Category: Kepulauan Sangihe

DJATRIS PATIRI, Tuna Netra Pertama yang Pimpin Partai Hanura di Sulut

Djatris Patiri diapit Ketua Jackson Kumaat dan Sekretaris DPD Partai Hanura Sulut, Baso Affandi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Luar biasa, walau dengan keterbatasan fisik, Djatris Patiri, SH yang dikenal sebagai politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) begitu memiliki semangat dan obsesi yang luar biasa untuk memberi kontribusi terhadap masyarakat.

Djatris yang kini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menyampaikan targetnya dalam membesarkan Partai Hanura di Sangihe. Menurutnya, Partai Hanura Sangihe memiliki prospek yang positif sehingga berpeluang meraih satu Fraksi di DPDR Kabupaten Sangihe.

”Atas kerja bersama dan keseriusan membesarkan Partai Hanura di Kabupaten Sangihe, maka saya bisa memastikan Partai ini akan lebih berkembang maju di Sangihe. Peluangnya sangat terbuka, apalagi Hanura di Sulawesi Utara sendiri dipimpin kaum muda seperti Bung Jackson Kumaat, SE.,SH target saya ialah bagaimana kita merebut satu Fraksi di DPRD Sangihe. Dan ini merupakan hitungan realistis,” ujar Djatris.

Tergolong yang pertama, posisi Djatris yang merupakan Tuna Netra pertama diberikan kesempatan memimpin parpol di daerah Sulawesi Utara saat ini. Terpantau, pada rapat Pleno DPD Partai Hanura Sulawesi Utara yang dilaksanakan, Kamis (8/2/2018) suasananya begitu menarik, dimana kehadiran Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sangihe Djatris J Patiri, SH turut mewarnai rapat tersebut.

Faktanya juga, Djatris mampu membawa DPC Partai Hanura Kabupaten Sangihe sehingga Memenuhi Syarat (MS) yang kemudian berhasil secara resmi dapat mengikuti Pemilu 2019. Djatris pun mengatakan pada wartawan bahwa dirinya sangat bersyukur atas kesempatan yang di berikan Tuhan saat ini melalui kepercayaan yang di berikan DPD di bawah kepemimpinan Ketua Jackson Kumaat.

Untuk menjawab kepercayaan tersebut Djatris berjanji akan membesarkan Partai Hanura di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (*/Redaksi)

Pemkab Sangihe Mendukung Rencana Revitalisasi Kain Tenun Koffo

Bupati Sangihe saat turun melihat secara langsung kain koffo (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Cindy Wowor SE, MM, pendiri COFO dalam upaya melakukan revitalisasi kain tenunan Koffo asal Kabupaten Sangihe yang hampir punah, mendapatkan persetujuan dari Gubernur Sulawesi Utara untuk merevitalisasi kembali.

Koordinasi dan sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Sangihe diterima langsung Bupati Jabes Gaghana SH dan Sekretaris Daerah Edwin Roring SE, Msi serta beberapa pejabat Eselon 2 lingkup Pemkab Sangihe. Pada pertemuan tersebut, Pemkab Sangihe memberikan support dan dukungan sepenuhnya kepada Cindy Wowor untuk melakukan revitalisasi kembali.

Kain tenunan Koffo dikembangkan dan pelestarian dengan menggunakan bahan kapas dan modern lainnya, untuk mempertahankan ragam hias asli Koffo serta modifikasi baru. Ini dikembangkan sebagaimana asli pada masa lalu.

“Apalagi kain tenunan Koffo sudah merupakan salah satu dari 33 kain tradisional yang telah diakui Pemerintah sebagai Kekayaan Warisan Budaya Tak Benda dan penetapannya melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Budaya RI ” kata Bupati Sangihe.

“Berkenaan dengan hal itu, saya mintakan kepada Dinas Parawisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pertanian untuk kiranya dapat membuat program tahun 2018 agar mendukung upaya-upaya revitalisasi kembali dan kalau bisa juga ada program menjadikan salah satu desa di Kabupaten Sangihe sebagai Sentra Produksi Tenunan Kain Koffo,” tambah Bupati Sangihe.

Selanjutnya, menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe, Edwin Roring, SE. Msi bahwa dengan adanya Sentra Produksi Kain Tenunan Koffo disalah satu Desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe nantinya akan meningkatkan kembali budaya tenunan kain koffo dari masyarakat serta dapat juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping itu juga desa tersebut akan menjadi salah satu destinasi parawisata di daerah.

“Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sangihe untuk merevitalisasi kain tenunan Koffo, apalagi ini disampaikan langsung Bapak Bupati Sangihe dan disaksikan Sekrataris Daerah Kabupaten serta beberapa Pejabat Eselon 2 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan terkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk membuka sentra produksi tenunan kain koffo, dimana itu juga sudah menjadi program dari COFO karena tahun depan kami akan medirikan Sentra Produksi Tenunan Kain Koffo yang rencananya di Desa Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara,” kata Cindy Wowor. (don/*)

PSSI Sangihe Geber Turnamen Kelompok Usia

Suasana pertandingan U-16 di Lapangan Gesit Tahuna (Foto Ist)

Suasana pertandingan U-16 di Lapangan Gesit Tahuna (Foto Ist)

SANGIHE – Asosiasi PSSI Kabupaten Kepulauan Sangihe tak tinggal diam soal memajukan sepak bola. Induk organisasi sepak bola ini membuktikan dengan menggelaran turnamen. Hal ini bagian dari program kerja PSSI Sangihe dibawah pimpinan Marvel Dicky Makagansa.

Saat ini, kejuaraan turnamen sepak bola yang dilaksanakan sasaran kelompok usia 12, 14 dan 16 tahun bertajuk “Sangihe Grassroots Turnament”, dengan diikuti sebanyak 16 tim KU-16, 16 tim KU-14 dan 9 tim KU-12. Adanya kemelut pembekuan PSSI oleh Pemerintah tidak menghambat langkah pembinaan pemain, apalagi untuk anak-anak usia dini.

“Soal pembinaan pemain harus tetap berjalan secara konsisten. Sangihe tetap mendukung program-program pembinaan dari PSSI, guna menopang Pemerintah dalam pembinaan olahraga khususnya sepakbola,” ujar Marvel Dicky Makagansa.

Ketua Panitia, Jew Wuatensemba Adriaan, S.Or menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan guna membentuk karakter serta menumbuhkan bakat anak usia dini. Disamping itu juga, sebagai ajang seleksi menuju kejuaraan KU-15 di tingkat Provinsi Juli mendatang. Kejuaraan ini telah dibuka sejak 30 April lalu oleh Ketua Umum Askab PSSI Kepulauan Sangihe di Lapangan Gesit Tahuna.

Duel perdana KU-16 antara PS Risma Raku versus Tapuang FC telah bergulir sejak, Sabtu (7/5/2016) sore, dengan kemenangan PS Risma Raku skor 3-1. Pada pertandingan kedua, Tamako FC kalahkan Lenganeng FC 3-1. Pelatih Tamako FC, Gayus Takasihaeng S.Pd mengaku bangga atas capaian anak asuhannya. (don)

iklan1