Tag: Abdul Halil Lumbessy

Pekerja Keras, Alwi Tunru Dinilai Layak Jabat GM PT Pelindo

Alwi Tunru, SE,M.Mar (Foto Suluttoday.com)

Alwi Tunru, SE,M.Mar (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Ketika menjabat posisi Manajer Operasi dan Teknik di Pelabuhan 4 Manado, PT Pelindo Manado, Capt Alwi Tunru, SE,M.Mar dinilai masyarakat mampu menjalankan tugas dengan baik. Sikap tegas dan kerja cepat, kemudian dengan komunikasi yang tidak tebang pilih membuat sosok Alwi disegani masyarakat Manado, terutama yang mengenal dirinya.

Menurut Ahmad Husain, S.Hi aktivis muda GP Ansor dan pengurus pemuda Muslimin Kota Manado mengatakan bahwa dirinya mengenal kepribadian Alwi sebagai seseorang yang pekerja keras. Lanjut Amat, sapaan akrab jebolan IAIN Manado itu menambahkan pentingnya pengelolaan Pelabuhan Manado dipimpin figur yang tegas dan mampu melakukan terobosan.

”Pak Alwi Tunru saya kenal sebagai kawan yang baik, komunikasi beliau dengan seluruh masyarakat, baik rekan-rekan wartawan, aktivis LSM maupun para ABK di Pelabuhan Manado sangat terbuka. Beliau tidak membedakan teman dalam pergaulan, nah yang paling penting juga saya melihat beliau memiliki kemampuan menjadi pimpinan, kalau posisi GM PT Pelindo di Manado dipegang beliau, itu sangat tepat karena selain memiliki disiplin ilmu dan pengalaman dibidang Kelautan serta pengelolaan Pelabuhan, beliau juga tegas, memiliki prinsip dalam melakukan perbaikan di Pelabuhan Manado,” ujar Amat, Minggu (21/2/2016).

Ditempat terpisah aktivis HMI cabang Manado, Abdul Halil Lumbessy yang juga pengurus Forum Peduli Nusantara (FPN) memberikan pertimbangan pentingnya pimpinan yang memiliki dedikasi, dan berpengalaman di Pelabuhan Manado saat ini. Bagi Abdul Halil kehadiran Alwi Tunru sangat tepat mencairkan suasana pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan yang profesional di Kota Manado.

”Secara Nasional kita telah diberikan petunjuk oleh Presiden Jokowi tentang pentingnya kawasan laut sebagai halaman depan dalam pembangunan. Artinya, Maritim menjadi sektor yang penting menghubungkan masyarakat di Pulau-Pulau, sehingga pengelolaannya diperlukan mereka yang memiliki bekal pengalaman yang cukup, mau memberikan kontribusi bagi banyak orang. Pak Alwi kami nilai sangat layak menjadi GM di Pelabuhan Manado,” tukas Abdul Halil yang juga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini tegas. (Amas)

Pameran Pendidikan IAIN Manado Hadirkan Puluhan Universitas se-Sulut

Abdul Halil Lumbessy dan Ketua Badan Tadzkir FISPOL Unsrat (Foto Suluttoday.Com)

Abdul Halil Lumbessy dan Ketua Badan Tadzkir FISPOL Unsrat (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Setelah alih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kota Manado menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dipublikasikan pada media massa belum lama ini. Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) IAIN Manado berencana melakukan kegiatan dengan tema Pameran Pendidikan dan Kebudayaan yang direncanakan Senin, (27-29/10/2014).

Dalam kapasitas sebagai peserta, Indra R. Tilolango yang juga Ketua Umum Badan Tadzkir (BT) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISPOL) ketika di konfirmasi oleh wartawan Suluttoday.com, Minggu (26/10/2014), menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti pameran tersebut dengan maksud menciptakan silaturhami dan saling menunjang.

”Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan ukhua Islamia serta kerja sama antara Badan Tadzkir FISPOL dengan KBM, IAIN Manado. Kegiatan ini juga akan kami jadikan ajang perkenalan dengan peserta lain agar kedepan bisa menjadi patner kerja dalam menjalankan setiap program organisasi,” tutur Indara.

Selaku Ketua Umum Organisasi Kemahasiswaan, dirinya juga menyampaikan undangan yang disebarkan kepada seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Utara (Sulut), dan Badan Tadzkir FISPOL juga telah menerima undangan dari panitia pelaksana kegiatan.

”Para undangan yang hadir terdiri dari perwakilan kampus, seperti Universitas Klabat, Universitas Nusantara, Universitas Teknik Sulawesi Utara, Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Politeknik Negeri Manado, Poltekkes Manado, Akper Teling Manado, Delasal Manado, STIMIK Parnaraya, STIE Gunung Potong, STIE Petra Bitung, STIPAR Manado, STIKES Muhammadiyah Manado, STAKEN Manado, STF-SP Tomohon, dan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado yang terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISPOL), Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Serta Universitas Negeri Manado (UNIMA), yang terdiri dari Fakultas MIPA, Fakultas PGSD, Fakultas Seni dan Olahraga,” papar Tilolango.

Disisi lain Abdul Halil Lumbessy yang juga Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Badan Tadzkir Fispol Unsrat Manado menyampaikan kegiatan seperti ini harus di ikuti dengan serius oleh Badan Tadzkir FISPOL Unsrat. ”Kegiatan semacam ini sangat penting, selain meningkatkan kreatifitas, keilmuan, dan pengalaman, kita juga akan membangun silaturahmi yang lebih terbuka lagi. Apalagi Badan Tadzkir FISPOL dikenal begitu dinamis, reformis dan gemar melakukan kegiatan-kegiatan edukatif, tradisi semacam ini tetaplah ditumuhkan,” ujar Dace sapaan akrab Lumbessy. (Faruk Umasangaji/Am)

iklan1