Category: Bolmong Timur

Kejuaraan SBY Cup, Pemkab Boltim Utus 12 Peserta Karateka

Foto: ILustrasi karateka

BOLTIM, Suluttoday.com – Guna mensukseskan kejuaran karate asia fasifik dengan memperebutkan piala SBY Cup pada 24-26 Februari di jakarta, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengutus 12 peserta karateka.

Kepala seksi prestasi dan olah raga, Dispora Boltim, Samuel Pasang mengungkapkan para karateka Forki ini berasal dari dua perguruan yakni Kuju Kari dan Lemkari.

“Kita berharap dapat prestasi seperti tahun sebelumnya, Boltim berhasil rebut medali emas.” Ungkapnya.

Dia membeberkan, Boltim pernah berhasil menyabet lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu, pada 2015. Namun, prestasi tersebut menurun karena tak mengutus atlet.

“Ada yang ikut tahun lalu, tiga orang tapi hanya sendiri. Mereka dapat satu emas dan satu perunggu.” Bebernya.

Para karateka tersebut akan mengikuti kategori kata dan komite.

“Peminat menjadi karateka di Boltim cukup tinggi.” Ucapnya.

Asisten I Setda Kabupaten Boltim, Amin Musa saat acara pelepasan meminta para karateka agar memberikan hasil yang terbaik. Pemda memberikan dukungan penuh kepada para karateka tersebut.

“Saya yakin tim karateka mampu mengharumkan daerah. Sehingga nama Boltim semakin dikenal.” Ucapnya penuh harap. (Rahman).

Bupati Landjar Warning Pejabat Tidak Punya Kreatifitas

Sehan Landjar, SH Bupati Boltim (Foto:Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Lagi-lagi  Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar memberi warning keras kepada pejabat eselon dua. Sebagaimana diungkapkan Sehan Landjar, dihadapan ratusan Aparatur Sipil Negara dan kepala satuan kerja, saat kegiatan Bimtek dari Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP), pada Kamis, (23/02/2017).

Landjar menegaskan, hasil evaluasi dua bulan berjalan di tahun 2017 ini, tidak lebih dari lima persen pejabat yang tidak memiliki kreatifitas dan mampu memaksimalkan ruang yang dapat mengangkat kemajuan yang ada di Boltim

“Saya sudah sampaikan ke Sekretaris Daerah. Terutama eselon dua,  tidak sampai 10 persen yang memiliki kreatifitas. Kelihatan hampir 100 persen harus diganti. Sesuai pengamatan saya, harus dilakukan penggantian.”Tegas Landjar.

Landjar juga menyentil,  lebih dari dua bulan ini sudah melakukan pengamatan terhadap kinerja dari para pejabat.

“Saya tidak tau apa yang dilakukan, diwaktu yang berjalan dua bulan ini.” Tegas Landjar.

Landjar juga menyentil,  ada satuan kerja yang membangun sarana namun, sampai saat ini tidak tahu untuk digunakan untuk apa.

“Ada sarana sudah siap. Tidak tahu digunakan untuk apa sampai bulan dua ini.  Itu gambaran ketidakmampuan,  bukan titel yang dipakai.” Bebernya.

Landjar juga menegaskan, pejabat seharusnya melakukan analisis pada satuan kerja dan berkoordinasi dengannya untuk tahun tindak lanjut.

“Bukan cuma hadir dipesta, senang dipanggil yang terhormat kepala dinas atau kepala badan. Kecewa tidak dikasih kepercayaan, tapi begitu dikasih jabatan, tidak mampu.” Tegas Landjar.

Menurut Landjar,  beberapa satuan kerja mampu melakukan koordinasi dan analisis kebutuhan dan kekurangan pekerjaan pada satuan kerja untuk melakukan pembangunan.

“Yang lain stagnan, tidur, diam. Yang penting cuma habiskan anggaran.” Tukas Landjar.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Muhamad Assagaf menjelaskan, jika ada pelelangan jabatan pelaksana tugas akan dilaksanakan pada bulan maret.

“Saat ini pemerintah pusat belum mengeluarkan surat persetujuan untuk lelang jabatan. Itu karena ada yang mereka minta untuk dimasukan lagi. Masih satu kali lagi kita akan koordinasi. ” Ungkap Assagaf. (Rahman)

Hadiri Rakorev RKPD, Bupati Sehan Menerima Hibah 1 Unit Mobil Operasional

Bupati Boltim Sehan Landjar, SH menerima hibah 1 unit mobil dari pemprov Sulut untuk operasional perlindungan perempuan dan anak, yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Olly Dondokambey (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar, SH, menghadiri rapat koordinasi evaluasi (Rakorev) Hasil pelaksanaan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara (Sulut), di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, turut dihadiri Wakil Gubernur Steven Kandouw, Kepala Daerah se-Sulut, Unsur Forkopimda, Pejabat pemprov dan Kabupaten/Kota se-Sulut. Pada Jum’at, (17/02/2017).

Bupati Boltim, Sehan Landjar, SH, menyampaikan laporan dalam rapat koordinasi evaluasi (Rakorev) hasil pelaksanaan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten/Kota se-Sulut, di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado. Jum’at 17/02/2017 (Rahman)

Saat memaparkan capaian kinerja pemerintah dan pelaksanaan pembangunan kabupaten Boltim di tahun 2016, Landjar menyampaikan beberapa sektor telah tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.

“Di sektor infrastruktur jalan dan jembatan kita melampaui target. Selain itu produksi padi sawah, padi ladang, jagung, kacang tanah, perikanan, kita juga melampaui target.” Terang Ketua DPW PAN Sulut tersebut.

Bupati Boltim Sehan Landjar bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada kegiatan Rakorev RKPD di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado (Rahman)

Landjar juga melaporkan beberapa hal yang menjadi kendala diantaranya tidak terealisasinya DAK di triwulan IV tahun 2016 sebesar 37,8 milyar yang mengakibatkan terhambatnya penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga sehingga setelah konsultasi dengan BPK dirinya mengambil kebijakan untuk membatalkan beberapa program tahun 2017.

“Diharapkan dapat diperjuangkan, karena saya terpaksa harus melakukan pergeseran program tahun 2017. Insya Allah kalau terealisasi akan kita masukan lagi apa yang sudah dibatalkan.” Harapnya.

Dikesempatan tersebut, Landjar juga menerima hibah 1 unit mobil dari pemprov Sulut untuk operasional perlindungan perempuan dan anak,  yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Olly Dondokambey.

“Terimakasih kepada gubernur dan wagub telah menghibahkan kendaraan untuk masyarakat Boltim.” Pungkasnya. (Rahman/Adve).

CSR Menunjang Program Kegiatan Desa Wilayah Tambang

Assagaf-Sekda-Boltim-edit

Ir. H. Muhammad Assagaf, Sekda Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ir. Hi. Muhammad Assagaf Assagaf mengharapkan agar perusahaan-perusahaan yang akan segera memulai aktivitas penambangan di Boltim untuk menyisihkan program CSR (Corporate Social Responsibility) dalam rangka menunjang program-program kegiatan desa di seputaran wilayah tambang.

“Satu hal yang harus menjadi perhatian PT. JRBM dan PT. ASA termasuk KUD Nomontang yang akan mulai action melaksanakan kegiatan, yang dipertanyakan sangadi lingkar tambang adalah seberapa jauh kontribusi perusahaan terhadap masyarakat lingkar tambang.” Kata Assagaf saat memimpin apel Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional di Desa Lanut Kecamatan Modayag, Selasa (7/02/2017).

Dalam pemanfaatan CSR tersebut, Assagaf menekankan kepada pihak perusahaan untuk memperhatikan kesepakatan bahwa setiap permohonan untuk mendapatkan dana CSR harus seizin atau rekomendasi dari pemerintah daerah.

“Para sangadi perlu ketahui karena jangan sampai dana CSR ini disalah gunakan. Terjadi tumpang tindih antara program kegiatan yang dibiayai melalui dana desa maupun alokasi dana desa.” Terangnya

Menghindari hal-hal tersebut, Sekda meminta kepada para sangadi dan perusahaan untuk meningkatkan koordinasi dengan saling menyampaikan informasi berkaitan dengan program kegiatan baik yang dibiayai secara swadaya oleh masyarakat maupun yang dibiyai melalui program CSR ataupun melalui APBD Desa.

“Ini dimaksudkan agar sasaran dan kebutuhan program yang akan kita laksanakan didesa benar-benar terarah dan menghasilkan apa yang akan menjadi tujuan kita dalam menyusun program kegiatan di masing-masing desa.” Ungkapnya.

Lebih lanjut Sekda meminta kepada pihak perusahaan untuk menghormati pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan yang melaksanakan pemantauan terhadap semua kegiatan-kegiatan penambangan.

“Saya mohon pada pihak perusahaan baik PT. JRBM maupun PT. ASA dan KUD Nomontang, kalau ada pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan yang datang tolong dilayani jangan hanya ditahan disekuriti. Negeri ini milik kami, masa masuk dinegeri sendiri harus minta izin. Mekanisme didalam perusahaan kita hormati tetapi bila ingin dihormati mari kita saling menghormati.” Tegasnya. (Rahman)

Dua PKM Siap Akreditasi

Eko Marsidi-edit

Kadis Kesehatan Pemkab Boltim, Eko Marsidi, SKM. ME. (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Tahun  2017, Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), siapkan berbagai kebutuhan sebagai persyaratan menjadi Puskesmas yang terakreditasi, sebab sejauh ini, Puskesmas tersebut masih sangat kekurangan sarana dan prasarana, sehingga di awal tahun ini, mereka menyiapkan berbagai kebutuhan kelengkapan administrasi.

Kepala Puskesmas Nuangan Viera Paputungan Amd. Kep, mengatakan saat ini pihaknya sedang persiapkan kebutuhan untuk persyaratan administrasi penilaian puskesmas terakreditasi.

“Tahun ini, puskesmas nuangan dipersiapkan menjadi Puskesmas yang terakreditasi, sehingga kita sedang berbenah.” Ujarnya.

Lanjutnya, saat ini mereka masih sangat kekurangan fasilitas, baik sarana maupun prasarana sehingga perlu dilakukan perbaikan.

“Banyak yang belum lengkap, terutama Dokumen penunjang antara lain  fasilitas SPAL maupun sampah Medis, fasilitas ini sangat penting pada penilaian nanti.” Tambahnya.

Dia juga mengatakan, adapun persiapan Puskesmas Nuangan dalam menghadapi penilaian Akreditasi, baru sekitar 30 Persen.

“Saat ini kita baru miliki Laboratorium, ruangan Anak, ruang Perawatan Wanita maupun Pria, ruang bersalin, dokter pun hanya 9 orang, Dua diantaranya yang sudah pegawai Daerah, tenaga teknis pun hanya tiga Orang di Puskesmas ini sisanya hanya tenaga Sukarela, sehingga kami berharap ada perhatian lebih, agar kedepan puskesmas ini bisa layak di Akreditasi.” Bebernya.

Terpisah kepala dinas kesehatan Eko Marsidi mengatakan, akan mengupayakan kelengkapan tiap puskesmas yang akan di akreditasi.

“Tahun ini akan kita upayakan agar terpenuhi semua kebutuhan puskesmas di tiap kecamatan yang dipersiapkan untuk di akreditasi.” Kata Eko.

Ia mengupayakan semua puskesmas akan terakreditasi, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal.

“Tahun 2016 ada Dua yang sudah di nilai, diantaranya puskesmas Modayag dan Kotabunan, kita tinggal menunggu hasilnya, sedangkan di tahun ini dipersiapkan puskesmas Nuangan dan Tutuyan.” Pungkasnya. (Rahman)

iklan1