Tag: ai mangindaan

Ai Meng’Christal, Aling ‘Kuda Hitam’

Christian Talumepa dan Harley Mangindaan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sejak diperkenalkan Christiano Talumepa di media sosial sebagai calon pemimpin Kota Manado, kini mulai ramai diperbincangkan netizen sosok pendampingnya. Beberapa nama langsung ditawarkan oleh netizen sebagai calon pasangan Talumepa, antara lain Harley Mangindaan, Hanny J Pajow, dan Jackson Kumaat.

Selain ketiga nama di atas, nama Hengky Gerungan, Bobby Daud dan Amir Liputo pun digadang-gadang merupakan calon yang pas untuk membuat langkah perubahan yang Bening, Bersih dan Transparan. Namun, seorang netizen Fanny Tampi Monintja berujar agar keterwakilan etnis Nusa Utara berhak dipertimbangkan untuk mendampingi birokrat muda dan penuh talenta Sulawesi Utara.

Monintja mengusulkan nama Daniel F Aling sebagai calon pendamping yang mewakili etnis Sangihe, Sitaro dan Talaud yang berdomisili di ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Dan hasil sementara nama Harley ‘Ai’ Mangindaan pun lebih meng’Christal sebagai sosok yang layak mendampingi gerak langkah Talumepa menuju Manado Hebat.(Cat)

Hidupkan Olahraga, Harley Mangindaan Lepas Popnas Sulut

Harley Mangindaan (Foto Ist)

Harley Mangindaan (Foto Ist)

MANADO – Selaku ketua Pengurus Provinsi (Pemprov) Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Sulawesi Utara (Sulut), Harley Mangindaan melepas para pelajar mewakil provinsi Sulut yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan First Team North Sulawesi yang akan mengikuti Honda DBL Camp, bertempat di Restoran Big Fish Bahu, Senin (7/9). Mangindaan yang juga manajer Popnas mengatakan, tim yang akan mengikuti kompetisi level nasional agar semakin mantap dalam persiapan latihan dan selalu siap menyonsong kompetisi yang ada.

“Target memang tidak harus muluk muluk, saya yakin tidak ada kendala di lapangan dan terus menjaga kekompakan tim. Baik kalah maupun menang tapi intinya kalau ada kekompakan dan kesehatan dan juga tidak lalod itulah hal adalah nilai paling tinggi bagi kita semua. Ini suatu kebanggaan bagi kita semua, bawa harum nama Sulawesi Utara dan Manado. Satukan tekad raih yang terbaik,” ujar Mangindaan.

Diketahui peserta Popnas akan berangkat, Selasa (8/9/2015) besok, ke Bandung. Peserta akan berada di kota Bandung hingga tanggal 18 September. Sedangkan First Team North Sulawesi akan berangkat ke kota Surabaya. Peserta akan berangkat di kota Surabaya First tanggal 11 september dan selama seminggu. Peserta yang akang diutus megikuti Popnas terdiri dari 10 putra, 10 putri dan 2 pelatih. Sedangkan First Team terdiri dari 5 putra 5 putri dan 2 pelatih.(**/Amas)

Berbeda Pilihan, Warga Minta GSVL-Ai Fokus Lakukan Pembangunan

Keberamaan GSVL dan Ai Mangindaan yang ditunjukkan (Foto Ist)

Kebersamaan GSVL dan Ai Mangindaan yang ditunjukkan (Foto Ist)

MANADO – Diakhir kepemimpinan GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Harley ‘Ai’ Mangindaan, selaku Wali Kota serta Wakil Wali Kota Manado periode 2010-2015 sejumlah warga Kota Manado masih memberikan tumpuan harapan kepada dua sosok pemimpin ini untuk tetap melakukan pembangunan, bagi masyarakat dalam kepemimpinannya hingga selesai.

Hal tersebut salah satunya disampaikan Asri, Jumat (7/8/2015) kepada Suluttoday.com menjelaskan bahwa berbagai isu yang mencuat soal GSVL-Ai akan saling ‘rebut’ kewenangan diakhir kepemimpinan mereka marak dihembuskan ditengah masyarakat dan kondisi itu bakal berdampak pada terganggunya implementasi program pemerintah Kota Manado.

”Kami masyarakat kecil masih berharap Pak GSVL-Ai selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado lebih fokus menjalankan programnya hingga selesai. Sebab saat ini sudah sangat ramai dibincangkan kalau kedua pemimpin kita ini akan saling rebutan kewenangan, misalkan tugas pengawasan tidak dijalankan maksimal oleh Wawali Manado, dan seterusnya. Kalau itu benar adanya, maka akan terganggu pelaksanaan program pemerintah, jangan kemudian karena sudah menentukan sikap berbeda dalam Pilwako 2015 ini, mereke berdua atau tim pemenangnya saling ‘menjegal’, sehingga kemudian mengabaikan pembangunan dan merugikan masyarakat,” tutur Asri.

Sekedar diketahui, untuk momentum Pilwako Manado 2015, GSVL yang ditinggalkan Harley Mangindaan akhirnya memilih Mor Bastian sebagai calon Wakil Wali Kota Manado untuk mendampingi dirinya. Sementara itu, Harley Mangindaan menggandeng Jemmy Asiku sebagai calon Wakil Wali Kota, yang berarti dalam Pilwako kali ini GSVL-Ai akan berhadap-hadapan menjadi rival politik. (Amas Mahmud)

DR Jerry Massie: Program Menjadi Kunci Kemenangan GSVL

Dr. Jerry Massie

Dr. Jerry Massie MA,Ph.D

MANADO – Konstalasi politik di Kota Manado terus mengalami pergerakan, hal ini dibuktikan dengan telah mendaftarnya 5 bakal calon (Balon), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, pada Selasa (28/7/2015). Menurut Dr Jerry Massie MA Ph.D pengamat politik dan peneliti Komite Pemilih Indonesia (TEPI) bahwa Pilwako Manado 2015 diprediksinya bakal berjalan alot.

”Elektabilitas politik akan panas Di Manado persaingan akan cukup ketat dan berimbang apalagi saat ini dominasi PDIP cukup kuat dengan kehadiran Olly Dondokambey dan geliat itu akan berimbas di Manado. Kekuatan Demokrat masih normal kendati Ai Mangindaan tak diusung PD, salah satu destroyer maker adalah Imba Rogi kendati dirinya sempat tersandung masalah hukum tapi radical voters pemilih radikal saat dia maju pada Pilwako lalu bisa balik mendukungnya. Untuk Imba sendiri diuntungkan berpasangan dengan salah satu kader PAN dan juga seorang muslim. Ada beberapa kantong suara yang bakal diambil Imba Rogi,” ujar Massie pada Suluttoday.com, Jumat (31/7/2015).

Massie juga mengatakan Ai Mangindaan memiliki keunggulan berbeda dibanding sejumlah kandidat Wali Kota Manado lainnya. Aktivis LSM menurutnya akan memberikan kecenderungan lebih dekat dengan Mangindaan dibanding figur lain.

”Sementara, bagi voters (pemilih) pemula saya melihat ketokohan Ai Mangindaan cukup fenomenal pasalnya kurang lebih 20 persen pemilih pemula dia akan meraup suara cukup besar saingan utamanya adalah Hanny Pajow. Untuk Ormas/LSM maka Ai bisa menjadi calon yang bakal mendulang suara yang signifikan. Alasanya dirinya menjadi pengurus disejumlah LSM dan Ormas,” kata Massie.

”Untuk kalangan akademisi dan mahasiswa barangkali akan menatap ke Ai Mangindaan lantaran dia dosen disalah satu universitas yang ada di Sulut sejatinya, keuntungan bagi dia. Untuk male voters (pemilih laki-laki) khusus 50 tahun ke atas maka ini akan dikuasai GSVL. Saya memprediksi bahwa golput sekitar 20-30 persen maka ini perlu antisipasi oleh calon. Untuk Hanny Joost Pajouw jika dia bisa mempertahankan dominasinya waktu lalu yang finish sebagai runner up dan di pilcaleg peraih suara terbanyak yakni 22.188 suara dan dia bakal meraup suara dari Pelsus,” tutur Massie.

Lanjut dikatakan Massie bahwa keunggulan Vicky Lumentut dengan didukung konstituennya, terutama dari kalangan GPDI. Hal itu sulit dibendung karena GSVL sapaan Lumentut dinilai memiliki kontribusi kepada pemilih khususnya para tokoh agama. Begitupun keberadaan kandidat dari independen.

”Sedangkan Vicky masih mempertahankan pemilih beberapa waktu lalu (traditional voters), namun kali ini berbeda dengan dipilihnya calon wakil walikota dari kalangan GPDI maka diprediksi GPDI akan memberikan suaranya kepada Vicky-Moor kendati tak semuanya. Sedangkan calon independen Palantung-Pardede saya prediksi hanya menjadi politics entertainment saja dan tidak akan menjadi threating atau ancaman. Waktu lalu pasangan Lumentut-Mangindaan mengumpulkan sebanyak 93.837 suara atau sekitar 49,44% dari suara sah,” tutur Massie.

Sementara itu, kans Hanny Josst Pajouw untuk menang juga perlu diperhitungkan. Kemudian, kemenangan GSVL karena didukung berbagai programnya yang unggulan dan telah dirasakan masyarakat Kota Manado.

”Lalu, disusul pasangan Hanny Joost Pajouw-Anwar Panawar dengan suara 70.445, jadi HJP merupakan salah satu rival terberat juga. Salah satu kunci keuntungan GSVL yakni 8 Programnya diantaranya; Car Free Day, Universal Covarage dan PBL ini memiliki impact and influenc dampak dan pengaruh bagi pemilih di Manado kurang lebih 340 ribu,” tukas Massie menutup. (Amas Mahmud)

Elektabilitas Vicky Lumentut dan Aling Teratas untuk Pilwako Manado

Aling dan GS Vicky Lumentut (Foto IPC)

Daniel F Aling dan GS Vicky Lumentut (Foto IPC)

MANADO – Berbagai hasil Survey dipublikasikan memunculkan figur GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado pada posisi teratas. Kali ini, lembaga survey IPC Terbaru Juli 2015 Elektabilitas Vicky Lumentut dan Aling Tertinggi di Pilwako Manado Manado. Bakal Calon Walikota DR. Ir. G.S. Vicky Lumentut,SH,MSi,DEA dan Bakal Calon Wakil Walikota Daniel F. Aling,SH,MH, memiliki kualitas personal dan elektabilitas tertinggi pada hasil survei terbaru di bulan Juli 2015. Hal itu berdasarkan hasil survei Indoresearch Public Care (IPC), Lembaga Survei Independen berkelas nasional yang berkantor pusat di Rukan Graha Permata Pancoran Kav A-8 Jakarta-12780.

”Kami melakukan survey ini tujuannya untuk mengidentifikasi kualitas personal dan elektabilitas dari masing-masing bakal calon, baik yang mendaftar di Parpol maupun Koalisi Gabungan Parpol. Setiap Calon Walikota dan Wakil Walikota, tentunya memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Karena itu, perlu diukur vote awareness dan elektabitas figur mereka, berdasarkan keinginan rakyat,” kata Direktur Riset dan Operasional IPC, DR. Afendy A. Nugroho, didampingi Stanly F. Mewengkang, Koordinator Regional Sulawesi Utara dan Victory Ch. Manoppo, Koordinator Area Kota Manado.

Data survei dengan total 1.512 responden, mengambil sampel masing-masing 3 orang dari 504 Lingkungan di 11 Kecamatan, se-Kota Manado. Survey menggunakan metode multistage random sampling yang mengacu pada daftar pemilih tetap (DPT). Indoresearch Public Care (IPC) merilis hasil survei terhadap 12 orang Bakal Calon Walikota dan 26 orang Bakal Calon Wakil Walikota di Pilwako Manado 2015. Kualitas personal dan elektabilitas figur incumbent Walikota Manado Vicky Lumentut, sementara ini masih teratas, jika dibandingkan dengan 11 bakal Calon Walikota lainnya. Begitu juga dengan sosok Dosen Fakultas Hukum Unsrat Manado, Daniel Aling memiliki kualitas personal dan tertinggi elektabilitasnya, jika dibandingkan dengan 25 bakal Calon Wakil Walikota lainnya.

”Ini berdasarkan hasil survey IPC, namun realita politik saat ini tidak memungkinkan keduanya untuk berpasangan maju di Pilwako Manado. Alasannya, Daniel Aling yang dikenal sebagai Tokoh Muda Nusa Utara dan aktif menjadi Ketua Umum / Panglima Brigade Santiago, hanya mendaftar sebagai Calon Wakil Walikota di Koalisi Kebersamaan Gabungan Partai. Hingga kini pun, beliau masih terganjal dengan status pengunduran dirinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Unsrat Manado. Sedangkan Vicky Lumentut sendiri terdaftar resmi sebagai Calon Walikota di Partai Demokrat, yang juga Ketua DPD Partai berlambang Merci di Provinsi Sulut ini. Pasangan Lumentut dan Aling, tidak akan pernah ada di Pilwako Manado,” tutur Victory Ch. Manoppo, Koordinator IPC Area Kota Manado. Hasil Survei IPC terbaru kali ini, di posisi bakal Calon Walikota Manado menempatkan G.S. Vicky Lumentut teratas meraih dukungan (26.3 %), di urutan kedua Harley A.B. Mangindaan (25.7 %).

Ketiga, Hanny J. Pajouw (23.9 %), keempat Richard H. Sualang (3.2 %). Kemudian kelima, Telly Tjanggulung (2.2 %), keenam Richard Kainage (1.9 %), ketujuh Maudy Manoppo (1.5 %). Selanjutnya kedelapan Andrei Angouw (1.3 %), kesembilan Wenny Lumentut (0.8 %), kesepuluh Alfian Daini (0.5 %), kesebelas Burhanuddin (0.3 %) dan kedua-belas Markus Palantung (0.2 %). Sisanya (12.2 %) responden Tidak Tahu/Tidak Jelas dan Rahasia.

Sementara untuk posisi bakal Calon Wakil Walikota Manado yang memiliki elektabitas tertinggi ditempati Daniel F. Aling dengan perolehan dukungan (9.9 %). Diikuti posisi kedua, Ayub A. Albugis (9.2 %), ketiga Taufik Pasiak (7.7 %), keempat Amin Lasena (6.3 %), kelima Amir Liputo (4.8 %). Disusul keenam Bobby Daud (4.6 %), ketujuh Syarifuddin Saafa (4.5 %), kedelapan Abid Takalaminang (3.8 %), kesembilan Machmud Turuis (3.7 %), kesepuluh (3.4 %).

Kemudian, kesebelas Djafar Alkatiri (3.3 %), kedua-belas James Karinda (3.1 %), ketiga-belas Esther J. Lambey (2.9 %), keempat-belas Djendrie Keintjem (2.7 %), kelima-belas Yongkie Limen (2.3 %), keenam-belas Jeffrey Rantung (2.2 %), ketujuh-belas Victor Mailangkay (2.1 %), kedelapan-belas Revani Parasan (1.8 %), kesembilan-belas Baso Affandy (1.5 %), kedua-puluh Hilman Idrus (1.4 %).

Selanjutnya, keduapuluh-satu Aida Danial (1.2 %), keduapuluh-dua Harvey Sendoh (1.1 %), keduapuluh-tiga Frangky Paat (1.1 %), keduapuluh-empat Tonny Rawung (1.1 %), keduapuluh-lima Rudy Pusung (1 %) dan keduapuluh-enam Audy Lieke (1 %). Sisanya (12.4 %) responden Tidak Tahu/Tidak Jelas dan Rahasia.

Untuk diketahui, Direktur Riset dan Operasional IPC, DR. Afendy A. Nugroho menegaskan, Indoresearch Public Care, pada tahun 2005, pernah berkontribusi menyukseskan Pilwako Manado, yang dimenangkan pasangan Jimmy R. Rogi dan Abdi W. Buchari, untuk periode 2005-2010. Demikian juga IPC pernah berkontribusi menyukseskan Pilwako Manado 2010, yang dimenangkan pasangan G.S. Vicky Lumentut dan Harley A.B. Mangindaan, periode 2010-2015.

Namun harus ditegaskan, bahwa IPC adalah Lembaga Survey dan Observasi Independen, yang tidak berafiliasi dengan parpol ataupun kandidat tertentu. Meski demikian, hasil survei, tidak menutup kemungkinan akan dijadikan referensi maupun rekomendasi parpol dalam mengusung pasangan calon di Pilwako Manado nanti, pungkasnya. (Amas Mahmud)

iklan1