Tag: Agus Yudhoyono

Sylviana Murni Warning Politik Uang di DKI Jakarta

Sylviana Murni (Foto Ist)

Sylviana Murni (Foto Ist)

JAKARTA – Komunikasi politik yang cukup dinamis ditunjukkan Calon wakil gubernur DKI, Sylviana Murni, mengatakan, warga Jakarta bisa mengambil uang yang diberikan untuk memilih calon kandidat tertentu dalam Pilkada DKI. Namun, Sylvi meminta warga tidak memilih pemimpin yang melakukan politik uang itu.

“Kalau 15 Februari, ada yang mau ngasih duit biar Rp 1 juta, Rp 5 juta, ambil tuh duit, soal nyoblos hati nurani,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Sylvi saat memberikan sambutan kepada peserta acara Maulid Nabi di Jalan Regalia di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (17/1/2017).

Menurut Sylvi, jika pihak yang memberi uang meminta warga untuk mencoblos calon tertentu karena imbalan itu, warga cukup menjawab iya saja.

“Bu, ini kasih uang Rp 5 juta, tetapi coblos saya. (Jawab) iya saja,” ujar Sylvi sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Namun, Sylvi meminta jika warga yakin dirinya dan Agus adalah calon pemimpin amanah, ia meminta dukungan. Ketika selesai kampanye, Sylvi dikonfirmasi apakah ia melihat adanya potensi politik uang sebelum pencoblosan 15 Februari 2017 mendatang.

“Kalaupun ada, itu warning, kalau enggak ada, itu yang kita harapkan,” ujar Sylvi. (*/ST)

Bapak Ibu Jangan Pilih Tersangka Ya…

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

JAKARTA РCalon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, melakukan  kegiatan kampanye pada Kamis (29/12/2016) pagi ke Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Pada kesempatan itu terlihat banyak simpatisan yang mengikuti Agus dari belakang.

Ada seorang simpatisan yang terus mengajak warga memilih pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta Agus dan Sylviana Murni. Sambil mengangkat telepon genggamnya, simpatisan itu merekam antusiasme warga menyambut Agus.

“Bapak-Ibu jangan pilih tersangka ya,” kata pria itu kepada warga yang berdiri di depan rumah mereka.

Agus dan rombongan melintasi permukiman warga. Oran gitu terus mengajak warga untuk memilih pasangan Agus-Sylvi. “Ci…, jangan pilih tersangka ya. Pilih nomor satu,” kata dia saat dilansir dari Kompas.com.

Tersangka pada Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Kini status Ahok sudah menjadi terdakwa pada kasus dugaan penodaan agama. Warga terlihat tersenyum saat mendengar ocehan orang itu.

Kampanye Agus di kawasan itu dimeriahkan kesenian barongsai, marawis, dan ondel-ondel. Warga terlihat antusias melihat kampanye Agus. Warga keluar dan berdiri di depan rumah mereka masing-masing.

“Eh.. eh yang mana sih orangnya? Ini kebanyakan kameranya, enggak bisa lewat kita nya,” kata seorang ibu.

“Itu Mas Agus yang pakai sorban putih, Bu. Sudah, Ibu maju saja semua. Tanya sembako, macem-macem, tapi dikasih jalan ya,” kata salah seorang warga. (*/ST)

Agus Harimurti Yudhoyono Ingin Bangun Jakarta Tanpa Menggusur

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

JAKARTA – Setelah menonton konser Prilly Latuconsina, di Theather Nusa Indah Balai Kartini, Jakarta Selatan, bersama istri dan anak, Agus Harimurti Yudhoyono menyambangi warga di Semper Timur, Jakarta Utara, Minggu (18/12). Kedatangan ditunggu warga dari pukul 16.30 WIB, sesuai agenda blusukannya, baru tiba sekitar pukul 17.30 WIB.

Sekedar diketahui dalam pantauan Merdeka.com, calon gubernur DKI no urut satu ini langsung dikalungkan bunga warna merah putih. Setelah itu dirinya langsung menaiki panggung dan berikan sambutan untuk pendukungnya.

“Kita ingin hidup layak, membangun Jakarta tanpa menggusur, tanpa menyakiti warganya, pemimpin jangan takut warganya, warganya jangan takut pemimpin,” tuturnya.

Menurut Agus, dalam pidato yang hampir sekitar 30 menit itu mengatakan, kalau pemimpin yang baik harus selalu ada untuk warganya. ”Pemimpin terbaik di tengah-tengah rakyatnya. Mari satukan hati untuk perubahan Jakarta yang semakin baik, maju, aman dan sejahtera,” kata Agus berapi-api.

“Saya doakan supaya bapak ibu sehat walafiat, barokah, semakin luas rejekinya. Tetap semangat kita songsong perubahan untuk Jakarta,” papar Agus saat dilansir dari Merdeka.com, Minggu (18/12/2016).

Setelah itu, saat Agus hendak meninggalkan lokasi untuk blusukan ke tempat berikutnya, Agus disambut dengan yel-yel para pendukungnya. “Agus Sylvi pasti menang. Agus Sylvi siapa yang punya, Agus Sylvi siapa yang punya, yang punya kita semua,” ujar para pendukung. (*/Red)

HEBOH, Agus Yudhoyono Lompat dari Panggung

Agus Harimurti Yudhoyono saat melompat dari panggung (Foto Ist)

Agus Harimurti Yudhoyono saat melompat dari panggung (Foto Ist)

JAKARTA – Luar biasa, bakal calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang singkat disapa AHY bersama puluhan relawan pendukungnya menyerukan yel-yel saat bertemu di halaman Stadion Tugu, Jakarta Utara, Minggu (23/10/2016) siang.

Meski sedang hujan deras, Agus tak segan bergabung dengan relawannya yang telah basah kuyup sambil menyanyikan lagu penyemangat.

“Ini bukti gue, ini bukti gue, dukung Agus-Sylvi,” seru massa yang kebanyakan terdiri dari anak muda sembari melompat-lompat.

Pantauan Kompas.com, Agus tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB di halaman Stadion Tugu. Kedatangan Agus langsung disambut tepuk tangan dan ajakan foto bersama oleh para relawan.

Setelah beberapa perwakilan relawan menyampaikan komitmennya mendukung Agus sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta, Agus diundang naik ke panggung yang telah disediakan.

Di atas panggung, Agus berterima kasih dan memohon doa agar jalannya dilancarkan dalam mengikuti Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

“Kita maju bersama, Jakarta untuk rakyat,” tutur Agus lantang yang mematik semangat para relawan pendukungnya, saat dilansir dari Kompas.com.

Setelah menyampaikan sambutan, Agus mengajak relawan kembali menyuarakan yel-yel yang tadi. Tidak lama dari yel-yel berkumandang, Agus dari atas panggung nampak memberi aba-aba kepada massa relawan di bawahnya bahwa dia akan melompat.

Segera Agus mundur dua langkah ke belakang, kemudian berlari dan lompat ke massa di bawahnya. Para relawan menangkap Agus dengan sigap dan tetap menyanyikan yel-yel mendukung Agus dan pasangannya, Sylviana Murni.

Selepas acara, Agus mengungkapkan, dia sengaja ingin lompat karena teringat dengan suasana di kesatuan militer tempatnya mengabdi dulu.

Saat itu, menurut Agus, suasananya juga sama, yakni ramai pasukan dan hujan turun dengan derasnya.

“Ketika saya menjadi prajurit, menjabat komandan batalyon, saya terbiasa melakukan hal itu. Ada rasa kegembiraan, kesenangan, dan kebersamaan. Tidak ada jarak. Seharusnya, sebagai pemimpin memang seperti itu,” tutur Agus.

Adapun kelompok relawan yang mendeklarasikan dirinya untuk mendukung pasangan Agus-Sylviana pada acara tersebut adalah Relawan Pancasila Jakarta Utara, Relawan North Jakarta, Relawan RT/RW Jakarta Utara, Relawan Jaringan Santri Progresif, dan Relawan Wong Kito Jakarta Utara. (*/Ikhy)

Soal Pernyataan Ahok yang Kontroversial, Ini Komentar Agus Yudhoyono

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

Agus Harimurti Yudhoyono (Foto Ist)

JAKARTA – Cukup menuai kontroversi pernyataan Ahok Gubernur DKI Jakarta, dimana Ahok menyentil tentang Al-qur’an surat Al Maidah. Hal inipun mendapat komentar, bakal calon gubernur DKI Jakata Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus tak berkomentar banyak, Ia hanya menyerahkan seluruhnya kepada aturan yang ada. Meski begitu, Agus mengimbau agar semua pihak bisa menghindari semua hal yang bisa menimbulkan polemik di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

“Kita serahkan semua pada proses yang berlaku. Kita hargai masyarakat yang memiliki aspirasi begitu. Saya juga mengimbau kepada diri saya sendiri dan kepada siapapun untuk menahan diri dari hal-hal yang dapat melecutkan polemik apalagi konflik di antara sesama bangsa,” ujarnya saat ditemui di Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2016) saat dilansir dari Merdeka.com.

Putra dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dianggap negatif. Apalagi saat ini sedang ramainya masa pra kampanye Pilgub 2017.

“Ada aturan mainnya di negara ini. Kita negara hukum, kita ingin hidup ini damai. Dan saya ingin sekali Pilgub ini berjalan damai dan demokratis. Kita harus sebisa mungkin terhindar dari permasalahan atau isu-isu SARA,” imbuhnya.

Dirinya menginginkan masyarakat untuk saling menghargai dan tidak terfokus pada perbedaan, melainkan pada persamaan yang dimiliki.

“Karena itu hanya akan merusak persatuan yang kita miliki. Kita adalah bangsa majemuk. Jakarta merupakan kota megapolitan yang sangat pluralis. Jadi kita harus sangat menghargai perbedaan yang ada di antara kita dan bukan melihat perbedaan tapi kita juga harus fokus pada apa persamaan yang kita miliki,” pungkasnya. (*/Ikhy)

iklan1