Category: Bitung

Berlangsung Sukses, Ranang Ranti Terpilih Ketua dalam Musda BKPRMI Kota Bitung

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Utara saat sambutan (Foto Ist)

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Utara saat sambutan (Foto Ist)

MANADO – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bitung, Minggu (18/12/2106) sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang dibuka secara resmi Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Utara (Sulut), Akhina Hi. Fachrudin Noch di damping pengurus DPW Muhammad Nur Andi Bongkang, Fadly Kasim, Hery Anwar, Iswadi Amali, Indri Maramis, dan Danwil Brigade Masjid Noho Poiyo.

Dalam sambutannya Fachrudin mengajak agar kader BKPRMI Kota Bitung terus bersatu padu dalam menggerakan roda organisasi, Fachrudin yang juga Komisioner KPU Sulut itu berharap agar Musda ke-V ini menjadi ajang penting selain sebagai tahapan memilih Ketua juga dijadikan momentum evaluasi guna memajukan BKPRMI Bitung.

DPW BKPRMI Sulut ketika mengarahkan jalannya Musda (Foto Ist)

DPW BKPRMI Sulut ketika mengarahkan jalannya Musda (Foto Ist)

”Tentunya kita berharap Musda ke-V yang digelar BKPRMI Kota Bitung ini tidak sekedar menjadi agenda seremonial semata, namun lebih dari itu sebagai bagian dari upaya mengkonsolidasi seluruh kader BKPRMI Bitung agar bersama-sama memajukan organisasi yang kita cintai ini. BKPRMI harus kembali kepada khittoh perjuangannya, kita memulai perubahan melalui Masjid, dari Musda ini kiranya melahirkan pemimpin yang berkualitas dan mau bekerja untuk organisasi, bahkan lebih luas untuk kepentingan umat Islam,” ujar Fachrudin.

Para undangan dan DPW BKPRMI Sulut saat berada di ruangan Musda (Foto Ist)

Para undangan dan DPW BKPRMI Sulut saat berada di ruangan Musda (Foto Ist)

Ketua meminta kepada seluruh peserta yang mempunyai hak suara untuk memilih Ketua BKPRMI Bitung yang benar-benar mau dan mampu membawa BKPRMI ke arah yang lebih baik. Selain itu, Ketum juga berpesan agar peserta memilih kader yang terbaik yang bisa bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, organisasi yang ada di Kota Bitung serta bersinergi dengan pemerintah Kota Bitung.

Musda yang dilaksanakan di kantor Kementerian Agama Kota Bitung ini dihadiri Ketua MUI Kota Bitung, PC NU Bitung, pengurus Muhammadiyah Kota Bitung, para senior BKPRMI dan mantan Ketua BKPRMI Kota Bitung, anggota DPRD Kota Bitung bersama sejumlah tokoh muslim Kotta Bitung lainnya. Musda kali ini berjalan dengan baik yang dihadiri utusan Pemuda remaja Masjid se-Kota Bitung dari perwakilan 8 Kecamatan yang ada di Bitung.

Dari 7 Kecamatan yang hadir, melalui proses demokratis dapat melahirkan 2 kandidat calon Ketua Umum. Yakni Akhina Sofyan Latief dan Akhina Ranang Ranti. Dimana pada pemilihan ketua, 6 suara mewakili remaja Masjid di 6 Kecamatan memilih Ranang Ranti sedangkan 1 suara mewakili 1 Kecamatan memilih abstain.

Foto bersama peserta Musda dan rombongan dari DPW BKPRMI Sulut (Foto Ist)

Foto bersama peserta Musda dan rombongan dari DPW BKPRMI Sulut (Foto Ist)

Sehingga keputusan Musda secara mayoritas memilih dan menetapkan Akhina Ranang Ranti sebagai Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Bitung periode 2016-2020. Dan juga menetapkan 5 orang tim Formatur yang terdiri dari unsur DPW BKPRMI Sulut, panitia pelaksana Musda, Ketua terpilih, dan 2 orang perwakilan dari Kecamatan yang hadir.

Menariknya, hujan interupsi dari para kader muda BKPRMI Kota Bitung mewarnai berlangsungnya Musda ke-V ini, membuat Musda begitu berjalan alot. Namun diarahkan dengan baik oleh Hery Anawar selaku pimpinan sidang (ketua), Iswadi Amali anggota dan Muhammad Nur Andi Bongkang yang juga anggota. Selain uji kriterian calon Ketua berupa baca Al Qur’an, penyampaian visi-misi, setelah pemilihan Ketua juga dilangsungkan foto bersama.(*/Amas)

Bawa Kayu Ilegal 3 Unit Mobil Diamankan, GERAK Desak Proses Hukum

Jim R. Tindi (Foto Suluttoday.com)

Jim R. Tindi (Foto Suluttoday.com)

BITUNG – Minggu tanggal 6 November 2016, pukul 13.00 wita, bertempat di Pelabuhan Peyebrangan Fery Kelurahan Pateten Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah diamankan 3 (tiga) unit Mobil truk dengan muata Kayu Hitam sebanyak 6 kubik dan karung arang, tidak mempunyai surat ijin oleh Petugas Satkamla Bitung.

Adapun Identitas sopir Mobil Truk yang memuat kayu hitam tersebut saudara Utu Rarung, pekerjaan sopir, alamat Kelurahan Tendeki Lingk II Kecamatan Matuari Kota Bitung, (Truk warna kuning Nopol DB 8535 KY). Leonar Goha, seorang sopir, tinggal di Kelurahan Kasuwari Lingk III Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. (Truk warna putih Nopol DM 8664 A).

Kemudian yang terakhir, Sanra Mandage, umur 23 tahn, pekerjaan sopir, alamat Desa Taroan Kecamatan Beo Selatan Kabupaten Kepulauan Talaud, membawa Truk warna kuning Nopol DB 8215 AA. Hasil wawancara dari ke 3 orang sopir mengaku bahwa kayu yang dimuat di mobil mereka dari pelabuhan Melongane, oleh Briptu Arjun yang bertugas di Miangas dan Britu Arjun menyampaikan bahwa kalau sudah sampai di Bitung sudah ada yang jemput tapi tidak diberitahukan identitas menjemputnya. Mereka bertiga hanya memuat saja tidak tau siapa pemilik kayu tersebut.

Saat ini 3 unit mobil tsb sudah diamankan di Satkamla Bitung, dan menungu proses dari Lantamal Manado. Hal itu juga mendapat sorotan Direktur LSM GERAK Sulut, Jim Robert Tindi yang mengatakan akan mengawal kasus ini sampai bisa di ungkap siapa yang terlibat pada kasus ini.

”Saya yakin ada Aktor Besar pada kasus ilegal loging ini, dan kami GERAK Sulut akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, jangan berani ada oknum aparat negara yang melindungi para pelanggar aturan seperti ini,” tegas Tindi, Minggu (6/11/2016). (*/Amas)

Pawai Takbiran di Bitung Berlangsung Tertib

Spanduk perayaan takbiran keliling (Foto Suluttoday-com)

Spanduk perayaan takbiran keliling (Foto Suluttoday-com)

BITUNG – Pelaksanaan pawai Takbiran yang dilaksanakan di Kota Bitung oleh Presidium PHBI Bitung, Minggu (11/9/2016) malam ini berlangsung tertib. Kegiatan yang berlangsung melibatkan ribuan umat muslim Bitung ini juga mendapat pengawalan pihak Polresta Bitung, menurut Sapiin Palakua, salah satu tokoh muslim Bitung berharap agar kegiatan ini berjalan lancar.

Hasan Suga selaku ketua panitia (Foto Suluttoday.com)

Hasan Suga selaku ketua panitia (Foto Suluttoday.com)

”Pawai Takbiran ini melibatkan ribuan umat muslim Bitung, dan kami berharap dapat berjalan lancar. Tentunya semua pihak yang terlibat, maupun warga umat agama lain juga kami berharap ikut mengawal kegiatan pawai dalam rangka perayaan hari raya Idul Adha 1437 H ini agar berjalan sukses,” ujar Sapiin yang dikenal sebagai Ketua Barisan Solidaritas Muslim (BSM) Bitung saat diwawancarai Suluttoday.com.

Berlangsungnya pawai takbiran (Foto Suluttoday,com)

Berlangsungnya pawai takbiran (Foto Suluttoday,com)

Sapiin yang ikut terlibat langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pihaknya akan mematuhi segala ketentuan yang ditetapkan pihak aparat keamanan dan pemerintah untuk sama-sama menjaga keamanan saat melakukan pawai Takbir malam ini. Hingga berita ini dinaikkan, kegiatan pawai Takbiran sedang berlangsung.

Ribuan warga yang ikut pawai Takbiran di Bitung (Foto Suluttoday.com)

Ribuan warga yang ikut pawai Takbiran di Bitung (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui peserta pawai dilepas di kantor Wali Kota Bitung dan finish di kawasan depan pelabuhan Bitung, dengan ketua panitia Hasan Suga. Sejumlah warga Bitung juga menyampaikan harapan mereka yang mana meski ada perbedaan pengurus PHBI Bitung, namun yang dikedepankan warga adalah kebersamaan dan kekompakan dalam menjaga keamanan.(*/Amas)

Ulyas Taha: Wali Kota Bitung Mendukung Penuh Pelaksanaan Idul Adha

Drs. H. Ulyas Taha (Foto Ist)

Drs. H. Ulyas Taha (Foto Ist)

MANADO – Komitmen untuk mewujudkan stabilitas keamanan, dan menjamin kenyamanan ditengah masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung periode 2016-2021, Maxmilian J Lomban bersama Maurits Mantiri begitu proaktif serta memperhatikan warganya. Dalam perayaan hari raya Idul Adha 1437 H di Kota Bitung, pemerintah sangat memberikan perhatiannya.

Menghindari adanya informasi yang bakal memprovokasi masyarakat Bitung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bitung, Drs. H. Ulyas Taha saat diwawancarai Suluttoday.com, Minggu (11/9/2016) menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung atas kepeduluannya pada umat muslim di Bitung.

”Terima kasih Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung yang sangat memberikan perhatian kepada umat muslim di Bitung, Pemkot mendukung penuh warga Bitung dalam menjalankan hari raya Idul Adha 1437 H. Pemkot Bitung juga menyerahkan 16 ekor sapi sebagai persembahan kurban bagi umat muslim di Kota Bitung, hewan kurban ini diserahkan ke tiap Masjid melalui PHBI Bitung dan Badan Tadzkir Pemkot Bitung,” ujar Ulyas.

Terkait adanya informasi miring adanya ‘pelarangan’ Takbir Keliling di Bitung saat Idul Adha 1437 H, kata Ulyas hal itu tidaklah benar. Karena yang berkewenangan mengatur pelaksanaan Takbir Keliling adalah Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bitung, dan berdasarkan kesepakatan PHBI yang dituangkan melalui surat ke Wali Kota, bahwa pawai atau Takbir Keliling belum dilakukan di Bitung.

”Soal memutuskan Takbir Keliling atau tidak itu menjadi kewenangan PHBI Bitung, baru kemudian mereka menyampaikan kepada kami Kementerian Agama Bitung. Berdasarkan kesepakatan dan pertemuan PHBI, kali ini Takbir Keliling di Bitung tidak dilaksanakan, PHBI sudah menyurat ke Masjid-Masjid untuk memeriahkan hari raya Idul Adha 1437 H di Masjid masing-masing, bahkan PHBI sudah menyurat kepada Wali Kota atas keputusan tersebut, jadi tidak ada pawai tapi Takbiran di Masjid,” tutur Ulyah yang merupakan alumni PMII ini tegas. (Amas)

Kerukunan di Sulut Terwujud, Pelaksanaan Idul Fitri 1437 Hijriah Berlangsung Aman

Indahnya hidup rukun, Wali Kota dan Wawali Bitung saat silaturahmi di rumah H. Ulyas Taha Kandepag Bitung (Foto Ist)

Indahnya hidup rukun, Wali Kota dan Wawali Bitung saat silaturahmi di rumah H. Ulyas Taha Kandepag Bitung (Foto Ist)

MANADO – Interaksi antar umat beragama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) benar-benar terjaga, hal ini dibuktikan dengan prosesi pelaksanaan Idul Fitri 1437 Hijriah. Dimana mulai dari Pawai Takbiran jelang Idul Fitri ikut diamankan Ormas Adat dan aktivis pemuda dari umat agama lain diluar Islam.

Terlihat hadirnya kerukunan di Kota Bitung, Kota Manado, Minahasa, Sangihe, Bolaang Mangondouw dan beberapa daerah lain di Sulut begitu patut dipelihara. Menurut Fritsa Ruru, tokoh muda asal Bitung dan pengurus Komisi Pelayan Pemuda GMIM mengatakan pentingnya keamanan diutamakan.

‘’Ada orang-orang tertetu yang sengaja membuat konflik dan mengtasnamakan agama demi mengadu domba masyarakat, dan merusak kerukunan di Sulawesi Utara. GMIM sangat menjunjung tinggi  kerukukan umat beragama karena semua agama juga mengajarkan untuk tidak konflik dengan siapapun,’’ ujar Fritsa.

Ditempat terpisah, Kepala kantor Kementerian Agama Kota Bitung, H. Ulyas Taha saat diwawancarai Suluttoday.com menyangkut dengan kondisi aman saat pelaksanaan Idul Fitri 1437 Hijriah di Bitung, menyampaikan kebanggannya pada warga Bitung yang diakui benar-benar sadar tentang pentingnya keamanan.

‘’Masyarakat Kota Bitung boleh bersyukur karena pelaksanaan semarak Idul Fitri 1437 Hijriah, termasuk Pawai Takbiran dan Sholad Idul Fitri berjalan aman, damai. Semua itu, tidak terlepas dari arahan dan kerja keras dari Wali Kota-Wakil Wali Kota Bitung untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Polresta, Kementerian Agama, PHBI dan komponen pimpinan Agama di Kota Bitung,’’ tutur Ulyas.

Lanjut ditambahkan Ulyas dengan memberi apresiasi bahwa pelaksanaan Pawai Takbiran di Bitung begitu semarak yang diikuti semua komponen Agama. Kegiatan ini dilepas langsung Wali Kota Bitung Max J. Lomban, M.Si. Ulyas tak lupa menyampaikan terima kasih atas terwujudnya kerja sama tersebut dengan seluruh stakeholder yang terlibat merealisasikan kondisi yang aman.

‘’Tentu saya sangat berterima kasih dan kebanggaan yang setinggi-tingginya kepada PHBI Kota Bitung selaku penanggungjawab Pawai Takbiran dan Idul Fitri yang senantiasa berkoordinasi dengan semua komponen sehingga semua kegiatan yang ditetapkan berjalan lancar,’’ papar Ulyas menutup.

Untuk diketahui, di Kota Manado sendiri bukan saja Brigade Masjid Sulut, Ansor Manado yang menjaga keamanan saat Pawai malam Takbiran, namun lebihnya Ormas Adat Minahasa seperti Laskar Manginu Indonesia (LMI) Manado ikut melakukan pengamanan. Begitupun di Kota Bitung, Panji Joshua, Ormas Paksanaan, LMI Bitung, dan Forum Kewasapadaan Dini Masyarakat (FKDM) Bitung terjun menjaga keamanan.

Sebelumnya Forum Peduli Nusantara (FPN) bersama Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sulawesi Utara sebelum Idul Fitri, tepatnya Senin (27/6/2016) menggelar Dialog Publik lintas agama dikawasan Jalan Roda Manado yang bertujuan terimplementasinya kerukunan dan stabilitas keamanan saat Idul Fitri 1437 Hijriah. (Amas)

iklan1