Tag: AKP Johan Kalempouw

Akibat Jalan Berlobang di Sarongsong Dua Nyaris Memakan Korban

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan (FOTO Suluttoday.com)

MINUT, Suluttoday.com – Ruas Jalan depan SMK Baramuli Sarongsong Dua yang berlubang menganga diruas jalan Sarongsong dua kembali mengancam keselamatan pengguna jalan baik itu kendaraan roda empat, maupun kendaraan roda dua.

Beberapa hari lalu sebuah mobil Ayla dari arah Airmadidi menuju Manado, nyaris menabrak rumah warga saat menghidari beberapa llbuah lubang tersebut. Rabu (7/6/2018) sekitar pukul 6.35 Wita, dua gadis cantik bernama Fika (20), Ayu (19), karyawati salah satu perusahaan di Bitung, bergoncengan dari arah Airmadidi kearah Manado, dengan sebuah sepeda motor matic warna merah muda.

Didepan SMK Baramuli, motor yang dikendarai Fika, melambung dan halangi pandangan gadis manis itu, padahal didepannya sudah menganga beberapa lubang besar dan dalam. Karena lubang sudah terlalu dekat, Fika tak dapat menghindari lagi. Roda depan sepeda motor pun terperosok, sedangkan Fika dan Ayu terlempar keluar jalan dengan beberapa bagian tubuh sakit karena terbentur aspal.

“Saya tidak tahu kalau ada beberapa lubang besar disini, sehingga kami jatuh. Masih untung tak ada mobil dibelakang kami,” seru Ayu sambil meringis menahan sakit di lutut kirinya.

Sesuai keterangan warga setempat, lubang-lubang besar itu sudah banyak memakan korban. Hanya saja para korban teperosok di lobang itu tidak tahu harus melaporkan siapa dan kemana.

“Sudah banyak korban gara-gara lubang-lubang ini, tapi mereka tak tahu harus melapor pada siapa. Apakah nanti sudah ada yang mati celaka baru pemerintah akan bergerak,” tukas Joni warga Kelurahan Sarongsong Dua Linggkungan III.

Terpisah, Jefran de’Jong aktivis Li TIPIKOR Sulut mengecam sikap diam dan janji dari BPJN XV, terkait keberadaan lubang-lubang menganga mengancam keselamatan manusia itu.

“Beberapa waktu lalu saya ada mengutip janji Kabalai BPJN XV janji akan segera memperbaiki lubang-lubang itu. Sampai hari ini, maana janjinya, apakah nanti sudah ada pengguna jalan yang mati karna celaka disitu baru ada perbaikan,” katanya.

Lanjut de’Jong, jika dalam beberapa waktu kedepan ada pengguna jalan yang celaka dan mati ditempat itu, pihaknya akan mengawal laporan ke ranah hukum, terkait pembiaran oleh BPJN XV, dari PPK, Kasatker maupun Kabalai.

“Sebaiknya segeralah lakukan perbaikan, jangan nanti sampai ada korban nyawa. Sebab, apabila yerjadi hal-hal tak di inginkan, kami pasti mengawal laporan dan proses hukum terhadap BPJN XV dari PPK sampai Kabalai nya,” janji Jefran.(Eman)

Polres Minut Sukses Menggelar Bazaar Murah dan Buka Puasa Bersama

Berlangsungnya buka puasa bersama dan bazar (FOTO Ist)

MINUT, Suluttoday.com – Dalam rangka pembukaan kegiatan Hut Bayangkara ke 72 Polres Minahasa Utara menggelar Bazaar dan buka puasa bersama yang diggelar di halaman Mapolres Minahasa Utara (Minut), Rabu (23 /05/2018) berlangsung penuh hikhmat.

Kasat Binmas AKP Johan Kalempouw mengatakan, menggelar kegiatan seperti ini tidaklah muda apalagi acara ini dimatangkan hanya beberapa hari sebelum acara puncaknya. Tetapi dengan kekompakan serta semangat kerja semua keluaga besar Polres Minut yang terpimpin dalam satu komando AKBP Alfaris Pattiwael SIK.,MH yang adalah Kapolres Minahasa utara.

Maka acara ini berjalan dengan penuh sukses. Lanjut Kasat Binmas tiga acara ini yaitu Semarak HUT Bhayangkara ke 72,buka puasa bersama dan Bazaar.Dalam acara ini dihadiri Forkopimda, TNI, SKPD, Pengurus BKSAUA, FKUB, MUI, Keuaga basar Polres Minut serta Kaum Muslim yang ada di kecamatan Airmadidi dan Kauditan.

“Kamitidak menyangka kalau Bapak Kapolres memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang dinilainya terbaik dalam menyajikan dan menata Stand masing-masing.Satu kebanggaan saya selaku Kasat bahwa ternyata Satuan Binmas meraih juara Terlaris,” ungkap Kalempouw.

Dalam Bazaar digelar menyajikan 500 kg beras Nurdin dijual Rp 9.000,75 Baki telur ayam buras dijual Rp 45.000/baki,gula pasir 200 kg dijual Rp 10.000/ kg, serta pakaian pria/ wanita dijual dengan diskon 50 prosen semua barang ini terjual habis dalam jangka waktu satu jam.

“Larisnya barang jualan suqtj kekompakan,keramahan tim kami dalam melayani para pembeli dan ini dibuktikan saat Forkopimda melakukan pemeriksaan di Stand kami Kapolres dan Sekda Minut tertarik kemudian membeli jualan kami selanjut para pengunjung langsung menyerbu di Stand kami sehinga habis terjual,” kunci Kalempouw (Eman)

iklan1