenan meresmikannya,” ujar Dr.SudirmanSaad, Sekretaris Eksekutif Komite Koordinasi Nasional Indonesia untuk CTI-CFF.

Dr. Saad mengatakan bahwa pertemuan tingkat menteri CTI-CFF merupakan salah satu kegiatan utama dalam agenda WCRC selain pertemuan tingkat menteri untuk Program Aksi Ekosistem Laut Arafura danLaut Timor atau Arafura and Timor Seas Ecosystem Action (ATSEA), sebuah forum bisnis untuk kebijakan dan perencanaan kelautan, simposium karbon biru dan pameran terumbu karang.

Dilaksanakan dari tanggal 14-17 Mei, WCRC dimaksudkan sebagai ajang untuk mempertemukan berbagai perspektif, disiplin ilmu, dan keahlian yang berbeda untuk mempromosikan sebuah konvensi internasional tentang terumbu karang.
(an/rr)

Penahanan 20 Anggota DPRD Boltim Belum Akan Dilakukan

iver-manossoh-suluttoday Ajun Komisaris Polisi Iver Manossoh

Ajun Komisaris Polisi Iver Manossoh

BOLTIM – Kapala satuan reserse dan kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bolmong Ajun Komisaris Polisi Iver Manossoh mengatakan, Kasus korupsi dana Makan Minum (MaMI) yang melibatkan 20 anggota DPRD Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) hingga kini masih diproses.

Rencana penahanan para legislator itu pun belum akan dilakukan sekarang, karena masih ada berkas yang masih dirampungkan.

“Belum sekarang, semua masih dalam perampungan,” kata Iver Selasa (6/5/2014).

Untuk tindakan penahanan, Iver mengatakan setelah semua prosedur ke gubernur ditempuh, juga harus melalui pertimbangan penyidik.

Diketahui 20 anggota DPRD Kabupaten Boltim saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik terkait kasus dugaan korupsi dana makan minum sekitar enam ratus juta rupiah lebih.

Dana MaMi itu berada di pos dana makan minum sekretariat DPRD pada tahun anggaran 2012 lalu.

Kasus itu juga telah menyeret empat staf di kantor sekretariat DPRD yang saat ini telah ditahan. Satu diantaranya sudah menjalani hukuman 1 tahun penjara berdasarkan putusan sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado.
(tco/rr)

Asyik Hirup Ehabond, 10 Siswa SMK Kotamobagu Dibekuk Satpol-PP

Siswa-Diamankan-Pol-PP-saat-hirup-Ehabond

ist

KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kotamobagu mengamankan sepuluh orang pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Senin (5/5/2014). Mereka dipergoki tengah menghirup lem ehabond.

Sebelumnya, Satpol-PP melakukan patroli di hutan kota di daerah Mongkonai. sekitar pukul 09.00 pagi, di dalam hutan kota mereka menemukan sepuluh siswa tersebut bersama beberapa kaleng ehabond. Saat dibawa ke kantor Pol-PP, kesepuluh siswa itu masih mengenakan seragam sekolah.

“Ada tiga kaleng lem ehabond yang kita sita. Dua kaleng sementara dihirup, dan satunya lagi masih tertutup. Bukti lain yang kami temukan juga adalah rokok,” kata Kepala Provos Pol PP, Helmi Maskati yang juga ikut dalam patroli.

Pelajar yang masih duduk di bangku kelas X dan XI SMK itu langsung dimuat dikendaraan Patroli dan didata di kantor Pol PP.

Menurut Helmi, para siswa ini beralasan mereka berada di luar karena datang terlambat dan tidak diizinkan masuk oleh pihak sekolah.

Satpol-PP kemudian mengkonfirmasi pihak sekolah, ternyata para siswa ini hanya izin sebentar dan sudah tidak balik lagi ke sekolah. Usai didata dan diberikan pembinaan, para pelajar ini dibawa ke sekolah mereka.

Dampak Menghirup Ehabond (Ngelem)

Sementara Kadis Kesehatan Kotamobagu Salmon Helweldery mengungkapkan, dampak dari ngelem bisa akibatkan kerusakan otak seperti cepat pikun, parkinson dan kesulitan mempelajari sesuatu.

Selain itu, fungsi otot juga akan melemah, cepat depresi, sakit kepala dan mimisan, serta kerusakan saraf yang memicu hilangnya kemampuan mencium bau dan mendengar suara.

“Banyak hal yang akan timbul ketika manusia menghirup lem dan sejenisnya seperti kurusakan otak dan paru-paru. Untuk kelangan pelajar sendiri akan membuat semangat belajarnya menurun dan dipastikan nilainya akan jeblok,” kata Salmon.

Efek yang ditimbulkan dari menghirup uap lem itu sendiri hampir mirip dengan jenis narkoba yang lain yakni menyebabkan halusinasi, sensasi melayang serta rasa tenang sesaat meski kadang efeknya bisa bertahan hingga 5 jam sesudahnya.

Efek lain yang bisa ditimbulkan saat pengaruh meghirup eha bond adalah tidak merasakan lapar meskipun sudah waktunya makan karena ada penekanan sensor lapar di susunan saraf di otak.

Dia sendiri heran maraknya penggunaan lem ehabond dikalangan pelajar. Sehingga, harus ada langka tegas yang harus dilakukan termasuk pembatasan penjualan lem eha bond oleh pemilik warung.

“Orang tua, pihak sekolah juga harus tahu tentang dampak yang ditimbulkan soal lem eha bond yang marak digunakan kalangan pelajar,” kata Salmon.
(tco/has/ar)

KPU Sulut Lakukan Penghitungan Ulang Dipantau Langsung Gubernur

sarundajang-kapolda-forkompinda

MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara melakukan penghitungan suara ulang hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Dengan dijaga ketat oleh aparat kepolisian, penghitungan ulang digelar di SMK 2 Jl. Pumorouw Manado, Selasa (6/5/2014).

Gubernur Sinyo Harry Sarundajang didampingi Wagub Djouhari Kansil beserta unsur Forkompinda hadir untuk memantau secara langsung penghitungan tersebut.

Gubernur Sulut dan rombongan meninjau satu persatu ruangan yang menjadi tempat perhitungan suara yang berjumlah 11 ruangan dikhusukan untuk sejumlah Kecamatan di Kota Manado.

Kepada wartawan gubernur mengatakan sekaligus mengajak seluruh masyarakat agar dengan sabar menunggu hasil perhitungan suara ulang tersebut.

Gubernur menghimbau agar semua pihak menghindari potensi konflik yang dapat terjadi. “Karena ini perhitungan ulang ini hanya berusaha mencocok-cocokan data yang satu dengan data yang lainnya,” kata Sarundajang.

Salah satu anggota Komisioner Bawaslu Sulut Johny Suak menerangkan, Bawaslu Sulut mengerahkan seluruh Panwaslu Kabupaten Kota se-Sulut untuk membantu kelancaran penghitungan ulang tersebut, sama halnya dengan KPU Sulut yang dibantu oleh KPU Kab Kota se-Sulut.

Sebagaimana diketahui bahwa penghitungan ulang tersebut dilakukan untuk Kota Manado.
(hps/rr)

Aktivitas Meningkat, Gunung Soputan Status Siaga

gunung-soputan-suluttoday

Gunung Soputan – ist

MANADO – Status Gunung Soputan menjadi Siaga (Level III). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status tersebut yang sebelumnya berstatus Waspada (Level II), sebab aktivitas Soputan terus menunjukkan peningkatan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memberitahukan hal tersebut melalui keterangan tertulis di Jakarta.

“Terhitung mulai Kamis 1 Mei pukul 11.00 Wita, didasarkan hasil pemantauan secara kegempaan Gunung Soputan sejak bulan Januari hingga 1 Mei 2014 pukul 06.00 Wita, di mana terjadi peningkatan jumlah Gempa Guguran, Gempa Hembusan dan Vulkanik Dalam (VA) terutama kegempaan pada 30 April hingga 1 Mei 2014 secara signifikan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Sutopo, hasil pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Soputan secara visual, juga terdapat hembusan asap kawah putih ketinggiannya sedang dengan tinggi 50-100 meter di atas puncak Gunung Soputan.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak beraktivitas pada radius sekitar 6,5 km dari puncak Gunung Soputan, guna menghindari ancaman guguran lava dan awan panas guguran. Dilarang melakukan pendakian, wisata dan aktivitas lain pada radius 6,5 km.

“Masyarakat dihimbau tetap tenang. Jangan terpancing isu menyesatkan. Masyarakat belum perlu mengungsi. Ada 568 jiwa penduduk yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 dan 599 jiwa di KRB 2,” ungkap Sutopo.

 
(dbs/rar)

 

iklan1