Tag: abd aziz tegela

Lembaga Dakwah SII Sulut Keluarkan Himbuan Terkait Shalat Idul Fitri

H. Abd Aziz Tegela (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui rilis yang diterima media ini, Kamis (21/5/2020), Lembaga Dakwah Syarikat Islam Indonesia (LD-SII) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan himbauan berkaitan dengan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah dalam menghadapi Corona Virus (Covid-19). Melalui Surat Nomor: B11/LDSII-SULUT/V/2020 disampaikan Taufik Adam, SE.

Mengacu pada surat Edaran DPP Syarikat Islam Indonesia Lajnah Tanfiziyah Nomor : 0184/ LT/ DPP/ SI.Indonesia/ XXXVIII/SE/03/2020 tentang Ikhtiar dan Daya Upaya Kaum SII Dalam Mencegah dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Wabah (Covid-19) dan mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Utara Nomor 58/MUI-SULUT/V/2020 tentang pelaksanaan ibadah sholat idul fitri 1441 H dalam situasi wabah covid-19.

”Maka dengan itu, untuk melaksanakan surat edaran DPP SII dan Himbauan MUI Sulut, Lembaga Dakwah Syarikat Islam Indonesia Sulawesi Utara menghimbauan kepada warga kaum Syarikat Islam Indonesia dan DPC SII Se-Sulawesi Utara khususnya dan Ummat Islam secara umum, untuk senantiasa bersama sama memperhatikan hal sebagai berikut,” kata H. Abd Aziz Tegela seperti yang dijelaskan dalam rilis tersebut.

1. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri hukumnya Sunnah Muakkad.

2. Pelasanaan Sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan secara sendiri sindiri, berjamaah di rumah ataupun di lapangan terbuka masjid dan mushallah dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan dan keamanan penyebaran Covid-19 setelah berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan petugas kesehatan setempat.

3. Pelaksanaan Sholat idul fitri 1 Syawal 1441 H dapat di lakukan secara berjamaah di lapangan terbuka dan di masjid adalah di kawasan yang di anggap terkendali penyebaran covid-19 serta meyakini tidak terdapat penularannya (Seperti di kawasan pedesaan, perumahan yang homogeny, tidak ada yang terkena covid-19) 4. Sholat idul Fitri, baik di Masjid, di lapangan maupun dirumah harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan, antara lain memperdek bacaan dalam sholat, dan memperpendek isi khutbah.

5. Shalat idul fitri berjamaah di Masjid, Mushala dan di Lapangan dapat dilakukan dengan syarat ketentuan, yaitu Masjid, Musholla dan lapangan terbuka tidak berada di kawasan pandemic Covid-19, setiap Jamaah wajib memakai Masker ketika sholat id berjamaah, tersedia cukup air bersih dan mengalir, cairan disinfektan, hand sanitizer, sabun dan tisu bagi jamaah.

Masjid dan Mushala senantiasa dibersihkan dan disemprot disinfektan sebelum dan setelah shalat berjamaah, meliputi karpet, lantai, kamar kecil dan tempat wudhu meskipun dengan peralatan tradisional dan sederhana. Berjamaah hanya dapat diikuti oleh orang yang nyata-nyata sehat, sementara yang sakit sekalipun bukan terinfeksi Covid-19 sebaiknya beribadah di rumah. Apabila dipandang darurat, pelaksanaan sholat idul fitri dapat dilaksanakan di rumah bersama keluarga inti.

6. Lebih mendekatkan diri “taqarrub” kepada Allah dengan meningkatkan keimanan, ketauhidan dan ketakwaan, serta menyempurnakan pelaksanaan syariat sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengikuti cara-cara dan doa Rasulullah dalam shalat, wudhu, makan, minum, berpakaian dan sebagainya. 7. Adapun tatacara Sholat Idul Fitri di rumah dapat mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 28 thn 2020 tangggal 20 Ramadhan 1441 H/13 Mei 2020 tentang panduan Kaifiat Takbir dan Sholat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

8. Jika terjadi keresahan di tengah tengah warga kaum Syarikat Islam Indonesia khususnya dan umumnya ummat islam dapat bersikap lebih arif dan bijaksana dalam menghadpi situasi dan kondisi covid-19 dengan selalu berkoordinasi dengan pihak pemerintah. 9. Jika kegiatam kegiatam di atas di laksanakan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19 (menjaga Jarak, serta wajib memakai masker dan tidak berjabat tangan setelah melaksanakan sholat idul fitri).

Demikian himbauan ini di sampaikan untuk menjadi perhatian dan pelaksanaan sebagaimana mestinya. Semoga kita semua mendaptkan perlindungan dan pertolongan Allah SWT dan memperoleh hikmah atas ujian dari-NYA.

Himbauan yang juga ditandatangani, Kamis 21 Mei 2020 oleh Ketua LD-SII Sulawesi Utara, Taufik Adam, SE itu diperkuat dengan tandatangan atas nama Dewan Pimpinan Syarikat Islam Indonesia (SII) Sulawesi Utara, mengetahui H. Abd Aziz Tegela, MM dan Sekretaris, H. Sulaiman Ladiku, S.Ag.

(*/Bung Amas)

iklan1