Category: Sulut

Bung HILMAN Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan

Hilman Firmansyah Idrus dan anak-anak panti Asuhan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi muda yang dikenal vokal dan santun, ialah Hilman Firmansyah Idrus memanfaatkan waktu liburanya untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti Asuhan Sitti Khadijah di Kombos Timur Kecamatan Singkil Kota Manado. Kegiatan silaturahmi dengan anak pati dilaksanakan, Minggu (24/3/2019), dimana Bung Hilman sapaan akrab politisi PDIP Kota Manado ini membawa makanan siap saji untuk dibagikan kepada anak panti.

Hilman saat diwawancarai wartawan mengaku perlunya memelihara kepedulian antara sesama masyarakat. Ia berharap apa saja perbuatan baik yang dilakukan manusia akan menumubuhkan rasa cinta antara sesama, perasaan saling menyayangi antara satu dengan lainnya.

”Kita perlu merawat rasa peduli antara sesama makhluk ciptaan Allah. Kiranya dengan cara-cara sederhana ini membuat silaturahmi, kebersamaan dan kecintaan kita sebagai makhluk ciptaan Allah selalu terpelihara. Saya dan tim hadir untuk membagikan sedikit bantuan, makanan siap saji, kiranya bermanfaat bagi adik-adik kita di panti Asuhan Sitti Khadijah Kombos,” ujar Hilman.

Lanjut Caleg Nomor Urut 5 dari PDIP untuk Dapil Kota Manado yang akan memperebutkan kursi DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan mengasa sisi kemanusiaan melalui tindakan peduli antara sesama merupakan hal sederhana tapi sukar dilakukan politisi bila tidak dibiasakan. Bung Hilman berharap agar dirinya terus konsisten membina silaturahmi dengan anak-anak panti Asuhan.

”Semoga apa yang kita lakukan ini bermanfaat. Minimalnya mempertajam nalar dan kepekaan kita bahwa hidup bersosial dan saling membantu adalah sangat mulia. Kiranya kegiatan-kegiatan penyaluran bantuan ini membuat saya selalu konsisten bersama masyarakat, terutama keberadaan panti Asuhan,” ucap Hilman. (*/Redaksi)

Bawakan Kajian Terkait ‘Magnet Rezeki’, Ini Materi yang Disampaikan Faisal

Faisal Salim saat memberikan kajian (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – ”Bahwa ternyata setiap orang sudah memiliki rezeki melimpah dari Allah Banyak orang gak yakin, kenapa kok gak yakin, seperti tidak pantas. Padahal setiap orang harusnya memiliki rezeki yang melimpah. Katanya rezeki sudah ditakar, apakah kita tau rezeki kita takarannya berapa?,” tegas Faisal Salim CTMR, Minggu (24/3/2019) saat kajian Subhu keliling bersama Bikers Subuhan di Masjid An Nur Lolak Kabupaten Bolaang Mangondouw Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Faisal yang akrab disapa Bang Toyib dan kini menjadi pengusaha properti itu membagikan pengalamannya. Menurut Bang Toyib Allah telah menjanjikan jalan hidup masing-masing. Terutama juga berkaitan dengan kekuasaan dan penghidupan.

”Saya mau kasih tau, membagikan pengalaman bahwa dalam Surat Annur ayat 55 Allah SWT mengatakan

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ .

Artinya bahwa Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, Kenapa kok tidak tercipta seperti itu? Karena ada perisainya.. apa itu?, tak lain adalah dosa,” kata Bang Toyib dihadapan ratusan Jamaah Subuh.

Faisal Salim alias Bang Toyib (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut Bang Toyib, jadi yang menghalangi seseorang dengan rezeki adalah dosa. Al-qur’an Surat Nuh ayat 10, 11, 12  فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ﴿١٠﴾؅ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا ﴿١١﴾؅ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا ﴿١٢﴾؅ 10.

yang artinya, maka aku berkata (kepada mereka).

“Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun. Kemudian, tambah Bang Toyib, janji Allah apa setelah kita minta ampun? Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, 12. dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu,” ujar Bang Toyib dalam kajian tersebut.

Para Jamaah serius mendengarkan kajian (FOTO Suluttoday.com)

Padahal Allah SWT telah menciptakan kalian, lanjut Bang Toyib. Allah SWT sanggup membuat semua itu terjadi. ”Apa yang membuat rezki kita gak datang? Kita jatuh cinta pada perisai dan kita pasang perisai itu. Nah makanya kita perlu meneliti, apa2 saja yang menjadi perisai kita,” tegas Bang Toyib menutup. (*/Redaksi)

JIW Serukan Gereja Peduli Lingkungan

Kegiatan JIW peduli lingkungan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Jemaat GMIM Imanuel Wanea (JIW) Manado secara tegas dan nyata dalam kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini nampak jelas saat pembukaan kegiatan HUT Ke- 66, Pengucapan Syukur dan Hari hari raya gereja (HHRG) Sabtu (22/03/2019) pagi.

semua anggota jemaat yang ikut dalam jalan sehat membawa tumbler sebagai bukti dukungan gereja untuk program pemerintah mengurangi pemakaian bahan plastik yang menjadi masalah besar bagi lingkungan dan senada dengan penjelasan dari Ketua Panitia Jatti Onibala Tendean kepada media ini.

“Pembukaan rangkaian HUT Ke 66 Pengucapan Syukur dan Hari hari raya gereja JIW menandakan awal kegiatan dimulai sekaligus membawa pesan gereja peduli lingkungan dengan tak membuang sampah plastik salah satunya dengan membawa tumbler saat kegiatan jalan sehat,” ujar Tendean.

Untuk diketahui ada 25 kolom di jemaat GMIM Imanuel Wanea dengan 1000 anggota jemaat ikut dalam kegiatan tersebut Setelah jalan sehat, dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat Pdt Julien Saisab Rotty. (cat)

Asah Keterampilan, Ini yang Dilakukan Prajurit Korem 131 Santiago

Prajurit TNI AD, khususnya untuk Korem 131 Santiago saat latihan menembak (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Prajurit TNI AD selain disiplin, diharuskan trampil juga dalam berbagai bidang, tak terkecuali prajurit Korem 131/Santiago yang adalah bagian dari Tentara Nasional Angkatan Darat kali ini mengasah ketrampilannya dalam hal menembak.

Latihan menembak sejanta ringan ini dilaksanakan selama tiga hari, dimulai dari tanggal 19-21 Maret 2019 bertempat di lapangan tembak Kompi Bantuan Yonif Raider 712/Wiratama, Jumat (22/3/2019). Latihan menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit.

Tujuannya dalam rangka pembinaan sekaligus mengasah serta peningkatan kemampuan perorangan prajurit Korem 131/Santiago agar selalu mahir dalam bidang menembak sehingga menjadi prajurit yang profesional, dan ini sesuai dengan program kerja Tri Wulan I TA 2019.

”Sejak hari pertama dilaksanakan latihan ini sampai hari kedua khusus untuk menembak senjata ringan laras panjang dengan jarak 100 meter dan sikap tiarap, selanjutnya pada hari ketiga menembak senjata laras pendek/Pistol dengan jarak 15 meter, sikap berdiri yang diikuti oleh personel tim Intel dan pejabat teras korem 131/Santiago,” ujar Kapenrem 131 Santiago, Mayor Inf Saul Malangkas saat diwawancarai wartawan.

Ditambahkannya bahwa yang hadir pada latihan tersebut yakni para Kepala Seksi dan Ka Balal Korem 131/Santiago, Perwira Staf serta seluruh Prajurit korem 131/Santiago. (*/Redaksi)

Datangi Makorem 131/Santiago, Ini yang Dilakukan Puluhan Peserta Diklat Pim Minsel

Peserta Diklat mendengarkan pemaparan materi dari Danrem 131/Santiago (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Jumat (22/3/2019), sejumlah peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pim IV tahun 2019 dari pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendatangi kantor Makorem 131/Santiago di Manado Sulawesi Utara (Sulut). Pada kesempatan tersebut Danrem 131/Stg Brigjen TNI Joseph Robert Giri, S.IP.,M.Si langsung menerima kedatangan mereka.

Menerka Danrem saat memberikan materi wawasan kebangsaan kepada 25 peserta Diklat Pim tersebut tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meningkatkan wawasan kebangsaan dan menjaga kerukunan di daerah sampai tingkat Nasional.

Suasana berlangsungnya Bimtek (FOTO Ist)

”Silahkan mendalami dan amalkan Empat Pilar kebangsaan yang harus tetap dipegang teguh. Ingat Indonesia terus diserang faham/ideologi yang mengancam terjadinya perpecahan. Empat pilar kebangsaan menjadi pondasi negara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI,” ujar Brigjen Joseph di ruang rapat Makorem 131/Santiaga.

Ditambahkan Danrem bahwa pentingnya menanamkan sikap Cinta Tanah Air dan rela berkorban demi Negara yang kita cintai. Selain itu, peserta Diklat juga ditemani 6 orang tenaga pengajar yang dipimpin Robbyn Mahino SE (Kabid Diklat).

Sesi foto bersama Danrem dan peserta Diklat Pim (FOTO Ist)

”Kita lahir di tanah Negara Indonesia, kita tinggal di tanah ini kita besar di tanah ini dan kita makan dan minum dari tanah yang kita pijak yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selesai memberikan materi, Danrem memberikan waktu untuk tanya jawab,” tutur Danrem Brigjen Joseph.

Sekedar diketahui, yang hadir dalam kesempatan tersebut Kolonel Inf Rudolf S. Manopo (Kasrem 131/Stg) dan Letkol Inf Akatoto (Kasiop Korem). Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilanjutkan acara foto bersama. (*/Redaksi)

iklan1