Category: Sulut

GSVL Dilantik Jadi Ketum Panitia Konvensi Nasional 500 Tahun Peringatan Reformasi Protestan

Wali Kota GSVL saat dilantik (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut tak pernah menolak jika dipercayakan untuk melaksanakan tugas gereja. Bagi Wali Kota GSVL, tugas gereja adalah pekerjaan Tuhan yang wajib hukumnya harus dikerjakan.

Wali Kota Manado dua periode yang akrab disapa GSVL ini saat menghadiri ibadah Minggu sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Konvensi Nasional 500 tahun peringatan reformasi Protestan, di Jemaat GMIM Betel Winangun, Kecamatan Malalayang, Minggu (20/8/2017). Dalam pelantikan yang dlakukan Pdt Melky Tamaka STh, Wali Kota GSVL dipercayakan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Panitia Pelaksana.

“Saya tidak tahu kenapa saya kembali dipercayakan BPMS GMIM menjadi Ketua Umum. Karena sebagai Walikota Manado tugas-tugas saya sangat banyak. Tapi, saya punya prinsip, tidak akan pernah menolak jika itu adalah tugas yang dipercayakan Tuhan melalui gereja,” ujar Wali Kota GSVL.

Prinsip ini, kata Wali Kota selalu dipegang teguh, Alasannnya, jabatan Walikota yang diemban sekarang semata-mata karena anugerah Tuhan dan oleh-Nya harus disyukuri dan kembalikan dengan pemberian diri.

“Saya percaya, saya jadi Walikota disamping karena kepercayaan rakyat, tetapi terutama karena anugerah Tuhan. Inilah alasan mengapa saya tidak berani menolak jika diberi tugas melayani pekerjaan Tuhan,” kata GSVL saat sambutan.

Selain itu, suami tercinta Rektor Unima Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene ini juga mengajak agar semua pihak yang terkait dapat mendukung dan menunjang tugas-tugas yang diberikan gereja tersebut. Disisi lain, dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab I Korintus 12 ayat 12 sampai 31, Pdt Melki Tamaka mengingatkan tentang gereja-gereja yang memiliki peran yang berbeda-beda tetapi mempunyai tanggung jawab yang sama kepada kepala gereja, yaitu Yesus Kristus.

“Gereja Tuhan ibarat satu tubuh dengan beda-beda peran dan fungsinya. Tetapi semua tanggung jawabnya kepada Yesus Kristus sebagai kepala gereja,” ucap Pdt Melki.

GS Vicky Lumentut saat sambutan (Foto Ist)

Dikatakan Pdt Melki lagi bahwa panggilan untuk melakukan pekerjaan Tuhan dengan tulus merupakan ciri seorang murid Tuhan.

“Apa yang dilakukan Pak Walikota Manado dengan selalu menerima dengan tulus tugas gereja, adalah ciri-ciri seorang murid Tuhan. Karena seorang murid beda dengan menjadi pengikut, karena pengikut hanya mengejar kepentingannya semata,” ujar Pdt Melki.

Sekedar diketahui, Ibadah minggu sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Konvensi Nasional 500 tahun peringatan reformasi Protestan, dihadiri pula sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota Manado, termasuk Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado yang juga Ketua Badan Pekerja Majells Jemaat (BPMJ) GMIM Betel Winangun sekaligus Ketua Badan Pekerja Wilayah Manado Winangun Ddt Roy Lengkong dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Manado Drs Albert Wuysang.(*/Mas)

Tentukan Rute Karnaval ‘Manado Fiesta’, Pemkot dan Polda Sulut Satu Suara

Wali Kota Manado, GSVL saat menjelaskan karnaval Manado Fiesta dalam pertemuan tersebut (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Jumat (18/8/2017) diundang menghadiri pertemuan dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) guna membahas rekayasa lalu lintas saat kegiatan ‘Manado Fiesta 2017’, terutama kegiatan karnaval atau pawai kendaraan hiyas Fish n Coral (FisCO).

Pertemuan yang dilaksanakan di Mapolda Sulut, dipimpin Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sulut Kombes Pol Drs Kristono di hadiri Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut berlangsung dinamis. Pasalnya, rekayasa lalu lintas yang nantinya diterapkan dalam pelaksanaan karnaval ‘Manado Fiesta’ pada tanggal 2 September, harus diperhatikan secara matang.

Wali Kota Manado dua periode ini menegaskan karnaval ‘Manado Fiesta 2017’ merupakan iven terbesar dan pertama kali dilaksanakan di Manado. Selain itu, Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini berharap jalur jalan Piere Tendean Boulevard ditutup total.

”Kegiatan ini adalah iven pariwisata terbesar di tahun 2017. Manado Fiesta kami investasikan sebagai jawaban dari usulan para pelaku usaha pariwisata di Kota Manado serta memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-53 Propinsi Sulut,” ujar Wali Kota GSVL.

Wali Kota Manado berjabat tangan dengan Karo Ops Polda Sulut (Foto Ist)

Tidak hanya itu, Wali Kota Manado yang juga Ketua Partai Demokrat Sulawesi Utara itu meminta pengertian para pelaku usaha disepanjang Jalan Piere Tendean Boulevard agar mendukung kegiatan tersebut. Pebahasan rekayasa lalu lintas tampak alot karena pihak kepolisian mengusulkan agar Jalan Piere Tendean tidak ditutup total tetapi dibuka setengah jalan.

”Berdasarkan pengalaman kami, sebaiknya jalan Boulevard tetap seperti sekarang, hanya ditutup setengah jalan saja untuk karnaval,” kata Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dir-Lantas) Polda Sulut Kombes Pol Ari Subiyanto.

Sementara itu, terkait usulan tersebut tidak sejalan rencana Tim Kerja ‘Manado Fiesta 2017’ yang merencanakan penutupan jalan Piere Tendean serta pengalihan arus lalu lintas. Akhirnya, setelah melewati pembahasan yang cukup lama, jalur jalan Piere Tendean diputuskan untuk ditutup total tanggal 2 September.

Untuk diketahui, pelaksanaan karnaval yang direncanakan mulai pukul 15.00 Wita dimajukan pukul 10.00 Wita pagi. Tampak mendampngi Wali Kota GSVL dalam pertemuan tersebut Ketua Tim Kerja Manado Fiesta 2017 yang juga Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Dra Lenda Pelealu MSi, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Drs Albert Wuysang.(*/Mas)

2 September Lalu Lintas di Kota Manado Bakal Terganggu

Wali Kota Manado saat rapat bersama pihak Kepolisian (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Hajatan ‘Manado Fiesta 2017’ dipastikan berlangsung meriah, dimana kegiatan yang diawali dengan pawai kendaraan hias FisCo (Fish n Coral) Manado Fiesta 2017, diprediksi akan menghadirkan banyak peserta yang akan ikut. Jumat (18/8/2017), Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut saat rapat bersama jajaran Polda Sulawesi Utara (Sulut)  meminta maaf kepada masyarakat pengguna jalan serta pelaku usaha di jalan Piere Tendean Boulevard.

”Saya pastikan saat pelaksanaan karnaval dalam rangka Manado Fiesta pada tanggal 2 September, seluruh jalan di Kota Manado akan mengalami gangguan dan menimbulkan ketidaknyaman. Sebagai Walikota, saya memohon maaf atas situasi tidak normal ini,” ujar GSVL, begitu Lumentut akrab disapa.

Lanjut Wali Kota GSVL mengatakan bahwa situasi lalu lintas pada hari H akan terganggu dan merupakan konsekuensi dari sebuah iven besar yang baru pertama kali dilaksanakan di Manado.

”Kegiatan Manado Fiesta ini adalah iven pariwisata terbesar yang kami laksanakan untuk mendukung kebijakan Pak Gubernur yang mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Sulut khususnya ke Kota Manado. Jadi, kami minta pengertian masyarakat Manado, untuk memahami dan memberi waktu sehari saja untuk mendukung pelaksanaan karnaval ini,” ucap GSVL.

Wali Kota Manado dua periode ini juga meminta masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lalu lintas yang ada. Khususnya mereka yang biasa beraktifitas di sepanjang jalan Piere Tendean Boulevard.

”Mari luangkan waktu untuk ikut mendukung hajatan besar ini. Berikan kenyamanan bagi para tamu dan wisatawan yang datang ke Manado,” kata Wali Kota GSVL.

Untuk diketahui, karnaval Manado Fiesta akan dilaksanakan tanggal 2 September mulai pukul 10.00 Wita pagi. Lokasi start di jalan Boulevard Dua Sindulang dan finish di lokasi Taman Berkat samping Mantos Tiga dengan melintasi jembatan Soekarno. Peserta terdiri dari parade kendaraan hias, bendi hias serta pejalan kaki dari berbagai komponen masyarakat di Kota Manado ini.(*/Mas)

Walau di Guyur Hujan, Ribuan Siswa Siswi Turut Serta Pada Parade Drum Band Pawai Pembangunan

Kemeriahan Pameran Pembangunan Minsel (Foto Suluttoday.com)

AMURANG, Suluttoday.com – Guyuran hujan tak menyurutkan semangat ribuan peserta gerak jalan dan parade Drum Band pada kegiatan Pawai Pembangunan, yang dilaksanakan Jumat (18/8/2017), dalam rangkaian kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-72 di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pawai Pembangunan yang diikuti oleh seluruh unsur SKPD, Sekolah, Kecamatan serta Kelurahan dan Desa ini mengambil lokasi start di Gedung DPRD Minahasa Selatan menyusuri Jalan Trans Sulawesi kemudian finish di Lapangan Kantor Bupati Minsel.

Selanjutnya, Pawai Pembangunan dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Christiany Euginia Paruntu,SE, didampingi segenap unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan. Euforia kemerdekaan tampak terpancar membahana dalam pekikan kata ‘Merdeka’ serta kemasan nyanyian lagu-lagu kebangsaan.

Terpantau ratusan personil Polres Minahasa Selatan didukung perkuatan dari Dishub dan Sat Pol PP tergelar melaksanakan kegiatan pengamanan pada hajatan akbar Pawai Pembangunan ini.(Friska)

Tetty Irup di Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 Pemkab Minsel

Bupati Tetty saat melakukan penghormatan saat kenaikan bendera Merah Putih (Foto Suluttoday.com)

AMURANG Suluttoday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipusatkan di halaman utama Kantor Bupati Minahasa Selatan. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Bupati Minahasa Selatan Christiany Euginia Paruntu,SE, dan Komandan Upacara Kapten Inf. Jemmy Lotulung.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 diawali dengan sirine detik-detik Proklamasi dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Minahasa Selatan Jenny Johanna Tumbuan,SE. Puncak upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Minahasa Selatan dengan Komandan Paskibra Ipda Fadhly,S.Tr,K., dan pembawa baki Sharon Langi, siswi SMU Negeri 1 Amurang.

Pengibaran bendera Merah Putih terpantau berjalan sukses dan lancar, setiap anggota Paskibra menjalankan tugasnya dengan baik. Tampak kekompakan langkah, gerakan serta harmonisasi pembentukan variasi barisan berlangsung mulus dan sempurna. Kegiatan upacara peringatan hari kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan Hening Cipta mengenang jasa-jasa pahlawan dan nyanyian lagu-lagu kebangsaan oleh kelompok paduan suara dari siswa-siswi sekolah menengah.

Bupati Minsel disaat memberikan bendera Merah Putih (Foto Suluttoday.com)

Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Minahasa Selatan diakhiri dengan pertunjukan Drama Kolosal tentang perjuangan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang diperagakan oleh personil TNI AD Kodim 1302 Minahasa, Koramil Amurang bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten Minahasa Selatan. Peserta upacara terdiri dari pasukan TNI Kodim 1302 Minahasa, personil Polres Minahasa Selatan, seluruh siswa siswi pendidikan dasar dan menengah, perwakilan Ormas dan LSM, serta segenap ASN Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati saat menyerahkan bendera (Foto Suluttoday.com)

Turut hadir dalam upacara Hut RI.Ke – 72 ini, seluruh unsur Pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa Selatan, pimpinan DPRD, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Lurah dan Hukum Tua, legiun Veteran, tokoh agama dan tokoh masyarakat.(Friska)

iklan1