Category: Sulut

Rerer dan Sonder Disiapkan Jadi Produsen Benih Cengkih Nasional

Revly Ngantung SP (FOTO Ist)

MANDOLANG, Suluttoday.com – Satu lagi terobosan hebat di era kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk menjadikan Sulawesi Utara semakin Hebat, adalah menjadikan daerah ini produsen benih cengkih.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Utara, Revly Ngantung SP Rabu (23/05/2018) diruang kerjanya. Ngantung mengatakan bahwa dua desa di Kabupaten Minahasa yakni Desa Sonder Kecamatan Sonder dan Desa Rerer Kecamatan Kombi akan dipersiapkan menjadi desa unggulan yang menyediakan benih-benih Cengkih berkualitas dan dapat didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Dan sebagai langkah awal ditandaskan Ngantung, pihaknya bersama Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI akan membentuk Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM). Lebih lanjut Ngantung menjelaskan bahwa LEM yang akan disosialisasikan dan dibentuk di dua desa tersebut akhir pekan ini, nantinya dapat mendorong kegiatan perekonomian masyarakat desa.

Meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja sehingga akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan. Dimana lembaga ini akan berfungsi sebagai wadah penyaluran dana bantuan baik yang bersumber dari APBN maupun APBD.(Cat)

Kandouw Sebut Membaca Tingkatan Kualitas SDM

Wagub Steven O.E. Kandouw memberikan sambutan (FOTO Ist)

SITARO, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven O.E. Kandouw mengatakan keberadaan sarana dan prasarana membaca, seperti perpustakaan, taman bacaan atau rumah baca sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Hal tersebut disampaikan Kandouw saat menghadiri road show perpustakaan tingkat Provinsi Sulut di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Sitaro, Rabu (23/05/2018).

“Arus informasi yang lengkap, akurat, aktual dan terpercaya melalui sarana dan prasarana membaca, seperti perpustakaan, taman bacaan atau rumah baca sangatlah diperlukan agar insan-insan pembangunan dapat menjadi penentu jalannya kehidupan bangsa dan negara ke depan,” katanya.

Menurut Kandouw yang di dampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Jani Lukas, pada masyarakat maju, membaca merupakan fenomena sosial yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas lainnya.

“Mereka sering memanfaatkan waktu luang dengan membaca dimanapun berada, bahkan ketika makanpun mereka masih menyempatkan membaca, artinya salah satu ciri hidup masyarakat maju adalah menjadi pembaca sepanjang hayat,” bebernya.

Wagub ketika foto bersama di Sitaro (FOTO Ist)

Oleh karena itu, Wagub Kandouw optimis masyarakat Sulut juga dapat memiliki kebiasaan membaca sebagai kegemaran dan kebutuhan sehari-hari.

“Sebagai langkah awal, maka kita harus terlebih dahulu menjadi contoh, dengan menjadikan membaca sebagai the way of life, sambil terus berupaya menggeser sebuah tradisi membaca yang hanya untuk kepentingan akademik. Selanjutnya, diperlukan sebagai langkah strategis lainnya, seperti melalui pelaksanaan kegiatan Road Show Perpustakaan  saat ini,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kegiatan road show perpustakaan merupakan wahana untuk menyatukan persepsi dan memantapkan komitmen semua pihak dalam aspek pengembangan perpustakaan dan memasyarakatkan budaya membaca sehingga kedepan masyarakat semakin berpartisipasi aktif untuk memberdayakan perpustakaan.

Hal itu sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perwujudan visi pembangunan Sulut serta mampu memberikan sumbangsih terhadap pencapaian Nawa Cita pembangunan bangsa, menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong.(*/Cat)

Pemkab Minut Kembali Lagi Terima Penghargaan Kesehatan dari Presiden Jokowi

Bupati VAP jelang menerima penghargaan (FOTO Ist)

MINUT, Sulutoday.com – Masyarakat tanah tonsea patut berbangga di mana atas perjuangan Bupati Vonny Anneke Panambunan maka Pemkab Minut menerima penghargaan di bidang kesehatan yaitu Universal Healt Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Award tahun 2018. Setelah Sebelumnya menerima penghargaan Kabupaten Sehat Swastisaba Wiwerda dari pemerintah RI.

Kembali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) Rabu (23/05/2018) Penghargaan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Presiden RI Joko Widodo kepada 2 perwakilan Provinsi dan 2 perwakilan Kabupaten/Kota. Minahasa Utara merupakan salah satu yang masuk daftar penerima dari 140 kabupaten/kota serta 4 provinsi. Bupati Minut Vonnie Aneke Panambunan (VAP) menghadiri acara penganugerahan UHC JKN-KIS bersama dengan sejumlah Gubernur Wali Kota dan Bupati lainnya.

”Atas penghargaan ini Bupati mengaku bersyukur karena Minut untuk kesekian kalinya bisa meraih penghargaan dibidang kesehatan. Pemkab menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah RI lewat kementrian kesehatan yang sudah memilih Minut sebagai salah satu penerima penghargaan ini,”terang Palandi dalam realesenya.

Bupati Minut saat bertemu Presiden Jokowi (FOTO Ist)

Menurut Kabag Humas Palandi, Bupati VAP mengaku bersyukur dan bangga karena selain alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Minut dan APBN untuk mengcover masyarakat kurang mampu menjadi peserta JKN-KIS, di Minut masyarakat kategori mampu juga memiliki kesadaran tinggi untuk menjadi peserta JKN-KIS Mandiri. Hal ini mendongkrak pencapaian Minut sehingga meraih angka 95 % dari jumlah penduduk merupakan peserta JKN KIS baik Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Non PBI.

”Terima kasih rakyat Minahasa Utara, terima kasih kepada semua pihak terkait, BPJS Kacab. Manado, Kantor BPJS pelayanan Airmadidi, Dinas Kesehatan Minut, dan semua pihak yg ikut ambil bagian dalam keberhasilan ini. Kerja, keras dan kerja bersama ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga kedepan prosentase ini semakin meningkat. Karena kesehatan adalah hal yang sangat penting. Karena hanya SDM yang sehatlah yang mampu memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan daerah untuk Minut yangpasti semakin diberkati,” terang Kabag Humas Protokol mengutip pernyataan Bupati VAP.

Bupati Vonny Anneke Panambunan bersama sejumlah Bupati/Wali Kota yang ada di Sulawesi Utara (FOTO Ist)

Usai penyerahan secara simbolis di Istana Negara, acara kemudian dilanjutkan di Hotel Grand Mercure untuk penyerahan seluruh penghargaan, sekaligus juga buka puasa bersama. Hadir juga Kepala Cabang BPJS Manado Greisthy Borotoding. Diketahui Minut sendiri masuk wilayah kerja BPJS Manado. Dalam penangurahan ini Bupati Vonny Panambunan didampinggi Plt Kepala Dinas Kesehatan Minut dr Rina Wibyati Ikut hadir juga kacab.

BPJS Manado karna minut masuk wilayah kerja Kacab Manado Greisthy Borotoding Kabag Humas Protokol Pemkab Minut Chresto Palandi SSTP Acara dilanjutkan di Hotel Grand Mercure jam 4 sore untuk penyerahan seluruh penghargaan oleh Bapak Mendagri Tjahyo Kumolo di rangkaiakan dengan buka puasa bersama.(Eman)

Persma 1960 Kalah Tipis dari Sulut FC

Sulut FC saat berada di lapangan hijau (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Perhelatan Liga 3 Indonesia tidak lama lagi akan digulir di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Rencananya, Kick Off pada tanggal 20 Juni 2018 dengan dibagi 4 Wilayah dari hasil pembagian group dalam Whorkshop Asprov PSSI Sulut beberapa waktu Lalu.

Tim peserta pun mulai melakukan persiapan. Tak tanggung-tanggung, tim Persma 1960 Manado milik mendatangkan Pelatih Timnas Indonesia Indra Safri untuk melakukan perekrutan pemain guna memperkuat skuad inti. Persiapan 2 bulan lebih membuat skuad ini difavoritkan banyak kalangan dan Pemerhati akan menjadi jawara Liga 3 Wilayah Sulut 2018.

Guna mematangkan persiapan, Tim Persma 1960 Manado melakukan Uji Tanding dengan tim baru, Sulut FC di Stadion Klabat, Kamis (24/05). Laga Uji Coba ini menarik perhatian penonton untuk menyaksikan dari dekat uji coba tersebut. Kedua tim silih berganti menyerang.

Sulut FC yang tampil tanpa 4 pemain striker masing-masing Stelwan Manarisip, Eks pemain Liga 2 Persekaba Badung Bali dan juga pemain senior Novri Jambang Kasalang serta Aryo Prayoga terlihat lebih ungul di Ball Posision dan lini Tengah. Mereka mampu memperlihatkan permainan yang menarik dan menawan dengan sentuhan satu dua.

Anak- anak Sulut FC yang dihuni banyak pemain muda berbakat dapat memperlihatkan permainan yang manis. Alhasil, Sulut FC mampu unggul 1-0 lewat gol Herry Lontoh yang menyelesaikan dengan baik umpan tendangan bebas dari pemain tengah Sadrak di babak pertama. Pada babak kedua, pelatih Persma 1960 Manado Rudi Manumpil mengantikan seluruh pemain. Strategi ini cukup berhasil di lima menit awa.

Persma menekan Sulut FC. Namun, beberapa peluang matang tak dapat dimanfaatkan dengan baik. Melihat situasi ini, pelatih Tim Sulut FC Alen Mandey dan Yusak Mosse menarik beberapa pemain. Pergantian pemain lini tengah dan depan ini mampu membuat anak-anak Sulut FC menguasai jalannya pertandingan.

Di menit 25, pemain depan Sulut FC, Alfian Mamahit mampu memperdaya kiper Persma 1960 Manado hingga kedudukan menjadi 2-0. Menit ke-35, tim Persma 1960 Manado mampu mencetak gol sehinga kedudukan berubah 2-1. Persma 1960 Manado mampu memperkecil kekalahan hingga skor berakhir untuk kemenangan Sulut FC 2-1. (don)

Safari Ramadhan di MALALAYANG, Wali Kota GSVL Ingtakan Warganya Waspadai Terorisme

Wali Kota GS Vicky Lumentut menyampaikan sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam agenda Safari Ramadhan 1439 Hijriyah tahun 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di Masjid Jami’Azzidin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Selasa (22/5/2018). Dihadiri Wali kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, ratusan jamaah masjid yang terletak di jalan Sea itu, mengaku sangat senang dikunjungi orang nomor satu di Manado tersebut.

”Kalau tidak salah, sudah tiga kali Pak Walikota Manado datang ke Masjid Jami’Azzidin. Sehingga, sebagai warga masjid, kami tentunya sangat berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan Pak Walikota dan jajaran pemerintah di Kota Manado,” ujar Imam Masjid Jami’Azzidin H Husein Peju.

Selanjutnya, Wali Kota Vicky Lumentut dalam sambutannya mengajak umat Muslim dan masyarakat di Kecamatan Malalayang dan Kota Manado untuk merapatkan barisan melawan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh orang tak bersalah. Bahkan, semua agama mengedepankan kedamaian dan kerukunan diantara sesama manusia.

”Saya percaya, tidak ada satu agamapun yang mengajari untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sehingga, kita perlu bersatu melawan aksi-aksi terorisme yang membuat resah dan membuat ketakutan ditengah masyarakat Indonesia. Mari kita bersatu tanpa memandang agama, suku, ras, kita ciptakan suasana yang aman dan damai di Kota Manado,” tutur Lumentut.

Jelang buka puasa bersama di Malalayang (FOTO Ist)

Lanjut dikatakan Wali Kota Manado dua periode yang akrab disapa GSVL ini, bahwa predikat yang disematkan di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia memiliki tantangan sekaligus kebanggaan.

”Mempertahankan predikat sebagai kota paling toleran di Indonesia memang sangat membanggakan, namun memiliki tantangan untuk bagaimana kita menjaga predikat ini. Caranya, mari kita bangun dan pertahankan kerukunan, sikap hidup toleransi meskipun kita berbeda-beda,” kata Lumentut.

Dirinya mengajak masyarakat dan umat Muslim untuk ikut mendukung operasi cipta kondisi yang dilakukan Pemkot Manado. Dimana, pada setiap kecamatan dilakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilaksanakan aparat gabungan Pemkot Manado, TNI dan Polri.

”Saya minta dukungan, jika ada disekitar kita ditemukan warga yang tidak memiliki KTP, kita serahkan dia kepada kepala lingkungan, ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Jangan main hakim sendiri yang berujung pada persoalan hukum,” ucap Lumentut.

Tampil sebagai pembawa tauziah yakni H Amir Liputo, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, para kepala Perangkat Daerah, juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh.

Hadir pula perwakilan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan tokoh agama di Kecamatan Malalayang. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado kepada mereka yang membutuhkan. (*/Redaksi)

iklan1