Tag: Andrei Angouw

DPRD Sulut Gelar Rakor Bersama Pimpinan DPRD se-Sulut

Foto 1 (Foto Suluttoday.com)

Ketua DPRD Sulut, Wakil Ketua dan Gubernur Olly bersama Wakil Gubernur Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (22/03/2016) siang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan seluruh pimpinan DPRD Kota dan Kabupaten se -Sulut.

Foto 2 (Foto Suluttoday.com)

Seluruh pimpinan SKPD se-Sulut saat mengikuti Rakor (Foto Suluttoday.com)

Rakor yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi oleh wakil ketua Wenny Lumentut serta dihadiri langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. Sinergitas dan fungsi kontrol antara Pemerintah Provinsi dengan DPRD, Baik DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota merupakan tujuan dari pelaksaan rakor kali ini.

Foto 3 (Foto Suluttoday.com)

Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw (Foto Suluttoday.com)

Menurut ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengatakan bahwa pertemuan rapat koordinasi ini guna menyatukan persepsi dalam rangka membuat kebijakan-kebijakan atau program-program untuk kemajuan Sulut.

”Rakor ini dilaksanakan untuk menghindari adanya tumpang tindih keputusan, maka dari itu sinergitas DPRD perlu ditingkatkan untuk mempercepat pembangunan daerah, ” ungkap Angouw.

Ketua DPRD Sulut juga menyampaikan bahwa dalam rakor tersebut juga membahas beberapa sektor yang menjadi andalan dari daerah Sulut. “Kita juga akan membahas tetang beberapa sektor, seperti sektor perikanan dan pariwisata. tentu kita berharap kebijakan-kebijakan ini harus sinkron, agar dapat meningkatkan sinergitas DPRD se-Sulut,” ujar Angouw.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengapresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut, karena telah memprakarsai pertemuan tersebut.

Foto 4 (Foto Suluttoday.com)

Ketua DPRD Sulut, dan Gubernur serta Wakil Gubernur Sulut foto bersama pimpinan SKPD (Foto Suluttoday.com)

Gubernur juga mengatakan bahwa pertemuan yang bersifat sinergitas antara seluruh DPRD yang ada di kabupaten/kota dapat dilaksanakan secara berkala.

”Saya sangat berterima-kasih atas inisiatif pimpinan DPRD Sulut mengundang DPRD kabupaten dan kota. Sangat positif bagi pembangunan Sulawesi Utara kedepan sebagai bahan masukan sebelum penyusunan APBN dan APBD 2017. Semua masukan menjadi bahan kami pemerintah provinsi untuk diakomodir menghindari ego sektoral pembangunan hanya di daerah tertentu,” ujar Olly Dondokambey.

Foto 5 (Foto Suluttoday.com)

Foto 5 (Foto Suluttoday.com)

Gubernur berharap dengan adanya Rakor tersebut, kedepan dapat lebih baik lagi dalam melakukan langkah-langkah untuk kemajuan Sulut nantinya. Rakor tersebut dihadiri oleh pimpinan DPRD kabupaten/kota serta seluruh Sekretaris DPRD yang ada di provisi maupun kabupaten/kota. Dalam rakor kali ini juga turut melibatkan sekertaris dewan se -Sulut.(Adv/Jimmy)

Ketua DPRD Sulut Optimis 15 Ranperda Selesai Dalam Setahun

Andrei Angouw (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah resmi ditetapkan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)15 Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) tahun 2016 serta Ranperda Zonasi yang sementara berjalan, hingga saat ini banyak menimbulkan pesimistis dari sejumlah pihak.

Menanggapi hal tersebut Ketua Andrei Angouw, Selasa (15/03/2016) kepada sejumlah wartawan post liputan DPRD Sulut secara gamblang mengaku sama sekali yakin dan optimistis tahun 2016 selesai.

“Dimana ada Keinginan disitu ada Jalan, Optimis dan mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan anggota dewan, semua akan dapat sesuai target,” ungkap legislator dari dapil Manado tersebut.

Lanjut dikatakannya, soal penganggaran itu dapat disesuaikan karena prinsipnya Anggaran menyesuaikan kegiatan dan pemanfaatan waktu “Mana yang siap, itu yang terlebih dulu dilaksanakan,” tegas Angouw.

Penghematan anggaran dan waktu juga dapat dilakukan, dimana menurut Angouw dengan cara pengurangan pembahasan pada pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

 “Mindset sejak dulu, Ranperda harus dengan Pansus, padahal tidak harus demikian. Pola pikir ini harus dirubah, kita memaksimalkan peran Komisi, karena beberapa Ranperda yang ada erat kaitan dengan kerja komisi,” tuturnya.(Jimmy Lumingkewas)

Terkait Program SE2016, Angouw: Warga Berikanlah Data Yang Jujur ke BPS

Andrei Angouw (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw, meminta kepada seluruh masyarakat Sulut agar dapat mensukseskan program Sensus Ekonomi (SE2016) yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari tanggal 1 hingga 31 Mei yang akan datang.

Hal ini disampaikan Angouw seusai menerima kunjungan langsung BPS Sulut dalam Program SE2016 pada Senin (07/03/2016) siang. Menurut UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik mengamanahkan (Badan Pusat Statistik) BPS untuk melaksanakan tiga sensus, salah satunya Sensus Ekonomi merupakan sensus tersulit, terumit, terberat dikarenakan target sasaran mencakup seluruh pelaku usaha semua sektor kecuali sektor pertanian.

Hal ini mengingat setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Sensus Ekonomi dilaksanakan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian daerah, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha.

“Sampah masuk sampah keluar. Sebaik apapun proses analisa, kalau data yang masuk salah, keputusan pasti akan salah, untuk itu masyarakat dihimbau untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional salah satunya dengan memberikan data data yang akurat kepada instansi yang berwenang,” ungkap Angouw.

Dialog yang dilakukan di ruang rapat Ketua DPRD, Angouw juga mengapresiasi program dan kegiatan SE2016 serta mengharapkan pendataan BPS benar-benar akurat.

“Data harus akurat, seperti contoh orang atau pekerja yang bekerja di pedesaan yang hanya naik kelapa, menanam pisang dan lain-lain, apkah itu artinya mereka bekerja ?,” tandas Angouw.

Dalam Pertemuan tersebut, Angouw didampingi Ketua Komisi I Ferdinand Novi Mewengkang, juga anggota Komisi Kristoforus Dicky Palinggi, Rocky Wowor dan Rasky Mokodompit.(Jimmy Lumingkewas)

Andrei Angouw Resmi Nahkodai DPRD Sulut

Andre Angou saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (16/02/2016) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar parupurna. Salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.71.372 Tahun 2016 Tanggal 9 Februari 2016 tentang Pengangkatan Ketua Provinsi Sulawesi Utara meresmikan pengangkatan Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut sisa masa jabatan tahun 2014-2019.

saat menandatangani (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw saat menandatangani (Foto Suluttoday.com)

Pelantikan dan pengambilan sumpah Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Mabruq Nur, SH. MH, dihadiri Dirjen Otda Dr Soni Sumarsono, Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw pada rapat paripurna istimewa yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Stefanus Vreeke Runtu (SVR) didampingi Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Stevanus Vreeke Runtu yang memimpin paripurna istimewa tersebut mengatakan pengisian ketua DPRD Sulut adalah sebagai wujud tugas dan implementasi lembaga legislatif.

”Pengambilan sumpah janji ketua DPRD Sulut ini selain untuk melengkapi struktur dalam periode tertentu, tapi juga sebagai bagian guna mengendalikan tugas serta mengimplementasikan lembaga legislatif dalam memikul amanat untuk cita-cita bangsa,”” kata Vreeke.

Usai diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Manado Mabruq Nur, SH. MH, Andrei Angouw resmi menduduki kursi Ketua DPRD Sulut dan melanjutkan sidang paripurna. Angouw langsung memimpin rapat perdana setelah sebelumnya menerima palu dari Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

Sekwan ketika membaca surat masuk dan surat keluar (Foto Suluttoday.com)

Sekwan ketika membaca surat masuk dan surat keluar (Foto Suluttoday.com)

“Forum rapat paripurna yang terhormat hadirin yang berbahagia. Dengan memanjatkan puji syukur kepada hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa saya menerima jabatan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dan ijinkan saya melanjutkan rapat paripurna istimewa DPRD pada hari ini.”

Demikian kalimat awal Andrei Angouw saat memimpin rapat sambil mengetukan palu sebagai tanda rapat dilanjutkan.

“Pada kesempatan yang baik ini saya hendak mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas perkenaan sehingga saya bisa berada disini diberikan kepercayaan dan ditugaskan oleh partai saya PDI-Perjuangan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” jelas Angouw diiringi pekikan merdeka! dari anggota F-PDIP Jems Tuuk.

Angouw mengucapkan terima-kasih kepada Ketua Pengadilan Tinggi Sulut yang telah memandu pelantikan, Dirjen Otda Soni Sumarsono yang mewakili Mendagri, Gubernur dan Wakil Gubernur: Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, FKPD serta seluruh hadirin terutama keluarga.

“Pada kesempatan yang baik ini saya hendak mengucapkan terima-kasih kepada isteri saya Irene Pinontoan yang telah mendukung saya selama ini dan kepada orang tua saya, Eddy Angouw dan Lani Wurangian,” terang Angouw.

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Mendagri RI melalui Dirjen Otda Dr Soni Sumarsono pada sambutannya tak bisa menyembunyikan perasaan bahagia atas pelantikan Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut.

“Hari ini saya berbahagia sebagai Dirjen Otonomi Daerah ketika penjabat Gubernur Sulut menyampaikan usulan SK Ketua DPRD hasil sidang paripurna 4 Februari 2016 lalu dan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Inilah SK pertama tercepat terbit hanya dalam waktu lima hari. Tidak ada proses SK ketua dewan terbit lima hari biasanya 14 hari itu SOP Mendagri, tapi untuk Sulut Hebat lima hari boleh jadi makin cepat makin baik,” jelas Sumarsono.

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Pada rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, Gubernur Sulut periode 2005-2015 Dr Sinyo Harry Sarundajang, mantan penjabat Gubernur Sulut ini mengapresiasikan kebanggaannya atas dilantiknya Andrei angouw yang beragama Konghuchu membuktikan keanekaragaman masyarakat Sulawesi Utara berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya juga merasa sangat berbahagia kerena hari ini dilantik ketua DPRD provinsi satu-satunya di Indonesia yang beragama Konghuchu. Inilah kehebatan Sulawesi Utara, inilah Sulut Hebat!! Ini menjadi contoh tamansari Indonesia yang beraneka ragam tapi kita tetap satu,” ujar Sumarsono.(Adv/Jimmy)

DPP PDIP Resmi Tunjuk Andrei Angouw Sebagai Ketua DPRD Sulut

Megawati bersama Andrei Angouw (Foto Ist)

Megawati bersama Andrei Angouw (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berakhir sudah siapa pengganti Steven Kandouw dari kursi ketua Dewan Perwakilan (DPRD) Sulut terjawab sudah, Dewan Pembina Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P) telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK).

SK penggantian ketua DPRD Sulut tersebut mengesahkan Andrei Angouw sebagai pengganti Steven Kandouw sebagai ketua dewan. Berikut nomor S.K Penggantian Ketua DPRD Sulut S.K No.1214/In/DPP/II/2016 Hal: Penggantian Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Tgl: 01 Februari 2016 Mengesahkan saudara Andrei Angouw menggantikan Sdr. Drs. Steven O.E. Kandouw sbg Ketua DPRD Provinsi Sulut Periode 2014-2019 dari PDI Perjuangan. Tertanda: Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) dan Sekjen (Hasto Kristiyanto). (Jimmy Lumingkewas)

iklan1