Category: Minahasa

Menerima Para Pendemo, Ini yang Disampaikan Rektor UNIMA

Rektor UNIMA saat menerima para pendemo (Foto Suluttoday.com)

Rektor UNIMA saat menerima para pendemo (Foto Suluttoday.com)

TONDANO – Selasa (13/9/2016) puluhan mahasiswa Universitas Negeri Manado (UNIMA) menduduki kantor pusat UNIMA. Kali ini Mahasiswa Konsentrasi Prodi Farmasi FMIPA UNIMA menuntut keadilan pada pimpinan UNIMA dalam hal ini Rektor UNIMA Prof. Dr. Paula Runtuwene, DEA.M.Si.

Hampir 5 jam puluhan mahasiswa Farmasi UNIMA menduduki gedung Rektorat dengan tuntutan Izin Pendirian Prodi Farmasi segara diurus, jika tidak mahasiswa menuntut agar uang perkulihan mereka harus dikembalikan oleh pihak Unima. Koordinator Aksi Jandris Badare mengutarakan bahwa Pimpinan Unima harus segara meurus izin Farmasi yang sudah hampir 6 tahun dibuka tanpa ijin pendirian.

“Kami Mahasiswa dalam hal ini Mahasiswa Farmasi Unima menuntut agar sesegera mungkin ijin dari Program Studi kami diadakan agar kami legal dalam proses perkuliahan dan legal dalam menyelesaikan studi,” ungkap Jandris.

Jika tuntutan kami tidak direspon maka kami menuntut agar mengembalikan Uang Perkuliahan kami yang sampai saat ini sudah ada yang semester 11 belum menyelesaikan studi. Tambah Bandare. Yullin Lololuan selaku anggota aksi mengemukakan bahwa sudah hampir 6 tahun kami terkatung-katung tanpa ada kejelasan status akademik kami.

“Hampir 6 tahun Farmasi berdiri tanpa ada kejelasan status, sedangkan IKM sudah bisa terselesaikan, akan tetapi farmasi dan beberapa konsentrasi lainnya dibiarkan terlantar dalam kampus ini,” teriak Yulin, sambil mengharapkan Rekto UNIMA memperjuangkan aspirasi mahasiswa Farmasi.

Rektor Unima Paula Runtuwene saat menemui mahasiswa mejelaskan dan memintaagar memberi waktu untuk mempelajari kasus ini.

Para pendemo ketika menyampaikan orasi (Foto Suluttoday.com)

Para pendemo ketika menyampaikan orasi (Foto Suluttoday.com)

“Saya baru 6 hari menjabat Rektor UNIMA, saya akan memperjuangkan aspirasi mahasiswa, akan tetapi berikan saya waktu untuk mempelajari aturan-aturan yang berkaitan dengan hal ini dan beri waktu untuk mendiskusikannya bersama Dekan, Kajur Kimia dan Prodi/Konsentrasi Farmasi,” kata Runtuwene saat menerima mahasiswa didalam gedung Kantor Pusat Unima.

Pertemuan Rektor dan seluruh mahasiswa ini juga dihadiri oleh Dekan Rompas, Kajur Kimia Wilson Rombang dan Kaprodi Emme Pongoh. Saat bersamaan puluhan Orang tua mahasiswa mengunjungi Kantor Gubernur untuk berdioalog membawa hal yang sama dengan yang dituntut mahasiswa UNIMA saat ini. (Nathan)

LMND Minahasa: Selamat Atas Dilantiknya Rektor Baru UNIMA

Ketua LMND Minahasa,  Septian Paath (Foto Suluttoday.com)

Ketua LMND Minahasa, Septian Paath (Foto Suluttoday.com)

TONDANO – Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Universitas Negeri Manado (UNIMA) memiliki Rektor defenitif melalui hasil pemilihan Senat Unima. Berdasarkan pelantikan Jumat 2 September 2016 yang dilantik langsng Menristekdikti Mohamad Nasir, hal itu bagai gayung bersambut, beragam tanggapan positif mencuat.

Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota (Ekskot) Minahasa, Septian Paath di Sekretariat LMND Minahasa mengucapkan selamat atas dilantiknya rektor baru Unima.

“Selaku pimpinan Organisasi saya mengucapkan selamat kepada Prof Dr. Paula Runtuwene yang dilantik sebagai Rektor perempuan pertama di Unima,” kata Paath.

Ditambahkanna bahwa sebagai organisasi ekstra kampus LMND akan selalu mengkritisi kebijakan yang akan diambil pada saat penyelenggaraan proses akademik Unima tambah septian yang juga mahasiwa FBS Unima. Disisi lain anggota LMND Minahasa lainnya, Stevanus Mokat mengutarakan hal yang sama.

“Banyak selamat untuk Rektor baru, rektor perempuan pertama di Unima, tugas berat menanti rektor Unima,” ucap Mokat.

Segala bentuk penyelenggaraan Akdemik, Birokrasi Unima akan selalu kami kawal agar Unima dapat berkembang dengan baik dan kebijakannya selalu bepihak pada kesejahteraan mahasiswa. Tambah Steven disela-sela diskusi tekait Rektor baru Unima di Sekretariat LMND Minahasa. (*/Jona)

Jackson Lantik Nicky, Bupati JWS: Tidak Ada Dualisme KNPI

Foto bersama pengurus inti KNPI Minahasa, Ketua KNPI Sulut, Korwil KNPI Sulawesi dan Bupati usai pelantikan (Foto Ist)

Foto bersama pengurus inti KNPI Minahasa, Ketua KNPI Sulut, Korwil KNPI Sulawesi dan Bupati usai pelantikan (Foto Ist)

MINAHASA – Kepengurusan DPD Komite Nasional Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa, Rabu (10/8/2016) belum lama ini resmi dilantik Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara (Sulut), Jackson Kumaat, SE,SH. Komposisi pengurus KNPI Minahasa periode 2016-2019 itu dipimpin Nicky Sajouw selaku Ketua Umum.

Melalui sambutan pelantikan, pemerintah Kabupaten Minahasa yang langsung disampaikan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajouw MSi menegaskan bahwa, tidak ada perpecahan di tubuh KNPI Kabupaten Minahasa, Menurut JWS sapaan akrab Jantje, KNPI merupakan wadah berhimpunnya para pemuda, terutama KNPI yang lahir tahun 1973 yang digagas oleh organisasi Cipayung.

”Melalui kesempatan ini, saya tegaskan di Minahasa tidak ada Dualisme KNPI, yang ada hanyalah KNPI yang lahir pada tahun 1973 yang secara jelas dan nyata Ketua Umum DPD Provinsi Sulawesi Utara dipimpin Bung Jackson Kumaat, tak ada yang lain,” ujar JWS.

Lanjut ditambahkannya dengan berharap kepengurusan KNPI Kabupaten Minahasa yang baru dilantik ini dapat mengambil peran penting dalam visi membangun Minahasa lebih berdaya saing.

”Wujudkan persatuan, mari kita sama-sama membangun Minahasa. Saya berharap KNPI bisa mengambil peran penting dengan menggerakkan pemuda kita untuk kemajuan Minahasa. Bisa jadi diantara kita kedepan ada yang akan menjadi pemimpin, untuk itu mari jadikan KNPI sebagai wadah belajar segala hal untuk kemajuan diri sendiri maupun organisasi,” kata JWS.

Untuk diketahui, pelantikan ini turut dihadiri Ketua DPD KNPI Sulut Jackson Kumaat, jajaran pengurus DPD I KNPI Sulut, Forkopimda Kabupaten Minahasa, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Muhamad Balia Korwil Sulut, Asisten I Denny Mangala, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, dan para undangan. (*/Amas)

MenristekDikti Kunjungi Unima Ikut Beri Angin Segar

Mohamad Nasir saat berkunjung di UNIMA (Foto Suluttoday.com)

Prof. H Mohamad Nasir, P.hD saat berkunjung di UNIMA (Foto Suluttoday.com)

TONDANO – Kedatangan Menteri Ristekdikti Prof DR H Mohamad Nasir di UNIMA dalam  kaitan peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Pembinaan Mentalitas Pancasila di UNIMA. Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi oleh Plh. Rektor Unima Jamal Wiwoho serta pembantu-pembantu Rektor Unima.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow serta  sebagian besar senat/guru besar Universitas Negeri Manado. Ketiga calon Rektor UNIMA, Paula Runtuwene, Joulanda Rawis dan Raymond Rumampuk juga hadir dalam acara ini.

Kedatangan Menristekdikti juga membawa Surat Keputusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) menjadi program Studi di UNIMA yang sebelumnya konsentrasi Ilmu Kesehatan Masyarakat.

”Pemberian Izin ini adalah ingin meyelamatkan Mahasiswa, karena proses perkuliahan sudah berlangsung  10 semester,” ujar Menristekdikti, pada saat konfrensi pers.

Pemberian ijin ini bertujuan untuk menyelamatkan mahasiswa, jika dilihat dari jumlah mahasiswa IKM sudah mencapai 2000-an mahasiswa yang belum bisa menjadi sarjana IKM. (JW)

Donald Oknum Calon Dekan FBS Unima Diduga Lakukan Penipuan

Gerbang kampus Unima (Foto Ist)

Gerbang kampus Unima (Foto Ist)

MANADO – Pemilihan Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Manado (Unima), yang kini sedang berlangsung tahapannya dan akan dilaksanakan, Rabu (3/2/2016) bakal alot. Pasalnya, dari beberapa nama calon kuat Dekan FSB Unima, salah satu diantaranya masih terlibat masalah hutang-piutang dalam hal ini meminjam uang dari pihak tertentu, tapi belum mengembalikan uang tersebut.

Sejumlah nama kandidat Dekan yang mencuat dan sudah di bicarakan dikhalayak diantaranya, Donald Ratu, Spd M.Hum yang sekarang menjabat Pembantu Dekan (PD) 2 FBS Unima saat ini. Namun ironisnya, ditengah-tengah pencalonan beliau, Ratu telah dilaporkan oleh Fatimah Buchari salah satu guru bahasa Inggris di sekolah menegah pertama (SMP) 10 Tondano.

Dimana menurut keterangan Fatimah mengatakan bahwa Donald Ratu tidak pantas menjadi seorang Dekan, karena ada kesalahan yang dibuat yaitu telah melakukan penipuan terhadap diri.

”Saya menilai sangat tidak layak oknum Donald Ratu menjadi Dekan FBS Unima, karena moralnya tidak baik. Contohnya saja, saat beliau meminjam uang saya tapi tidak mengembalikan uang, jumlah nominal uang saya sebesar Rp376 juta, dan bukti kwitansinya ada,” ujar Buchari saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (1/1/2016).

Ditambahkannya lagi dengan menunjukkan bukti laporannya terhadap Donald Ratu yaitu berdasarkan laporan polisi nomor B/1992/XII /2015/Reskrim. Rujukan laporan polisi ke sentra pelayanan kepolisian (SPK ) polresta manado, laporan polisi Nomor: LP /50/II /2010/Tabes Mdo,tanggal 08 februari 2010, tentang tindak pidana penipuan.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP, dengan pelapor Fatimah Buchari yang diduga dilakukan terlapor. Donald Ratu,Spd M.Hum. Buchari juga mngatakan bahwa menjadi Dekan merupakan panutan sehingga harus dipertimbangkan seluruh civitas akademika FBS Unima.

”Bagaimana dia bisa menjadi panutan bagi seluruh dosen yang ada difakultas bahasa dan seni, sedangkan perbuatan yang dilakukan tidak mencerminkan seorang pemimpin yg notabene adalah pendidik.. buchari juga meminta kalau bisa Donald ratu dianulir dalam pencalonan dekan karna bisa merusak citra fakultas bahasa dan seni,” tuturnya tegas. (Amas)

iklan1