Category: Minahasa Tenggara

Ujian Nasional Dihapus, Disdik Mitra Dukung Kebijakan Menteri Pendidikan

 

Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Ascke Benu

Ratahan, Suluttoday.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melalui Dinas Pendidikan sangat mendukung serta menunjang kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, terkait sistem pendidikan nasional yang dinamakan Merdeka Belajar.

“Dinas Pendidikan Mitra sangat mendukung kebijakan dari Menteri Pendidikan terkait Merdeka Belajar. Konsep ini akan menciptakan suasana belajar mengajar di sekolah lebih ceria tanpa sekat dengan cara mengusung tingkat kesetaraan antara guru dan murid,” kata Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Ascke Benu, Senin (16/12/2019).

Kebijakan Merdeka Belajar ini adalah menghapus ujian nasional di tahun mendatang dan menggantinya dengan cara Assessment yang diselenggarakan hanya oleh sekolah.

“Konsep ini memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan kelulusan. Dimana guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswa. Guru juga bebas dalam membuat atau mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP),” kata Ascke lagi.

Ascke pun menambahkan, kebijakan ini dapat mengembangkan kapasitas guru dan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Seperti ujian untuk menilai kompetensi siswa dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan, apakah itu tugas kelompok, karya tulis dan sebagainya. (Hengly Langoy)

Sekdes Ratatotok Bantah Tudingan Persulit Masyarakat

Ratatotok, Suluttoday.com – Terkait statemen salah seorang warga yang menuding tidak maksimalnya atau menghambat proses pelayanan kepada masyarakat, dan menyeret oknum Hukum Tua sekaligus Sekretaris Desa Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra), mendapat bantahan keras dari pihak pemerintah desa setempat.

Hukum Tua Desa Ratatotok, Natsir Puili, melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Julfatni Hamim bereaksi dan dengan tegas membantah pernyataan atau pemberitaan tersebut. Menurutnya, pelayanan di Desa Ratatotok sudah maksimal dan mengedepankan kepentingan masyarakat serta sudah sesuai mekanisme.

“Pernyataan itu sangatlah tidak benar dan kami pemerintah Desa Ratatotok membantah keras tudingan tersebut. Kami tidak pernah menghambat maupun memungut biaya dalam bentuk apapun bila ada warga yang datang untuk mengurus keperluannya. Intinya, terkait pemberitaan tersebut adalah sangat tidak benar,” tegas Julfatni, Senin (16/12/2019).

Julfatni justru menyayangkan tudingan seorang warga tersebut yang notabene bukan penduduk Desa Ratatotok, melainkan masyarakat dari desa tetangga.

“Dengan tegas kami membantah statemen salah satu warga ini karena tidak benar. Apalagi yang bersangkutan bukan masyarakat Desa Ratatotok. Maka dari itu, kami pun akan menempuh jalur hukum terkait tudingan oknum tersebut, karena sudah masuk ranah pencemaran nama baik,” ujar Julfatni. (Hengly Langoy)

Tonny Lasut : Kewajiban Saya Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Ratatotok, Suluttoday.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dari Partai Golkar Dapil II (Ratatotok-Belang), Tonny Hendrik Lasut S.ST, memberikan kesempatan kepada semua masyarakat untuk memberikan pendapat bahkan masukan tentang apa saja yang berkaitan dengan kepentingan rakyat. Baik dari pembangunan infrastruktur, sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, kemasyarakat, pemerintahan dan lainnya.

Hal ini diungkapkan THL sapaan akrab  Tonny Hendrik Lasut disela-sela agenda reses pertama di Kecamatan Ratatotok, Senin (09/12/2019). Politisi partai berlambang pohon beringin ini mengatakan, sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban untuk menyerap aspirasi rakyat kemudian diperjuangkan dan direalisasikan.

“Ada sejumlah aspirasi yang disuarakan masyarakat. Seperti warga Moreah yang meminta pembangunan tower seluler, pembuatan jalan dan jembatan perkebunan sekaligus akses menuju ke lokasi pekuburan,” ungkap THL.

Dikatakannya pula, perwakilan warga Moreah juga mengingatkan dirinya agar mengawal hak-hak warga penerima program keluarga harapan (PKH). Dimana, aspirasi mereka apabila ada penghapusan penerima PKH, harus sesuai fakta di lapangan bukan karena suka tidak suka.

Sementara dari masyarakat Desa Basaan Satu, warga mengusulkan dilakukan pembangunan bak saringan air sehingga air yang masuk ke rumah-rumah warga dalam kondisi bersih tidak kotor.

“Ada banyak lagi aspirasi yang disampaikan masyarakat. Oleh sebab itu, sebagai perpanjangan tangan rakyat sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk memperjuangkan, mengawal hingga merealisasikannya untuk kepentingan masyarakat itu sendiri,” tutup THL.

Hadir dalam agenda reses pertama tersebut Camat Ratatotok Norce Wullur, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta beberapa perwakilan instansi teknis terkait lainnya. (Hengly Langoy)

KPU Mitra Sasar Pelajar Sosialisasikan Rumah Pintar Pemilu

Ratahan, Suluttoday.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gencar mensosialisasikan rumah pintar pemilu sebagai salah satu bentuk pendidikan pemilih kepada masyarakat. Kali ini, sebanyak 30 orang siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Ratahan, Selasa (10/12/2019) dihadirkan di ruang rumah pintar pemilu KPU Mitra.

“Pihak KPU terus berupaya melakukan pendidikan pemilih kepada masyarakat. Apalagi saat ini sedang dalam tahapan Pilgub 2020,” jelas Komisioner KPU Mitra divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Otniel Wawo SE, Selasa (10/12/2019).

Wawo mengutarakan, wahana edukasi rumah pintar pemilu dapat dikunjungi oleh masyarakat khususnya kalangan pelajar, mahasiswa dan semua pihak yang tertarik dengan kepemiluan. Bahkan, pihaknya secara intens melakukan sosialisasi di 12 kecamatan se-Mitra termasuk mengundang para pelajar dan masyarakat untuk berkunjung ke rumah pintar pemilu.

“Hari ini kami menghadirkan siswa siswi SMAN 1 Ratahan. Materi yang kami sampaikan menyangkut sejarah pemilu, struktur organisasi KPU, tahapan penyelenggaraan pemilu, peserta pemilu, sejarah dan sistem pemilu, presiden dan wakil presiden dari pemilu pertama hingga saat ini, denah pemungutan suara, bagaimana menjadi pemilih dan cara pemilih serta pentingnya pemilu,” ujar Wawo.

“Intinya kami ingin mengenalkan sekaligus menambah wawasan para pelajar,” tambahnya, sembari mengatakan diakhir kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Dimana para siswa menanyakan berkaitan dengan money politik, golput, dan tujuan dari rumah pintar pemilu.

Adapun pembicara Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Otniel Wawo SE, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Drs Johnly Pangemanan M.Si, serta Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Drs Irfan Rabuka M.Pd. (Hengly Langoy)

Wowor : Setelah Cair di Bank Jangan Singgah Dicounter HP 

Kepala Dinas Sosial Mitra, Franky Wowor, S.Sos

Ratahan, Suluttoday.com – Proses pencairan bantuan kepada masyarakat kurang mampu dalam bentuk KUBE atau Kelompok Usaha Bersama yang di programkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) melalui Dinas Sosial, memasuki tahap akhir pemeriksaan kelengkapan berkas kelompok.

Dijelaskan Kepala Dinsos Mitra, Franky Wowor S.Sos, hal itu dilakukan untuk verifikasi kepengurusan kelompok dalam rangka proses pencairan di bank. Ini diperlukan agar ketua, sekretaris dan bendahara dapat bertanda tangan dan selanjutnya diketahui kepala dinas sosial. Wowor juga menegaskan, jika kelengkapan berkas tidak terpenuhi maka tidak bisa terproses di bank untuk pencairannya.

“Kebanyakan mereka (kelompok Kube) datang dengan pengurus yang baru. Sementara, pada awal pengajuan kelompok, menggunakan nama pengurus yang lain,” ungkap Wowor sembari mengingatkan setelah proses pencairan KUBE di bank selesai, supaya digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Jangan setelah cair di bank, ramai-ramai antri di counter hand phone karena sudah mendekati hari r0aya Natal,” Wowor mengingatkan.

Seperti diketahui, terdapat 45 kelompok KUBE yang tersebar di 12 kecamatan akan menerima bantuan. Dengan rincian, satu kelompok akan menerima 20 juta rupiah, yang dibagi per anggota masing-masing 2 juta rupiah. Dan proses pencairannya hingga tanggal 31 Desember 2019 mendatang. (Hengly Langoy)

iklan1