Category: Sulut

WALHI Sulut Tegaskan Tolak RUU Omnibus Law

Theo Runtuwene (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terkait menguatnya perbincangan dan telaah soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law membuat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Utara (Sulut) juga terlibat aktif, menjadi pelopor dalam melakukan kajian. Menurut Direktur Eksekutif Walhi Sulut, Theo Runtuwene, pihaknya telah bulat bersikap. Sejumlah yang dinilai bersifat destruktif masih terselip dalam RUU tersebut.

”Omnibus Law tentang kemudahan investasi di Indonesia. Tegas kami sampaikan penolakan. RUU ini apabila di ketok sebagai Undang-undang akan semakim massif merebut ruang-ruang wilayah kelola rakyat yang sangat rakyat butuhkan,” ujar Runtuwene saat diwawancarai Suluttoday.com, Jumat (21/2/2020).

Karena merusak lingkungan, membakar hutan, dan berbagai pidana lingkungan lainnya akan tersaji lebih massif lagi di negeri Indonesia, tambahnya atas berbagai studi yang komprehensif Walhi Sulut juga mengajak elemen masyarakat bersama-sama melakukan penolakan.

”Kondisi yang ideal berkaitan dengan pemeliharaan hutan yang selama ini kita perjuangkan akan tergadaikan. Dan hebatnya, mereka tidak dapat di hukum lagi, para pelaku-pelaku itu karena mereka Investor, Pemodal, Pemerintah dipandang sebagai utusan tuhan. Sementara rakyat hanya buat diskusi-diskusi kecil saja dan tidak melawan, diberlakukan diskriminatif,” ucap Runtuwene tegas. (*/Red)

Bupati Minsel Sambangu Kantor Ombudsman Sulut

Tetty Paruntu (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menghormati proses yang sedang ditangani Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (18/2/2020) Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Tetty Paruntu menghadiri undangan tersebut. Menurut Tetty dirinya mematuhi aturan yang berlaku dalam konteks menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Ada warga saya di Minsel yang mengadu soal pelayanan publik. Utamanya terkait pengaturan ternak babi, apa yang dilaporkan masyarakat ke Ombudsman dan kaitannya dengan saya sebagai Bupati, maka saya harus hadir mengklarifikasi dan mengkonfrontir hal tersebut. Tentu saya menyambut positif laporan masyarakat ini,” ujar Tetty yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara ini.

Tetty saat ditemui di Kantor Ombudsman Sulut diseputaran Kecamatam Wanea Kota Manado itu, juga didampingi Sekretaris Daerah Minsel, ada juga para Camat dan beberapa pejabat daerah dijajaran pemerintahan Minsel juga ikut mendampingi. Tetty mengungkapkan bahwa apa yang disampaikannya kepada Ombudsman adalah apa adanya.

“Syukurlah saya hadir disini dan mengikuti segala ketentuan. Aturan mainnya saya ikuti, ini sebagai wujud saya menghargai institusi Ombudsman. Apa yang ditanya ke saya, telah saya jawab sesuai fakta dan dasar yang benar,” kata Tetty menutup. (*/Am)

Mapanget Tuan Rumah MTQ Tingkat Kota Manado Tahun 2020

Suasana rapat panitia (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Manado di tahun 2020 akan berlangsung sukses. Kali ini Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Mapanget Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menjadi Tuan Rumah pada MTQ ke-XXVII. Menurut H. Ir. Sultan Ginanjar, selaku Ketua Panitia Pelaksana bahwa pihaknya melaksanakan rapat secara berkala di tiap Minggu, guna memantapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

”Rapat kita lakukan rutin. Jadwalnya tiap Minggu, dimana rapat sebelumnya juga dihadiri Ketua LPTQ Kota Manado, Pak H. Amir Liputo, SH. Tentu dalam rapat-rapat evaluasi ini dimaksudkan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Manado berjalan lancar dan sukses. Kegiatan MTQ dimulai tanggal 26-29 Maret 2020, do’akan semoga semua persiapan yang kita lakukan dimudahkan,” ujar Sultan dalam rapat evaluasi panitia yang juga dihadiri Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mapanget, H. Yusnan Yoyatan, SH.i.,MH.i, Senin (17/2/2020).

Rapat yang dilaksanakan di kantor KUA Singkil itu dihadiri para panitia, sebagaimana juga dipaparkan Amalia Nur Amalia terkait kerja melakukan sosialisasi pelaksanaan kegiatan, menyampaikan informasi kepada para peserta lomba dan sejumlah kesiapan lainnya. Selain itu, selaku Ketua Panitia Pelaksana, Sultan mengajak semua elemen umat Islam Kota Manado agar berpartisipasi dalam kegiatan akbar yang digelar itu. Dikatakannya pula beberapa jenis

Rapat yang berlangsung di kantor KUA Mapanget (Foto Suluttoday.com)

”Kesiapan panitia terus mengalami progres dari rapat ke rapat. Minggu depan kita rapat lagi, nah untuk kelancaran kegiatan kami terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pengurus LPTQ Kota Manado. Ada ragam kegiatan, yang diawali dengan pawai ta’ruf, pawai kendaraan, kemudian kegiatan lainnya. Sementara itu, cabang/golongan Musabaqah yang akan dilombakan adalah berupa cabang seni baca Al-qur’an, cabang qira’at Al-qur’an, cabang Hafalan Al-qur’an, cabang Tafsir Al’qur’an, cabang Fahm Al-qur’an, cabang Syarh Al-qur’an dan beberapa cabang lomba lainnya. Kami telah merancang rangkaian acaranya agar lebih sukses dan wah dari yang sebelum-sebelumnya. Mohon planning kita berjalan dengan baik,” kata Sultan menutup. (*/Am)

Jarang Masuk Kantor, Kadis PUPR Sulut Dikeluhkan

A Tamengkel (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kinerja pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang disiplin dan konsisten dalam pelayanan, salah satu indikatornya adalah rajinnya pimpinan SKPD untuk hadir di ruang kerjanya. Hal tersebut ternyata tidak terlihat dari Kepala Dinas PUPR Sulawesi Utara (Sulut), A Tamengkel. Situasi tersebut sebagaimana disampaikan sejumlah staf PUPR Sulut.

”Banyak staf di ruangan PUPR Sulut mulai resah dengan pelayanan yang cukup memprihatinkan. Tentu banyak urusan terkendala karena Pak Kadis sangat jarang di ruangan, kalau pun ada, beliau tidak berlama-lama di ruang kerjanya. Lebih banyak mengikuti dan setor muka kepada Gubernur, pelayanan publik seperti kurang diperhatikannya,” ujar sumber ASN di kantor PUPR Sulut, yang meminta namanya tak disebutkan belum lama ini.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan, SH, angkat bicara. Minggu (16/2/2020), Turangan meminta agar Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memberikan teguran keras kepada pimpinan SKPD yang kerjanya hanya berjalan dan jarang berkantor. Turangan menyebut tugas ASN yaitu untuk melakukan pelayanan publik, sehingga bila tugas tersebut terabaikan, maka hal itu wajib dipertanyakan masyarakat.

”Kami sudah mendapatkan informasi dari beberapa sumber soal ini, dimana Kadis PUPR Sulut sangat jarang berada di ruang kerjanya. Malah beliau ini banyak mengawal Gubernur Sulut, pejabat yang tidak memprioritaskan pelayanan publik seperti ini harus segera dievaluasi. AMTI meminta Gubernur Olly secepatnya mengevaluasi kinerja kepala SKPD yang seperti itu. Jangan kemudian menjadi pejabat birokrasi yang mempersulit dan menyimbat pelayanan publik,” kata Turangan saat dihubungi Suluttoday.com.

Sekedar diketahui, sampai berita ini diterbitkan Kadis A Tamengkel belum dapat terkonfirmasi. Di tempat terpisah beberapa masyarakat juga mengeluhkan hal tersebut, padahal pimpinan SKPD idealnya bertugas serius menjalankan kewenangannya yakni pelayanan publik yang prima. (*/Am)

Ketum AMTI: Soal APBD Minsel, Gubernur  Sulut Diduga Bersifat Pasif

Tommy Turangan SH, Ketum AMTI

MANADO, Suluttoday.com – Pembahasan tentang Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masih terkatung-katung. Penyebannya disebut karena DPRD Minsel dan pihak eksekutif belum mendapatkan titik temu dalam pembahasan. Akhirnya hal tersebut berbuntut panjang. Menjadi polemik di tengah masyarakat, kini seperti bola liar. Saling menyalahkan antara beberapa pihak.

Selain berkonsekuensi pada pencairan anggaran di Minsel, juga yang paling urgen adalah aroma “keributan” politik, saling mendiskreditkan. Menanggapi hal itu, Ketua Umum (Ketum) Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan, SH mempertanyakan keterlibatan dan peran Gubernur Sulut, Olly Dondokambay, SE. Menurutnya bila polemik di tingkat Kabupaten tidak selesai, maka pemerintah Provinsi harus turun tangan.

“Kalau tak ada solusi di tingkat Kabupaten, mestinya Gubernur Olly Dondokambey sebagai pemimpin di Sulut memediasi. Atau setidaknya, turun melakukan pembinaan, pendampingan. Jangan diam, dan terlihat pasif di tengah pemerintah daerah Minsel sedang terlibat dinamika politik yang serius seperti saat ini. Gubernur Olly harus turun tangan,” ujar Turangan, Kamis (12/2/2020).

Tidak hanya itu, jebolan Fakultas Hukum Unsrar Manado itu menduga ada pembiaran yang dilakukan pemerintah Provinsi untuk kemudian dijadikan komoditi politik yang melemahkan Bupati Tetty Paruntu di Pilkada Sulut. Keberadaan pemerintah Provinsi Sulut, tambah Turangan harus bersikap adil dan bijaksana dalam merespon seluruh dinamika di Sulut.

“Tak bisa dilihat secara sepenggal saja, bagi saya dinamika politik di Minsel ada kaitannya, dan cukup erat dengan Pilkada Sulut. Kok, Gubernur Olly seperti apatis. Sebagai warga Minsel saya berharap Gubernur Olly bertindak aktif, mengayomi dan membina seluruh Krpala Daerah Kabupaten/Kota se-Sulut secara adil, tidak diskriminasi. Seperti itu pula, memperhatikan nasib warga Minsel. Jangan membiarkan kesan bahwa seolah-olah Gubernur Olly mengabaikan persoalan APBD di Minsel,” kata Turangan tegas. (*/Am)

iklan1