Tag: Ardiles Mewoh

Terkait PAW KPU Minahasa Tenggara, Ini Harapan NU Sulut

Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Terkait proses Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mita) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang tengah berproses di KPU Provinsi Sulut mulai memunculkan ragam indikasi intervensi. Pasalnya penetapan PAW disesuaikan dengan ranking atau peringkat 10 besar yang ikut dalam seleksi KPU Mitra tentunya.

Ketika diminta tanggapan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sulut, Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, menyampaikan harapannya KPU ditingkat Provinsi dan semua pihak yang terlibat untuk patuh terhadap prosedur yang ada. Ulyas juga menyampaikan pentingnya amanah yang diemban bagi Komisioner KPU Mitra yang baru nantinya jika dilantik, agar konsisten menjaga integritas.

”Kami berharap setelah di lantik di beri amanah sebagai anggota KPU Kabupaten Mitra, maka harus menjalankan tugas dengan baik dan benar serta menjaga marwah dan nama baik NU Sulut. Bekerjalah dalam mengawal tegaknya demokrasi di Kabupaten Mitra,” kata Ulyas yang juga bakal calon Wali Kota Manado, saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (7/7/2020).

Sementara itu, terkait rekomendasi Ulyas juga menyentil dan memperingatkan agar calon Anggota KPU Mitra tidak dihalang-halangi siapapun. Jebolan aktivis PMII Cabang Manado itu memberi komentar positif kepada Bupati Mitra, James Sumendap dalam kerja-kerja melahirkan sinergitas pembangunan, sehingga dugaan dan isu terkait hal-hal distruktif dalam proses PAW KPU Mitra tidak akan dilakukan Bupati Mitra.

”Dalam hal ini kelengkapan administrasi, dimana sebagai seorang ASN tentunya butuh suport dan rekomendasi pimpinan atau izin dari Pemkab Mitra tempat ibu edis bekerja. Maka kami yakin bupati mitra yang sangat merakyat dan sukses membangun mitra sahabat kami Pak James Sumendap tentunya akan memberikan dukungan dan rekomendasinya. Bahkan kalau di perlukan maka kami Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara bersedia juga memberikan rekomendasi kepada kader kami tersebut,” ujar Ulyas.

Seperti yang diketahui yang menjadi Calon PAW KPU Kabupaten Mitra adalah Gladies Kowareng karena yang berada di posisi nomor 6 dalam 10 besar KPU Mitra. Edis begitu sapaan akrab Gladies, kata Ulyas merupakan istri tercinta dari sahabat Mardiansyah Usman yang juga Ketua LESBUMI NU Sulut. Edis merupakan kader NU dalam hal ini sebagai anggota FATAYAT NU Mitra.

Dr. Ardiles Mewoh, M.Si (Foto Istimewa)

”Sudah tentunya sebagai kader NU harus mengabdi bagi bangsa dan negara sebagai ASN, dan ini merupakan semangat yang harus terus di emban sebagai kader NU. Beliau adalah abdi negara sebagai ASN di kabupaten Mitra sejak 2009. Edis yang masuk dalam 10 besar daftar anggota KPU Mitra tentunya juga harus memegang prinsip- prinsip kebangsaan, keindonesiaan dan senantiasa menjaga nama baik NU. Kami sebagai warga NU sulut tentunya bangga jika ada kader NU yang mendapat amanah ke KPU Mitra untuk berbakti bagi daerah tercinta dalam Hal ini kabupaten Mitra,” tutur Ulyas tegas.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Sulawesi Utara, Dr. Ardiles Mewoh, S.IP.,M.Si, saat dimintai tanggapan soal proses PAW KPU Mitra menjelaskan bahwa saat ini tengah dilakukannya tahapan klarifikasi. Ardiles juga membenarkan kalau merujuk ke aturan yang berlaku, maka yang berhak mengisi posisi PAW KPU Mitra adalah yang sesuai nomor urut berikutnya.

”Masih sementara klarifikasi ke calon PAW. Minggu ini dikirim ke Jakarta. Dan berdasarkan aturan, harus sesuai nomor urut berikutnya. Sepanjang memenuhi syarat, jika tidak memenuhi syarat, maka nomor berikutnya yang akan mengganti,” ucap Ardiles pada Suluttoday.com.

(*/Bung Amas)

Proses PAW Salah Satu Anggota KPU Mitra, Begini Penjelasan Ardiles dan Wolter

Foto : Ardiles Mewoh (kiri), Wolter Dotulong (kanan)

Ratahan, Suluttoday.com – Proses pergantian antar waktu (PAW) komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yakni Almarhum Irfan Rabuka yang meninggal dunia pada 28 Maret 2020 lalu mulai bergulir.

Tertanggal 4 Mei 2020, secara resmi KPU Mitra menyurat sekaligus memberikan pemberitahuan kepada KPU Sulut di Manado perihal penyampaian surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra.

Dalam penyampaian surat keterangan kematian tersebut, KPU Mitra menjelaskan beberapa hal. Diantaranya tentang ketentuan pasal 125 ayat 1 huruf a dan b, PKPU nomor 8 tahun 2019 tentang tata kerja komisi pemilihan umum.

“Sesuai ketentuan diatas, maka KPU Mitra menyampaikan surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra yang telah meninggal dunia pada tanggal 28 Maret 2020 yakni atas nama Drs.Irfan Rabuka, M.Pd, kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Sulut,” jelas Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong kepada wartawan, Selasa (05/05/2020).

Dotulong menjelaskan, untuk proses PAW menjadi kewenangan KPU RI. KPU Mitra sebatas menyampaikan pemberitahun, setelah itu kewenangan KPU RI untuk menentukan calon pengganti termasuk dalam melakukan verifikasi persyaratan calon pengganti.

Sementara itu, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh membenarkan adanya surat pemberitahuan perihal penyampaian surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra. “Iya sudah kami terima. Minggu ini diteruskan ke KPU RI karena kewenangan pemberhentian dan pengangkatan ada di KPU RI sesuai perintah undang-undang,” jelas Mewoh via WhatsApp. (Hengly Langoy)

KPU Sulut dan Kejati Tandatangani MoU

Foto bersama usai penandatanganan MoU (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam semangat merajut kerja sama lintas sektoral dan singkronisasi demi melahirkan Pilkada Serentak 2020 yang berkualitas di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kamis, (30/1/2020) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Sulut.

Melalui kesempatan sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Andi Muh Iqbal Arief, SH.,M.H, berpesan agar KPU terus meningkatkan harmoni kerja bersama Kajati/Kajari. Disampaikannya pula bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan sesuai tugas dan kewenangan mereka.

“Tentu momentum penandatanganan MoU ini sangat penting. Bagian dari kita mendorong proses akuntabilitas publik dan kerja bersama lintas kelembagaan. KPU saya berharap tidak ragu-ragu menyampaikan permasalahan hukum yang terjadi kepada pihak Kajati/Kajari untuk dicarikan solusi penyelesaiannya,” kata Arief.

Sementara itu, menurut Ketua KPU Sulut, Dr Ardiles Mewoh dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan bekerja sama tersebut. Pilkada Serentak kata Ardiles, merupakan arena kontestasi sehingga nantinya ada yang menang dan kalah. Potensi sengketa selalu ada, dan regulasi yang ada memberikan peluang untuk gugatan melalui sengketa proses / tata usaha negara maupun sengketa hasil.

“Dalam konteks tersebut KPU menyadari perlu pendampingan hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan. Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kerja sama yang terjalin antara KPU Sulut dan Kejati Sulut yang dibangun. Mari kita sama-sama menyukseskan Pilkada Serentak 2020 Sulut,” ujar Ardiles dalam sambutannya di hotel Aryaduta Manado.

Untuk diketahui, ruang lingkup kerjasama antara pihak pertama KPU Sulut dan pihk kedua Kajati Sulut dalam kesepakatan bersama ini adalah di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, meliputi kegiatan :

A. Bantuan Hukum, adalah tugas Jaksa Pengacara Negara dalam perkara Perdata dan Tata Usaha Negara untuk mewakili PIHAK PERTAMA menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara sebagai PENGGUGAT dan atau TERGUGAT;

Sambutan Ketua KPU Sulut (Foto Ist)

B. Pertimbangan Hukum, adalah tugas Jaksa Pengacara Negara untuk memberikan Pendapat Hukum (Legal Opinion) dan/atau Pendampingan Hukum (Legal Assistance) dan/atau Audit Hukum (Legal Audite) dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara atas dasar permintaan dari PIHAK PERTAMA yang pelaksanaannya berdasarkan Surat Kuasa Substitusi dan atau Surat Perintah dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, meliputi:
1). Pendapat Hukum (Legal Opinion/LO) adalah kegiatan memberikan advise hukum terhadap permasalahan yang terjadi di dalam bidang Hukum Perdata atas dasar permintaan dari PIHAK PERTAMA terkait penerbitan/pencabutan Surat Keputusan Tata Usaha;
2). Pendampingan Hukum (Legal Assistance) adalah kegiatan Jaksa Pengacara Negara mendampingi PIHAK PERTAMA dalam hal PIHAK PERTAMA melakukan kegiatan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (misalnya dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah);
3) Audit Hukum (Legal Audit) adalah kegiatan Jaksa Pengacara Negara mendampingi PIHAK PERTAMA dalam hal melakukan Audit Hukum (Legal Audit) atas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh PIHAK PERTAMA.

Tindakan hukum lainnya adalah tugas Jaksa Pengacara Negara untuk bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antara lembaga negara, instansi pemerintah di pusat/daerah, BUMN/BUMND dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara. (*/Am)

Optimalkan Sinergitas KPU Sulut Laksanakan Media Gathering

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keseriusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 terus diperlihatkan. Rabu (29/1/2020), KPU Sulut yang dipimpin DR Ardiles Mewoh melaksanakan Media Gathering. Tema yang diusung adalah “Bersama Media Sukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2020”.

KPU Sulut mengundang Dewan Pers, Agus Sudibyo sebagai narasumber. Menurut Ketua KPU Sulut sebagaimana yang dipaparkan Ketua Divisi SDM dan Hupmas, Salman Saelani bahwa KPU Sulut mendorong sinergitas kerja bersama pers guna mewujudkan partisipasi pemilih di Sulut.

“Media gathering dimaksudkan untuk menyatukan sinergi antara KPU Sulut dengan rekan-rekan pers. Kami telah mengevalusi ada progres yang positif dalam kebersamaan kita selama ini. Semoga sosialisasi tentang agenda KPU Sulut terus dipublikasikan dan masyarakat mendapatkan informasi yang proporsional,” ujar Saelani.

Sementara itu, Agus menuturkan pentingnya wartawan memahami tentang kerjanya secara profesional. Disisi lain, akselerasi informasi yang cepat saat ini mengharuskan para wartawan lebih meningkatkan kualitasnya.

Agus saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

“Ini era kompetisi terbuka. Sehingga penting membangkitkan semangat membangun bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensinya. Jurnalis dan media perlu memperhatikan kualifikasinya, ya tentu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang pers. Tantangan media konfensional yaitu bukan berada di internal, melainkan pada Google, Facebook, Twitter dan lainnya. Kita perlu mewujudkan inovasi, karena kita kalah bersaing media jurnalistik ditinggalkan pembacanya,” kata Agus yang didampingi Ardiles, Salman dan moderator Amanda Komaling.

Sekedar diketahui, Ketua KPU Sulut juga menyebutkan akan dilaksanakan festival anggaran pada tanggal 31 Januari 2020 yang akan membuka secara umum anggaran Pilkada Serentak 2020 di Sulut yang berjumlah Rp. 2.20 Miliar. Selain itu, kegiatan ini dihadiri kurang lebih ratusan jurnalis yang ada di Sulut. Media gathering ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado. (*/Am)

Besok, Ketua DKPP, Bawaslu Sulut, KPU dan Akademisi Gelar Seminar di Unsrat

Sukseskan Seminar Nasional di Unsrat (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak henti melakukan berbagai kegiatan yang bersifat meningkatkan kesadaran akademis dan edukasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (6/8/2019) akan menggelar Seminar Nasional. Bertempat di Aula FISPOL Unsrat Seminar ini mengambil tema ”Evaluasi Pemilu 2019, Menuju Pilkada 2020”.

Selaku penyelenggara Seminar Nasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat akan menghadirkan pembicara utama yaitu Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof Dr Harjono. Hal itu disampaikan Ketua Himaju Pemerintahan Aldi Sumangando, selaku pelaksana kegiatan Seminar. Aldi mengatakan bahwa Seminar dilaksanakan secara terbuka.

”Seminar Nasional ini berkaitan dengan Evaluasi Pemilu dan memberi penguatan untuk Pilkada 2020 kedepan. Agar kiranya berjalan berkualitas Pilkada Serentak, sesuai regulasi yang ada. Iya, pelaksanaan Seminar bertempat di FISPOL Unsrat. Kami menghadirkan para narasumber berkompeten, silahkan masyarakat hadir ini Seminar terbuka,” ujar Aldi.

Lanjut disampaikannya soal materi yang akan dibahas 3 pembicara yakni Dr Ferry Daud Liando (Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISPOL) Unsrat), Dr Ardiles Mewoh (Ketua KPU Sulut) dan Dr Herwyn Malonda (Ketua Bawaslu Sulut). Panitia sekali lagi mengundang kepada semua elemen masyarakat yang memiliki kepedulian pada perbaikan Pemilu yang berkualitas untuk hadir.

Seninar akan di mulai pada pukul 08.30 WITA sampai selesai. Untuk diketahui, kegiatan ini bekerja sama dengan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Manado. (*/Amas)

iklan1