Category: Kepulauan Talaud

GERAK Sulut Desak Kejati Ungkap Dugaan Korupsi di PD ASDP Talaud

Jim Robert Tindi (Foto Ist)

Jim Robert Tindi saat bersama Menteri Tenagakerja belum lama ini (Foto Ist)

MANADO – Perhatian LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengungkap adanya dugaan tindakan korupsi yang merugikan negara kian gencar dilakukan LSM yang dipimpin Jim Robert Tindi ini. Putra Talaud yang dikenal begitu akrab dimedia massa tersebut saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (2/11/2015) mengaku ada dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (PD) Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) di Kabupaten Taladu Sulut.

”GERAK endus ada korupsi di Perusahaan Daerah (PD) Angkutan Sungai Danau Penyebrangan (ASDP di Kabupaten Talaud. Pasalnya perusahaan Daerah ini mendapat suntikan dana APBN dgn nilai fantastis untuk 2 Kapal ini Negara menggelontorkan Uang 13 Miliar, sementara Perusahaan ini malah di Pihak ke-3 kan oleh Pemkab dalam hal ini PD ASDP,” tutur Tindi.

Ditambahkannya lagi, terkait dana penyertaan dari APBD Kabupaten Talaud yang sampai saat ini Perusahaan Daerah ASDP ini tak memberi penghasilan buat PAD Talaud bahkan cenderung merugi. ”GERAK Sulut Mendesak Kejati Sulawesi Utara agar segera mengusut tuntas dugaan korupsi ini,” tegas Tindi. (Amas)

Tindi: Panwas Talaud Segera Usut Pejabat ‘Membegal UU Pilkada’

Jim Robert Tindi

Jim Robert Tindi

MANADO – Jelang Pilkada 9 Desember 2015 nanti, Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mulai mencium adanya aroma curang yang di lakukan oknum-oknum tertentu untuk memuluskan jagoannya, antara lain terjadi di Kabupaten Talaud, pada apel PNS yang bertempat di Kantor Bupati Talaud.

Dimana terjadi, oknum Asisten I Talaud LB (Lukas) dengan lancang menyerukan agar PNS mengikuti warna Pimpinan/Bupati bagi dia wajib hukumnya aparat taat pada Bupati. Menyikapi hal tersebut, GERAK mendesak agar Panwas Talaud segera Memeriksa oknum pejabat tersebut, kalau terbukti bersalah segera di copot atau segera di pecat saja. Karena hal ini jelas-jelas merupakan tindakan yang bertentangan dengan kaidah hukum.

”Kami GERAK Sulut mendesak Panwas Talaud menindak tegas oknum PNS atau pejabat di daerah Talaud yang berani melakukan politisasi terhadap kewenangannya. Oknum pejabat tersebut kalau terbukti, segera dicopot dari jabatannya kemudian diberikan sanksi berat sebagai abdi negara yang semestinya bertindak netral, bukan menjadi tim kampanye salah satu kandidat. Bagaimana pun, apa yang dilakukan pejabat daerah ditengah Apel PNS Kabupaten Talaud ini mencoreng nama baik pemerintah daerah dan wibawa PNS itu sendiri, hal ini tak boleh dibiarkan. Sekali lagi, Panwas Talaud segera usut pejebat ‘membegal’ UU Pilkda,” tukas Jim Robert Tindi, Direktur Eksekutif GERAK Sulut. (Amas Mahmud)

GERAK Sulut Desak Kejaksaan Segera Eksekusi CT

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Penegakan praktek korupsi oleh penegak hukum di Sulawesi Utara (Sulut), kembali disoroti pengurus Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut. Kamis (12/3/2014) saat ditemui, Jim Robert Tindi Direktur Eksekutif GERAK Sulut meminta ketegasan Kejaksaan Sulut bertindak tegas pada para pelaku korupsi di Kabupaten Talaud Sulawesi Utara.

”Terpidana korupsi dana bencana alam Kabupaten Talaud Corry (CT) yang disinyalir sudah memiliki keputusan tetap dari MA. Untuk itu GERAK Sulut mendesak segera mengeksekusi para terpidana, karena saat ini terpidana disebut-sebut masyarakat masih berkeliaran, dan menjalankan proyek-proyek di daerah,” tegas Tindi.

Tidak hanya itu, Tindi juga menyampaikan saat ini penegak hukum di Sulut masih tidak merata dalam penyelesaian kasus korupsi di daerah ini. ”GERAK Sulut juga melihat bahwa Kejaksaan masih tebang pilih dalam melaksanakan putusan MA contohnya kasus ilegal fishing (Nelson) yang sudah ada putusan tetap di MA belum di eksekusi. Dan CT sementara ini dikabarkan menghilang,” ujar Tindi. (Amas Mahmud)

Tindi: Kritik Terhadap AMPS Beo Tak Mendasar

Jim Robert Tindi

Jim Robert Tindi

MANADO – Penyalurah Bahan Bakar Minyak (BBM) dari AMPS kepada masyarakat yang mendapat sorotan beberapa politisi Kabupaten Talaud mendapat ‘perlawanan’ dari tokoh aktivis muda Talaud, Jim Robert Tindi. Minggu (1/3/2015) saat diwawancarai Suluttodaya.com, terkait apakah kritikan terkait penyaluran BBM sudah memiliki alasan valid, kata Jim motivasi mereka yang mengkritik mengatasnamakan warga masih diragukannya.

”Beberapa minggu ini beberapa media getol melancarkan kritik terhadap agen Penyalur BBM/AMPS di Beo Kabupaten Talaud. Namun menurut pandangan saya bahwa kritik ini sangat berlebihan karena tak berdasarkan fakta sebenarnya. Dimana beberapa pernyataan ‘politisi’ terkesan di boncengi kepentingan,” tegas Tindi.

Menurutnya lagi bahwa issu tersebut sudah di order oleh orang tertentu untuk persaingan bisnis. Sebagai wakil rakyat, lanjut Tindi seharus DPRD tidak memperkeruh suasana. Hasil penelusuran pihaknya ternyata ada oknum yang sengaja memelintir issu ini untuk kepentingan bisnis, dan saya berharap jangan ini jadi pemicu konflik. (Amas Mahmud)

iklan1