Category: Manado

Gebrakan Cerdas, Menteri Rudiantara Beri Penghargaan pada Pemerintah Kota Manado

Kadis Erwin Kontun saat menerima penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kesungguhan untuk melakukan pembangunan yang diwujudkan Pemerintah Kota Manado terus menunjukkan bukti adanya progres. Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan dikenal mempunyai komitmen memajukan Kota Manado dari seluruh dimensi kehidupan dengan berorientasi pada visi ‘Manado Kota Cerdas 2021’.

Khususnya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk penanggulangan kegawatdaruratan, gebrakan pemerintah Kota Manado menarik perhatian Pemerintah Pusat. Buktinya, pemerintah Kota Manado telah menyabet Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) Tahun 2017. Selanjutnya, Manado Siaga 112 yang dilaunching Rabu (6/12/2017) atas dijalankannya program tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (RI) memberikan penghargaan (Sertifikat) kepada pemerintah Kota Manado, Rabu (20/12/2017).

Wali Kota Manado dua periode ini setelah mendapatkan laporan dari Kadis Kominfo langsung merespon positif dan menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan pihak kementerian.

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Manado, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI atas penghargaan. Salam damai dan toleran,” tulis Wali Kota Manado melalui WA massanger pada WA Group Manado Smart City, Rabu (20/12/2017).

Bertempat di Hotel Le Meridian Jakarta, Menteri Kominfo RI, Rudiantara memberikan Penghargaan Call Center Award 112 kepada pemerintah Kota Manado. Penghargaan ini diterima Wali Kota Manado diwakili Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Simson Kontu, S.H. Untuk diketahui, Kota Manado sendiri menerima Sertifikat bersama Kota Jakarta dan Kota Surabaya yang menyelenggarakan layanan secara mandiri. Bahkan di luar Pulau Jawa, Manado Siaga 112 merupakan satu-satunya penyelenggara layanan call center 112.

Ditempat terpisah, Menteri Kominfo RI, Rudiantara memberi apresiasi kepada Pemkot Manado. “Sertifikat ini diberikan kepada Pemerintah Kota Manado yang telah menyelenggarakan Layanan Nomor Panggilan Darurat Call Center 112 Secara Mandiri. Semoga dapat memberikan contoh bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menangani kejadian Gawat Darurat yang terintegrasi,” tulis Menteri Rudiantara dalam sertifikat yang ditandatanganinya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Erwin Kontu yang ditemui usai menerima penghargaan menyampaikan apresiasi terhadap Kementerian Kominfo khususnya Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pemberdayaan Informatika (PPI) yang telah memberikan sertifikasi kepada Kota Manado sebagai penyelenggara layanan nomor panggilan darurat Call Center 112.

”Inisiatif Call Center 112 sebenarnya lahir sejak awal kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pasca pelantikan Mei 2016 lalu,” ucap Erwin.

Sebelumnya, dalam kegiatan Rakorev Baseline Kepemimpinan pada Juni 2016, Wali Kota Manado sudah menugaskan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan untuk mempersiapkan hadirnya sebuah unit pengembangan layanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Atas inisiatif dan penugasan ini, Wakil Wali Kota mempersiapkan layanan Call Center sebagai bagian integral dari Cerdas Command Center sebagai integrasi model layanan Jakarta Smart City, Bandung Command Center, dan Surabaya Single Window.

”Secara kontinu kami memang mendapatkan pembimbingan dari Direktorat Jenderal PPI Kementerian Kominfo yang menyediakan fasilitas trainning dan peralatan. Hanya saja, kesiapan sistem Cerdas Command Center telah menghasilkan penilaian terhadap kemandirian Kota Manado dalam mengoperasikan Manado Siaga 112,” kata Kontu.

Selain itu, Kadis Erwin, yang juga mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat ini menjelaskan bahwa Call Center Manado Siaga 112 merupakan usaha Pemerintah Kota Manado dalam mengantisipasi semua permasalahan kota yang bersifat darurat untuk segera bergerak cepat dalam proses penanggulangan suatu kejadian.

Layanan Call Center Manado Siaga 112 sekarang ini dapat diakses masyarakat secara gratis bahkan tanpa SIM Card sekalipun, dengan tujuan mempermudah pelayanan pengaduan masyarakat untuk kebakaran, penanggulangan bencana, ambulans medis, gangguan keamanan, kecelakaan, dan kasus kegawatdaruratan lainnya. Secara praktis, Manado Siaga 112 sudah terbukti kehandalannya dalam penanganan kegawatdaruratan pada peristiwa banjir di Manado, Sabtu (16/12./2017)

”Kedepan dengan dukungan peralatan dan teknologi yang lebih representatif, kami yakin Manado Siaga 112 akan jauh lebih baik dalam melaksanakan layanan penanganan panggilan gawat darurat, karena sudah akan mengintegrasikan seluruh layanan call center,” ujar Kadis Erwin Kontu. (*/Amas)

FERRY WOWOR, Inovatif dan Visioner Kembangkan Olahraga Berkuda

Ferry Wowor (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Terpuruknya prestasi olahraga berkuda Sulawesi Utara di PON XIX Jabar 2016 dengan tidak mendapatkan medali emas, yang seharusnya sesuai target dari KONI dan Pemprov mendapatkan medali emas membuat Ferry Wowor terpanggil memajukan olahraga Bermuda pasca terpilih sebagai Ketua Umum Pordasi Sulut.

Ferry terpanggil memajukan olahraga berkuda melalui pembentukan Sulut Horse Racing Owners Club (SHROC), bahkan dengan kewibawaan dan inovatif beliau langsung membuat gebrakan-gebrakan menyelenggarakan kejuaraan berkuda perebutan Piala Gubernur November dan Desember 2016 melalui pembiayaan sponsorship.

Kini, dengan Motto berjuang untuk semua, tahun 2017 berikutnya Ferry M.K.A Wowor membuat program bulanan kejuaraan berkudau dengan melibatkan semua komponen masyarakat berkuda di Sulawesi Utara bahkan mendapat dukungan penggiat berkuda dari luar daerah serta jajaran pengprov pordasi.

Sukses penyelenggaraan, sukses pembinaan/prestasi dan sukses pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan selalu di pegang teguh dalam setiap melaksanakan kejuaraan berkuda selang November 2016 – Oktober 2017 sehingga jajaran dan anggota SHROC serta seluruh komponen masyarakat berkuda Nyiur Melambai termotivasi semangat dan berjuang bersama-sama untuk menyelenggarakan kejuaraan berkuda.

“Saya akan menjaga kepecayaan yang diberikan oleh masyarakat berkuda dan pemerintah daerah melalui kerja kerja kerja,” kata Wowor.

Ia siap mewujudkan ekspektasi KONI dan Pemerintah serta masyarkat terkait perolehan medali emas berkuda pads PON XX di Papua 2020.

“Terima kasih atas ekspektasi yang diberikan kepada saya, namun diharapkan adanya dukungan doa sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (don)

Umat Hindu ‘Putihkan’ Taman Berkat, GSVL: Kota Manado Milik Kita Bersama

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut saat sambutan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berlangsung khidmat, Selasa (5/9/2017) tadi malam, umat Hindu Kota Manado ikut meramaikan iven pariwisata ‘Manado Fiesta’ 2017, khususnya Faith Festival dengan melaksanakan upacara persembahyangan Santhi Puja di Taman Berkat atau God Bless Park Manado, jalan Piere Tendean Boulevard.

Upacara dalam rangka Angayu Bagia atau pengucapan syukur atas bulan purnama ketiga diikuti ratusan umat Hindu se-Kota Manado dan dihadiri Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut. Dalam persembahyangan yang dipimpin tiga rohaniawan Agama Hindu yakni Panandita I Ketut Dirtha SAg, Panandita I Dewa Gede Sumatra SAg dan Panandita I Nyoman Sukra, ikut mendoakan suksesnya Manado Fiesta hingga ditutup tanggal 10 September nanti.

Sedangkan, tampil sebagai penceramah agama I Dewa Ketut Anom yang mengaku sangat terkesan dengan kepemimpinan Wali Kota GSVL, begitu Lumentut akrab disapa, sehingga dinobatkan GSVL sebagai Wali Kota terbaik se-Indonesia.

“Sebagai umat Hindu yang ada di Manado kami terkesan dengan kepemimpinan Walikota DR Vicky Lumentut yang sangat merakyat dan mencintai rakyatnya,” ujar Anom.

Sementara itu, Wali Kota GSVL kembali menegaskan dimasa kepemimpinannya sekarang ini, keamanan, kebersihan dan kerukunan menjadi hal prioritas. Sehingga, semua umat beragama, suku dan etnis yang ada di Kota Manado diperlakukan sama tanpa membedakan satu dengan yang lain.

Umat Hindu kompak penuh kekeluargaan putihkan Taman Berkat Manado (Foto Ist)

“Saya kembali tegaskan bahwa Kota Manado adalah milik kita bersama. Selama saya memimpin kota ini,semua umat beragama, termasuk suku dan etnis yang ada, kita perlakukan sama. Tidak ada yang diistimewakan dan tidak ada yang dimarjinalkan. Semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga Kota Manado,” kata Wali Kota GSVL.

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa lokasi Taman Berkat akan menjadi wahana baru bagi seluruh umat di Kota Manado untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan akbar, begitu pun dengan umat Hindi bila mau menggunakan Taman Berkat dalam kegiatan tertentu, maka GSVL memberikan ruang untuk itu.

“Silahkan gunakan area Taman Berkat ini untuk kegiatan-kegiatan keagamaan di Kota Manado. Umat Hindu juga silahkan jika ingin menggunakan tempat ini. Nanti coba komunikasikan dengan Dinas Pariwisata untuk mengisi acara budaya di Taman Berkat. Karena saya tahu, budaya Bali sangat baik dipentaskan disini,” ujar Walikota GSVL.

Yang hadir mendampingi Wali Kota GSVL, Asisten I bidang Pemerintahan da Kesra Micler CS Lakat, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong, serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos. Dari umat Hindu sendiri, tampak Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Propinsi Sulawesi Utara Ir Suryono MT, Ketua Penyiar Hindu Sulut Drs Ida Bagus Weda Manuaba, Ketua PHDI Kota Manado sekaligus anggota BKSAUA Drs Ida Bagus Ketut Alit MPd dan tokoh agama Hindu Wakil Komandan (Wadan) Rindam Kodam XIII Merdeka Kolonel Inf Putra Widyastawa.(*/Amas)

Badan Tadzkir FISPOL Unsrat Manado Sukses Laksanakan SAHABAT DOA

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Badan Tadzkir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, sukses melakukan sebuah kegiatan yang dinamakan SAHABAT DOA (Silaturahmi Antar Badan Tadzkir, Dosen dan Alumni) dengan Temanya “Memperkuat Habluminnallahu dengan Mempererat Habluminannas” yang diselenggarakan di Aula Rektorat Unsrat, Sabtu (05/10/2016) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pimpinan Fakultas melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs.Cornellius Jefri paat, M.Si. dan para Pembina Badan Tadzkir, Hi. Ngadikin Iskandar, S.sos M.Si. Drs. Nasrun Sandiah, M.Si, juga beberapa Alumni Badan Tadzkir Fispol yaitu, Ustad H. Rizal Kasim, S.IP M.Si, yang sebagai pencerama, Megawati A. Bawoel, S.AP, mantan Ketua Badan Tadzkir tahun 2010-2011, Muh Isnain Umasangaji, S.Sos, mantan Sekretaris BT Fispol, Abd Halil Lumbessy, S.IP, mantan Pengurus BT Unsrat, serta Undangan dari BKM FISPOL dan Badan Tadzkir Se Unsrat.

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Saat menyampaikan sambutan, Ketua Badan Tadzkir Fispol, Juniar Wibisana Suwignya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak serta Panitia Pelaksana yang ikut menyukseskan kegiatan SAHABAT DOA.

“Tak ada kalimat lain, selainkan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Panitia Pelaksana yang sampai saat ini masih terlihat semangat, walaupun pada beberapa hari kemarin banyak tenaga yang terkuras,” tutur Ketua BT yang akrab disapa Juniar ini.

Mewakili Alumni Megawati A. Bawoel, S.AP menyampaikan makna dari kegiatan SAHABAT DOA ini untuk memperkuat Badan Tadzkir Fispol Unsrat kedepannya yang lebih baik.

“Pengurus makin perbanyak komunikasi dengan Alumni, sehingga disetiap kegiatan itu harus dilibatkan untuk meringankan kerja Panitia Pelaksana dan itu tanggung jawabnya para Alumni BT Fispol,” papar Bawoel.

Sementara itu, Hi. Ngadikin Iskandar, S.Sos, M.Si selaku pembina BT FISPOL Unsrat dalam sambutan Pembina Badan Tadzkir Fispol Unsrat, Tema dalam kegiatan SAHABAT DOA itu adalah hubungan dengan Allah dan hubungan dengan Manusia, maka dari itu harus ada pada diri kita masing-masing.

“Badan Tadzkir adalah organisasi islam tidak boleh menganngap sepele tali kekerabatan atau persaudaraan dan harus mempunyai prinsip-prinsip yang penuh saling menyayangi, saling mengerti, saling menyantuni, saling mengingatkan, saling memahami masalah-masalah yang terjadi,” ungkap Ngadikin yang juga Imam di Mesjid Kampus Unsrat.

Begitupun dalam sambutan Pimpinan Fakultas yang dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemasiswaan dan Alumni, Drs. Cornelius Jefry Paat, M.Si. menyampaikan Ia sebagai Wakil Dekan III memberikan dukungan penuh kepada semua BKM yang ada di Fispol Unsrat untuk melakukan setiap kegiatan yang bersifat positif.

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

“Pimpinan tidak pernah membatasi semua kegiatan-kegiatan BKM di Fispol termasuk Badan Tadzkir, kami selalu bangun komunikasi dengan seruluh Pengurus untuk informasi kegiatan baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus,” jelas Jefry Paat.

Menutup kegiatan SAHABAT DOA dengan Teatrikal Pemperingati Hari Sumpah Pemuda yang bawakan oleh, Esa, ifra, dini, nandar, dan dani dengan Judul “Warisan Negeriku”, serta Puisi oleh Devan dengan Judul “Pemuda Untuk Perubahan”, dan juga main music Akuistik religi oleh Anggota Badan Tadzkir Unsrat. (Ghopal/Rahmat)

Bersama Rektor UNIMA, Wali Kota Manado Melayat ke Tomohon

Wali Kota GSVL ketika sambutan (Foto Ist)

Wali Kota GSVL ketika sambutan (Foto Ist)

MANADO – Dengan tugas yang padat, Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut masih saja menyempatkan waktu untuk hadir menghibur warganya yang sedang dalam keadaan berduka. Selasa (27/9/2016), ada empat peristiwa duka yang dihadiri GSVL sapaan akrab Wali Kota Lumentut.

Termasuk salah satunya beliau isteri yang adalah rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), Prof DR Julyeta PA Runtuwene MS DEA didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy EG Lengkong STh melayat rumah duka keluarga Pendeta Kumowal Kaunang, di Kelurahan Rurukan Lingkungan 6, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, tadi malam.

Wali Kota GSVL dan rombongan datang untuk memberikan penguatan kepada keluarga atas meninggalnya almarhum Pdt Roike E Kumowal STh SH, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezar Kombos Timur, Kota Manado.

Kepada keluarga, Walikota GSVL mengaku sebagai pemerintah Kota Manado sangat kehilangan dengan kematian almarhum. Apalagi. Semasa hidup almarhum Pdt Roike Kumowal telah memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat Kota Manado.

“Kami sangat kehilangan dengan meninggalnya Pdt Roike Kumowal. Kareba, beliau iidak pernah terlihat sakit, tiba-tiba ada kabar beliau telah meninggal dunia. Semasa hidup beliau banak membantu pemerintah Kota Manado,” kata GSVL, Wali Kota Manado dua periode ini.

Lanjut Wali Kota yang murah senyum ini, sebagai orang beriman meyakini ika hidup dan mati itu merupakan rencana Tuhan. “Saya yakin keluarga Kumowal Kaunang akan diberikan kekuatan oleh Tuhan untuk menghadapi peristiwa duka seperti ini,” ujar GSVL. (*/Amas)

iklan1