Category: Minahasa Tenggara

Kandoli Berharap Peserta UN Peroleh Hasil Terbaik

Ronald Kandoli (Foto Ist)

Ronald Kandoli (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Wakil Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli meminta para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengikuti Ujian Nasional (UN) untuk bisa memberikan hasil terbaik.

Hal tersebut diungkapkan Wabup saat membuka naskah UN di SMP Negeri 1 Ratahan, dan sekaligus memantau proses pelaksanaan UN di SMP Advent Ratahan, Senin (9/5/2016).

“Saya berharap adik-adik siswa bisa mendapatkan hasil terbaik dalam pelaksanaan ujian nasional yang akan mereka ikuti sekarang,” kata Wabup yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Minahasa Tenggara Dennij Porajow.

Selain itu kata Wabup para siswa yang mengikuti UN ini diharapkan untuk mempersiapkan diri sampai selesai pelaksanaan ujian yang nantinya akan selesai pada Kamis mendatang.

“Saya minta juga agar mempersiapkan diri sepanjang pelaksanaan ujian nasional, baik kesiapan fisik maupun materi mata pelajaran yang akan diujiankan,” ujar Wabup.

Dirinya pun mengingatkan UN yang merupakan salah satu syarat kelulusan bagi para siswa untuk melanjutkan studi ke tingkatan SMA, dapat dimanfaatkan dengan baik setelah mendapatkan bimbingan para guru.

“Saya yakin materi-materi yang sudah diberikan para guru untuk siswa sebelum pelaksanaan ujian sudah sangat maksimal dan dapat dimanfaatkan para siswa menghadapi ujian,” tandasnya.

Di tempat terpisah sekretaris daerah Ir Fary F Liwe,MSc membuka naskah UN di SMPN II Ratahan di Liwutung Kecamatan Pasan. Sementara itu, Kepala Dikpora Dennij Porajow mengungkapkan peserta UN di Minahasa Tenggara berjumlah 1.872 siswa di 42 sekolah yang tersebar dalam 114 ruangan ujian, sedangkan untuk ujian Paket B ada di 5 PKBM dengan jumlah siswa 117 orang tersebar dalam 8 ruangan. (Jemmy k)

Maknai Hardiknas, Sumendap: Jadikan Dunia Pendidikan itu Aman dan Nyaman

Upacara Hardiknas saat dimulai (Foto Suluttoday.com)

Upacara Hardiknas saat dimulai (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Bupati James Sumendap dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) se-Kabupaten Minahasa Tenggara yang di pusatkan di Lapangan Desa Molompar Kecamatan Tombatu Timur agar dapat mensyukuri salah satu peringatan paling penting dalam dunia pendidikan tersebut.

Di depan ratusan siswa, para guru-guru, serta Aparat Sipil Negara (ASN) yang menjadi peserta upacara peringatan tersebut mengajak seluruh elemen yang terlibat dunia pendidikan untuk dapat memaknai petingnya pelaksanaan Hardiknas.

”Peringatan Hardiknas ini bukan hanya ajang seremonial yang kita laksanakan setiap tahun, dengan pawai-pawai keliling tapi juga paling penting bagaiman kita menghayati serta memaknai peringatan Hardiknas itu sesuai dengan sungguh-sungguh, khususnya bagi para pejuang dalam bidang pendidikan,” jelas Bupati.

Selain itu Bupati berpesan kepada para guru-guru untuk memperhatikan tanggung jawabnya sebagai pengajar dengan tetap menjaga prosionalisme dalam mengajar bagi para siswa-siswa, sehingga menghasilkan anak didik yang berkualitas.

“Bagi para siswa laksanakan kewajiban kalian untuk bersekolah dan mengapai pendidikan setinggi-tingginya. Para orang tua juga harus menjadi motivator dan pendorong bagi anak-anak untuk terus bersekolah,” ungkapnya.

Bupati menambahkan komitmen dari Pemerintah Kabupaten dalam menyiapkan sejumlah infrastruktur pendidikan yang layak dan memadai bagi seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara.

”Untuk fasilitas penunjang dalam pelaksanaan proses pendidikan pada tahun 2017 sudah mantap. Sehingga bagi guru maupun siswa aman dan nyaman dalam pelaksanaan proses belajar mengajar,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati menyerahkan penghargaan serta tropi kepada siswa berprestasi dalam pelaksanaan O2SN dan FLS2N tingkat kabupaten yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Setelah pelaksanaan upacara, para siswa dan guru-guru mengikuti pawai mengelilingi Kecamatan Tombatu Timur. hadir dalam peringatan Hardiknas, Ketua DPRD Tavif Watuseke bersama Anggota DPRD lainnya, Kapolres Minahasa Selatan Benny Bawensel, Sekda Farry Liwe, para pejabat di lingkungan Pemkab, dan tim ahli Bupati.(Jemmy.k)

Soal Tanah, GERAK Sulut ‘Serang’ Camat Ratatotok

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kembali terkait sengketa tanah di Ratatotok Kabupate Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berlanjut. Kali ini pengurus Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut secara tegas memberkan kritis peda kepada Camat Ratatotok atas status tanah yang disengketakan di Ratatotok.

”Menyikapi penyataan Camat Ratatotok di beberapa media lokal tentang status Tanah Pasolo yang merupakan Hutan Lindung. Perlu di pertanyakan, pasalnya yang menjadi acuan pernyataan ini adalah SK Menhut No.734 Tahun 2014, sementara SK yang dimaksud mengenai Hutan Raya ex Newmont serta menyangkut RTRW beberapa Hutan Raya Kawasan Mahawu.Tumpa dll. Sehingga GERAK menilai pernyataan Camat Ratatotok terlalu ‘prematur’, pengamatan GERAK juga bahwa Lokasi Pasolo ini sebelumnya telah ada aktivitas warga, bahkan ada beberapa bangunan/rumah warga serta areal perkebunan Rakyat,” ujar Jim Robert Tindi, Direktur GERAK Sulut.

Lanjut Tindi menuturkan bahwa GERAK Sulut mencurigai ada maksud tertentu di balik pernyataan Camat. ”Berhubung tanah pasolo ini merupakan areal Tambang Rakyat. Sebelumnya juga GERAK mengendus ada permainan Mafia Tanah yang terkenal di Sulut sedang memainkan perannya atas pengalihan status tanah tersebut. GERAK Sulut juga meminta agar aparat hukum mendengar dari kedua belah pihak dan melindungi hak Masyarakat. Serta se-segera mungkin menangkap pelaku dan mengungkap oknum besar dibalik peristiwa pengrusakan dan pembakaran Polsek dan rumah warga. Gerak-Sulut akan segera merampungkan hasil investigasi dan akan segera memberikan laporan ke penegak Hukum. Jangan kemudian Rakyat di korbankan atas persoalan ini,” tegas Tindi. (Amas Mahmud)

GERAK Sulut: Penetapan Ijin HPT di Ratatotok Diduga Bodong

Jim Robert Tindi

Jim Robert Tindi

MANADO – Soal sengketa tanah di Ratatotok Kabupetan Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara (Sukut) masih terus berlanjut. Minggu (26/4/2015), Jim Robert Tindi pengurus Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut menilai penetapan ijin Hutan Produksi Terbatas (HPT) perlu ditinjau kembali.

”Penetapan ijin Hutan Produksi Terbatas di Ratatotok di duga bodong. Selama ini Pemkab Mitra menyatakan bahwa ada kawasan Hutan di Ratatotok telah Mendapat ijin HPT patut di pertanyakan, apa pasal karena proses perijinan yang tidak memperhatikan hak kepemilikan warga sesuai Register Tanah Desa, sebab wilayah yang di klaim Pemkab sebagai HPT ternyata lahan produktif Rakyat yang di buktikan dengan Hak Kepemilikan Register Desa,” ungkap Tindi pada Suluttoday.com.

Lanjut ditambahkan Tindi bahwa wilayah tersebut juga sudah dekat dengan pemukiman baru rakyat. ”GERAK mencium ada aroma “konspirasi busuk” pada proses ini. Data awal bahwa Kepengurusan HPT ini juga melibatkan oknum yang selama ini oleh beberapa aktivis Agraria sebagai “mafia tanah” di Sulawesi Utara. Gerak akan membawa kasus ini ke ranah hukum. (Amas Mahmud)

Dukung Olly Dondokambey, Sumendap (Juga) Ajak Kader PDIP Bersatu

James Sumendap (Foto Ist)

James Sumendap (Foto Ist)

MANADO – Pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari Partai Demi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)DPC PDIP Mitra, Olly Dondokambey SE Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara mulai mendapat dukungan riil dari kalangan Parpol berlambang Moncong Putih ini.

James Sumendap SH, Ketua DPC PDIP Mitra salah satunya meminta agar Olly secepatnya ditetapkan sebagai Calon Gubernur Sulawesi Utara dari PDIP. ”DPC PDIP Mitra pertama di Sulut mendeklarasikan anggota DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PDIP, yaitu bapak Olly Dondokambey sebagai calon gubernur Sulut dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ujar Sumendap saat diwawancarai wartawan.

Sumendap yang juga Bupati Mitra itu mengajak agar semua elemen kader PDIP mendukung Olly Dondokambey sebagai Calon Gubernur Sulut. ”Kembalilah, lakukan konsolidasi dengan pengurus ranting serta anak ranting untuk kemenangan pada Pilgub mendatang,” ajak Sumendap.

Dia juga membatah kalau dirinya akan maju bertarung sebagai papan satu Sulut, pasca diinformasikan OD dilarang Mega Wati selaku ketua umum PDI-P, untuk maji dalam pilgub nanti. “Yang pasti saya tidak akan maju. Dan ini deklarasi satu-satunya di Sulut, yang mengusung OD sebagai Cagub,” tegasnya. (Amas Mahmud)

iklan1