Tag: Andrei Angouw

Bertarung di Pilwako, Ayub Albugis: Baliho Bertanda Saya Siap Bertarung

Hi. Ayub Ali Albugis (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang telah 3 periode menjadi Anggota DPRD Sulut terus diperbincangkan masyarakat. Siapa dia, kalau bukan Hi. Ayub Ali Albugis, SE (A3). Ayub yang merupakan perwakilan masyarakat Kota Manado di DPRD Provinsi Sulut itu telah gencar memang baliho sebagai tanda kesiapan ikut bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado, 9 Desember 2020.

Sabtu (25/7/2020), saat diwawancarai Suluttoday.com, Ayub mengaku telah memikirkan matang-matang terkait langkah yang akan diambilnya. Politisi yang memiliki dukungan luas di Kota Manado itu oleh pendukungnya didorong maju dalam kontestasi Pilwako Manado sebagai calon Wakil Wali Kota Manado. Menurut Ayub apa yang dilakukannya semata-mata untuk mengabdi kepada masyarakat, tidak lebih dari itu.

”Baliho dan atribut kampanye yang dipasang itu sebagai tanda bahwa saya siap bertarung di Pilwako Manado. Itu bentuk kesiapan jika nanti saya dipinang untuk mewakili umat Islam dalam pertarungan di Pilwako Manado 2020 ini. Selama beberapa periode di DPRD Provinsi Sulawesi Utara saya telah bekerja maksimal, tapi ada kekurangan dalam hal penentu kebijakan. Atas status itulah, maka saya bersedia maju untuk bertarung sebagai pengambil kebijakan di Kota Manado,” kata Ayub, Sekretaris DPW PAN Sulut ini tegas.

Tidak hanya itu, Ayub tidak menyangkal bahwa tarikannya ke poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) begitu kencang. Politisi yang dikenal penuh hitungan akurat dalam pertarungan politik itu mengatakan akan melihat siapa figur calon Wali Kota Manado yang tepat untuk bersanding dalam duet koalisi nantinya. Karena Ayub tidak mau asal-asalan maju tanpa kalkulasi terkait akumulasi suara yang matang.

”Saya maju dan siap bersama figur yang punya peluang menang tentunya. Kalau kedekatan dengan kader-kader PDI Perjuangan, kalian tahu sendiri seperti apa. Intinya parpol kuat yang punya kans menang, ketika mendaulat saya diposisi papan dua dalam kompetisi Pilwako Manado saya bersedia. Dari berbagai aspek memang harus diperhitungkan kalau mau menang dalam pertarungan. Untuk figur calon pemenang di Pilwako Manado saya lihat sudah mulai terbaca dalam survey dan beberapa instrumen pengukur suara lainnya. Cerminannya bisa melalui suara Pemilu 2019 lalu,” ujar Ayub menutup.

Untuk diketahui, beberapa sumber resmi Suluttoday.com menyebutkan bahwa Ayub Albugis lebih tertarik dan nyaman menjadikan Andrei Angouw sebagai calon Wali Kota Manado yang akan didampinginya. Belum lagi dalam sejumlah kesempatan penting Ayub terlihat akrab dengan Andrei. Dalam konteks pemasangan baliho pun, disejumlah titik, baliho Andrei berdekatan dengan baliho milik Ayub. Kemudian, Ayub juga pernah mendaftar di PDI Perjuangan untuk mencalonkan diri sebagai calon Wakil Wali Kota Manado.

(*/Bung Amas)

Serahkan ke Parpol, Andrei Angouw Siap Cawawali Manado?

Andrei Angouw (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Mulai bergulirnya nama Andrei Angouw, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang digadang maju dalam kontestasi Pilwako Manado, Rabu (9/6/2020) rupanya tidak segreget tanggapannya. Umumnya politisi punya optimisme, berbeda dengan politisi lainnya, AA sapaan akrab Andrei pengusaha yang kini juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu malah terkesan tidak agresif untuk maju di Pilwako Manado.

Saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (2/7/2020) apakah AA konsisten untuk fokus maju sebagai calon Wali Kota Manado dan tidak berniat maju sebagai calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Manado, dirinya seperti apatis dan menyerahkan keputusan ke partai politik dimana dirinya bernaung. Menurut Andrei dirinya akan loyal, taat terhadap apa keputusan PDI Perjuangan.

”Kader partai, taat putusan partai,” kata AA, singkat menjawab pertanyaan reporter media ini, sambil tertawa.

Sementara itu, terkait dengan rencana program yang secara umum terakses di media sosial bahwa AA akan memperjuangan kebutuhan ekonomi masyarakat kecil, ternyata tidak seperti itu adanya. Malah saat ditanya, AA bertanya balik program apa? seolah tidak nyambung. Spesifik terkait hal itu, dicecar lagi pertanyaan ketika AA maju di Pilwako Manado, dirinya menjawab dengan menanti kepastian.

”Tunggu depe kepastian. Program fisik dan non-fisik sama-sama penting,” ujar AA, pemilik sejumlah hotel mewah di Manado ini saat diwawancarai melalui WhatsApp.

Menariknya, meski slow respon, AA saat diberikan pilihan, apakah memilih tetap menjadi Ketua DPRD Sulut ataukah mendur dari jabatan yang sedang diembannya sekarang dan maju sebagai calon Wali Kota, AA menyerahkan sepenuhnya pada keputusan partai.

”Mana-mana, tergantung partai,” tutur AA begitu singkat.

(*/Bung Amas)

Andrei Angouw Diminta Belajar pada Ketua DPRD Manado

Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut saat menyampaikan ucapan Idul Fitri (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepemimpinan adalah teladan, seperti tulisan yang tertera di sejumlah baliho yang tersebar di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terutama di Kota Manado. Baliho yang bertuliskan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) itu begitu menginspirasi. Namun, hal itu sepertinya tak mampu diaktualisasikan Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andrei Angouw.

Terlihat gagalan Andrei dalam mengingimplementasikan pesan tersebut, seperti disampaikan Calvin Castro, Ketua LSM ARMAK Sulut. Kamis (21/5/2020), saat berbincang dengan Suluttoday.com, Calvin menyentil sikap Andrei yang tergambarkan melalui beberapa baliho ucapan Selamat Idul Fitri atas nama pimpinan DPRD Provinsi Sulut, tapi sayangnya hanya foto Andrei yang terpajang di dalam baliho tersebut.

”Rupanya Pak Andrei Angouw belum memahami secara baik, apa itu pimpinan DPRD. Kan kolektif kolegial, mestinya dalam yang sederhana seperti menyampaikan ucapan di baliho haruslah foto para pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara lainnya juga disertakan. Jangan hanya dia memajang fotonya sendiri. Seperti beliau mai tampil single fighter, toh dana yang digunakan juga merupakan dana dari rakyat. Hal ini tidak mencerminkan sebagai sosok pimpinan yang baik. Kelihatan mau tampil sendiri dan dominan, tidak demokratis,” ujar Bung Calvin tegas.

Sementara itu, saat melihat ucapan Selamat Idul Fitri dari pimpinan DPRD Kota Manado, Bung Calvin memberikan rasa hormat dan salut kepada sosok Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey yang dinilainnya layak menjadi teladan. Aktivis vokal ini menyarankan agar Andrei belajar banyak kepada Altje soal kepemimpinan. Secara etika kepemimpinan, tambah Calvin, apa yang dilakukan Andrei tidaklah elok. Mestinya Andrei menjadi lebih demokratis.

Ucapan Selamat Idul Fitri dari pimpinan DPRD Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

”Kalau masyarakat melintasi di jalan Boulevard, dekat Mantos akan kita lihat ada baliho/spanduk ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado. Dan begitu luar biasa, Ketua DPRD Manado tidak hanya menaruh fotonya sendiri, melainkan foto wakil Ketua atau pimpinan DPRD Manado lainnya. Cari seperti ini mencerminkan pemimpin yang demokratis. Itu sebabnya, saya sarankan Bung Andrei Angouw banyak belajar sama Ibu Altje Dondokambey soal kepemimpinan,” kata Bung Calvin menutup.

Saat dikonfirmasi, Andrei dengan enteng mengatakan bahwa dirinya adalah Ketua. Dengan memberikan jawaban yang penuh dipenuhi tanda tanya. Politisi yang berlatar belakang pengusaha itu mengatakan perlu konfirmasi pula kenapa foto yang lainnya tidak ada. Lalu ditutup lagi dengan tanda tanya.

”Kita itu Ketua to? (tertawa). Kita kira mo konfirmasi juga kiapa anggota pe foto nda ada?,” jawab Andrei kemudian mengirim emoticon gambar wanita sexi dengan tulisan cukup jangan dibesar-besarkan, lalu Andrei tertawa.

(*/Bung Amas)

5 Kepala Daerah di Sulut Resmi Dilantik GUBERNUR OLLY

GUBERNUR OLLY saat melantik para kepala daerah (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik lima kepala daerah hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu. Pelantikan digelar di Kantor DPRD Sulut, Selasa (25/09/2018) pagi. Lima pasang bupati dan wakil bupati serta Wali Kota dan wakil Wali Kota terpilih periode 2018-2023 yang dilantik, yaitu Royke Oktavianus Roring dan Robby Dondokambey di Kabupaten Minahasa, James Sumendap dan Jesaja Jocke Legi di Kabupaten Minahasa Tenggara, Evangelian Sasingen dan Jhon Heit Palandung di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan di Kota Kotamobagu serta Depri Pontoh dan Amin Lasena di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan kelima kepala daerah tersebut, Gubernur Olly memotivasi seluruh kepala daerah yang baru dilantik agar dapat bekerja optimal dalam melaksanakan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

“Selamat berjuang! Kalau kita bersatu dalam bekerja bagi kepentingan masyarakat pasti kita menang. Satu untuk semua. Semua untuk satu,” kata Olly.

Olly menuturkan, seluruh kepala daerah harus mampu melakukan konsolidasi, baik dalam tubuh jajaran pemerintahan, guna menggalang sinergitas kerja dengan segenap stakeholders pembangunan, maupun dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, DPRD, Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan kalangan lainnya.

“Kerjasama sangat penting. Kalau kita mau sukses mari kita bekerja bersama-sama,” ungkap Olly.

Untuk diketahui, pelantikan kepala daerah juga dirangkaikan dengan pelantikan lima Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota untuk periode tahun 2018 hingga tahun 2023 yang dilantik langsung oleh Ketua TP PKK dan Dekranasda Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Kelimanya yang turut dilantik, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Fenny Ch M Lumanauw, Ketua TP PKK Minahasa Tenggara Djein Leonora Rende, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Diane Palandung-Kamu, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta serta Ketua TP PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Ainun Pontoh-Talibo. Terkait pelantikan Ketua TP PKK itu, Gubernur Olly sangat mengapresiasinya.

“Selamat dan sukses, juga saya sampaikan kepada Ibu-Ibu yang hari ini dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten dan kota masa bakti 2018-2023. Kiranya amanah dan tanggungjawab yang diembankan dapat ditunaikan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Olly.

Adapun rangkaian pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE MS, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS serta perwakilan dari kabupaten dan kota di Sulut. (Cat)

Warga Nusa Utara Tagih Janji PAW Edwin Lontoh, Ini Jawaban Ketua DPRD Sulut

Ketua DPRD Sulawesi Utara dan SK DPP Partai Demokrat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Edwin Londoh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang tertangkap basah melakukan praktek ‘sabu’ sungguh membuat malu Partai Demokrat (PD) yang telah mengusung dirinya sebagai anggota Dewan. Alhasil, atas perbuatannya itu DPP Partai Demokrat mengeluarkan surat pemberhentian terhadap Elo sapaan akrab Lontoh.

Hal itu tertera dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Nomor : 835/SK/DPP.PD/VI/2017 tentantang Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara atas nama Edwin Yerry Lontoh yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal Dr Hinca Panjaitan XIII, SH.,MH.,ACCS tertanggal 28 Desember 2017.

Untuk menindaklanjuti SK tersebut, warga Nusa Utara pun ikut mempertanyakan komitmen lembaga DPRD Sulawesi Utara. Ditempat terpisah saat dikonfirmasi selaku pengganti Edwin Lontoh, Ir P.J. Tuwongkesong, MM selaku pemilih suara terbanyak berikutnya mengaku akan loyal pada keputusan partai.

‘’Tentu saya mengikuti apa keputusan dan perintah partai, selaku kader Partai Demokrat di Sulawesi Utara saya taat aturan. Bila kemudian, partai menugaskan saya untuk menggantikan Pak Edwin saya tidak mungkin menolaknya,’’ ujar Tuwongkesong, Selasa (3/7/2018).

Selain itu, Ketua DPRD Sulawesi Utara Andrei Angouw menjawap pertanyaan yang disampaikan media ini terkait seberapa jauh tahapan PAW terhadap Elo dilaksanakan di DPRD Sulawesi Utara. Menurutnya pihaknya tengah memproses SK dari Partai Demokrat.

‘’Sementara berproses,’’ ujar Angouw singkat. (*/Redaksi)

iklan1