Category: Manado

Wali Kota Vicky Lumentut Resmikan Kantor Lurah Paniki Dua

Wali Kota Manado saat meresmikan kantor Lurah (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat meresmikan kantor Lurah Paniki Dua (Foto Ist)

MANADO – Peningkatan pembangunan infrastruktur di Kota Manado terus dilakukan pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Dr GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota Manado, dan Mor Dominus Bastiaan, SE, Wakil Wali Kota Manado. Rabu (10/8/2016) pagi ini, Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut meresmikan kantor Lurah Paniki Dua Kecamatan Mapanget Manado.

GSVL dalam sambutannya memberi motivasi kepada para pegawai Kelurahan untuk selalu eksis dan prima dalam memberikan pelayanan ke tengah masyarakat.

“Adanya bangunan kantor baru berbandrol Rp 600-an juta ini, seharusnya di ikuti dengan semangat dan kinerja baru pula untuk pelayanan maksimal ke tengah masyarakat, jangan sebaliknya malahan pegawai bermalas-malasan karena ruangan yang bagus atau dingin ber-AC,” kata GSVL, Rabu (10/8/2016).

Melalui kesempatan tersebut Wali Kota GSVL berharap masyarakat tidak lagi mengeluh soal pelayanan aparat pemerintah Kelurahan karena fasilitas berupa kantor Lurah yang baik menjadikan motivasi bagi para pegawai untuk melakukan pelayanan.

Wali Kota GSVL foto bersama jajaran pemerintah Kelurahan (Foto Ist)

Wali Kota GSVL foto bersama jajaran pemerintah Kelurahan Paniki Dua (Foto Ist)

”Saya mohon, jangan ada lagi keluhan dari warga, seputar pelayanan yang kurang baik dari para abdi negara. Mari hilangkan budaya lama, kalau dulu atau ditempat kantor lurah lain. Ada kantor lurah dijadikan tempat kegiatan di luar kedinasan bukan pelayanan ke masyarakat seperti tim sukses dan lain sebagainya, coba sekarang dengan kantor baru ini harus lebih pekah lagi melihat kebutuhan pelayanan ke masyarakat,” tegas Wali Kota Manado dua periode ini dengan nada menyindir.

Untuk diketahui, hadir Camat Mapanget Danny Kumajas SSos, tokoh masyarakat Paniki Dua Drs Hans Tinangon dan Ketua Panitia Pembangunan Drs Happy Paat. (*/Amas)

Gubernur Olly dan Wali Kota GSVL Lakukan Ground Breaking Pembangunan DAS Tondano

Menteri PU, Gubernur Olly dan Wali Kota GSVL saat meresmikan pencanangan (Foto Ist)

Menteri PU, Gubernur Olly dan Wali Kota GSVL saat meresmikan pencanangan (Foto Ist)

MANADO – Rabu (10/8/2016), Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut bersama Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE dan Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum Mudjiadi MSc melakukan Pemancangan Perdana atau Ground Breaking River Improvement of Lower Reaches of Tondano River di Jembatan Mahakam Sungai Wawonasa Kecamatan Singkil.

Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut berharap warga yang ada di sekitar pinggiran DAS Tondano di Kota Manado untuk bisa merelakan sebagian Tanah dan Bangunannya Yang Bakal Terkena Pembebasan atau Ganti Rugi Untuk Iklas Memberikan Sebagian Lahannya Guna Kepentingan Banyak Orang Kedepan.

“Selaku Pemerintah Kota Manado, kami akan melakukan pendekatan persuasif dengan warga bantaran Sungai yang akan dibebaskan dengan biaya ganti rugi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum. Untuk itu kepada sekitar 285 pemilik lahan yang akan mengalami pembebasan ganti rugi, saya bermohon untuk kiranya bisa memahami dan menerima program pembangunan guna pencegahan dampak bencana alam yang bakal terjadi kedepan,” ujar GSVL.

Wali Kota GSVL saat diwawancarai wartawan (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat diwawancarai wartawan (Foto Ist)

Ditambahkan GSVL bahwa proyek pelebaran sungai atas kerja sama dengan JICA juga harus mendapat dukungan masyarakat, Wali Kota GSVL mengajak masyarakat menjaga kebersihan.

”Proyek di bantaran sungai ini, merupakan kerjasama dengan JICA yang akan berakhir hingga Juli 2017 nanti. Semua ini tentunya guna mencegah bencana datang, sehingga tentunya ini bukan hanya kepentingan warga Kota Manado saja. Namun untuk kita semua warga masyarakat di daerah ini, yakni terjaminnya keselamatan jiwa itu sendiri. Untuk itu, mari kita terus kelola dan jaga kebersihan DAS Tondano ini agar tercipta suasana yang aman dan sehat,” tutur GSVL saat diwawancarai wartawan. (*/Amas)

Wali Kota GSVL Resmikan Alat Cuci Ginjal di RS Advent

Wali Kota GSVL ketika memberikan sambutan (Foto Ist)

Wali Kota GSVL ketika memberikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Perhatian dan keberpihakan Wali Kota Manado, Dr G.S Vicky Lumentut bersama Wakil Walikota Manado Mor D Bastian terhadap warganya tak perlu diragukan lagi. Untuk sektor kesehatan, Senin (8/8/2016) GSVL sapaan akrab Lumentut meresmikan alat cuci ginjal (unit hemodialisis) di Rumah Sakit (RS) Advent Manado.

Sekedar diketahui, aalat cuci ginjal yang diberikan kepada RS Advent Manado, merupakan bagian yang tertuang dalam program Universal Coverage (UC) dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat manado di bidang kesehatan, dan sesuai Visi Misi hingga lima tahun kedepan dari pemimpin kota manado GSVL-MOR.

”Iya saya berharap pengurus Yayasan RS Advent dari Dokter hingga perawat dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, bagi warga kota manado agar masyarakat boleh menjadi sehat dan cerdas untuk mewujudkan Sulut hebat kedepannya,” kata Wali Kota GSVL di Blessing Cafe serta Lahan Parkir RS Advent Manado pagi tadi.

Dr GS Vicky Lumentut saat meresmikan alat cuci ginjal (Foto Ist)

Dr GS Vicky Lumentut saat meresmikan alat cuci ginjal (Foto Ist)

Dijelaskan GSVL, bahwa sakit Hemodialisis termasuk salah satu penyakit terbesar di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado. Dan kemungkinan RS Pusat Prof Kandow Malalayang sudah mulai sulit menampung pasien untuk melakukan cuci darah, sehingga untuk membantu warga yang menderita penyakit gagal ginjal, dilakukan penyediaan Lima Unit Ruang Hemodialisis Cuci Darah ini di RS Advent Manado.

”Semoga kedepan bisa bertambah lagi pelayanan Unit Cuci Darah, di sejumlah rumah sakit di kota manado lainnya,” tutur Wali Kota Manado dua periode ini.

Peresmian dimulai dengan Ibadah dan dipimpin oleh Ketua Pembina Yayasan RS Advent Manado Pdt Yotam S Bindosano MA dan dihadiri Ketua DPRD Kota Manado Ny Norce Van Bone, Direktur RS Advent Manado dr Jay Tombokan MBA dan Kadis Dinkes Manado dr Robby Mottoh. (*/Amas)

Wali Kota GSVL Hadiri Pencanangan Bulan Pengucapan Syukur

Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut, dan Wakil Gubernur Dr Steven Kandouw saat memulai jalan sehat (Foto Ist)

Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut, dan Wakil Gubernur Dr Steven Kandouw saat memulai jalan sehat (Foto Ist)

MANADO – Meski diwaktu liburan berkantor, Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut sepertinya tak pernah istrahat dan memanfaatkan waktu ini sebaiknya full bersama keluarga. Buktinya, Minggu (7/8/2016), GSVL sapaan akrab Lumentut menghadiri Pencanangan Bulan Pengucapan Syukur di Jemaat Bumorik.

Saat menghadiri Pencanangan Bulan Pengucapan Syukur di Jemaat Bumorik Wanea Kota Manado ini, GSVL juga bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw. Kegiatan yang diselenggarakan berupa Ibadah Subuh dan dilanjutkan dengan Jalan Sehat sekaligus Zumba dengan start dari Jemaat Bumorik Wanea dan finish di Manado Trade Center.

”Kegiatan semacam ini tentu bermanfaat dan memiliki dampak positif terhadap masyarakat, karena selain peningkatan iman juga merupakan bagian dari menjaga kesehatan masyarakat. Kita jalan sehat bersama, disisi lain memberi manfaat terhadap silaturahmi kita sesama masyarakat,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini tegas. (*/Amas)

Tumbuhkan Kualitas, Peserta Diklat PIM IV Manado Ikut Benchmarking

Plt Kepala BKD Manado saat ikut mengawal peserta PIN IV Manado (Foto Ist)

Plt Kepala BKD Manado saat ikut mengawal peserta PIN IV Manado (Foto Ist)

MANADO – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia dan kualita dari para birokrat dijajaran pemerintahan Kota Manado, peserta Diklat PIM IV pemerintah Kota Manado mengikuti Benchmarking. Dimana Benchmarking yang merupakan suatu proses dan biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategis, dimana suatu unit/bagian/organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal.

Selain itu, Benchmarking memberikan wawasan yang diperlukan untuk membantu manajemen dalam memahami proses dan produknya baik dengan cara membandingkannya dengan Industri yang serupa maupun dengan Industri yang berbeda. Benchmarking dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan tolak ukur atau standar.

Tujuan utama dari Benchmarking adalah untuk memahami dan mengevaluasi proses ataupun produk saat ini sehingga menemukan cara atau Praktek terbaik untuk meningkatkan proses maupun kualitas produk. Untuk hal tersebut, pemerintah Kota Manado mengikutsertakan birokratnya yang merupakan peserta Diklat PIM IV Kota Manado bersamaan dengan peserta PIM Pemprov Sulut di Kota Tangerang Selatan.

Diklat Prov Sulut degan Best Practice Kota Tangerang Selatan, ¬†yang diterima oleh Staf Ahli bidang Pembangunan Edy Malonda, ¬†Camat Ciputat Bpk. Andi, Kabid BKDD Pak Erwin, dan Bapak Ishak Widyaiswara Pemkot Tangsel, dimana dalam visi dikota tersebut ada kesamaan dengan visi kota Manado yakni ”Tanggerang Cerdas Modern Religius”. Yang digelar dikota Tanggerang Selatan Provinsi Banten tahun 2016, dimana salah satu pemberi materi adalah Kadis Capil Kota Manado Hans Tinangon. (*/Ikhy)

iklan1