Tag: anies

KPU DKI Bantah Tudingan Keberpihakan di Pilgub

Ilustrasi debat Pilgub DKI Jakarta putaran kedua (Foto Ist)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menanggapi anggapan tidak netralnya komunitas-komunitas yang diundang untuk bertanya langsung kepada pasangan calon dalam debat, Rabu (12/4/2017).

Komisioner KPU DKI Jakarta Dahliah Umar mengatakan, komunitas-komunitas yang diundang dalam debat diseleksi oleh KPU DKI Jakarta dan tim panelis.

Mereka juga menandatangani pakta integritas.

“Pada saat kami ketemu mereka, kami sudah minta mereka tanda tangan pakta integritas bahwa mereka tidak memihak ke siapa pun,” ujar Dahliah di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (16/4/2017).

Selain itu, pertanyaan yang disampaikan diarahkan agar tidak menyudutkan pasangan calon Basuki Tjahaja PurnamaDjarot Saiful Hidayat atau pasangan calon Anies BaswedanSandiaga Uno.

Semua pertanyaan yang disampaikan di dalam debat adalah pengalaman hidup mereka langsung.

“Mereka kami undang sebagai masyarakat yang memang netral. Kalau pertanyaan, kalau keluh kesah mereka, ya itulah realitanya yang harus dijawab kedua pasangan calon,” kata dia.

Dahliah mengatakan, KPU DKI Jakarta memberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang diprioritaskan untuk bertanya.

Kelompok masyarakat yang dimaksud, yakni yang belum sepenuhnya menikmati kebijakan yang diterapkan pemerintah.

“Ada orang-orang yang secara sosial sejarahnya sejak dulu termarginalkan, bukan karena gubernur yang sekarang, tapi sejak dulu-dulu mereka itu sudah mengalami kesulitan hidup. Itu baru masyarakat yang harusnya dipriotitaskan,” ucap Dahliah.

Dalam debat kedua, ada empat komunitas yang diundang KPU DKI Jakarta, yakni komunitas nelayan, komunitas pengguna transportasi, penghuni rusun, dan komunitas dari UMKM.

Pertanyaan yang diajukan dianggap sebagian publik menyudutkan salah satu pasangan. (*/R1)

Anies-Sandi Ketemu Aburizal Bakrie, Apa yang Dibahas?

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

JAKARTA – Luar biasa, Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno terus membangun komunikasi. Kali ini, Anies-Sandi mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Pertemuan tersebut membahas program pembangunan ekonomi bagi warga Jakarta.

“Kami baru diterima sama Pak Aburizal Bakrie, tokoh senior saya dan Pak Anies di Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia). Kami berdiskusi khusus mengenai keadaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Sandiaga di Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).

Sandiaga mengatakan Ical memberi masukan terhadap pemberdayaan UMKM. Ia juga diminta menciptakan iklim ekonomi yang kondusif.

“Kami diminta menciptakan iklim kondusif untuk khusus 5 tahun ke depan. Bagaimana kita bisa menciptakan iklim yang kondusif penciptaan dan pemberdayaan dan UMKM,” katanya sebagaimana dilansir dari Detik.com.

Sementara itu, Anies mengatakan bahwa Ical tidak khusus memberikan dukungan. Pihaknya hanya bersilaturahmi dengan Ical sebagai bagian dari safari politiknya.

“Dukungan, enggak. Ini kan silaturahmi dengan banyak tokoh. Alhamdulillah ini bisa ketemu,” kata Cagub nomor urut 3 itu.

Pertemuan tertutup sekitar hampir dua jam, pasangan Anies-Sandi tampak keluar sekitar pukul 23.18 WIB. Sebelumnya mereka berdua tampak tiba secara terpisah.

Sebelum kedatangan Anies-Sandi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terlebih dahulu meninggalkan kediaman ARB, sekitar pukul 20.53 WIB atau sekitar 40 menit sebelum kedatangan Anies dan Sandi.

Diketahui sebelumnya, Prabowo dan Ical pernah bergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) untuk mendukung Prabowo-Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014 lalu. Namun ‘kemesraan’ Prabowo dan Ical harus berakhir saat Golkar memilih untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Golkar juga merupakan salah satu partai pengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilgub DKI 2017.

Pertemuan dengan Ical, juga menjadi salah satu langkah Anies-Sandiaga jelang pencoblosan. Anies mengatakan akan melakukan banyak pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat.

“Strategi kami banyak pertemuan-pertemuan yang harus dilakukan. Memang kebanyakan pertemuan terbatas, tapi memang harus dikerjakan. Maka kita putuskan menggunakan hari ini untuk sebagian-sebagian pertemuan bertemu para tokoh,” ujar Anies di Jalan Haji Saikin, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017). (*/ST)

Silaturahmi Bersama Warga Ancol, Anies Dijemput dengan Spanduk Ahok

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

JAKARTA – Bakal cagub DKI Anies Baswedan menghadiri Peringatan Hari Habitat Internasional dan Penghapusan Kemiskinan Internasional Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Jalan Krapu, Ancol, Jakarta Utara.

Anies tiba di lokasi yakni Jalan Krapu RT 08, Ancol sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (23/10/2016), tanpa didampingi oleh pasangannya, Sandiaga Uno. Ia mengenakan pakaian formal dengan kemeja putih dan celana hitam.

Begitu tiba, warga langsung menghampiri Anies dan meminta foto. Usai menyalami dan melayani permintaan foto, Anies pun duduk di tempat yang telah disediakan.

Tak jauh dari tempat duduk Anies, terpampang spanduk berukuran cukup besar dengan tulisan “Gusur Ahok di Putaran Pertama”.

Sejumlah anak kecil menyapa Anies dan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dengan mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil. Begitu anak-anak menyanyi, Anies pun bangkit dari duduknya dan menyanyi bersama mereka hingga lagu usai.

Setelah bernyanyi bersama-sama, Anies menerima aspirasi dari warga. Nampak dengan serius Anies menyimak dan mencatat beberapa hal yang disampaikan oleh perwakilan warga di Jalan Krapu, Ancol tersebut.

Salah seorang warga, Rasbullah menyampaikan aspirasi terkait peraturan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pengamen di DKI. Ia juga memberikan pesan di hadapan Anies senada dengan spanduk ‘Gusur Ahok’ yang berada di dekat bakal cagub Gerindra dan PKS itu.

“Melihat Perda 8 tahun 2007, teman-teman ingin dagang dengan tenang dan ngamen dengan tenang. Kita bukan orang bodoh dan enggak ngerti apa-apa. Kita punya kreativitas tapi enggak ada yang menyalurkan,” kata Rasbulah.

Spanduk gusur Ahok (Foto Ist)

Spanduk gusur Ahok (Foto Ist)

“Siap gusur Ahok?! Ahok digusur sampai putaran kedua. Gusur dulu! Hidup rakyat!” ujar Rasbulah berapi-api yang disambut dengan tepuk tangan warga saat dilansir Detik.com.

Sementara terkait spanduk tersebut, Anies mengaku tidak menahu. Spanduk tersebut diperkirakan dipasang dari inisiatif warga setempat. Anies pun menolak untuk komentar lebih lanjut. “Di mana ya (Spanduknya)? Oh tanya warga sini aja,” jawab Anies. (*/Faruk)

Safari di Masjid, Anies-Sandi: Kami Ingin Jakarta Maju dan Warga Bahagia

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

JAKARTA – Visi yang luar biasa, pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Anies BaswedanSandiaga Uno, kembali melakukan safari politik. Minggu (16/10/2016), Anies-Sandi menyambangi Masjid As-Syafi’iyah di Tebet, Jakarta Selatan untuk bersilaturahmi dengan para Jamaah.

Anies dan Sandiaga hadir di lokasi didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, dan sekretaris tim kampanye Anies-Sandiaga, Syarif. Warga yang sudah berkumpul di lokasi langsung menyambut kedatangan Anies-Sandiaga.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan hal yang akan dia lakukan jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Anies berjanji memberikan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang setara kepada warga Ibu Kota.

“Kami bukan saja ingin memajukan kota, tapi kami ingin kota maju, tapi warganya bahagia. Memimpin bukan memimpin kota tapi warga di kota,” kata Anies di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu siang.

Ditambahkan Anies, hal itu dilakukan karena melihat ketimpangan ekonomi dan kehidupan yang terjadi saat ini di Ibu Kota. Anies juga mengajak warga memilih bakal calon gubernur-wakil gubernur berdasarkan program yang ditawarkan.

“Di bulan Februari, mari pastikan kita pilih gubernur bukan semata-mata karena kita pilih orangnya tapi mengubah nasib Jakarta lima tahun ke depan,” ujar Anies.

Warga yang hadir juga menyampaikan harapannya kepada Anies-Sandiaga jika terpilih menjadi pemimpin Jakarta.

“Kami berharap agar gubernur terpilih nantinya memperjuangkan keadilan sosial, ekonomi, politik, pemberdayaan kaum duafa, dan jangan korupsi. Mudah-mudahan Pak Anies yang menjawab ini,” kata seorang warga saat dilansir Kompas.com. (*/Ikhy)

iklan1