Category: Kepulauan Sitaro

Luar Biasa, Pameran Batu Akik Termahal Hadir di Sangihe

Suasana berlangsungnya Pameran (Foto Ist)

Suasana berlangsungnya Pameran (Foto Ist)

SANGIHE – Sebuah pameran batu akik yang dilaksanakan sebagai salah satu mata kegiatan Festival Sangihe 2015 disebut oleh para pengunjungnya sebagai pameran akik yang termahal. Seperti yang diungkapkan Vanderwijk Gansalangi. Predikat itu diberikannya bukan karena dalam pameran ini tercapainya satu transaksi penjualan yang besar. Juga bukan karena satu nilai potensial batu akik langka dan unik yang ditampilkan. Tapi, karena para pengunjung yang ingin melihat pameran itu harus membeli karcis tanda masuk yang senilai Rp. 10.000,- per orang. Itu terjadi pada malam perdana pameran, Sabtu (5/09/2015) kemarin di stadion Gesit, Tahuna.

”Dalam pengalaman saya sebagai peminat dan penggiat batu akik, baru kali ini pengunjung pameran dipalak dengan karcis tanda masuk,’’ ungkapnya kesal.

”Bahkan saya yang sekadar hendak membawa batu bongkahan untuk dipamerkan juga tak luput dari keharusan untuk membeli karcis,’’ keluhnya lagi. Gansalagi pun akhirnya lantas mempertanyakan apakah dari harga karcis pungutan itu panitia membayar pajak tontonan ke pihak pemerintah.

Seorang perempuan yang mengaku salah seorang Panitia Festival Sangihe 2015 yang tidak mau dirinci jatidirinya yang ditemui di lokasi pameran membantah bahwa panitia festival yang memungut dana karcis tanda masuk itu. ”Maaf kami tidak pernah menjual karcis masuk ke lokasi pameran,” tegasnya.

Menurutnya, pihak yang memungut karcis di Stadion Gesit itu adalah panitia penyelenggara Pertandingan Tinju. Memang secara kebetulan dua acara itu berlangsung di lapangan dalam stadion di tengah Kota Tahuna itu.

Mendapat keterangan itu Vanderwijk Gansalangi tetap mempersalahkan panitia Festival Sangihe 2015. ”Panitia tidak becus, karena menempatkan tempat pameran akik itu di lokasi yang persis sama dengan arena pertandingan tinju dalam rangka perebutan Piala Olly Dondokambey itu,” ujarnya.

Mestinya, menurut dia, pintu masuk dan lokasi pameran akik dibuat terpisah serta diberi sekat pemisah. Banyak pengunjung pameran pada malam pembukaan pameran batu akik, Sabtu (5/9/2015) terlihat adu mulut dengan penjaga pintu masuk di gerbang stadion itu. Mereka berusaha meyakinkan petugas mereka tidak menuju ke ring tinju, tetapi para petugas itu tidak peduli sama sekali.

”Kami yang menyewa lapangan ini untuk acara tinju, jadi semua yang masuk mesti bayar tidak terkecuali,” ujar seorang petugas berbadan tambun dengan tegas.

Keterangan petugas nan jumawa itu sontak dikeluhkan oleh Juharto Jangkobus, salah satu peserta pameran batu akik itu. ‘’Keikutsertaan kami di pameran ini resmi dan terundang,” ujarnya.

Lanjut dikatakannya justru yang pantas dipertanyakan adalah upaya panitia tinju mengumpulkan dana, karena setahu kami acara mereka itu resmi ditopang pendanaan dari pihak Olly Dondokambey.

Menurutnya, sebelum kejadian karcis itu, kegiatan tinju ini awalnya sudah bertabrakan dengan kegiatan pertandingan musik bambu yang dilaksanakan pihak gereja GMIST. ”Ini sangat disayangkan, karena ulah mereka malah sempat memunculkan citra buruk pada Olly Dondokambey di Tahuna,” pungkasnya. (ps/Tim Redaksi)

Pemkab Sitaro Sambut Baik Kedatangan Bupati Fak-Fak

Sekda Sitaro bersama Bupati Fak-Fak (Foto Suluttoday.com)

Sekda Sitaro bersama Bupati Fak-Fak (Foto Suluttoday.com)

SIAU – Kedatangan Drs. Mohamad Uswanas M.Si, Bupati Fak-Fak Papua di Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) baik Pemerintah Sitaro. Bupati Uswanas dan rombongan ini guna ingin menimba rahasia keunggulan pala yang ada di Kabupaten dengan luas wilayah maritim yang begitu besar tersebut.

Atas nama Bupati Sitaro Tonny Supit, Adry Manengkey selaku Sekda menerima baik kedatangan Drs. Mohamad Uswanas M.Si. Bertempat di Hotel Jakarta Ulu Siau yang juga di hadiri oleh para legislator DPRD Sitaro,Manengkey berbincan-bincang akrab dengan Uswanas, perbincangan yang begitu akrab antara Uswanas dan Manengkey yaitu membahas mengenai pengembangan dan proteksi pala.

“Saya atas nama Pak Bupati Tonny Supit,menerima dengan tangan terbuka kedatangan tamu kita yaitu Bupati Fak-Fak, kami berbincang perihal pala karena Fak-Fak juga penghasil pala,” ungkap Manengkey kepada Suluttoday.com (15/4/2015).

Lanjut di katakannya bahwa Manengkey juga membagikan konsep yang di perlukan untuk pengembangan dan proteksi pala agar bisa di tindak lanjuti sampai ke pemerintah pusat.

“Saya juga membagikan konsep yang di perlukan untuk pengembangan dan proteksi pala agar bisa sampai ke pemerintah pusat,agar kita sebagai daerah penghasil pala bisa berkembang semakin baik,” tutupnya. (Vian).

Manengkey Membuka Naskah Ujian Nasional di Sitaro

Adry Manengkey (Foto Suluttoday.com)

Adry Manengkey (Foto Suluttoday.com)

SIAU – Ujian Nasional (UN) yang serentak di mulai, Senin (13/4/2015) di seluruh Indonesia, demikian halnya dengan SMA yang ada di Kabupaten Singihe, Tagulandang dan Siau (Sitaro) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Adry Manengkey selaku Sekretaris Daerah Sitaro mewakili pemerintah Kabupaten membuka langsung soal ujian nasional di SMA Negeri 2 Ondong Siau Barat.

Adry sapaan akrab pria low profile ini membuka naskah ujian di SMA Negeri 1 yang beralamatkan di Ondong Siau Barat. Siswa-siswi terlihat begitu antusias dengan kehadiran birokrat tertinggi pemkab sitaro ini. Menurut Manengkey, dirinya sangat mengharapkan generasi penerus bangsa ini bisa mengharumkan nama kabupaten Sitaro dengan mengikuti UN dengan baik dan nanti bisa peroleh nilai yang sesuai harapan.

“Hari ini saya membuka naskah ujian, atau soal ujian.saya berharap siswa-siswi ini bisa mengikuti ujian dengan baik dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkas manengkey kepada Suluttoday.com. (Vian).

Serap Aspirasi Warga, Judson Laheba Cs Pilih Kecamatan Siau Timur

Judson Laheba dan saat menggelar reses (Foto Suluttoday.com)

Judson Laheba, Jotje Luntungan, Judson C. Kalibato, dan Hardi K. Tatodi, SH saat menggelar reses (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dalam kesempatan menjaring aspirasi masyaakat (reses) J Laheba cs, selaku wakil rakyat di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), khususnya di Dapil 2 Sitaro berjalan sukses. Reses yang dilakukan di Kecamatan Siau Timur Selatan, Minggu (12/4/2015), ke empat anggota DPRD yaitu Judson Laheba, fraksi gabungan Komisi B dari partai Nasdem, Jotje Luntungan SE ketua fraksi gabungan dari partai demokrat Komisi C, Judson C. Kalibato yang juga fraksi gabungan dari partai Gerindra Komisi B, dan Hardi K. Tatodi SH.

Menyerap aspirasi rakyat setempat di kepulauan Buhias,kepulauan ini sendiri terdiri dari empat kampung yakni papehe, papile, motole dan buhias sendiri. Waktu yang di tempuh dari ulu siau ke pulau Buhias adalah 45 menit dengan menggunakan transportasi laut yaitu perahu. Namun panas nya terik matahari tidak menyurutkan semangat dari para legislator ini untuk menampung apa yang menjadi keinginan warga.

Reses yang di lakukan di balai desa dan di hadiri oleh perangkat desa dan puluhan warga setempat mampu menyerap aspirasi masyarakat setempat. Dalam wawancara eksklusif dengan suluttoday Judson Laheba, menyampaikan bahwa semangat mereka sebagai penyambung lidah rakyat tak akan pernah redup untuk itu wajib mereka menampung aspirasi warga.

“Sudah tugas kami sebagai wakil rakyat untuk mengetahui apa kebutuhan rakyat dan apa yang di inginkan mereka,untuk itu kami sebagai wakil mereka yang duduk di kursi dewan pastinya harus berjuang untuk mereka, dengan adanya reses ini kami menjadi tau,bahwa saat ini penduduk sini yang bermata pencarian sebagai nelayan sangat membutuhkan bahan bakar minyak yang saat ini masi minim,” ujar Ucon sapaan akrab Judson Laheba.

Lanjut dikatakannya bahwa apa yang menjadi permintaan warga ini sebisa mungkin akan di sampaikan ke pemerintah Sitaro guna di tindak lanjuti. “Saya tentunya dan teman-teman dewan lainnya akan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sini kepada pemerintah kita,” tutupnya. (Vian).

Manengkey Hadiri Penutupan PKL Terpadu Poltekes

Pertemuan yang dilaksanakan di Sitaro (Foto Suluttoday.com)

Mahasiswa PKL Poltekes Manado saat berada di Sitaro (Foto Suluttoday.com)

SIAU – Setelah tiga pekan berada di Kabupaten penghasil Pala guna mengikuti kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Sekretaris Daerah (Sekda) Sitaro Adry Manengkey menutup rangkaian kegiatan dari mahasiswa Poltekes Manado ini. Menurut Manengkey,rangkaian kegiatan dari mahasiswa Poltekes Manado ini sangat di apresiasi oleh pemerintah kabupaten Sitaro.

“Atas nama pemerintah,yaitu Bupati Sitaro Tonny Supit,kami selaku pemerintah sangat berbangga dengan adanya 562 Mahasiswa yang datang langsung ke Sitaro khususnya Siau untuk membaur dengan masyarakat sini,” pungkas Manengkey sapaan akrab Adry Manengkey kepada suluttoday.com, Selasa (07/4).

Suasana penutupan PKL mahasiswa Poltekes Manado (Foto Suluttoday.com)

Suasana penutupan PKL mahasiswa Poltekes Manado (Foto Suluttoday.com)

Penutupan PKL tadi yang di adakan di auditorium Pemkab Sitaro di hadiri oleh semua instansi yang terkait,lanjut di katakannya bahwa pemkab sangat mengharapkan adanya kelanjutan dari program seperti ini.”Kami juga mengharapkan akan selalu ada program seperti ini dan kalo bisa di lain kesempatan nanti bisa di Tagulandang atau Biaro,” tutupnya. (Vian).

iklan1