Tag: Albert Wuysang

Ajak Warga Balikpapan ke Manado, Ini Promosi Wali Kota VICKY LUMENTUT

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Rabu (24/7/2018) melalui momentum Malam Baku dapa warga Kawanua di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut bertempat di Hotel Platinum Jalan Soekarno Hatta Balikpapan mengajak warga Kawanua datang di Manado.

“Ini kedua kalinya kami menggelar iven pariwisata Manado Fiesta. Tahun lalu (2017) Kota Manado sangat ramai dengan warga Kawanua yang pulang kampung, tahun 2018 ini saya berharap banyak orang Manado yang datang meramaikan Manado Fiesta,” tutur Vicky Lumentut.

Dikatakan, ada tujuh Festival yang dilaksanakan dalam iven pariwisata itu. Puncaknya, hari Minggu tanggal 9 September digelar pengucapan syukur atau Thanksgiving Kota Manado.

“Kalau di Minahasa atau di Minsel (Minahasa Selatan), Minut (Minahasa Utara), Mitra (Minahasa Tenggara), Bitung dan lainnya ada perayaan pengucapan syukur, di Manado kami juga melaksanakan pengucapan tapi agak berbeda. Makanya kami namakan Thanks Giving Kota Manado,” papar Wali Kota Vicky Lumentut.

Dijelaskan, keunikan Thanks Giving Kota Manado karena perayaan pengucapan syukur digelar semua golongan agama yang ada di Manado.

“Perayaan pengucapan syukur di Kota Manado tidak hanya dilakukan umat Kristen saja tetapi semua umat beragama. Ada Muslimnya, Hindu, Buddha, Konghuchu, Katolik dan Kristen Protestan,” kata Wali Kota Manado dua periode ini.

Wali Kota Manado foto bersama warga Kawanua Balikpapan (FOTO Ist)

Lanjut Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini mengajak warga Kawanua di Kota Balikpapan menyisikan waktu pulang ke Manado.

“Saya ajak orang-orang Balikpapan asal Manado agar rame-rame sisikan waktu pulang kampung di Manado pada tanggal 31 Agustus sampai 9 September. Selasa kemarin juga, kami barusan mengajak warga kawanua yang ada di Kota Tarakan Kalimantan Utara bersamaan digelarnya Apeksi atau Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ke XIII untuk bisa pulang kampung. Mari Jo Ka Manado, torang tunggu kehadiran warga kawanua di Balikpapan,” tutur Wali Kota GSVL.

Warga Kawanua di Balikpapan antusias menyambut Wali Kota Manado (FOTO Ist)

Anggota Komisi IX DPR RI Antonius Hencak, terlihat hadir juga hadir dalam acara ini ialah Penasehat Kawanua Balikpapan Joppy Nelwan, Ketua Komando Pasukan Adat Dayak DR Abriantinus serta ratusan warga Balikpapan asal Manado.

Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Balikpapan Drs Hendrik yang datang mewakili Walikota Balikpapan. Mendampingi Walikota Manado Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh.

Selain itu, ada ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Manado Drs Albert Wuysang, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado James Karimda SH MH, pejabat dilingkup Pemerintah Kota Manado serta sejumlah rekan Pers Pos Liputan Pemkot Manado.

Untuk diketahui, pertemuan penuh keakraban ini diramaikan de ngan nuansa kekeluargaan sesama orang Manado, memang dimanfaatkan Wali Kota Vicky Lumentut untuk mempromosikan pelaksanaan iven pariwisata Manado Fiesta 2018 yang digelar 31 Agustus sampai 9 September mendatang.(*/Redaksi)

RUM USULU: Seleksi Ini Melahirkan Kepala Lingkungan yang Benar-Benar Bekerja

Plt Sekda Manado, Rum Usulu saat memberi arahan (Foto Ist)a

MANADO, Suluttoday.com – Senin (14/1/2018), Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Drs Rum Dj Usulu, saat melakukan pemantauan dan monitoring pelaksanaan tes tertulis dan wawancara calon Kepala Lingkungan (Pala) menegaskan dalam seleksi tahun 2018, sesuai petunjuk dan arahan Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut harus dilaksanakan secara fair dan tidak memberi ruang kepada Calo yang coba-coba mempengaruhi tahapan kegiatan tersebut.

”Berdasarkan dengan petunjuk dan arahan Pak Wali Kota Vicky Lumentut bahwa dalam seleksi calon kepala lingkungan tahun 2018 ini, jangan memberi ruang dan kesempatan bagi calo untuk bermain. Pelaksanaannya harus fair berdasarkan hasil seleksi yang ada. Jadi, tidak ada calon Pala yang istilahnya ada titipan-titipan,” kata Usulu yang juga Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pala tahun 2018.

Usulu yang didampingi Asisten I bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Kadis Sosial Drs Sammy Kaawoan dan Kabag Pemerintahan Humas Steven Runtuwene SSos, mengatakan hasil pantauan pelaksanaan seleksi tes tertulis dan wawancara calon kepala lingkungan di tujuh lokasi berbeda itu, semuanya berjalan lancar.

”Tentu kita berharap hasil seleksi ini akan memunculkan kepala lingkungan yang benar-benar bekerja dengan Cerdas untuk mendukung kepemimpinan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota sekarang ini. Mudah-mudahan program Cerdas pemerintah Kota Manado dijalankan dengan baik oleh Pala yang terpilih,” ujar Sekda Usulu.

Selain itu, seleksi tes tertulis dan wawancara dilaksanakan sejumlah anggota Pansel masing-masing Drs Albert Wuysang, Pdt Roy Lengkong, James Karinda SH dan Pdt Reynata Ticonuwu, kepada para calon Kepala Lingkungan Tahun 2018 bersama para Camat di 11 Kecamatan dan diikuti 757 calon Pala yang datang mengenakan pakaian putih dan celana hitam.

Sekedar diketahui, seleksi Pala telah memasuki tahapan tes tertulis dan wawancara yang dilaksanakan di tujuh lokasi berbeda, Senin (14/1/2018). Dimana, ada empat lokasi menjadi tempat penyelenggaraan seleksi untuk dua kecamatan yang disatukan yakni Kecamatan Wenang dan Wanea di aula Ignatius, Tikala dan Paal Dua di aula SMK Negeri 3, Kecamatan Singkil dan Tuminting di aula MAN Model, dan Kecamatan Bunaken dan Bunaken Kepulauan di Kantor Camat Bunaken. Sedangkan tiga kecamatan lainnya yakni Kecamatan Malalayang, Kecamatan Sario dan Kecamatan Mapanget di masing-masing kantor camat. (*/Amas)

GS VICKY LUMENTUT: Terima Kasih untuk Perjuangan Membawa Harum Nama Kota Manado

Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Ketua KONI Manado bersama sejumlah Atlit (Foto Ist)

MANADO, Suluttodau.com – Dukungan penuh dari Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut terhadap kontingen yang bertarung di Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Utara (Sulut) ke-9 di Kabupaten Minahasa, teristimewa perwakilan Kota Manado begitu terlihat. Jumat (13/10/2017), GSVL begitu Lumentut akrab disapa saat berkunjung ke Tondano Minahasa dengan semangat memberi support kepada para atlit asal Manado.

“Tentunya kedatangan saya ke Tondano ini bermaksud memberikan dukungan dan support kepada atlit-atlit kita dan kontingen Kota Manado yang bertanding dalam iven olahraga PORPROV di Minahasa. Saya yakin, target kita untuk menjadi Juara Umum akan tercapai,” ucap Wali Kota GSVL.

Kompetisi PORPROV Sulut yang ini membawa dukungan luas, kali ini GSVL langsung menuju ke lokasi pertandingan pencak silat, di Gedung Olah Raga Lapangan Manguni Sasaran Tondano. Menurutnya, prestasi yang diukir dalam ajang PORPROV ke-9 di Minahasa ini menjadi tolak ukur kemajuan olahraga di Kota Manado.

“Pemerintah Kota Manado mendukung penuh peningkatan prestasi olahraga di Kota Manado. Karena dengan berolahraga akan membentuk mental dan perilaku anak-anak muda di Manado pada hal-hal yang positif,” ujar Wali Kota GSVL yang juga Wali Kota Manado dua periode ini.

Selain cabang Pencak Silat, Wali Kota GSVL didampingi Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda SH.,MH, juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Manado Drs Albert Wuysang, Kadispora Laurens Enco Umboh serta Kabag Pemerintahan Humas Steven Runtuwene SSos, menuju ke lokasi pertandingan cabang Anggar di Kiniar Tondano.

Ditempat itu, Wali Kota pilihan rakyat Manado tersebut memberi semangat kepada atlit anggar yang sedang bertanding.

“Terima kasih untuk perjuangan membawa harum nama Kota Manado di PORPROV tahun 2017 ini,” kata Wali Kota GSVL.

Data perolehan medali sementara sampai pukul 19.00 Wita malam tadi, Kota Manado berada di posisi teratas dengan 37 emas, 24 perak, dan 28 perunggu jauh mengungguli tim tuan rumah Kabupaten Minahasa yang hanya mampu diposisi kedua dengan hanya 14 emas disusul kota Bitung di posisi ketiga dengan raihan 12 emas saja.

Dengan demikian, Kota Manado sudah bisa dipastikan berhasil mempertahankan predikat sebagai Juara Umum pada kejuaraan yang sangat prestisius di daerah Nyiur Melambai Sulawesi Utara. Itu semua berkat Kota Manado sebagai gudang atlet handal dan berprestasi, yang tak lepas mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Manado dan Legislatif yang ada di gedung DPRD Sparta Tikala Manado. (*/TimST)

SESI Karnaval ‘Manado Fiesta’, Wali Kota Manado Sampaikan NKRI Harga Mati dan Jaga Kerukunan

Wali Kota Manado ketika memberi pemaparan di Kecamatan Tuminting (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui arahannya, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut saat bertatap muka dengan pemerintah Kecamatan Tuminting dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Tuminting Kota Manado,  Selasa (29/8/2017), menegaskan kegiatan karnaval Manado Fiesta yang dimulai dari Kecamatan Tuminting tanggal 2 September nanti, harus menjaga kerukunan antar umat beragama dari Kota Manado untuk Indonesia.

“Harus diperhatikan untuk kemudian ditindaklanjuti bersama bahwa Karnaval FisCo Manado Fiesta, ada dua pesan yang ingin kita sampaikan dan gemakan dari Manado untuk Indonesia. Pertama ingin disuarakan bahwa NKRI harga mati, Pancasila sudah final, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika tidak perlu diutak-atik. Yang kedua yakni, ingin kita gaungkan bahwa kerukunan di Kota Manado sangat terjaga dengan baik. Inilah model Indonesia mini, dari Manado untuk Indonesia,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut di kantor Camat Tuminting.

Wali Kota GSVL begitu Vicky Lumentut akab disapa mengatakan bahwa tugas Camat, Lurah sampai kepala lingkungan adalah menjaga keamanan, kebersihan dan kerukunan di wilayah kerjanya masing-masing. Lanjut Wali Kota mengajak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama, dengan berbagai perbedaan etnis dan suku. Tidak ada yang mayoritas dan minoritas di kota ini. Semuanya diperlakukan sama tanpa mengistimewakan yang lain.

Beri arahan, Wali Kota minta jaga kerukunan dan NKRI harga mati (Foto Ist)

“Dalam Rumah besar kita bersama yang tergambar dalam karnaval nanti, ingin memberi pesan kepada para tamu dan wisatawan yang datang ke Manado, bahwa kehidupan masyarakat di Kota Manado sangat rukun,” kata Wali Kota GSVL.

Dirinya juga mengajak seluruh perangkat pemerintah di Kecamatan Tuminting sampai kepala lingkungan, agar ikut mendukung tersedianya lahan seluas 200 meter persegi untuk dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse dan Recyvle) di setiap kelurahan. Dimana, sampah akan dipilah yakni dipisahkan yang bisa didaur ulang atau dijadikan kompos. Juga lahan seluas 1000 meter persegi untuk dibangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan pengadaan insenerator untuk membakar sampah dari kelurahan.

“Ini untuk mengatasi masalah kita terkait sampah. Dimana, TPA kita di Sumompo tidak mampu lagi menampung sampah yang dibawah truk sampah. Sehingga, salah satu solusinya yakni TPS 3R dan TPST. Itu berarti masalah sampah selesai di kecamatan,” papar Wali Kota GSVL.

Disela-sela penjelasan, diselingi dengan tanya jawab yang diberikan Walikota GSVL yang langsung memberikan hadiah bagi yang berani menjawab secara baik dan cerdas. Tampak mendampingi Walikota GSVL Asisten I Micler CS Lakat SH MH, Staf Ahli Wali Kota Hery Saptono, Camat Tuminting Danny Kumayas serta Staf Khusus Wali Kota JJ Mantje Nelwan dan Drs Johny Sondakh. Juga hadir Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Manado Drs Albert Wuysang.(*/Mas)

GSVL Dilantik Jadi Ketum Panitia Konvensi Nasional 500 Tahun Peringatan Reformasi Protestan

Wali Kota GSVL saat dilantik (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut tak pernah menolak jika dipercayakan untuk melaksanakan tugas gereja. Bagi Wali Kota GSVL, tugas gereja adalah pekerjaan Tuhan yang wajib hukumnya harus dikerjakan.

Wali Kota Manado dua periode yang akrab disapa GSVL ini saat menghadiri ibadah Minggu sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Konvensi Nasional 500 tahun peringatan reformasi Protestan, di Jemaat GMIM Betel Winangun, Kecamatan Malalayang, Minggu (20/8/2017). Dalam pelantikan yang dlakukan Pdt Melky Tamaka STh, Wali Kota GSVL dipercayakan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Panitia Pelaksana.

“Saya tidak tahu kenapa saya kembali dipercayakan BPMS GMIM menjadi Ketua Umum. Karena sebagai Walikota Manado tugas-tugas saya sangat banyak. Tapi, saya punya prinsip, tidak akan pernah menolak jika itu adalah tugas yang dipercayakan Tuhan melalui gereja,” ujar Wali Kota GSVL.

Prinsip ini, kata Wali Kota selalu dipegang teguh, Alasannnya, jabatan Walikota yang diemban sekarang semata-mata karena anugerah Tuhan dan oleh-Nya harus disyukuri dan kembalikan dengan pemberian diri.

“Saya percaya, saya jadi Walikota disamping karena kepercayaan rakyat, tetapi terutama karena anugerah Tuhan. Inilah alasan mengapa saya tidak berani menolak jika diberi tugas melayani pekerjaan Tuhan,” kata GSVL saat sambutan.

Selain itu, suami tercinta Rektor Unima Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene ini juga mengajak agar semua pihak yang terkait dapat mendukung dan menunjang tugas-tugas yang diberikan gereja tersebut. Disisi lain, dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab I Korintus 12 ayat 12 sampai 31, Pdt Melki Tamaka mengingatkan tentang gereja-gereja yang memiliki peran yang berbeda-beda tetapi mempunyai tanggung jawab yang sama kepada kepala gereja, yaitu Yesus Kristus.

“Gereja Tuhan ibarat satu tubuh dengan beda-beda peran dan fungsinya. Tetapi semua tanggung jawabnya kepada Yesus Kristus sebagai kepala gereja,” ucap Pdt Melki.

GS Vicky Lumentut saat sambutan (Foto Ist)

Dikatakan Pdt Melki lagi bahwa panggilan untuk melakukan pekerjaan Tuhan dengan tulus merupakan ciri seorang murid Tuhan.

“Apa yang dilakukan Pak Walikota Manado dengan selalu menerima dengan tulus tugas gereja, adalah ciri-ciri seorang murid Tuhan. Karena seorang murid beda dengan menjadi pengikut, karena pengikut hanya mengejar kepentingannya semata,” ujar Pdt Melki.

Sekedar diketahui, Ibadah minggu sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Konvensi Nasional 500 tahun peringatan reformasi Protestan, dihadiri pula sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota Manado, termasuk Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado yang juga Ketua Badan Pekerja Majells Jemaat (BPMJ) GMIM Betel Winangun sekaligus Ketua Badan Pekerja Wilayah Manado Winangun Ddt Roy Lengkong dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Manado Drs Albert Wuysang.(*/Mas)

iklan1