Category: Sulut

Remaja Putus Sekolah di Ayalon Karombasan Diajar Multimedia

Kegiatan yang membantu remaja putus sekolah (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Terpanggil untuk mewujudkan tridharma perguruan tinggi, maka Politeknik Negeri Manado melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Salah satunya merangkul generasi muda ada di Wilayah Pelayanan Jemaat GMIM Ayalon Karombasan Manado untuk dibekali pelatihan multimedia beberapa waktu lalu.

Dalam pelatihan multimedia ini tim Politeknik Negeri Manado merangkul para remaja putus sekolah. Tujuan utama yang tergambar dari tridharma perguruan tinggi yang dilaksanakan di Wilayah Pelayanan Jemaat GMIM Ayalon Karombasan membantu remaja mengembangkan potensi dan kreatifitasnya.

Pelatihan ini sekaligus membekali generasi muda yang putus sekolah dengan ketrampilan yang dibutuhkan oleh pasar kerja terlebih khusus yang ada di kota Manado. Para remaja dilatih selama dua hari (25-26 Juli 2019) menggunakan metode yang sesuai dengan perkembangan emosional remaja sehingga dapat dicapai hasil yang maksimal.

Tak hanya itu, kegiatan ini sangatlah positif dalam mengatasi bahkan menghindari generasi muda untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dikehendaki dan bertentangan dengan peraturan atau hukum yang ada seperti pergaulan dan sex bebas, narkoba dan minuman keras.(cat)

Bapenda Sulut Kerjar Penerimaan Pajak Alat Berat

Tim Bapenda inventaris nilai pajak alat berat (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Bapenda Sulut menegaskan untuk menunjang program Operasi Daerah Selesaikan Kewajiban (ODSK), pihaknya melakukan kegiatan penelusuran dan inventarisasi/pendataan kepemilikan kendaraan bermotor, alat berat dan alat besar di perusahaan yang berada di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Tim Khusus yang dibentuk oleh Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng, SE MSi, pun langsung diturunkan guna menunjang kinerja instansi yang merupakan Koordinator Pendapatan Daerah. Tim yang didalamnya terdapat anggota Penyidik (PPNS), walaupun berpanas-panasan tetap semangat melakukan inventarisasi dan penetapan terhadap nilai Pajak alat berat dan alat besar.

Serta pendataan kendaraan operational yang berasal dari luar daerah. Dijelaskan Atteng bahwa pemberlakuan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk alat berat dan alat besar dimaksudkan untuk menyediakan dana bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kerusakan jalan dan lingkungan akibat pengoperasian alat-alat tersebut. Dan diuraikan Atteng bahwa penerimaan dari pengenaan PKB tersebut termasuk yang dibagihasilkan kepada Kabupaten/Kota yang dialokasikan untuk pembangunan, pemeliharaan jalan, dan pemeliharaan lingkungan.

Petugas Bapenda saat dilapangan (FOTO Suluttoday.com)

Sesuai dengan aturan, Pemerintah Daerah tetap dapat memungut PKB atas alat berat dan alat besar selama belum diundangkannya UU pengganti UU No. 28 Tahun 2009 atau sampai dengan masa tenggang waktu 3 (tiga) Tahun sejak ditetapkannya putusan MK tersebut berakhir (10 Oktober 2020).

Atteng pun berharap kepada para pelaku usaha untuk dapat kooperatif, beritikad baik saat mendapat kunjungan dan pendataan dari Tim Bapenda Sulut. Kegiatan dan hasil yang dilakukan ini akan dievaluasi dan dilaporkan kepada Pimpinan, dan akan ditangani selanjutnya oleh Kejaksaan dan KPK. (Cat)

Soal Pembangunan RS Ratatotok LSM Gempindo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas

Femmy Langi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Gerakan Masyarakat Pduli Indonesia (Gempindo) Jeri Rumagit, Direktur Utama Rumah Sakit Umum pusat Ratatotok Buyat yaitu dokter Femmy Langi, PPK Serta Pokja panitia Lelang harus bertanggung jawab jika nantinya terbukti ada tindak pidana korupsi pada pekerjaan lanjutan pembangunan gedung administrasi Rumah sakit umum pusat Ratatotok buyat Tahun 2018.

”Kami menduga proyek pembangunan RS Daerah Ratatotok tidak sesuai dengan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak kerja serta perencanaan karena pekerjaan tersebut dikerjakan tidak memakai batu bata merah tapi hanya menggunakan material holowbrik. Padahal, selama ini yang namanya pekerjaan proyek bangunan pemerintah wajib memakai batu bata merah,” tukas Rumagit.

Ditempat terpisah Donal Pakuku selaku warga masyarakat ratatotok setempat yang juga merupakan sekretaris Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) kabupaten Minahasa Tenggara sangat menyayangkan jika ada tindakan yang tidak terpuji seperti itu di rumah sakit umum Pusat aratatotok Buyat.

“Rumah sakit ratatotok buyat tersebut adalah salah satu fasilitas kebanggaan dari kami masyarakat yang ada di Ratatotok,” tegas Pakuku yang turut diaminkan oleh Imanudin Kadi selaku ketua Generasi Muda Mahasiswa Pelajar Peduli Ratatotok (GEMMPPR). (*/Redaksi)

4 Hari Pusat- Daerah Keroyokan Serap Pencaker di Sulut

Tumundo terus mengupdate data pencaker (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selama 4 hari pelaksanaan pameran bursa kerja yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah di Kota Manado berhasil menyerap ribuan pencari kerja (Pencaker). Seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi saat meninjau data di hari terakhir pelaksanaan pameran bursa kerja Jumat (09/08/2019) sore bahwa pencaker yang terdaftar berjumlah 4.143 orang.

“Dalam mendukung Program ODSK, selama 4 hari dilaksanakan job fair, dimana pencaker yang terdaftar pada pameran bursa kerja baik di IT Center maupun di Hotel Sahid Kawanua berjumlah 4.143 orang dan mayoritas adalah wanita,” ujarnya.

Tumundo berharap ribuan pencaker tersebut bisa terserap dan mengisi lowongan pekerjaan yang disiapkan oleh puluhan perusahaan yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga tujuan utama dari program Olly Dondokambey-Steven Kandouw mengurangi kemiskinan dengan pengurangan pengangguran dapat tercapai.

Lebih lanjut Tumundo yang didampingi oleh Kepala Bidang Binapenta, Lucky Taju menjelaskan bahwa untuk tingkat pendidikan pencari kerja di dominasi oleh Strata 1 dan SLTA.

“Untuk tingkat pendidikan ada yang mendaftar dengan ijasah Sekolah Dasar sampai Strata 2, tapi di dominasi SLTA dan Strata 1,” jelasnya.

Tumundo pun memberikan apresiasi kepada pencari kerja disabilitas yang ikut mendaftar untuk memperoleh pekerjaan.

“Kami memberikan apresiasi dan akan mengawal 2 pencaker disabilitas yang mendaftar,” tandas Tumundo sembari memberi sinyal bahwa kegiatan serupa siap dihelat saat pameran pembangunan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara September nanti.(cat)

Kemnaker Siap Dukung ODSK

Kegiatan Kemnaker RI di Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com –  Target menurunkan angka pengangguran oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di tahun 2020 nampaknya di mulai dari Kota Manado. Dengan turun langsung membuka kesempatan bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan pemberi kerja selama 2 hari di Hotel Sahid Kawanua, Kemnaker optimis target dapat tercapai terlebih di Sulawesi Utara tengah gencar melakukan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

Bahkan Timbul Pangabean,  mewakili Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker RI takjub dengan antusias masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan ikut dalam pameran bursa kerja yang di helat pihaknya. Terpantau media ini Kamis (08/08/2019), jumlah pencari kerja yang terdaftar secara online hampir mencapai 2.500 orang dan yang sudah melakukan wawancara serta memasukkan berkas ke sejumlah perusahaan mencapai ratusan pencari kerja.

Antusias ini membuat Pangabean siap mendukung program Olly Dondokambey-Steven Kandouw dalam mensejahterakan masyarakat dengan menekan pengangguran. Kabarnya menyambut HUT Provinsi Sulawesi Utara bulan September nanti, Kementerian Ketenagakerjaan akan menggelar kegiatan serupa di daerah ini.

Sebelumnya, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setdaprov Sulut, Ruddy Mokoginta mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saat membuka kegiatan Job Fair 2019 di IT Center memberikan apresiasi kepada pihak pemerintah pusat yang peduli menekan angka pengangguran di daerah. Kegiatan ini masih akan berlangsung Jumat (09/08/2019) di tempat yang sama mulai jam 9 pagi.

Pencari kerja yang belum mendaftar dapat melakukan pendaftaran secara online di e-bursakerja.kemnaker.co.id dan mengikuti sejumlah langkah yang ada baik melalui telepon seluler maupun langsung di tempat berlangsungnya pameran bursa kerja. Dan setelah mendapat barcode, peserta diminta untuk mencetaknya, karena bukti tersebut dipergunakan saat berada dilokasi pelaksanaan.(cat)

iklan1