Tag: APEKSI

Kerja Bersama Kodim 1309, Wali Kota Manado Bersih-Bersih Sungai Pasca Banjir

Wali Kota Manado bersama Dandim 1309 Manado (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, tak tinggal diam atau berpangku tangan ditengah masyarakatnya yang mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Walau masih dalam suasana libur berkantor, Rabu (27/12/2017) Wali Kota bersama Komandan KODIM 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, ikut mewujudkan normalisasi sungai dengan melakukan pengerukan.

”Terima kasih atas bantuan TNI/Polri, hari ini Rabu 27 Desember 2017 kita lanjutkan bersih-bersih lingkungan sungai dan rumah-rumah penduduk yang terdampak banjir dan tanah longsor 16 Desember lalu,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut, yang didampingi Plt Sekot Drs Rum Usulu, ditengah kegiatan bersih-bersih bersama KODIM 1309.

GSVL begitu Lumentut yang juga mantan Ketua APEKSI berharap, dengan bantuan dari TNI/Polri serta semangat warga untuk memulihkan kondisi rumah penduduk yang penuh lumpur dan material banjir akan kembali normal. Sehingga, warga dapat beraktivitas tanpa terganggu dengan kesibukan pasca bencana.

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat hadir ditengah warga (Foto Ist)

Seperti diketahui, Wali Kota Vicky Lumentut tengah berupaya keras agar lokasi terdampak banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah di Kota Manado selesai dibersihkan hingga 31 Desember 2017.

”Kita usahakan tanggal 31 Desember 2017 semua wilayah sudah bersih dan aktivitas warga normal kembali. Sehingg saat merayakan pesta Tahun Baru 2018 nanti, warga korban bencana akan merasakan bersih dan nyaman kembali,” kata Wali Kota Manado dua periode ini yang pada saat itu terlihat juga didampingi Kepala BPBD Manado, Maxmiliam Tatahede. (*/Amas)

Terkait C3, WALI KOTA MANADO Dihubungi Melalui Teleconference

Wali Kota Manado saat terlibat teleconference didampingi Kadis Kominfo dan Dinas Lingkungan Hidup (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui dialog teleconference terkait Smart City dengan melibatkan para peniliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Pemerintah Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara serta pemerhati teknologi dari Jakarta berjalan penuh keakraban.

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, saat berada di ruang Cerdas Command Center (C3), Selasa (28/11/2017) tadi malam, menjelaskan tentang 12 sistem aplikasi berbasis teknologi yang dimiliki Kota Manado. Aplikasi teknologi C3 Pemkot Manado, kata Vicky Lumentut, selama ini sangat membantu dalam pemerintahan di Kota Manado. Dimana, masyarakat bisa secara langsung menyampaikan keluhan terkait permasalahan sampah, infrastruktur dan layanan publik secara terbuka dan transparan.

“Di Manado kita sedang mengembangkan aplikasi-aplikasi yang ada untuk sedapat mungkin menjawab permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat. Masyarakat bisa secara langsung melalui teknologi yang ada untuk melaporkan dan pemerintah akan langsung menindaklanjutinya. Selain itu, sistem surat menyurat secara online juga sedang dikembangkan,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Dialog interaktif dipandu dari Smart City and Community Inovation Center (SVCIC) yang berpusat di Bandung tersebut, bertujuan untuk saling membagi informasi dalam mewujudkan Kota Cerdas di Indonesia.

“Sama dengan di Manado, kita juga di Kota Binjai sedang menggunakan teknologi untuk menata pemerintahan,” ungkap Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi, seraya menyebut Wali Kota Vicky Lumentut sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).(*/TimST)

Wali Kota GSVL: Manado dan Papua adalah Bersaudara

Wali Kota Manado saat sambutan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sabtu (26/8/2017), DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dan isteri Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS.,DEA, menjamu Walikota Jayapura Papua DR Benhur Tommy Mano dan rombongan dalam jamuan makan malam di rumah dinas (Rudis) Wali Kota Manado, kawasan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Wali Kota GSVL mengatakan kedatangan Wali Kota Jayapura sangat tepat karena sekarang ini Kota Manado tengah bersiap untuk melaksanakan kegiatan Manado Fiesta 2017.

Rute untuk pelaksanaan Karnaval Manado Fiesta 2017 (Foto Ist)

“Saya dan pemerintah Kota Manado menyambut baik kedatangan Wali Kota Jayapura sahabat saya dan rombongan. Ini suatu kehormatan bagi kami di Manado. Apalagi, Kota Manado akan ada momen pariwisata Manado Fiesta yang dilaksanakan tanggal 1-10 September mendatang, saya ajak untuk ikut meramaikan Manado Fiesta,” ujar Wali Kota terbaik se-Indonesia itu.

Persiapan di lokasi Manado Fiesta (Foto Suluttoday.com)

Lanjut GSVL, begitu Lumentut akrab disapa mengajak Wali Kota Jayapura dan rombongan untuk kembali lagi di Manado untuk meramaikan Manado Fiesta.

“Saya mengajak Walikota Jayapura dan rombongan untuk datang lagi di Manado saat pelaksanaan Manado Fiesta,” ujar Wali Kota GSVL.

Dirinya juga berterima kasih kepada Walikota Jayapura yang telah memfasilitasi pembangunan gedung pertemuan warga kawanua Wale Wangko” di Jayapura.

Wali Kota Jayapura Tonmy Mano menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota GSVL dan keluarga serta jajaran Pemerintah Kota Manado yang telah menyambut dengan baik rombongan dari Jayapura.

“Saya tahu antara Manado dan Jayapura telah terjalin hubungan yang sangat baik, kita ini bersaudara. Saya dan Pak Vicky Wali Kota Manado merupakan sahabat. Pak Vicky adalah Ketua Kelas ketika kami sama-sama study Harvard University,” ujar Wali Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura ketika menerima Cinderamata di Rudis Walikota Manado (Foto Ist)

Menurutnya, 65 anggota rombongan yang terdiri dari pendeta dan majelis jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pniel Klasis Kotaraja Jayapura ke Manado untuk melaksanakan wisata rohani di daerah ini khususnya kantor Sinode GMIM di Tomohon.

Suasana penuh kekeluargaan terpancar dalam makan malam bersama yang dijamu pengurus KKK Jayapura (Foto Suluttoday.com)

“Manado dan Papua adalah bersaudara. Saya berterima kasih kepada Wali Kota Manado yang sangat peduli dan selalu memperhatikan orang-orang Papua yang ada di Manado. Saya salut Pak Vicky juga ikut menjaga budaya orang Papua yakni pesta adat Bakar Batu yang sering digelar setiap tahun di rumah Pak Vicky,” ujar.

Pengurus K3 Jayapura saat bersama Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

Terkait Manado Fiesta, alumnus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu ikut memberikan dukungannya. Bahkan, belajar dari Manado tahun 2018 nanti akan pula digelar Jayapura Fiesta. Malam keakraban tersebut diisi hiburan oleh artis-artis Kota Manado dan dihadiri pula Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, para asisten serta kepala perangkat daerah dilingkup Pemkot Manado.(*/Lipsus)

Warga Malang ‘Kepung’ Stand Pemkot Manado

Masyarakat Malang saat mengunjungi Stand Pemkot Manado (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam pameran promosi kota-kota peserta Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dalam iven Indonesia City Expo (ICE) 2017 di kompleks Stadion Gajayana, Kota Malang, Propinsi Jawa Timur, mengundang perhatian masyarakat Malang dan sekitarnya. Stand Pemkot Manado menampilkan berbagai produk lokal unggulan khas Manado baik kain khas maupun makanan kaleng olahan dan souvenir kerajinan tangan khususnya menjelang Iven Manado Fiesta 1-10 Septembet mendatang.

Sejak dibuka, stand ramai dikunjungi, salah satu yang menarik bagi pengunjung yakni Kaeng Manado, yang merupakan batik khas Kota Manado. Tidak hanya habis terjual, juga kebanjiran pesanan. Kaeng Manado ternyata memiliki daya tarik tersendiri karena dianggap unik dengan corak dan motif menggambarkan kerukunan umat beragama di Manado, serta terdapat gambar ikan purba Coelacanth yang telah menjadi ikon Kota Manado.

”Saya penggemar Batik dari seluruh Indonesia, batik Manado yang katanya disebut Kaeng Manado sangat unik corak dan motifnya. Saya belum menemukan batik yang coraknya ada gambar tempat ibadah. Kaeng Manado ini sangat unik, makanya saya sangat tertarik karena ada unsur religinya,” ucap Wiwid Kusnaidi, salah seorang pengunjung dari Kota Malang.

Sementara itu, dari Dinas Pariwisata Kota Manado sebagai penanggung jawab pameran melalui Sekretaris Dinas Pingkan Matindas SE, mengakui jika stand pameran Pemkot Manado banyak dikunjungi pengunjung baik dari Kota Malang maupun peserta APEKSI lainnya. Tak heran dibeberapa iven City Expo sebelumnya, stand Kota Manado selalu tampil sebagai juara. Dan semoga saat akan di tutup Minggu (20/07) besok, stand Pemkot Manado kembali akan meraih prestasi yang memuaskan.

“Selain karena ada Kaeng Manado-nya, juga karena pak Walikota GS Vicky Lumentut sudah sangat akrab dengan peserta APEKSI. Sehingga kita dinas terkait harus tampil prima dan maksimal, agar bisa menjadi daya tarik pengunjung di Kota Arema tersebut,” ujar Matindas.

Menurut Matindas, dirinya tidak menyangka jika permintaan terhadap Kaeng Manado cukup tinggi dalam ICE 2017 di Kota Malang. Sehingga, stok yang dibawa dari Manado tidak mencukupi dan memenuhi pesanan pengunjung stand.

“Stok Kaeng Manado yang disediakan di stand pameran dirasakan memang kurang. Tapi, jika ada yang ingin atau suka memiliki, maka bisa memesannya di Pemkot Manado lewat email ataupun contact person kami,” tuturnya menutup.

Untuk diketahui, pameran ICE dalam rangka Rakernas APEKSI di Kota Malang, berlangsung selama lima hari 19-23 Juli 2017.(*/Mas)

Di Kota Malang, Wali Kota GSVL Bertemu Mahasiswa Asal Manado

Wali Kota GSVL saat bersilaturahmi dengan para mahasiswa asal Manado di Malang (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Tepatnya, Rabu (19/7/2017), Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut meluangkan waktunya disela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Malang yang cukup padat masih sempat bertemu para mahasiswa Manado yang berstudi di Kota Manado. Wali Kota Lumentut menyampaikan bahwa dirinya menyampaikan banyak hal dalam pertemuan itu.

”Agenda saya dalam acara APEKSI di Kota Malang sangat padat. Tapi, saya rindu untuk bertemu dengan mahasiswa asal Manado dan Sulawesi Utara yang studi di Kota Malang. Saya juga pernah jadi mahasiswa, jadi saya tahu persis apa yang dirasakan mahasiswa, apalagi yang menuntut ilmu di perantauan,” ucap GSVL sapaan akrab Lumentut di Guest House Mahasiswa Sulawesi Utara kompleks perumahan De Rumah tersebut.

Lanjut Wali Kota GSVL mengatakan bahwa Kota Manado sedang berbenah untuk menjadi salah satu dari 15 destinasi wisata yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata. Sehingga, butuh pemikiran dari aktifis kampus termasuk mereka yang kuliah di luar Manado.

”Baru-baru ini saya menggelar diskusi terkait sejarah Kota Manado. Saya ingin ada sumbangsih pemikiran dari para akademisi termasuk mahasiswa Manado yang ada di Kota Malang. Saya berharap warga Manado yang kuliah disini (Malang) ikut memikirkan Kota Manado kedepan,” tutur Wali Kota GSVL.

Dengan dukungan Pak Gubernur Olly Dondokambey, kata GSVL maka pemerintah Kota Manado kemudian memprogramkan Manado Fiesta yang merupakan bagian dari Pesona Manado yang dilaunching di Kementerian Pariwisata.

”Saya minta dukungan, agar mahasiswa di Malang ikut membantu kami ikut membangun Manado,” ujar GSVL yang juga menjanjikan akan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Kota Malang. (*/Mas)

iklan1