Category: Bolmong Timur

Giatkan Majelis NU Kotabunan Gelar Do’a Bersama Buat Tokoh Ulama Besar KH. Hasim Muzadi

Kegiatan majelis NU Kotabunan (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) giatkan program Majelis NU.

Ketua Majelis NU Kecamatan Kotabunan, Usman Mamonto mengatakan. Kegiatan majelis ini dalam rangka mensyiarkan agama dalam Ahlul Sunnah Wal’jamaah. Kegiatan ini dilaksanakan setiap minggu sekali .

“Setiap malam jum’at kegiatannya di laksanakan, kegiatan majelis ini intinya adalah untuk mensyiarkan agama.” Kata Mamonto, pada  Kamis, (16/03/2017) tadi malam pada pelaksanaan Majelis NU bertempat di kediaman keluarga Hi. Fitri Pana-Mardjun.

Dijelaskannya, selain membahas kitab kuning, majelis NU ini sekaligus membentengi keimanan dalam diri kita.

“Dengan kecanggihan alat teknologi saat ini maka lewat organisasi majelis NU ini mari kita mendalami ilmu agama, bentengi diri kita dengan iman dan tagwa.” Jelas Mamonto.

Kata dia, pengurus PCNU ini sudah dari tahun 2015 tapi waktu itu kepengerusannya fakum, tidak jalan. Sehinnga dengan pengurus baru di lantik sekarang ini melakukan terobosan melalui kegiatan seperti ini.

“Tahun 2015 sebenarnya sudah ada cuman pengurusnya pada waktu itu fakum, sehingga adanya pengurus baru di lantik melakukan terobosan-terobosan melalui kegiatan seperti ini salah satunya majelis NU yang setiap minggu di laksanakan.” Bebernya.
Dikatakannya, NU menjadi yang terdepan dalam setiap kegiatan-kegiatan keagamaan, yang ada di kecamatan kotabunan.

“Kedepannya di setiap pelaksanaan hari-hari besar islam itu di sponsori oleh NU. Seperti Isra Mi’raj, Maulid dan kegiatan hari besar islam lainnya.” Katanya.

Kata dia, Kegiatan majelis ini di lakukan setiap seminggu sekali, dengan cara bergilir.

“Setiap minggu di lakukan majelis untuk membahas kitab kuning dengan cara bergilir, berpindah-pindah rumah. Yang kita bahas adalah kitab kuning. Mengenai kitab kuning ini keberadaaanya sudah ada 600 tahun lalu, dan setiap pesantren salah satu ilmu agama yang di bahas adalah kitab kuning. Nah, berhubung kita mempunyai ustad yang memahami kitab kuning yaitu Ustad Kusti Ismail, maka kita mendirikan majelis ini dengan membahas kita kuning tersebut.” Jelasnya.

Sembari menambahkan, acara PCNU ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kabupaten Boltim yang dilaksanakan di Desa Paret Kecamatan Kotabunan.

“Kedepannya di setiap pelaksanaan hari-hari besar islam itu di sponsori oleh NU. Seperti Isra Mi’raj, Maulid dan kegiatan hari besar islam lainnya.” Katanya.

Kata dia, Kegiatan majelis ini di lakukan setiap seminggu sekali, dengan cara bergilir.

“Setiap minggu di lakukan majelis untuk membahas kitab kuning dengan cara bergilir, berpindah-pindah rumah. Yang kita bahas adalah kitab kuning. Mengenai kitab kuning ini keberadaaanya sudah ada 600 tahun lalu, dan setiap pesantren salah satu ilmu agama yang di bahas adalah kitab kuning. Nah, berhubung kita mempunyai ustad yang memahami kitab kuning yaitu Ustad Kusti Ismail, maka kita mendirikan majelis ini dengan membahas
kita kuning tersebut.” Jelasnya.

Sembari menambahkan, acara PCNU ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kabupaten Boltim yang dilaksanakan di Desa Paret Kecamatan Kotabunan.

“Maka dari itu saya selaku ketua Majelis NU mengarapakan kepada kaum Muslimin Muslimah di kecamatan kotabunan dan kabupaten boltim pada umumnya agar supaya bisa bergabung bersama mengikuti kegiatan acara mejelis yang di lakukan setiap minggu sekali atau setiap malam jum’at.” Tandasnya.

Ketua Majelis Ulama Nasional (MUI)  Boltim RL Paputungan menambahkan, kegiatan majelis dilaksanakan saat ini dirangkaikan dengan pembacaan Doka bersama mengenang wafatnya tokoh Ulama Nasional yaitu KH. Hasim Muzadi.

“Malam ini sekaligus pembacaan Do’a bersama mengiringi kepergian Almarhum KH. Hasim Muzadi. Beliau merupakan tokoh ulama besar nasional, dan Indonesia sangat kehilangan sosok beliau merupakan tokoh ulama besar.” Ucap Paputungan.

Camat Kotabunan Rahman Hulalata pada sambutanya mengatakan, sangat bangga atas kegiatan majelis ini, dirinya mengharapkan supaya kegiatan seperti ini terus di tingkatkan.

“Melalui kegiatan-kegiatan ini kita bisa tingkatkan iman dan taqwa kita. Dengan kegiatan ini kita bisa meramaikan tenpat-tempat ibadah yaitu masjid. Masjid bukan hanya pusat ibadah tapi masjid merupakan tempat pendidikan agama. Nah dengan kegiatan majelis NU ini mari kita tingkatkan ilmu pendidikan agama kita.” Puungkasnya.

Hadir pada majelis NU dan doa bersama ini ketua PCNU Kabupaten Boltim Hi. Sarkawi Modeong, Sekertaris Isnaini Modeong. Ketua MUI Boltim RL Paputungan, Camat Kotabunan Rahman Hulalata, Ustad Ceng. Sangadi Kotabunan bersatu, Bulawan bersatu dan anggota majelis NU. (Rahman).

ULP Lelang Proyek Tahap Satu

Sehan Landjar, SH., Bupati Boltim (Foto: Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) mulai melakukam lelang proyek tahap satu bernilai Rp 36.092.000.000. Adapun proyek yang di lelang mulai dari Dinas Pekerjaan Umum sebanyak 12 proyek dan Dinas Pertanian berjumlah 2 paket.

“Jumlah yang ditenderkan ada Rp.24 Miliar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan jalan, jembatan dan irigasi. Ada juga Rp 6 Miliar untuk jalan pariwisata.” Terang Bupati Sehan Landjar.
Sementara itu, proyek lain pun dalam proses kelengkapan administrasi.

“Saya minta semua proses tender selesai April.” Pintanya.

Hal ini kata dia untuk mengantisipasi maauknya dana transfer dari pemerintah pusat. Dia pun akan melakukan evaluasi program kerja 2017.

“Saya akan mempercepat perubahan anggaran APBD-P selambatnya juni. Boltim tak terganggu lagi dengan utang karena sudah dibayarkan.” Tegasnya.

Selanjutnya, Sehan mengatakan ULP agar melakukan proses tender berdasarkan aturan yang berlaku. Sanksi akan diberikan kepada panitia yang tidak profesional. “ULP juga tetap profesional sesuai aturan Keppres. Hindari hal-hal yang merugikan pihak ketiga dan pihak penyelenggara. Saya sudah ingatkan, kedapatan jelas diberikan sanksi.” Tegasnya.

Selain itu Sehan mengatakan, Objektifitas mengedepankan kelengkapan administrasi, kelengkapan administrasi, kelayakan perusahan dan kesanggupan finansial harus menjadi pertimbangan.

“Amanat BPK bahwa kontraktor tak melunasi TGR tak boleh ikut lelang. Kakau ada kita langsung diskualifikasi, siapa yang berminat bayar dulu TGR.” terangnya.

Ia menambahkan, dirinya mengingatkan satua kerja agar matang dalam menyusun perencanaan. Sehingga tak ada temuan ketidakpatuhan yang terjadi tiga tahun lalu.

“Kadang-kadang ada kelalaian dalam perencanaan sehinggah pihak ketiga mendapat kesulitan. Contohnya pembangunan gudang BPBD tahun lalu, dua bulan sudah ada pemenang tender, lahan tidak ada.” Pungkasnya. (Rahman).

Pemerintah dan Masyarakat Boltim Programkan Jum’at Bersih

Kabag Humas Pemkab. Boltim Slamet Umbola (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Kegiatan bersih-bersih lingkungan yang dinamakan Jumat bersih kini menjadi program pemerintah daerah dan masyarakat Boltim.

Kepala Bagian Humas Pemkab Boltim, Slamet Umbola mengatakan yang sebelumnya hanya menerapkan program Jumat bersih di lingkungan perkantoran di Pemkab Boltim, namun mulai saat ini sudah mulai diterapkan hingga ditingkatan desa.

“Program Jumat bersih sudah mulai diterapakn hingga ke desa, ” kata Umbola, Senin (13/03/2017).

Menurutnya, program ini sangat bermafaat selain untuk menjaga lingkungan tetap bersih asri dan indah, juga agar masyarakat tidak mudah sakit.
“Jika lingkungan bersih, maka kesehatan juga tidak mudah terserang penyakit.” Terang Umbola.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar mensukseskan program Jumat bersih ini.

“Jumat bersih anjuran pak Bupati Sehan Landjar, sehingga saya mendorong agar pemerintah desa, bisa membuat peraturan desa berlandaskan program Jumat bersih, agar kesadaran serta menjadi kewajiban masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih.” Imbuhnya.

Jika kesadaran masyarakat secara kolektif akan kebersihan lingkungan ini sudah tumbu dengan baik, maka kedepan Pemkab Boltim, akan melombakan kebersihan antar kampung.

“Kedepan ini bisa menjadi lomba antar kampung dan bisa saja menjadi contoh untuk wilayah lain.” Terang Umbola. (Rahman).

Tingkatkan PAD, Taatlah Terhadap Pajak

Bupati Boltim Sehan Landjar memberikan pidato pada kegiatan pekan panutan pajak tahun 2017 (Rahman)

Bupati Boltim Sehan Landjar memberikan pidato pada kegiatan pekan panutan pajak tahun 2017 (Rahman)BOLTIM, Suluttoday.com – Keberhasilan pembangunan nasional sangat didukung oleh pembiayaan yang berasal dari masyarakat, yaitu penerimaan pembayaran pajak. Demikian dikatakan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar pada kegiatan pekan panutan pajak tahun 2017, Rabu (01/03/2017) di lantai tiga Kantor Bupati.

“Agar peran serta dapat didistribusikan secara merata tanpa ada pembeda, perlu diciptakan sistem perpajakan yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum. Hal ini didasarkan pada masih maraknya aktivitas ekonomi didalam negeri yang belum atau dilaporkan kepada otoritas pajak. Hal ini menimbulkan kecemburuan bagi para wajib pajak yang telah berkontribusi aktif dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak.” Terang Sehan

Menurutnya, atas dasar tersebut pemerintah memberikan jaminan dengan menerbitkan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak untuk mendorong pengalihan harta ke dalam sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi warganya yang ingin mengungkapkan harta yang dimilikinya dalam bentuk pengampunan pajak.

“Pengampunan pajak yang dimaksud adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana yang diatur dalam Undang Undang tentang amnesti pajak. Dari satu sisi dengan adanya pengampunan pajak akan sangat membantu upaya pemerintah memperbaiki kondisi perekonomian, pembangunan dan mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan serta memperbaiki ketimpangan.” Kata Sehan.

Untuk itu kata Sehan, dalam rangka peningkatan penerimaan pajak yang bersumber dari PBB-P2 dan sumber penerimaan daerah lainya perlu dilakukan upaya, diantaranya dengan mengoptimalkan peran sangadi dan camat sebagai ujung tombak dalam menghimpun penerimaan daerah dengan membekali kemampuan mereka dalam memahami aturan dan tata cara  pengemimpletasianya termasuk pekan panutan pajak.

“Untuk itu saya instruksikan untuk pro aktif menyampaikan kepada wajib pajak serta taat terhadap pajak, melibatkan seluruh aparat desa pada kegiatan penagihan, menagih wajib pajak yang berhutang dan setiap ada kegiatan selalu disosialisasikan pada masyarakat. Selain itu setiap SKPD agar dapat melakukan monitoring dan evaluasi melalui kegiatan bina desa serta menjadi pelopor bagi masyarakat dalam hal ketaatan membayar pajak.” Tegas Sehan. (Rahman).

Buka O2SN dan FLS2N, UPTD Kotabunan Meriahkan Tari Tuitan Masal Besar-Besaran

Pembukaan Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Nasional tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Kotabunan UPTD Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Kotabunan, Senin 27/02/2017 (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Buka lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) festival dan lomba seni siswa Nasional tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Kotabunan UPTD Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Kotabunan menggelar Tari Tuitan masal atau tarian kolosal tuitan secara besar-besaran.

Kegiatan yang di laksanakan di lapangan Bogani Kotabunan ini mengangkat tema: “Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti Kedepankan Semangat dan Sportivitas Berprestasi” yang di buka langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Yusri Damopolii,S.Pd, MM. Senin, (27/02/2017).

Yusri mengatakan, bahwa kegiatan O2SN dan FLS2N ini merupakan agenda rutinitas nasional yang secara berjenjang di laksanakan mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten untuk daerah dan selanjutnya kegiatan ini akan di lanjutkan pada tingkat provinsi ditingkat nasional bahkan ke tingkat internasional.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepala UPTD Kecamatan Kotabunan, Camat Kotabunan, mewakili Kapolsek Urban Kotabunan, dan Sangadi se-Kecamatan Kotabunan (Rahman)

Kegiatan ini memiliki tiga keutamaan utama atau tiga faktor yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yang pertama ini merupakan wadah untuk menguji kompetensi adik-adik siswa miliki. Jadi kemampuan yang anak-anakku miliki dibidang olahraga dan seni hari ini merupakan waktu yang tepat untuk melanjutkan impian anda menjadi atlet menjadi peserta terbaik. Yang kedua kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi anak-anakku siswa mulai dari siswa sekolah Paret sampai siswa sekolah Buyat yang mungkin tidak bernah bertemu tidak saling mengenal maka saat ini menjadi ajang silaturahmi antara anak-anakku sekalian menjadi saling mengenal secara positif. Dan ketiga, kegiatan ini pula merupakan penyumbang prestasi, pengembang kemampuan anda untuk secara individual maupun secara kelompok dalam perlombaan.

“Jadi minimal ada tiga menjadi tujuan dari kegiatan O2SN dan FLS2N yang kita laksanakan pada hari ini.” Jelas Damopolii.

Yusri mengingatkan kepada peserta bahwa dalam bertanding harus secara profesional.

“Juara ini menjadi sebuah harapan tetapi kejuaran yang tidak sesuai dengan aturan maka terkadang kejuaran itu tidak menjadi sebuah kebanggaan. Tapi akan bangga anda bila anda mengantongi juara itu anda raih dengan mengikuti semua aturan secara cermat yang sudah dipersyaratkan dalam sebuah pertandingan.” Imbuhnya.

Kepala UPTD Cabang Dinas Pendidikan Idrus Paputungan mengatakan kegiatan ini direncanakan selama tiga hari dari 27-29 dengan memperebutkan tropi tetap.

“Kegiatan ini direncanakan selama tiga hari dengan memperebutkan tropi tetap.” Singkat Paputungan.

Sedangkan untuk peserta O2SN kata dia berbagai macam cabang olahraga seperti olahraga atletik, renang, pencak silat, karate, dan bulu tangkis.

“Untuk renang disiapkan lokasinya yaitu di kolam renang desa paret, sedangkan untuk bulu tangkis di BPU Desa Paret.” Beber Paputungan.

Lanjutnya, Untuk Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang-cabang yang di lombakan untuk SD, mulai dari pidato, puisi, menyanyi solo dan menari.

“Kalau untuk SMP adalah lomba Puisi, menyanyi solo, gitar solo, menari dan musik tradisional.” Pungkas Idrus Paputungan.

Kegiatan ini di hadiri oleh kepala dinas pendidikan, camat kotabunan, kepala UPTD Cabang Dinas Kotabunan, Mewakili Kapolsek Urban Kotabunan, para sangadi, Kepala Sekolah dan para guru SD dan SMP se-Sekecamatan Kotabunan, 600 siswa tari tuitan dan siswa peserta O2SN dan FLS2N (Rahman).

iklan1